Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Peer observation, self-assessment, and circuit learning: improving critical thinking and physical fitness in physical education Wahyu Indra Bayu; Nurhasan Nurhasan; Suroto Suroto; Soleh Solahuddin
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 41, No 2 (2022): Cakrawala Pendidikan (June 2022)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v41i2.38654

Abstract

Learning, which focuses on higher-level thinking skills, can be applied in the physical education curriculum through games and sports, movement education, and outdoor education. This study aims to produce a learning model that effectively improves the physical fitness and critical thinking skills of students. Purposive sampling was used in selecting research sample members in which 308 (M: 153 and F: 155) fifth-grade students participated in this study. Two groups were selected as research subjects divided into small groups for the first stage test (N: 123; M: 56; F: 67; Average age: 10.82) and large groups for the second stage test (N: 185; M: 97; F: 88; Average age: 10.70). Five indicators of critical thinking skills were measured through a critical thinking skills instrument. Meanwhile, the indicators of physical fitness tests include BMI, Sit and Reach, Sit-Up, Trunk Lift, and PACER 20-M. The results showed that physical education, oriented towards peer observation carried out during the learning process, self-assessment carried out by students, and packed in the circuit learning method is proven to improve critical thinking skills and physical fitness.
Efektivitas Model Pembelajaran Motorik Berbasis Movement Based Games Pada Siswa Sekolah Dasar Riesca Andrian; Suroto Suroto; Abdul Rachman Syam Tuasikal; Sigra Santika Satria Dhani; Setyorini Setyorini
Journal of Sport Science and Education Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v5n1.p64-74

Abstract

This article is conducted in order to provide an alternative learning model that can be chosen by the teacher to learn fundamental movement skills in elementary school. The learning model which is described in this article is the result of research and development using Borg and Gall model. This article focuses on discussing the effectiveness of applying the learning model by using MBG on health sport and physical education learning. The effectiveness was measured by testing the MBG model to 70 students on fourth grade. The effectiveness measurement  was  carried  out  on  the  quality  of  the  process  by  using  the  Formative  Class  Evaluation  (FCE) questionnaire while the quality of the results used the fundamental movement skills measurement instrument. Data analysis was conducted by using descriptive statistics and different tests used t-test based on the results of the normality test data distribution by using Kolmogorov-Smirnov. The results showed that the quality of the learning process was included in the good category. On the other hand, learning outcomes before and after learning showed a significant increase (p <0.05). Hence, it can be concluded that the MBG development result model is effectively applied in health sport and physical education learning, especially in fourth grade. 
Relevansi Program Learning Outcomes dengan kompetensi guru Pendidikan Jasmani Suroto Suroto; Sudarso Sudarso; Vega Candra Dinata; Bayu Budi Prakoso
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2022): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v11i2.18381

Abstract

Program Learning Outcomes (PLO) disusun setiap program studi Pendidikan Jasmani sebagai indikator profil lulusan. Evaluasi pencapaian PLO secara internal dilakukan setiap semester untuk memeriksa penguasaan mahasiswa terhadap profil lulusan. Meskipun begitu, PLO mestinya dievaluasi secara eksternal untuk mengetahui relevansinya terhadap kompetensi yang dibutuhkan saat ini. Sehingga terjadi link and match antara proses pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengevaluasi relevansi PLO kurikulum program studi Pendidikan Jasmani dengan kompetensi guru PJOK saat ini. Sebanyak 112 guru PJOK mengisi angket dalam bentuk google form sebanyak satu kali. Google form dibuka untuk menerima respons dari para guru selama 30 hari. Analisis data menggunakan deskriptif statistik dan persentase. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata PLO masuk kategori sangat relevan. Akan tetapi terdapat responden yang memberikan nilai di bawah relevan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa monitoring relevansi PLO perlu dilakukan sehingga didapatkan masukan yang riil dari lapangan untuk perbaikan secara berkelanjutan. Kompetensi pedagogi dan profesional yang berhubungan dengan integrasi ICT dengan pembelajaran perlu diperdalam oleh para calon guru PJOK.
Peningkatan Keterampilan Guru Pendidikan Jasmani dalam Menutup Pembelajaran melalui Tindakan Pendampingan Nurmasyitah Nurmasyitah; Suroto Suroto; Nanik Indahwati
Discourse of Physical Education Vol. 1 No. 1 (2022): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.439 KB) | DOI: 10.36312/dpe.v1i1.609

