p-Index From 2021 - 2026
9.071
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP PERUBAHAN SUHU TUBUH PADA BAYI BARU LAHIR DI TPMB NY LIALUT KEC. BULULAWANG KAB. MALANG Purwati, Anik; Fidha FW, Indy
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i3.2277

Abstract

At the beginning of the baby's birth, namely in the first half hour, his body temperature can drop around 3-4°C, besides that the calories in the baby's body will also experience a shrinkage of 4 x adult calories. At room temperature 20-25°C, the baby's temperature drops around 0.3°C every minute. A very drastic decrease in body temperature or what is called hypothermia in newborns can affect metabolic and physiological processes in babies, in addition to affecting the respiratory rate, the pulse rate slows down, low blood pressure and consciousness can also be reduced or even lost, It can result in death. Objective: The purpose of this study is to determine the effect of Early Breastfeeding Initiation (IMD) on changes in body temperature in newborns. Methods: This type of research is quantitative with design This type of research is Pre-experimental with a one-group Pretest-Posttest Design approach (Siyoto, 2015).The sampling technique with non-probability sampling is purposive sampling. Data were obtained using SPO sheets and observation sheets. The data were analyzed using univariate and bivariate analysis using the Paired T-Test. The mandatory output of this study is the publication of a journal and an additional output of making a booklet on Early Breastfeeding Initiation (IMD). Results: The effect of Early Initiation of Breastfeeding (IMD) on changes in body temperature of newborns was obtained with p value = .003 < α = 0.05. ). Conclusion: The conclusion that H1 is accepted means that there is an Effect of Early Breastfeeding Initiation (IMD) on Changes in Newborn Body Temperature at TPMB Ny Lialut Kec.Bululawang Kab. Malang .The implication is that with the initiation of early breastfeeding (IMD) it can maintain body temperature in newborns can also help babies in getting breast milk earlier after birth.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Pemanfaatan Buku KIA Wijayanti, Diah; Purwati, Anik; Retnaningsih, Reny
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/c2byzp04

Abstract

Ibu hamil tidak terlepas dari kemungkinan mengalami komplikasi selama kehamilannya.Untuk itu upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak dapat memanfaatkan bukuKesehatan Ibu dan Anak (KIA) dipakai sebagai alat pemantau kesehatan ibu dan anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamiltentang pemanfaatan Buku KIA. Penelitian ini dengan desain korelasi menggunakanpendekatan cross-sectional. Populasi yang digunakan adalah semua ibu hamil yangberjumlah 42 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dandidapatkan sampel sebanyak 42 orang ibu hamil. Alat yang digunakan dalam penelitian iniadalah lembar kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian Uji Spearman Rank menunjukkanbahwa nilai p-value <0.0001 dan a = 0,05 artinya r < a yang menyatakan bahwa Haditerima dan H0 ditolak sehingga dapat diartikan bahwa ada hubungan pengetahuandengan sikap ibu hamil tentang pemanfaatan buku KIA
Pengaruh Pijat Endorfin terhadap Tingkat Kecemasan Inpartu Kala I Fase Laten di Puskesmas Gesang Kabupaten Lumajang Mualimah, Sa'iratul; Retnaningsih, Reny; Purwati, Anik
Journal of Issues in Midwifery Volume 8 No 3 Tahun 2024
Publisher : Journal of Issues in Midwifery

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.JOIM.2024.008.03.2

Abstract

Endorphin massage is known to help reduce anxiety in laboring mothers by stimulating the body’s natural pain-relief mechanisms. This study aims to assess the effectiveness of endorphin massage in reducing anxiety levels in mothers during the latent phase of labor (stage 1). The research focuses on determining the difference in anxiety levels before and after receiving the massage. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 30 mothers in the latent phase of labor at Puskesmas Gesang, selected through purposive sampling. Anxiety levels were measured using a validated anxiety scale before and after the 20-minute endorphin massage. The message targeted specific areas known to stimulate the release of endorphins, such as the shoulders and lower back. The results showed a significant reduction in anxiety levels following the endorphin massage intervention. The average anxiety score before the intervention was 7.5, which decreased to 4.0 after the massage (p < 0.05). This indicates that endorphin massage has a positive effect on reducing anxiety in mothers during the latent phase of labor. Endorphin massage is an effective method to alleviate anxiety in laboring mothers during the latent phase. The intervention provides a non-invasive, simple, low-cost option that can be easily implemented in primary healthcare settings. Endorphin massage should be incorporated into routine maternity care, especially during the early stages of labor, to promote maternal relaxation and potentially improve labor progression and outcomes. Keywords: Endorphin massage, maternal anxiety, latent phase labor, laboring mothers, anxiety reduction.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Post Partum Dengan Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir Di Puskesmas Kedi Desa Laba Besar Kabupaten Halmahera Barat: Relationship Between Knowledge And Attitude Of Colostrum Feeding For Newborns Among Post Partum Mother At Kedi Health Center, Laba Besar Village, West Halmahera Regency Ributu, Dorsiana; Keswara, Nila; Purwati, Anik
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 3 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/025p2c32

