Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGELOMPOKAN KEPRIBADIAN MANUSIA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ),STUDI KASUS MAHASISWA FASILKOM KELAS PARALEL SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2017/2018 SESI 10 MATA KULIAH BUSINESS ENGLISHDALAM MENGATASI MASALAH BAHASA INGGRIS Purnamasari, Linda
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2018): Eduscience: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSo far, we as the educators always use IQ (Intellectual Quotient), Emotional Quotient (EQ) and also SQ (Spiritual Quotient) to know how far the students can reach their achievement. We forget that they will go to the working world. The working world is different from the learning world. Then Paul G. Stoltz Ph.D has come to introduce Adversity Quotient (AQ) to show that AQ is important to be introduced to the world especially for the education institutions. AQ is a tool to know how far that people can handle the problems when they face in front of them. Through this research, the researcher used the students from Faculty of Computer Science from the academic year of 2017/2018, the odd semester, parallel class as the object of the reseach. The researcher taught Business English to them for one semester by using the standard scores from PAMU (Attendance 10%, Assignment 20%, Mid Term Test 30%, Final Term Test 40%), then through this standard, the researcher converted the scores to the AQ categories that consist of three parts. The lowest part is Quitters. The people in this level are tend to quit while they face the problems and don’t want to do anything. The second is Campers, The people in this level are tend to struggle in this position and don’t stop but don’t try to reach more achievement. The highest level is Climbers. The people in this level are tend to fight against the problem and want to reach more achievement.                                                                                                                              Keywords: intellectual quotient, emotional quotient, spiritual quotient                                                                                                 AbstrakSejauh ini, kita sebagai pendidik selalu menggunakan IQ, EQ dan juga SQ untuk mengetahui sejauh mana pelajar dapat mencapai prestasi mereka..Kita lupa bahwa mereka akan menuju dunia kerja.Dunia kerja adalah berbeda dari pada dunia perkuliahan.Kemudian Paul G. Stoltz Ph.D telah datang untuk memperkenalkan Adversity Quotient (AQ) to menunjukan bahwa AQ itu penting untuk diperkenal kepada dunia khususnya lembaga pendidikan.AQ adalah satu perangkat untuk mengetahui sejauh mana orang dapat mengatasi masalah ketika mereka menghadapinya..Melalui penelitian ini, peneliti menggunakan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer tahun akademik 2017/2018, semester ganjil kelas parallel sebagai obyek penelitian. Peneliti memberikan mata kuliah bahasa Inggris kepada para mahasiswa itu selama satu semester. dengan menggunakan standard penelitian dari PAMU (Pengampu Mata Kuliah Umum) dengan perincian kehadiran sebanyak 10%, tugas 20%, Ujian Tengah Semester 30% dan Ujian Akhir Semester 40%. Dengan menggunakan standar penilaian ini, peneliti mengubahnya ke dalam konversi penilaian berdasarkan kategori yang ditentukan oleh AQ yang terdiri dari tiga yaitu dari penilaian terendah yang disebut “Quitters,” di mana orang yang berada pada kategorinya cenderung untuk berhenti berusaha bila menghadapi satu permasalahan.Kategori kedua disebut “Campers.”Orang yang termasuk dalam kategori ini bila dia menghadapi permasalahan cenderung untuk bertahan dan mencari jalan aman, tidak berhenti tapi tidak juga berusaha untuk menjadi lebih baik. Sedangkan kategori dengan penilai tertinggi yang disebut “Climbers” adalah seseorang yang mampu bertahan bila menghadapi masalah dan berusaha untuk menjadi lebih baik setelah permasalahan itu selesai dia tangani. Kata kunci: intellectual quotient, emotional quotient, spiritual quotient
PRINSIP-PRINSIP KOMUNIKASI PENDIDIKAN YANG EFEKTIF BAGI PARA CALON GURU PGSD DALAM MENYAMPAIKAN IDENYA DI DEPAN UMUM DALAM BAHASA INGGRIS BERBASIS KURIKULUM 2013 Purnamasari, Linda
Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5, No 02 (2020): Eduscience : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan salah satu profesi di bidang pendidikan yang sangat penting dalam mencerdaskan bangsa. Mereka berada di garis depan dalam mensukseskan proses pencerdasan bangsa. Untuk itu dituntut seorang guru untuk mempunyai keterampilan berkomunikasi dengan baik agar siswa didik bisa mendengar penjelasannya dengan mudah. Kali ini peneliti memfokuskan objek penelitian pada  komunikasi pendidikan terhadap para calon guru SD, tepatnya mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Program Studi PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) di Universitas Esaunggul.   Karena seorang guru harus mempunyai banyak pengetahuan, jadi peneliti meminta para calon guru ini untuk mencari buku yang berhubungan dengan pendidikan, kemudian mereka harus memilih salah satu yang berlandaskan dari buku itu dan membuatnya menjadi satu bahan presentasi yang tepat di depan umum dalam bahasa Inggris. Adapun tingkat keberhasilan dari mahasiswa PGSD itu dilihat dari seberapa jauh dia bisa merancang satu topik, kemudian membuat sebuah kerangka untuk presentasi dan menyampaikannya dalam bahasa Inggris. Kemudian dari hasil presentasi itu akan diambil secara metode kuantitatif dari nilai yang diberikan oleh peneliti. Dengan demikian tujuan dari penelitian ini akan tercapai di mana ingin melihat sejauh mana paket pengajaran yang dikemas oleh peneliti dapat menjadi efektif sehingga para calon guru PGSD ini bisa menyampaikan presentasi dalam bahasa Inggris sesuai dengan topik yang dipilih berdasarkan keilmuannya.                                                                                            Kata kunci: Guru dan murid, proses pembelajaran, komunikasi pendidikan, buku, presentasi dalam bahasa Inggris
PELATIHAN INTERNAL DAN EXTERNAL KOMUNIKASI PADA CEO HARVEST CITY Bachtiar, Youna Chatrine; Purnamasari, Linda; Chairunnisa, Puspita; Ramli, Muh Ruslan; Siregar, Ballian
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v8i03.5210

