Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Status kebersihan rongga mulut dan kesehatan jaringan periodontal pada ibu hamil di pesisir pantai: cross-sectional study Putri, Normalita Sari Aulia Harwidyanti; Pujiastuti, Peni; Prasetya, Rendra Chriestedy
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 37, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkg.v37i1.58845

Abstract

Pendahuluan: Kehidupan masyarakat pesisir tidak dapat terlepas dari nelayan. Salah satu sasaran dalam pemasaran hasil tangkapan nelayan berupa ikan adalah ibu hamil di lingkungan tersebut. Ikan memiliki kandungan berupa omega-3. Asam lemak  pada omega-3 menyebabkan perbaikan yang bermakna pada kondisi periodontal dan memproduksi resolvin dan dokosatrien. Senyawa ini memiliki anti inflamasi. Di dalam masa kehamilan, terjadi perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron sehingga mempengaruhi kesehatan gingiva. Hasilnya adalah respon peradangan berlebih walaupun jumlah plak sebagai faktor iritan lokal tidak terlalu banyak. Kondisi jaringan periodontal dapat mempengaruhi kesehatan janin dan kondisi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kebersihan rongga mulut dan kesehatan jaringan periodontal pada ibu hamil di Pesisir pantai. Metode: Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang ada di Desa Sumberejo. Kriteria inklusi penelitian adalah ibu hamil yang menjadi penduduk di Desa Sumberejo, Ambulu, Jember yang bersedia dan sukarela untuk menjadi subyek penelitian dengan mengisi informed consent, serta memiliki gigi indeks di setiap sektan. Kriteria eksklusi penelitian adalah ibu hamil yang menolak untuk menjadi subjek penelitian, ibu hamil dengan full edentulous pada rahang atas dan bawah, serta ibu hamil yang memiliki penyakit sistemik. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan subjek penelitian sebanyak 72 orang menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data diperoleh dengan pemeriksaan indeks OHIS (Oral Hygiene Index-simplified) dan CPITN (Community Periodontal Index of Treatment Needs). Hasil: Ibu hamil di Pesisir pantai memiliki kriteria skor OHI-S buruk. Hasil CPITN ibu hamil yaitu periodontal sehat 1,4%; kalkulus 81,9%; poket 4-5 mm 9,7%; poket 6 mm 6,9%. Simpulan: Status kebersihan rongga mulut ibu hamil di wilayah Pesisir pantai  mayoritas tergolong buruk. Status kesehatan jaringan periodontal ibu hamil di wilayah Pesisir Payangan, Kabupaten Jember mayoritas adalah skor 2 yakni terdapat kalkulus supragingiva atau subgingiva, bleeding on probing, dan probing depth kurang dari 3 mm.Oral hygiene and periodontal health status in pregnant women in coastal: a cross-sectional studyIntroduction: The lives of coastal communities are closely intertwined with those of fishermen. A key target in marketing fishermen's catch, primarily fish, is pregnant women, as fish is rich in omega-3 fatty acids. These fatty acids contribute significantly to improved periodontal health and lead to the production of resolvins and docosatrienes, compounds known for their anti-inflammatory properties. During pregnancy, fluctuations in estrogen and progesterone levels affect gingival health, often triggering an exaggerated inflammatory response, even when plaque levels, a common local irritant, are low. The condition of the periodontal tissues can influence both fetal health and pregnancy outcomes. This study aims to assess the  oral hygiene and periodontal health status of pregnant women in coastal areas. Methods: This descriptive study used a cross-sectional approach. The research population consisted of pregnant women in Sumberejo Village. A simple random sampling technique was applied, involving 72 participants. Data were collected by assessing the Simplified Oral Hygiene Index (OHI-S) and Community Periodontal Index of Treatment Needs (CPITN). Results: The majority of pregnant women in Pesisir Payangan demonstrated poor OHI-S scores. CPITN results were distributed as follows: 1.4% had healthy periodontium, 81.9% had calculus, 9.7% had 4-5 mm periodontal pockets, and 6.9% had 6 mm pockets. Conclusion: Most pregnant women in the studied coastal area exhibited poor oral hygiene. The predominant periodontal health status among pregnant women in Pesisir Payangan, Jember Regency, corresponded to a CPITN score of 2, indicating the presence of supragingival or subgingival calculus, bleeding on probing, and a probing depth of less than 3 mm.
Analisis kandungan logam timbal (Pb) pada pasta gigi dengan ekstrak biji kopi robusta (Coffea canephora L.) Putri, Puspita Nabila; Pujiastuti, Peni; Sari, Desi Sandra
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.104299

