Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The role of volleyball extracurricular on student discipline Asep Angga Permadi; Shohibul Iman; Irwan Hermawan; Mohd Izwan Shahril; Taufiq Hidayat
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.103-112

Abstract

(English)This study aims to determine the role of volleyball extracurriculars on student discipline, especially at SMK Bhakti Putra. This research was conducted by distributing questionnaires to 30 students of volleyball extracurricular at SMK Bhakti Putra. In addition to other techniques, namely observation and documentation. In general, this research was conducted using quantitative research methods with an ex post facto research design is a statistic used to analyze data by describing or describing the data that has been collected as it is without intending to make conclusions that apply to the public or generalizations. Based on the calculation results, it can be concluded that for the validity test, there are 45 valid statement items for the X variable and 38 accurate statement items for the Y variable, while the X variable reliability test is 0.924 and the Y variable is 0.882. The results of hypothesis testing indicate that the proposed hypothesis can be accepted because the value of the R count is more significant than the R table, namely 0.782 > 0.361. After going through several stages of the previous calculation, it can be concluded that volleyball extracurricular plays a role in student discipline attitude by 61.1% while the role from outside is 38.9%. From the results of the study, it can be concluded that extracurricular volleyball plays an important role in shaping students' disciplinary attitudes at SMK Bhakti Putra. This shows that extracurricular activities can be an important factor in shaping the character and positive attitudes of students at school. As a recommendation for future research, it is necessary to conduct research with different designs such as experimental with a larger number of samples, consider family and social environmental factors, use interview or direct observation data collection techniques, and encourage the improvement of extracurricular programmes in schools to positively shape students' disciplinary attitudes (Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan ekstrakurikuler bola voli terhadap disiplin siswa khususnya di SMK Bhakti Putra. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 siswa ekstrakurikuler bola voli di SMK Bhakti Putra. Selain teknik lain yaitu observasi dan dokumentasi. Secara umum penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian ex post facto, statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa untuk uji validitas terdapat 45 butir pernyataan yang valid untuk variabel X dan 38 butir pernyataan akurat untuk variabel Y, sedangkan uji reliabilitas variabel X sebesar 0,924 dan variabel Y sebesar 0,882 . Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima karena nilai R hitung lebih signifikan dari R tabel yaitu 0,782 > 0,361. Setelah melalui beberapa tahapan perhitungan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler bola voli berperan terhadap sikap disiplin siswa sebesar 61,1% sedangkan peran dari luar sebesar 38,9%. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler bola voli berperan penting dalam membentuk sikap disiplin siswa di SMK Bhakti Putra. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi faktor penting dalam membentuk karakter dan sikap positif siswa di sekolah. Sebagai rekomendasi penelitian selanjutnya, perlu dilakukan penelitian dengan desain yang berbeda seperti eksperimental dengan jumlah sampel lebih banyak, mempertimbangkan faktor lingkungan keluarga dan sosial, menggunakan teknik pengumpulan data wawancara atau pengamatan langsung, serta mendorong peningkatan program ekstrakurikuler di sekolah untuk membentuk sikap disiplin siswa secara positif.  Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Peningkatan Kemampuan Passing Bawah Bola Voli melalui Pola Gerak Berpasangan Muhammad Edwin Fitriyanto; Taufiq Hidayat; Sri Wicahyani; Mochmmad Ridwan
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6768