Abstract

Dilaksanakannya pengabdian masyarakat oleh Tim Dosen Universitas Esa Unggul yang dilakukan oleh beberapa dosen yang merupakan gabungan dari beberapa Fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Komunikasi, Ilmu Komputer dan Ekonomi dan Bisnis di PT. Harvest City ini untuk melakukan alih ilmu pengetahuan yang bertema “Komunikasi Internal dan Eksternal pada CEO di PT. Harvest City. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 September. Tujuan dari kegiatan alih teknologi ini adalah menyegarkan kembali semangat para CEO dan para pekerja PT. Harvest City untuk kembali menambah ilmu pengetahuannya setelah tidak adanya pelatihan selama masa pandemi. Dalam dunia bisnis, komunikasi sangatlah penting karena berhasilnya satu bisnis itu tergantung dari handal atau tidaknya seorang pelaku bisnis dalam menyampaikan produknya kepada pelanggan. Juga perlu jiwa kepemimpinan yang tinggi dalam mengatur para karyawannya agar bisnisnya berlangsung dengan baik dengan ditunjang dari peranan para karyawannya.  Kata kunci: Komunikasi eksternal, komunikasi internal, kepemimpinan
FAKTOR PENENTU RETURN SAHAM DENGAN PRICE TO BOOK VALUE SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI BURSA EFEK INDONESIA Sri Lestari Kurniawati; Linda Purnama Sari; Nurul Hasanah Uswati Dewi
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 16, No 3 (2012): September 2012
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.824 KB) | DOI: 10.26905/jkdp.v16i3.1076

