Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SOSIALISASI DATA ANALYST DAN PERKEMBANGANNYA Bintang; Robby Septiadi; Rendy Wijaya Saputra; Adinda Rachma Pradiah; Rizki Ramadhan; Ibnu Rafli Azahwa; Aisha Shinta Az-Zahra; Rangga Irgi Saputra8; Dimas Bagus Darmawan; Muhammad Irfan Maulana; Rinna Rachmatika
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 6 (2025): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan profesi Data Analyst kepada siswa SMP YAPPA Depok. Data Analyst dijelaskan sebagai profesi yang menganalisis data untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan yang lebih baik. Sosialisasi ini akan mencakup contoh-contoh sederhana penggunaan data dalam kehidupan sehari- hari, seperti menganalisis tren penjualan di kantin sekolah atau menghitung rata-rata nilai ujian. Siswa juga akan diperkenalkan dengan alat- alat sederhana yang digunakan Data Analyst, serta perkembangan teknologi yang mendukung profesi ini di masa depan. Diharapkan sosialisasi ini dapat menumbuhkan minat siswa terhadap data dan teknologi. Oleh karena itu kita mensosialisasikan terhadap para siswa di SMP mulai dari Sosialisasi Data Analyst ini dirancang untuk memperkenalkan siswa SMP YAPPA Depok pada konsep dasar analisis data. Melalui kegiatan interaktif dan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan mereka, siswa akan diajak memahami pentingnya pengumpulan, pengorganisasian, dan interpretasi data. Sosialisasi ini akan menekankan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah dengan menggunakan data, seperti mengidentifikasi pola dan tren dari data sederhana. Selain itu, sosialisasi akan menyinggung perkembangan teknologi data yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka, seperti penggunaan aplikasi dan media sosial. Tujuannya adalah untuk membangun fondasi pemahaman awal tentang analisis data dan memotivasi siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir analitis mereka.
Memahami Secara Komprehensif Pemikiran dan Pemikiran filsafat Al-Farabi Muhammad Irfan Maulana; Muhammad Fadhillah Nursyabana; Elza Izzul Aryas; Novianti; Muhammad Parhan
Journal of Religion and Social Community | E-ISSN : 3064-0326 Vol. 1 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines Al-Farabi’s philosophical thought, particularly his metaphysical views, theory of intellect, and the relationship between philosophy and religion. Al-Farabi explains the creation of the universe through the concept of emanation and classifies sciences based on ontological and ethical foundations. He emphasizes that philosophy and religion share the same goal of conveying truth, despite using different methods. In politics, he proposes the ideal state led by a philosopher-prophet. His ideas remain relevant today, especially in education and character development.
NILAI-NILAI MORAL DALAM CERITA TAPA MALENGGANG SEBAGAI PEMBELAJARAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Siti Nurhalizah; Siti Su'adah; Afifah Nur Ismawanti; Yolanda Putri Debi; Gritia Putri Pakpahan; Muhammad Irfan Maulana; Rima Dwi Anggraini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.20075