Abstract

The game of volleyball is nothing but a big ball game. One of the movements used in volleyball is the down pass. The background of this research was because students in the extracurricular volleyball ball at SDN Wiyung 1 453 Surabaya were less able to place the ball in the middle of their hands and different foot patterns. This requires students to have a poor level of accuracy. This research aims to improve volleyball passing ability using paired movement patterns. Paired movement patterns can increase the active role and participation of students in participating in lower passing volleyball lessons. This research uses quasi-experimental research, using a quantitative approach with a sample of 15 people. Data collection through field observations, interviews and pretest and posttest on students. Data analysis used the hypothesis test paired sample t-test and Ngain. Based on the research results, it was found that paired movement patterns could increase the ability of passing down at SDN Wiyung 1 453 Surabaya as evidenced by the increase in the class average from 63.6 with 20% of students completing to a class average of 80.7 with 86% of students completing. This can also be seen in the increase in bottom passing ability with paired movement patterns at SDN Wiyung 1 453 Surabaya which is shown by an N-Gain value of 0.44 which shows moderate criteria, which means there is a moderate increase in bottom passing ability with paired movement patterns. at SDN Wiyung 1 453 Surabaya.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Drill Terhadap Peningkatan Kelincahan Peserta Didik Pada Materi Footwork Dalam Permainan Bola Voli Di Salah Satu SMA Negeri Sidoarjo Eric Aprilian Putra; Taufiq Hidayat
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v7i1.5586

Abstract

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran penting dalam mengembangkan literasi fisik serta keterampilan motorik peserta didik. Dalam pembelajaran permainan bola voli, penguasaan gerak dasar masih menjadi kendala, terutama pada aspek pergerakan kaki (footwork) yang berfungsi sebagai fondasi pelaksanaan teknik lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis drill terhadap peningkatan kelincahan footwork siswa pada materi permainan bola voli. Menggunakan desain penelitian eksperimen semu (quasi-experimental) dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design, yang melibatkan 30 siswa sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah tes kelincahan spesifik bola voli yang diukur sebelum dan sesudah intervensi latihan drill. Analisis data dilakukan menggunakan uji prasyarat normalitas Shapiro-Wilk dan Kolmogorov-Smirnov, dilanjutkan dengan uji hipotesis non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test karena data terdistribusi tidak normal. Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan rata-rata (mean) skor kelincahan yang signifikan dari 7.00 pada saat pretest menjadi 9.63 pada saat posttest. Uji hipotesis menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar.000, yang jauh di bawah taraf signifikansi 0.05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan drill efektif meningkatkan kelincahan dan respons gerak siswa melalui repetisi yang terstruktur, sehingga metode ini direkomendasikan untuk diterapkan secara sistematis dalam pembelajaran PJOK guna meningkatkan efektivitas dan partisipasi siswa di lapangan.
Pengaruh Media Vidio Pembelajaran Terhadap Keterampilan Passing Atas Bola Voli Jhon Fridelhans Lagarinda; Taufiq Hidayat
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v7i1.5599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan pengaruh penggunaan media video pembelajaran sebagai intervensi instruksional terhadap peningkatan keterampilan passing atas dalam permainan bola voli pada peserta didik kelas XII SMA. Latar belakang penelitian ini berakar pada permasalahan klasik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), di mana metode konvensional berbasis demonstrasi langsung seringkali gagal memberikan visualisasi detail yang memadai bagi siswa untuk menguasai keterampilan motorik kompleks. Passing atas, yang menuntut koordinasi visual-motorik tingkat tinggi dan biomekanika jari yang presisi, sering menjadi hambatan teknis bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design tipe One Group Pretest-Posttest, melibatkan 34 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan passing atas yang terstandarisasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji prasyarat normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample T-Test. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest 0.358 dan posttest 0.714 (p > 0.05). Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.000, jauh di bawah taraf signifikansi 0.05, yang mengindikasikan penolakan terhadap hipotesis nol (H0). Secara deskriptif, terjadi peningkatan rata-rata (mean) skor keterampilan yang signifikan dari 22.65 pada pretest menjadi 25.50 pada posttest setelah diberikan perlakuan video pembelajaran selama empat pertemuan. Temuan ini menegaskan bahwa media video pembelajaran memfasilitasi proses observational learning, mereduksi beban kognitif, dan mengaktifkan sistem saraf cermin, yang memungkinkan siswa menginternalisasi pola gerak yang benar secara lebih efektif dibandingkan metode instruksi tradisional.
Pemberian model pembelajaran  footwork terhadap Materi Keterampilan Receive pada Pembelajaran Bola Voli Syuhada Suryanata Surya; Taufiq Hidayat; Sri Wicahyani
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 10 No. 1 (2026): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v10i1.3421