Abstract

The purpose of this study was to exemine the effect of the companys financial performance variables consistingof earning growth ratio, dividend payout ratio and size, the variable return equity price to book value as amoderating variable. The samples in this study were all companies listed on the Indonesia Stock Exchangefrom 2005 to 2010 by using purposive sampling with criteria that the company had a positive book value ofequity during the study period. The company splitted the cash dividend and the company did not do corporateactions such as stock splits, reverse stock, stock dividend. The data used in this study were all companies listedon the Indonesia Stock Exchange from 2005 to 2010 (except for companies engaged in finance and banking) byusing multiple linear regression to test the interaction or Multiple Regresion Analysis (MRA). The studyfound that the price to book value was not able to significantly moderate the effect of earning growth ratio,dividend payout ratio and size toward the stock return variable for the interaction test results showed thesignificant value was greater than interaction of alpha as 5%.
INTERDEPENDENSI ANTARA KEPUTUSAN INVESTASI, KEPUTUSAN PENDANAAN DAN KEPUTUSAN DIVIDEN Linda Purnamasari; Sri Lestari Kurniawati; Melliza Silvi
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol 13, No 1 (2009): January 2009
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.934 KB) | DOI: 10.26905/jkdp.v13i1.922

Abstract

This paper examined a comprehensive test of the interdependencies amonginvestment decisions, financing decisions and dividend decisions. Three simultaneous equationmodels were used. By applying Two Stage Least Square (2-SLS) technique to 122 firms listed onIndonesian Stock Exchange, it was found out that there was no significant interdepenciesamong firms investment decisions, financing decisions and dividend decisions. Our resultsuggested the causality flow between firms investment decisions and dividend decisions wasbidirectional and positive, the causality flow between investment and financing decisions wasbidirectional and positive, while the causality flow between financing and dividend decisionswas bidirectional and negative.
Dart-Board Game Project Sebagai Latihan Fokus Untuk Persiapan Ujian TOEP Linda Purnamasari; Puspita Chairun Nisa
Wanastra: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 12, No 2 (2020): September
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/w.v12i2.8322

Abstract

Permainan Dart Board adalah permainan yang menggunakan alat bernama ‘anak panah.’ Anak panah itu akan diarahkan ke sasaran yang berupa papan sasaran. Kalau dalam permainan internasional, ada aturan khusus dan hitungan tertentu untuk menilai keberhasilan dari para pemain, namun kali ini permainan Dart Board ini ditujukan untuk melatih fokus seseorang. di mana pada permainan‘Dart Board’ ini, kita mencoba mengumpulkan fokus kita pada satu sasaran yang berupa papan bundar. Latihan fokus ini diperlukan di segala bidang, tapi kali ini penulis akan membahas latihan fokus berdasarkan bidang bahasa, khususnya pada kemampuan mendengarkan (Listening Comprehension Skill) pada waktu mengerjakan soal TOEP (Test of English Prociency).
Penerapan Total Quality Management (Tqm) Pada Dosen Lewat Pembelajaran Online Berbahasa Inggris Agar Terciptanya Hasil Yang Maksimal Linda Purnamasari
Wanastra: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 13, No 2 (2021): September
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/w.v13i2.10653