Abstract

Pasta gigi dengan ekstrak biji kopi robusta merupakan produk alternatif untuk mencegah penyakit periodontal yang mengandung bahan alami dengan sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan. Pengembangan pasta gigi memerlukan pengujian untuk mendapatkan formula yang baik dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu pengujian yang perlu dilakukan adalah uji kandungan logam berat timbal (Pb). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kandungan Pb dalam pasta gigi dengan ekstrak biji kopi robusta sesuai dengan standar SNI. Ekstrak biji kopi robusta dibuat menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pasta gigi diformulasikan dengan mencampur pasta plasebo dan ekstrak biji kopi robusta pada konsentrasi 0,0625%, 0,125%, 0,25%, dan 0,5%. Pengujian kontaminasi Pb dilakukan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS) dengan hasil dinyatakan dalam mg/kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji kopi robusta tidak mengandung Pb yang terdeteksi, dengan hasil tercatat sebagai "nd" atau "not detected", namun kandungan Pb sebesar 1,382mg/kg ditemukan pada pasta plasebo. Pada pasta gigi dengan ekstrak biji kopi robusta dengan berbagai konsentrasi, kandungan Pb berkisar antara 1,626 hingga 1,866mg/kg. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kandungan Pb dalam pasta gigi dengan ekstrak biji kopi robusta lebih rendah dari batas maksimum Pb yang ditetapkan SNI, yaitu kurang dari 20 mg/kg.
Menyiapkan Masyarakat Siaga Covid-19 Melalui Pembuatan Hand Sanitizer Bahan Baku Alkohol Secara Mandiri Pujiastuti, Peni; Suseno, Suseno; Darmawan, Petrus; Mahayana, Argoto; Indrasari, Anita; Wibowo, Yari Mukti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4229

Abstract

Sampai saat ini wabah virus corona masih merajalela. Kasus warga yang terinfeksi terus meningkat, seperti di Colomadu Karanganyar. Semua warga masyarakat beresiko terinfeksi virus corona (Covid-19). Infeksi disebabkan virus corona menyerang saluran pernafasan, dimana seseorang dapat terinfeksi karena tertular dari penderita Covid-19. Virus Corona berbahaya, karena penularannya yang cepat dan lebih mudah dibandingkan wabah Severe Acute Respiratory Syndrome yang pernah melanda dunia. Pencegahan dan Mitigasi adalah merupakan kunci penerapan di seluruh pusat layanan kesehatan masyarakat.  Langkah-langkah pencegahan yang paling efektif di masyarakat adalah dengan mencegah penularan virus corona antara lain dengan penggunaan hand sanitizer. Diperlukan edukasi masyarakat agar mampu menyiapkan hand sanitizer sendiri, lebih hemat dan mandiri. Diharapkan dengan tersedianya hand sanitizer dirumah setiap warga dapat memutus rantai penyebaran virus corona di Colomadu Karanganyar.
THE EFFECTIVENESS OF USING TOOTHPASTE CONTAINING ROBUSTA COFFEE BEAN EXTRACT IN INHIBITING THE FORMATION OF DENTAL PLAQUE Prasasti, Rina Nanda; Sari, Desi Sandra; Pujiastuti, Peni
Odonto : Dental Journal Vol 9, No 1 (2022): July 2022
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.412 KB) | DOI: 10.30659/odj.9.1.12-20

