Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pengabdian

Sinergisitas Kampus Merdeka dan Merdeka Sampah Di Kelurahan Cempaka Permai Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu Parwito Parwito; Iin Nilawati; Novi Lasmadasari
Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1729.913 KB)

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan kerangka untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Hal ini sejalan dengan program pemerintah Kota Bengkulu dengan himbauan dari wali kota Nomor : 338/28/B.Kesbangpol tentang “Penghentian Kegiatan yang Bersifat Keramaian/Kerumunan” dan program kerja Pemerintah Kota Bengkulu yaitu “Merdeka Belajar dan Merdeka Sampah” serta meningkatkan upaya pencegahan Covid-19 khususnya Kota Bengkulu yang angka kejadiannya masih tinggi. Sebagai salah satu peran Perguruan tinggi maka Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti memilih Kelurahan Cempaka Permai Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu sebagai lokus Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Ajaran 2020/2021 yang telah dilaksanakan pada tanggal 15 s.d 27 Februari 2021. Tujuan pelaksanaan PKL ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat untuk menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, pencegahan penularan Covid-19 dan terbentuknya masyarakat mandiri dalam mengatasi masalah kesehatan di masyarakat dan keluarga serta Terbentuknya Kader “Merdeka Sampah” disetiap RT Kelurahan Cempaka Permai Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu. Hasil dari PKL adanya peningkatan pengetahuan untuk menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, pencegahan penularan Covid-19 dan terbentuknya masyarakat mandiri dalam mengatasi masalah kesehatan di masyarakat dan keluarga serta telah terbentuknya Kader “Merdeka Sampah” sebanyak 5 orang disetiap RT Kelurahan Cempaka Permai Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.
Mentoring Kader Terhadap Pencegahan Stunting Di Desa Sari Mulyo Kecamatan Sukaraja Herlinda Herlinda; Iin Nilawati; Novi Lasmada Sari; Erli Zainal; Parwito Parwito
Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Bengkulu Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jp.v2i1.145

Abstract

Stunting is one of the crucial health problems in Indonesia and is the focus of attention. The prevalence of stunting from year to year tends to fluctuate from 35.6% in 2007 to 37.2% in 2013, and decreased to 27.7% in 2019. Despite the decline, in Indonesia the disparity is quite wide between provinces and regions. The average decline is still slow, while the target in 2024 is to reduce the stunting rate to 14% and in Bengkulu Province the stunting rate is still quite high. Stunting has an impact on the development of the quality of human resources. Based on this, the long-term goal of this service is to participate in reducing stunting through preventive / prevention efforts, with this mentoring can provide knowledge about stunting prevention strategies with Spider Risk. The method of implementing cadre mentoring with the principle of community empowerment begins with a field survey and carrying out an advocacy role. The form of community empowerment is carried out in collaboration with cadres. After participating in mentoring for approximately one month, cadres understand stunting prevention efforts, namely by conducting prevention planning, targeting starting from pre-conception catin, implementation, counseling and counseling, mentoring starting from catin, pregnant women, giving birth to 1000 HPK, on a scheduled and continuous basis, monitoring and evaluating the success of the strategy. Cadres understand stunting prevention strategies and are confident in assisting families at risk of stunting. Cadres prefer to use manual documentation using books.