Abstract

Kolostrum merupakan air susu ibu (ASI) yang paling awal keluar, berwarna kuning keemasan yang mengandung protein 8,5% protein, 2,5 % lemak, 0,4 % garam mineral, 85,1 % air, serta 3,5 % vitamin dan lemak larut dalam air. Kolostrum diproduksi pada saat kehamilan dan disekresikan sampai dengan empat hari setelah kelahiran. Kolostrum mengandung Immunoglobulin A (IgA) dalam jumlah besar  yang berfungsi sebagai sistem kekebalan pasif pada bayi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 25 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan  teknik Purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Penelitian ini dilakukan di Desa Laba Besar Kabupaten Halmahera Barat pada Mei 2024. Analisis data dengan metode  univariat dan bivariate  menggunakan uji korelatif Spearman. Hasil uji Spearman menunjukkan nilai korelasi sebesar 0.070 menunjukkan hubungan antara pengetahuan terhadap sikap sangat lemah. Di sisi lain P value 0.738, (>0.05) menunjukkan bahwa hubungan ini tidak signifikan secara statistik. Adanya kesenjangan dalam pengetahuan dan sikap, terkait dengan kesalahpahaman tentang persepsi, pengetahuan yang kurang memadai tentang manfaat pemberian ASI eksklusif. Adanya kontribusi dari factor lain, diduga mempengaruhi pada fenomena ini. Usia, Pendidikan dan dan pekerjaan diduga memiliki kontribusi. Tidak terdapat  hubungan yang signifikan antara pengetahuan terhadap sikap ibu post partum dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Puskesmas Kedi Desa laba besar Kabupaten Halmahera Barat. Diperlukan penelitian lain yang melibatkan lebih banyak sample dan turut serta menganalisis faktor-faktor lain yang turut berkontribusi dalam fenomena ini.
Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif sanif, dharmawati; Keswara, Nila Widya; purwati, anik
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.462

Abstract

Ibu yang akan melahirkan sering mengalami nyeri persalinan kala 1 fase aktif. Nyeri menjadi lebih parah pada pembukaan empat hingga sepuluh. Karena pembukaan dan penipisan serviks, rasa tidak nyaman dimulai di bagian bawah perut. Untuk mengurangi rasa nyeri persalinan, terdapat pendekatan non-farmakologis menggunakan teknik relaksasi seperti relaksasi napas dalam, relaksasi otot, masase, musik, atau aromaterapi. Metode nonfarmakologis yang bisa mengurangi rasa nyeri saat persalinan ialah menggunakan teknik relaksasi pernapasan dalam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest posttest satu kelompok untuk mengukur intensitas nyeri persalinan kala I. Populasi penelitian terdiri dari semua ibu bersalin kala I fase aktif di ruang bersalin RSUD Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, dengan jumlah sampel sebanyak orang, menggunakan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan dari Februari hingga Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan lembar skala nyeri NRS yang mencakup angka/numerik 0-10, diukur sebelum dan sesudah penerapan teknik pernapasan dalam. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon yang dilakukan untuk melihat hubungan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi pada 25 responden menunjukkan hasil yang signifikan. Nilai p-value 0.000 mengindikasikan adanya perubahan yang sangat signifikan dalam tingkat nyeri yang dirasakan sebelum dan sesudah intervensi, Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri dengan intensitas yang bervariasi antara nyeri ringan, sedang, dan berat. Namun, setelah intervensi, tingkat nyeri menurun secara drastis, dan sebagian besar responden melaporkan penurunan intensitas nyeri. Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif. Intervensi yang diterapkan berhasil menurunkan tingkat nyeri secara signifikan, dengan sebagian besar responden mengalami perbaikan yang substansial.
Hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan sikap seksual pranikah di SMK PGRI Sumberpucung Rosida, Septianti; Alfitri, Rosyidah; Purwati, Anik
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1046

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah periode transisi yang berlangsung dari kanak-kanak menuju dewasa dimana pada masa ini remaja identic dengan mencari jati diri selain itu remaja juga banyak mendapatkan berbagai tekanan emosi serta sosial yang saling bertentangan sehingga membuat remaja tersebut melakukan perilaku yang menyimpang seperti hubungan seksual pranikah.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode analitik observasional dengan jumlah responden sebanyak 39 orang menggunakan uji statistik Spearman Rank.Hasil: hubungan yang cukup berdasarkan output diatas diketahui Sig. (2-tailed) sebesar .000 p-value < 0,05 artinya H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap. Terus diperoleh koefisien korelasi sebesar -0.988 artinya tingkat kekuatan korelasi/hubungan yang sangat kuat.Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat pelngeltahuan siswa telntang kelselhatan relproduksi delngan sikap selksual pranikah di SMK PGRI Sumbelrpucung.
Pengaruh teknik akupresure titik hegu (Li 4) terhadap intensitas nyeri haid (dismenorre primer) pada remaja putri usia 13-15 tahun di MTs Al-Khalifah Kepanjen Wulandari, Lusia; Safitri, Rani; Purwati, Anik
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1098