Abstract

Background: Periodontal disease is caused by the interaction between pathogenic bacteria and plaque, without the accumulation of plaque, periodontal disease will not appear. Plaque will be visible one to two days if no oral cleaning steps are taken. The combination of antimicrobial therapy such as antibiotics and mouthwash as well as mechanical therapy such as scaling and root plain gives more effective results. However, if done in the long term it will cause resistance. To overcome this, alternative materials are needed that are used to inhibit bacterial growth, one of which is robusta coffee beans. The content of robusta coffee bean extract contains phenolic and flavonoid compounds that function as antibacterials that work by disrupting the function of the cytoplasmic and cytoplasmic membranes of bacteria.Method: In this study, 6 groups were used, namely KN, K-, K+, KP 25%, KP 50%, and KP 75%. The gingivitis model was made with wire using ligation technique for 3 days, then toothpaste was applied, brushing process, and disclosing agent was given, and the plaque index calculation was PHP (Personal Hygiene Performance). The data obtained were then analyzed using the Kruskall-Wallis test followed by the Mann-Whitney test.Result: The Robusta coffee bean extract toothpaste group at a concentration of 75% experienced a significant reduction in plaque compared to the negative control group and the 25% treatment group (p<0.05), but there were no significant differences or had the same ability when compared to the experimental group. 50% treatment group, normal control group and positive control group.Conclusion: The 75% concentration of Robusta coffee bean extract found in toothpaste is proven to be effective in inhibiting the formation of dental plaque.
NUMBER OF BLACK-PIGMENTED ANAEROBIC BACTERIA CONTAINED IN THE GINGIVAL CREVICULAR FLUID (GCF) OF PATIENTS SUFFERING FROM THE CHRONIC PERIODONTITIS AND AGGRESSIVE PERIODONTITIS Praharani, Depi; Pujiastuti, Peni; Wahyukundari, Melok Aris; Daat Arina, Yuliana Mahdiyah; Sari, Desi Sandra
Odonto : Dental Journal Vol 8, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.238 KB) | DOI: 10.30659/odj.8.1.101-107

Abstract

Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 1 Besani Melalui Model Problem Based Learning Pujiastuti, Peni; Makkasau, Andi; Juliadi, Juliadi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i1.29858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VD N 1 Besani melalui  model pembelajaran problem based learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek  penelitian  ini  adalah  siswa  kelas  V  SDN  1 Besani. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus dengan prosedur tahapan pada tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.  Analisis  data dilakukan dengan menggunakan analisis kritis dan komparatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada kelas V SDN 1 Besani. Adapun bukti dari keberhasilan penelitian yaitu pada tahap observasi awal atau pra siklus diperoleh persentase ketuntasan hasil belajar siswa hanya sebesar 58% dan pada siklus I terjadi peningkatan yang signifikan menjadi 69%. Kemudian pada Siklus II hasil belajar siswa meningkat mencapai 86%.
Analisis cemaran logam berat dalam pasta gigi ekstrak biji kopi robusta Pujiastuti, Peni; Arina, Yuliana Mahdiyah Da'at; Praharani, Depi; Wahyukundari, Melok Aris; Sakinah, Neira Najatus; Sari, Desi Sandra
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 37, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkg.v37i3.61265