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan pendampingan yang mampu meningkatkan keterampilan mengajar terutama pada aspek menutup pembelajaran guru pendidikan jasmani Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo setelah mendapatkan pendampingan. Desain penelitian ini merupakan penelitian tindakan. Tindakan dalam penelitian ini adalah pemberian tayangan video keterampilan menutup pembelajaran, berdiskusi dengan guru pendidikan jasmani dan melakukan pendampingan perekaman, dan diskusi dilapangan. Subjek dari penelitian ini adalah 5 guru pendidikan jasmani SDN di Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Hasil dari penelitian yang diperoleh dari nilai keterampilan menutup pembelajaran yaitu: Untuk SDN Geluran I sebelumnya mendapatkan nilai 0 menjadi 4. SDN Geluran II sebelumnya mendapatkan nilai 0 menjadi 3. SDN Geluran III sebelumnya mendapatkan nilai 0 menjadi 5. SDN Trosobo II sebelumnya mendapat nilai 0 menjadi 4. SDN Sidodadi II sebelumnya mendapat 2 menjadi 5. Simpulan dalam penelitian ini setelah dilakukan tindakan pendampingan pemberian tayangan video pembelajaran, berdiskusi tentang keterampilan mengajar pada aspek menutup pembelajaran, melakukan perekaman dan melakukan diskusi dilapangan. Dapat meningkatkan keterampilan mengajar guru pendidikan jasmani pada aspek menutup pembelajaran.
Penyegaran Guru tentang Asesmen Kompetensi Minimum pada Mata Pelajaran PJOK melalui Pelatihan Berbasis Komunitas Guru Faridha Nurhayati; Suroto Suroto; Sudarso Sudarso; Heryanto Nur Muhammad; Dwi Lorry Juniarisca; Bayu Budi Prakoso
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v2i2.10205

Abstract

Pemberlakuan Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional merupakan kebijakan baru yang perlu didukung dan dikuatkan melalui kesiapan para guru sebagai pelaksana utama di tingkat satuan pendidikan. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan satu bentuk dari pelaksanaan AN yang diberlakukan untuk semua mata pelajaran di sekolah. Di Mojokerto, sosialisasi tentang AKM terbatas diikuti oleh guru-guru tertentu mengakibatkan kurang meratanya informasi yang diperoleh guru. Untuk itu, tujuan pengabdian ini adalah memberikan penyegaran kepada guru tentang AKM berbasis komunitas guru berupa MGMP Matapelajaran PJOK di kota Mojokerto. Metode pelatihan dilakukan melalui need assessment, penyusunan program pelatihan, pelatihan, dan evaluasi pelaksanaan pelatihan. Need assessment dilakukan dengan cara melakukan diskusi tim PKM bersama perwakilan MGPM PJOK yang membahas materi pelatihan. Disusun materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan para guru PJOK. Selanjutnya dilakukan pelatihan secara luring sekaligus dilaksanakan evaluasi pelaksanaan pelatihan sesuai dengan protokol kesehatan. Hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan dapat dijelaskan bahwa kualitas pelaksanaan pelatihan masuk dalam kategori baik sekali (4.75) sedangkan dampak pelaksanaan pelatihan masuk dalam kategori baik sekali (4.85). Terbukti bahwa para guru menghasilkan produk berupa soal-soal yang relevan dengan KD dan materi terpilih sesuai dengan karakteristik AKM.
Web-based instruments for national competences of physical education teachers Suroto Suroto; Bayu Budi Prakoso; Anung Priambodo; Fifukha Dwi Khory; Vega Candra Dinata
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol 41, No 3 (2022): Cakrawala Pendidikan (October 2022)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v41i3.48911

Abstract

Several studies believe that the use of national standards as a benchmark for teacher quality can align education services to achieve national goals. In addition, the number of years of teaching experience can determine teacher productivity during the course of their profession. This article explores the results of developing a teacher competency measurement instrument based on the Indonesian national standards, and evaluating teacher competency based on gender, grade, and working period. A total of 277 Physical Education (PE) teachers participated in an online survey via the web http://risetpjokindonesia.com/ to measure teacher competency. The measurement results were analyzed using confirmatory factor analysis and Cronbach's alpha to test validity and reliability. T-test and one-way ANOVA were used to evaluate teacher competency based on gender, grade, and working period. The findings show that the measurements made are valid and reliable, so they can be used for similar measurements in the future. Gender, grade, and working period were found to affect teacher competency. The development of teacher competency based on working period provides input in the form of accuracy of the teacher professional development carried out and the limitation of the productive period of the teacher in carrying out his or her profession.
Kompetensi guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dari perspektif masa kerja Sudarso Sudarso; Suroto Suroto; Setiyo Hartoto; Vega Candra Dinata
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 1 (2023): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i1.15034