Abstract

Character education is a crucial aspect of student personality development, particularly in primary schools. This study explores the moral values embedded in the local legend of Tapa Malenggang from Batanghari Regency, Jambi Province, as a potential character learning medium for elementary school students. Using a qualitative research method with interviews, documentation, and literature studies, the research identifies seven key moral values: perseverance, sacrifice, empathy, cooperation, love for nature, ethics and morality, and mental resilience. The study reveals that folk legends can serve as effective educational tools for character formation, offering subtle yet profound moral lessons that help young generations develop integrity and empathy. By analyzing the narrative of Mambang Diawan's journey, the research demonstrates the significance of local cultural heritage in character education and provides insights into innovative approaches for moral learning in the digital era.
Upaya Penerapan Hukum Pasal 378 Kuhp Terkait Penipuan Dalam Industri Pariwisata : (Studi Di Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Kota Mataram) Muhammad Irfan Maulana; Muhammad Ikhsan Kamil; Haerani
Unizar Recht Journal (URJ) Vol. 4 No. 2 (2025): Unizar Recht Journal (URJ)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/urj.v4i2.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis Bagaimana Bentuk Bentuk modus operandi penipuan yang terjadi dalam industri pariwisata dikawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dan bagaimana Upaya penerapan Pasal 378 KUHP oleh penegak hukum untuk menanggulangi kasus penipuan di Taman Nasional Gunung Rinjani. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian empiris. Hasil penelitian ini ialah ditemukan bahwa Modus operandi penipuan di Taman Nasional Gunung Rinjani mencakup berbagai cara yang dapat merugikan wisatawan, seperti penyediaan paket wisata palsu, penyalahgunaan identitas pemandu, penawaran akomodasi yang tidak sesuai, biaya tersembunyi, dan informasi menyesatkan. Cara-cara ini tidak hanya merugikan wisatawan secara finansial, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan mereka. Oleh karena itu, sangat penting bagi wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan verifikasi terhadap agen perjalanan, serta memanfaatkan sumber informasi yang terpercaya untuk memastikan pengalaman berwisata yang aman dan menyenangkan.Penerapan Pasal 378 KUHP oleh penegak hukum merupakan langkah krusial dalam menanggulangi kasus penipuan di Taman Nasional Gunung Rinjani. Dengan menindak tegas pelaku penipuan, penegak hukum dapat mencegah praktik-praktik yang merugikan wisatawan dan menjaga integritas industri pariwisata. Penegakan hukum yang efektif tidak hanya memberikan perlindungan kepada wisatawan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap destinasi wisata tersebut. Oleh karena itu, kolaborasi antara penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan pariwisata yang aman dan berkelanjutan.
STRATEGI ADAPTIF MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA STRATEGIS (SHRM) DALAM MENGHADAPI TRANSFORMASI DIGITAL DAN IMPLIKASI GIG ECONOMY Muhammad Irfan Maulana; Irfan Zaki Khairudin; Rauly Sijabat
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/091r7765

Abstract

Transformasi digital dan munculnya ekonomi gig telah membawa perubahan besar dalam cara orang bekerja, susunan tenaga kerja, dan metode pengelolaan sumber daya manusia. Organisasi perlu menerapkan praktik-praktik SDM yang lincah agar bisa bertahan dalam lingkungan bisnis yang kian berubah. Penelitian ini bertujuan menganalisa respons strategis dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis (SHRM) terhadap tantangan yang muncul dari transformasi digital dan perubahan model kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dengan sintesa dari jurnal-jurnal bereputasi dari tahun 2020 hingga 2025. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyesuaian SHRM sangat bergantung pada dua kemampuan utama: ketahanan organisasi dan kemampuan digital para pekerjanya. Transformasi digital memerlukan digitalisasi proses HR, penguatan kepemimpinan dalam konteks digital, serta peningkatan kemampuan melalui pelatihan ulang dan peningkatan keterampilan. Di sisi lain, ekonomi gig mengharuskan organisasi untuk menciptakan kebijakan yang lebih fleksibel, sistem kemitraan yang terbuka, serta strategi dalam mengelola pekerja non-tradisional. Penelitian menyimpulkan bahwa SHRM yang adaptif di mana terdapat keselarasan strategis, budaya organisasi yang responsif, dan penggunaan teknologi HR—adalah fondasi penting untuk mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Implikasi praktis menunjukkan pentingnya investasi dalam manajemen Sumber Daya Manusia digital, penguatan kepemimpinan, serta strategi tenaga kerja yang hibrida dan siap menghadapi masa depan.
Analisis Yuridis Implikasi Proyek Food Estate Merauke berdasarkan Prinsip SDGs dan Komitmen Net Zero Emission Indonesia Muhammad Irfan Maulana
Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 6 (2025): Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aliansi.v2i6.1391

Abstract

This study analyzes the legal implications of the Merauke Food Estate Project on the principles of sustainable development and Indonesia's commitment to Net Zero Emission (NZE) from the viewpoint of international environmental law. Through a normative legal approach complemented by qualitative empirical analysis, this study reveals that the realization of this project has the possibility of violating national and international environmental principles, which include sustainable development, the precautionary principle, and the polluter pays principle, due to the mass deforestation that increases carbon emissions and the absence of the implementation of the Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) mechanism for indigenous peoples. The findings indicate that the legal responsibility of the state and corporations in this project is not fully aligned with Indonesia's commitments under the Paris Agreement and the NZE target. Previously, and Informed Consent (FPIC/PADIATAPA) for indigenous peoples. The findings show that the legal responsibilities of the state and corporations in this project are not completely in line for Indonesia's commitments in the Paris Agreement and the 2060 NZE target, thus requiring policy reconstruction according to a rights-based strategy to ensure a balance between food security, ecological fairness, and a healthy environment.