Abstract

Pendahuluan: Pasta gigi bermanfaat dalam upaya kontrol plak secara mekanis sehingga berperan dalam mencegah penyakit periodontal. Produk pasta gigi ekstrak biji kopi robusta dalam pasta gigi harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 8861:2020, diantaranya cemaran logam berat, Timbal (Pb), Cadmium (Cd), Raksa (Hg) dan Arsen (As)  dapat mengganggu kesehatan tubuh manusia. Belum ada informasi tentang adanya cemaran logam berat dalam pasta gigi ekstrak biji kopi robusta. Tujuan penelitian mengkaji kesesuaian cemaran Pb, Cd, Hg dan As dalam pasta gigi ekstrak biji kopi robusta dengan standar SNI 8861:2020. Metode: Jenis penelitian ini eksperimental laboratoris dengan sampel pasta gigi ekstrak biji kopi robusta dengan konsentrasi 0,0625%, 0,125%, 0,25%, dan 0,5% serta plasebo. Pembuatan ekstrak biji kopi robusta menggunakan metode maserasi. Pembuatan pasta gigi plasebo dengan kandungan magnesium karbonat, kalsium karbonat, gliserin, propilen glikol, trietanolamin, oleum menthae piperithae, dan aquades steril. Pembuatan pasta gigi ekstrak biji kopi robusta dengan cara mencampur bahan pasta gigi plasebo dengan ekstrak biji kopi robusta 0,0625%, 0,125%, 0,25%, dan 0,5%. Selanjutnya dilakukan uji Pb, Cd, Hg dan As dengan menggunakan metode spektrofotometri serapan atom. Hasil: Kadar Pb pada kontrol negatif 1,382 dan  perlakuan 1,687–1,846. Kadar Cd pada kontrol negatif 0,240 dan perlakuan 0,216–0,239. Kadar Hg dan As pada semua kelompok 0. Seluruh kadar logam masih di bawah batas cemaran. Simpulan: Terdapat cemaran logam berat Pb dan Cd pada pasta gigi ekstrak biji kopi robusta dibawah batas maksimal berdasarkan SNI 8861:2020.Analysis of the compliance of heavy metal contamination in robusta coffee bean extract toothpaste based on the Indonesian National Standard (SNI) 8861:2020: an experimental laboratory studyIntroduction: Toothpaste plays an important role in mechanical plaque control and in preventing periodontal disease. Natural ingredients, including robusta coffee beans, have been used in toothpaste formulations. Toothpaste products containing robusta coffee bean extract must meet the Indonesian National Standard (SNI) 8861:2020, which includes provisions on heavy metal contamination (Pb, Cd, Hg, and As) that can affect human health. To date, there is no information available regarding the presence of heavy metal contamination in robusta coffee bean extract toothpaste. The purpose of the study was to evaluate the compliance of Pb, Cd, Hg and As contamination levels in robusta coffee bean extract toothpaste with the SNI 8861:2020 standard. Method: This study employed an experimental laboratory design using samples of robusta coffee bean extract toothpaste with concentrations of 0.0625%, 0.125%, 0.25%, and 0.5%, as well as a placebo. The robusta coffee bean extract was prepared using the maceration method. The placebo toothpaste was composed of magnesium carbonate, calcium carbonate, glycerin, propylene glycol, triethanolamine, oleum menthae piperitae, and sterile distilled water. The robusta coffee bean extract toothpaste was made by mixing the placebo base with the extract at concentrations of 0.0625%, 0.125%, 0.25%, and 0.5%. Subsequently, tests for Pb, Cd, Hg, and As contamination were carried out using atomic absorption spectrophotometry (AAS). Result: Pb levels in the negative control  group were 1.382,  while those in treatment groups ranged from 1.687 to 1.846. Cd levels in the negative control were 0.240, and in the treatment groups ranged from 0.216 to 0.239. Hg and As levels in all groups were 0. All measured levels of heavy metals remained below the contamination limits set by SNI 8861:2020. Conclusion: The findings showed the presence of Pb and Cd contamination in robusta coffee bean extract toothpaste. However, all concentrations were below the maximum permissible limits established in SNI 8861:2020.
NUMBER OF BLACK-PIGMENTED ANAEROBIC BACTERIA CONTAINED IN THE GINGIVAL CREVICULAR FLUID (GCF) OF PATIENTS SUFFERING FROM THE CHRONIC PERIODONTITIS AND AGGRESSIVE PERIODONTITIS Praharani, Depi; Pujiastuti, Peni; Wahyukundari, Melok Aris; Daat Arina, Yuliana Mahdiyah; Sari, Desi Sandra
Odonto : Dental Journal Vol 8, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/odj.8.1.101-107

Abstract

Introducing Indonesia and Opening Opportunities for Cooperation with Universities in Philippines Kartinawati, Erwin; Pujiastuti, Peni; Wibowo, Yudi; Huning Anwariningsih, Sri; Purwasito, Andrik
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7485

Abstract

In the era of educational globalization, collaboration between universities across countries has become a strategic necessity to strengthen the exchange of knowledge, culture, and innovation. Indonesia, as a country with rich culture, languages, and significant academic potential, has the opportunity to expand its educational network with countries in Southeast Asia, including the Philippines. However, educational and cultural relations between Indonesia and the Philippines have not been optimally developed. In that regard, through this community service activity, a team of Indonesian academics seeks to comprehensively introduce Indonesia to the academic community in the Philippines, while also opening opportunities for collaboration between universities in education, research, and community service. This activity also represents the implementation of educational, language, and cultural diplomacy, demonstrating the contribution of Indonesian universities at the international level. This activity is expected to result in the signing and implementation of cooperation agreements