Abstract

Memberikan kuliah secara online tidaklah mudah, apalagi untuk mengajarkan presentasi dalam bahasa Inggris. Dibutuhkan Total Quality Management (TQM) dari dosen dalam memandu para mahasiswa ini sehingga mereka bisa menjadi mahasiswa yang mandiri Untuk itulah penelitian ini dibuat, untuk menjawab masalah penelitian yaitu  sejauh mana penerapan kepemimpinan mandiri total quality management (TQM) yang dibuat oleh peneliti berhasil digunakan dengan belajar presentasi melalui E-Learning pada para mahasiswa mata kuliah Business English semester ganjil 2020/2021 kelas KH003 Kampus Harapan Indah sehingga bisa menghasilkan nilai maksimal, dengan objek penelitiannya adalah mahasiswa tersebut di atas. Tujuan dari penelitian adalah menjawab apa yang menjadi masalah penelitian dengan membuat program  Total Quality Management (TQM) yang digunakan dosen bisa membuat hasil presentasi mahasiswa mencapai hasil maksimal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif untuk menganalisa data dari nilai presentasi yang didapat para mahasiswa setelah mereka melakukan presentasi dalam bahasa Inggris, untuk melihat sejauh mana mereka bisa mengerti apa yang diinginkan dosen.Sementara metode kualitatif adalah metode yang digunakan oleh peneliti dalam membuat satu program agar para mahasiswa mengerti apa yang diinstruksikan oleh dosen sebelum mereka melakukan presentasi.
Eksplorasi Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMA dengan Model Discovery Learning pada Materi Fluida Statis Linda Purnamasari; Abdul Hakim; Nurul F. Sulaeman; Darmadianingsih
Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.786 KB) | DOI: 10.30872/jlpf.v2i1.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi fluida statis. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental kuasi, dengan desain penelitian yaitu tipe rancangan pasangan subjek melalui tes awal dan tes akhir dengan kelompok kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Samarinda pada kelas XI MIPA 4 dan XI MIPA 5. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes yang dilaksanakan sebelum kegiatan pembelajaran (pretest) dan sesudah kegiatan pembelajaran (posttest), dengan jenis instrumen tes yaitu tes esai. Hasil analisis uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa model discovery learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa, dimana terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Hal ini didasarkan pada hasil uji N-Gain dimana rata-rata N-Gain kelas ekperimen adalah 0,6 dan kelas kontrol 0,3 yang mana keduanya termasuk kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA pada materi fluida statis.
Keefektifan “Forum Diskusi Perkuliahan” untuk Melatih Mahasiswa Membuat Kalimat Tanya dalam Bahasa Inggris Linda Purnamasari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.2867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban atas permasalahan yang ada di dalam penelitian ini yaitu seefektif apakah ”Forum Diskusi Perkuliahan” yang ada di dalam situs pembelajaran online Elearning.esaunggul.ac.id untuk digunakan melatih  mahasiswa membuat kalimat tanya dalam bahasa Inggris. Dengan menggunakan metode kualitatif di mana data yang sudah dikumpulkan selama satu semester untuk mata kuliah English 1  yang dikumpulkan dari setiap kuliah online yang berjumlah 14 kali dengan 4 tatap maya dengan dosen yang bersangkutan seberapa banyak respons mahasiswa dianalisa oleh peneliti. Hipotesa penulis, jika mahasiswa diberikan perintah menjawab apa yang diminta oleh dosen sekaligus peneliti, jika dia mengerti, maka mahasiswa akan merespons dengan baik. Jadi  peneliti ingin membuktikan hipotesa itu dengan melihat berapa mahasiswa yang bisa meresponsnya dan mengerjakan perintah yang diberikan  dengan membuat pertanyaan sesuai perintah atau tidak, atau bahkan ada mahasiswa yang tidak meresposn sama sekali. Dilihat dari setiap pertemuan, apakah dari minggu ke minggu semakin banyakkah atau semakin menurun untuk merespons apa yang diminta dosen.  Kemudian hasil dari data yang dikumpulkan dibuatkan chartnya untuk lebih memperjelas hasil yang didapat. 
Crisis Communication Strategy as a Solution to Bridge the Peace Agreement Between Kopassus and OPM in West Papua Youna Chatrine Bachtiar; Linda Purnamasari; Silvia Ratna Juwita
Journal of Social Science Vol. 3 No. 5 (2022): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v3i5.418

Abstract

The security crisis in West Papua is getting hotter in recent days, although the escalation of the conflict is sometimes high and sometimes low. The shooting of TNI officers assigned there is often the target of gunfire by armed criminal groups in West Papua, as well as innocent local people who are also victims of these incidents. So, it is necessary to hold a mutual peace agreement to reduce losses due to shooting incidents. The crisis communication strategy is considered to be a solution to produce a peace agreement between Kopassus as an institution that represents the Indonesian government and the armed groups or OPM (Free Papua Organization) in West Papua. The crisis communication strategy is considered appropriate to be carried out in the midst of two parties who have different thoughts.