Abstract

Pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterampilan dasar bola voli, terutama karena rendahnya penguasaan footwork yang berdampak pada kemampuan receive peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pemberian model pembelajaran foorwork terhadap materi keterampilan receive pada pembelajaran bola voli siswa di SMA Sidoarjo. Dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan metode pre-experimental design one group pretest-posttest. Populasi penelitian melibatkan siswa SMA dengan sample penelitian menggunakan cluster sampling siswa kelas XII sebanyak 40 siswa. Menggunakan instumen tes yaitu VSAT (Volleyball Skill Asessment Test). Data yang digunakan hasil dari pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas lalu dilanjutkan dengan uji hipotesis parametrik menggunakan paired sample T test. dengan IBM SPSS Statistics 27. Hasil data yang diperoleh lalu di uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan hasilnya nilai .sig pretest .775 dan nilai .sig posttest .341 yang berarti data normal (nilai > 0,05). Dikarenakan data normal, peneliti menggunakan uji hipotesis parametrik menggunakan paired sample T test dan mendapat hasil Asymp. Sig (-2 tailed) adalah .000, yang bermakna H0 ditolak (ada perbedaan yang signifikan), yang menjelaskan bahwa adanya peningkatan pemberian model pembelajaran  footwork terhadap materi keterampilan receive pada pembelajaran bola voli pada peserta didik.
Evaluasi Kurikulum Pembinaan Olahraga Hoki Dalam Meningkatkan Capaian Prestasi Siswa SMK Antartika 2 Sidoarjo Muhammad Bima Saputra Bima; Taufiq Hidayat
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 10 No. 1 (2026): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v10i1.3425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kurikulum pembinaan olahraga hoki dalam meningkatkan capaian prestasi siswa di SMK Antartika 2 Sidoarjo. Fokus evaluasi meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, sarana dan prasarana, serta dampaknya terhadap prestasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler hoki di SMK Antartika 2 Sidoarjo yang berjumlah 23 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan nilai rata-rata untuk menggambarkan tingkat efektivitas kurikulum pembinaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum pembinaan olahraga hoki telah disusun secara terencana dan terstruktur dengan baik, serta materi latihan yang diberikan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan siswa. Kurikulum tersebut terbukti mampu meningkatkan kemampuan teknis, kondisi fisik, kerja sama tim, dan prestasi siswa dalam berbagai kompetisi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, intensitas latihan yang belum optimal, serta perlunya peningkatan kompetensi pelatih. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kurikulum pembinaan olahraga hoki di SMK Antartika 2 Sidoarjo tergolong cukup efektif dalam meningkatkan prestasi siswa, namun masih memerlukan perbaikan dan pengembangan agar implementasinya dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Hubungan Aktivitas Fisik dan Waktu Layar Terhadap Kesehatan Mental Adelina Dhinik Puspitasari; Mochamad Ridwan; Taufiq Hidayat
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i8.8545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan aktivitas fisik dan waktu layar terhadap kesehatan mental khususnya pada domain stres dan kecemasan siswa. Penelitian menggunakan desain korelasional untuk melihat keterkaitan serta arah hubungan ketiga variabel. Sampel penelitian sebanyak 41 siswa dari SMA Labschool UNESA kelas 11. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan menggunakan 3 kuesioner yaitu International Physical Activity Questionnaire Long Form (IPAQ-LF), Questionnaire for Screen Time (QueST), dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS 42). Hasil dari penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan waktu layar terhadap kesehatan mental siswa (pada domain stres dan kecemasan). Aktivitas fisik berkorelasi secara negatif terhadap kesehatan mental, dimana semakin tinggi tingkat aktivitas fisik maka kecenderungan stres dan kecemasan akan semakin rendah. Sebaliknya waktu layar berkorelasi secara positif terhadap kesehatan mental, semakin tinggi durasi waktu layar maka semakin tinggi pula kecenderungan stres dan kecemasan siswa.