Abstract

Penelitian survei ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kompetensi guru berdasarkan masa kerja. Sebanyak 56 guru PJOK SD (42 laki-laki dan 12 perempuan) menjadi subjek pengambilan data yang memanfaatkan Instrumen Pengukuran Kadar Keguruan Guru PJOK berbasis web (https://risetpjokindonesia.com). Empat kompetensi diukur yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional berdasarkan standar nasional pendidikan. Masa kerja diukur berdasarkan lamanya guru mengajar dalam hitungan semester. Pengukuran kompetensi masuk dalam kegiatan pengembangan keprofesionalan guru sehingga guru dapat didampingi saat mengisi instrumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif, persentase, dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial berkorelasi positif dengan masa kerja. Membuktikan bahwa kompetensi sosial berkembang dengan seiring berjalannya waktu. Kompetensi pedagogik dan profesional berada pada kategori biasa dan baik. Sedangkan kompetensi kepribadian guru dalam kategori hebat. Pembahasan berfokus pada pemanfaatan data kompetensi guru untuk keperluan peningkatan keprofesionalan guru menuju reflective teacher. Selain itu, dibahas juga tentang komunitas guru menjadi wahana yang strategis dalam peningkatan keprofesionalan guru.
Survey of Student Interest in Participating in Physical Education Learning at MAN 1 Malang Fahrial Amiq; Toho Cholik Mutohir; Suroto Suroto; Yulianto Dwi Saputro
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol 6 No 1 (2022): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v6i1.1915

Abstract

The purpose of this study was to determine the interest of students in participating in the learning of Physical Education, Sports, and Health at MAN 1 Malang. The method used is a survey, the data collection technique uses a questionnaire, and the scores obtained from the questionnaire are then analyzed using descriptive and quantitative analysis as outlined in the form of percentages. The sample used in this study were students of MAN 1 Malang class X-XII, with a total of 90 students. Sample selection was made by using a simple random sampling technique. The data analysis technique used in this study is the analysis of prerequisite tests, namely validity tests (instruments) and reliability tests. Based on the results of data analysis, it can be found that the results of students' interest in participating in Physical Education, Sports, and Health learning at MAN 1 Malang are in the high category with the highest frequency consideration, as many as 36 students or 40%. The results of infrastructure facilities on student interest in participating in Physical Education, Sports, and Health learning at MAN 1 Malang are in the high category, namely as many as 36 students or 40%. Based on the results of the study, it can be concluded that the student's interest in participating in the learning of Physical Education, Sports, and Health at MAN 1 Malang is in the high category. Meanwhile, judging from the factors of facilities and infrastructure on students' interest in participating in the learning of Physical Education, Sports, and Health at MAN 1 Malang is in the high category.
IDENTIFIKASI POLA MAKAN, INDEKS MASSA TUBUH, DAN AKTIVITAS FISIK MAHASISWA PROGRAM MATAKULIAH PENDIDIKAN JASMANI DAN KEBUGARAN Bayu Budi Prakoso; Suroto Suroto; Arif Bulqini; Benny Widya Priadana
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 10 No. 1 (2021): June: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v10i1.2092

Abstract

Kondisi kesehatan dewasa ini sering dihubungkan dengan pola makan, indeks massa tubuh (IMT), dan aktivitas fisik. Kondisi ketiga variabel tersebut diharapkan dapat menjadi tolok ukur pola hidup sehat yang sedang dijalani oleh seseorang. Sebagai matakuliah pengembangan kepribadian, matakuliah pendidikan jasmani dan kebugaran memiliki beberapa misi yang salah satunya adalah memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam menerapkan pola hidup sehat. Untuk itu, tujuan artikel ini adalah sebagai langkah awal mengetahui kondisi pola makan, IMT, dan aktivitas fisik sebagai need-assessment dalam merumuskan treatment dalam proses perkuliahan. Metode penelitian yang digunakan adalah cross-sectional study memanfaatkan survei online menggunakan google form yang terbimbing saat pelaksanaan perkuliahan. Sebanyak 254 (51 laki-laki dan 203 perempuan) dari 267 responden layak digunakan dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan deskriptif statistik dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan gizi mahasiswa cenderung cukup dan frekuensi makan mahasiswa wajar, komposisi tubuh mahasiswa berdasarkan IMT mayoritas ideal, aktivitas fisik mahasiswa belum cukup ditinjau dari frekuensi dan waktu, instensitas aktivitas fisik tergolong cukup. Untuk itu, treatment dalam proses perkuliahan direkomendasikan untuk memacu aktivitas fisik mahasiswa agar memenuhi rekomendasi WHO atau hasil-hasil penelitian yang relevan.
Playing Activities Improve Manipulative Skills: a Literature Review Palupi Ardanari; Edy Mintarto; Abdul Rahman Syam Tuasikal; Suroto Suroto
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.294

Abstract

Playing activities provide positive stimulation for manipulative movement skills of children aged 6-12 years. Playing activities, including physical activities that have the opportunity to reduce the risk of obesity in children aged 6-12 years. Playing activity interventions in obese children are recommended on basic motion skills and motion coordination. The purpose of the review in this journal is to show the contribution of playing activities to children's manipulative movement skills. The review method that used was a journal search system with keywords manipulative motion skills on Google. 12 national journals have been reviewed based on playing activity models, methods, samples, and research results. The conclusion of the review results showed that variations in playing activities undertaken by children positively contribute to the manipulative movement skills of children in living their daily lives.