Abstract

Latar Belakang: Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020, 90 persen wanita mengalami nyeri haid, dengan 10–16% mengalami nyeri haid berat. Akupresur adalah metode pengobatan tradisional yang melibatkan pemberian tekanan pada lokasi tertentu menggunakan jari atau alat tumpul.Metode: Metode one-group pretrest dan posttest rest design. Pada penelitian ini terdapat populasi sebanyak 22 remaja putri yang mengalami nyeri haid dengan sampel sebanyak 12 responden pada penderita dismenore primer nyeri sedang. Alat yang digunakan dalam penelitian yaitu minyak zaitun (menyesuaikan), lembar kuesioner, dan lembar observasi.Hasil: Nilai pre-test untuk skala nyeri haid berbeda sebelum dan sesudah dilakukan akupresure titik hegu li4. nilai pre-test untuk kedua nilai tersebut memiliki nilai Sig. (2-tailed) atau p-value = 0,000, dan nilai p-value < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan.Kesimpulan: di MTs Al-Khalifah terdapat penurunan nyeri haid yang signifikan pada remaja putri usia 13-15 tahun yang mengalami nyeri haid sedang, antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan akupresure titik hegu li4.
Pengaruh pemberian susu kedelai (glycine max l.merill) terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSU Wajak Husada Lestiya, Dita; Purwati, Anik; Purwanti, Anik Sri
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1137

Abstract

Latar Belakang: Dalam studi Pediatrics, pasokan ASI rendah adalah penyebab nomor satu ibu memilih berhenti menyusui sebelum bayi berusia 6 bulan. Susu kedelai mengandung asam polifenol, steroid, dan flavonoid yang dapat merangsang hormon oksitosin dan prolaktin untuk memproduksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai (Glycine MAX L.Merill)  terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSU Wajak Husada.Metode: Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan desain pendekatan Quasy Experimental dengan pendekatan two group posttest only design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling pada ibu nifas primipara, melahirkan secara normal, dan tidak menggunakan ASI booster sebanyak  32 responden dengan kelompok intervensi dan kontrol. Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji Mann-Whitney.Hasil: Nilai p-value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh Susu Kedelai (Glycin max (L) Merrill) terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Wilayah Kerja RSU Wajak Husada Kabupaten Malang.
Pengaruh pemberian baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Posyandu Arjowinangun Yunita, Ike; Purwati, Anik; Retnaningsih, Reny
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1082

Abstract

Latar Belakang: Masa bayi adalah masa emas untuk tumbuh kembang anak sehingga perlu untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi adalah istirahat dan tidur. Saat ini berbagai terapi telah dikembangkan, baik terapi farmakologis maupun non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengatasi masalah tidur bayi adalah baby massage. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Posyandu Arjowinangun pada tanggal 31 Oktober 2023 didapatkan hasil yaitu 19 bayi mengalami gangguan tidur. Berdasarkan latar belakang diatas peneliti tertarik melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh pemberian baby massage terhadap Kualitas  tidur bayi usia 3-6 bulan di Posyandu Arjowinangun”Metode: Metode penelitian ini menggunakan Pra-eksperimen dengan teknik Purposive Sampling One grup pretest-posttest.Hasil: Uji Statistic Wilcoxon Match paired test Baby Massage  terhadap kualitas tidur bayi. Diperoleh nilai P value 0,001 ≤  0,05 yang artinya ada perbedaan responden sebelum diberi perlakuan dan sesuadah diberi perlakuan. Maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan: Ada Pengaruh Baby Massage  terhadap kualitas tidur bayi di Posyandu Arjowinangun.
Hubungan Lama Pemakaian KB Suntik dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Akseptor KB Suntik di PMB Neneng Mahfuzah Banjarmasin Adinda Raudita; Anik Purwati
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v3i1.4790

Abstract

Background: One of the most popular contraceptives in Indonesia is injectable contraception. However, each contraceptive method certainly has its own side effects, hormonal methods such as injections generally have side effects in the form of menstrual disorders, weight changes, dizziness or headaches and an increase in blood pressure. The purpose of this study is to determine the long-term relationship between the use of injectable birth control and menstrual cycle disorders in birth control acceptors at PMB Neneng Mahfuzah Banjarmasin in 2024. This study uses a quantitative descriptive method with a cross sectional approach with a sample of 85 people with details of 48 respondents for 1-month injectable birth control and 37 respondents for 3-month injectable birth control. The results obtained from the bivariate analysis of the chisquare statistical test showed that the value of p = 0.010 > α = 0.05. The conclusion is that there is a relationship between the length of use of birth control and menstrual cycle disruption in injectable birth control acceptors at PMB Neneng Mahfuzah Banjarmasin in 2024. Advice is expected that health workers can provide KIE about the side effects of using Injectable Family Planning, one of which is menstrual cycle disruption. So that the acceptor can choose wisely the contraceptive method he wants to use.