Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lentera

PENYULUHAN PROTOKOL KESEHATAN ERA PANDEMI CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) DI SDN 14 MUARA DUA KOTA LHOKSEUMAWE Juwita Sahputri; Rizka Sofia
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 4 No 4 (2020): Lentera, Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Awal tahun 2020 Coronavirus disease (Covid-19) telah menjadi permasalahan kesehatan diseluruh dunia. Kasus ini diawali dengan ditemukannya seorang penderita yang mengalami pneumonia dengan penyebab yang tidak jelas. Kasus ini terus berkembang dengan tingkat mortalitas yang sangat tinggi di seluruh dunia. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang terkena dampak pandemi covid-19. Pemerintah diberbagai negara membuat kebijakan untuk menutup sekolah, perguruan tinggi dan Universitas, hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi interaksi banyak orang yang dapat memberi akses meluasnya penularan virus corona. Akhir dari pandemi covid-19 hingga saat ini belum ada titik terangnya sedangkan seluruh aktivitas harus dilaksanakan demi kesejahteraan bersama. Sehingga pemerintah menerapkan skenario new normal untuk mengatasi permasalahan akibat penerapan PSBB. Protokol kesehatan harus diterapkan pada institusi pendidikan. Karena itu pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada civitas akademika sekolah mengenai hal-hal yang harus dilakukan selama menjalankan pembelajaran tatap muka era pandemi covid-19. Kegiatan dilaksanakan pada SDN 14 Muara Dua Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan bantuan poster dan simulasi/ praktek langsung. Target dan luaran kegiatan ini adalah edukasi dan pemenuhan sarana prasarana pencegahan penularan covid-19 serta peningkatan kesadaran dan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa/siswi SDN 14 Muara Dua Kota Lhokseumawe dapat menjalankan protokol kesehatan dengan baik, hal ini terlihat saat murid-murid mampu melakukan praktek cuci tangan dengan sabun sesuai rekomendasi WHO, etika batuk serta cara menggunakan dan melepaskan masker dengan benar.
DERMATITIS EKSFOLIATIF GENERALISATA (ERITRODERMA) AKIBAT DERMATITIS KONTAK ATAU PARASETAMOL Saiful Ramadhan; Cut Putri H; Anna Millizia; Juwita Sahputri
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 5 (2021): Lentera, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatitis eksfoliatifgeneralisata (DEG) atau eritroderma merupakan penyakit inflamasi yang jarang terjadi dengan karakteristik eritemageneralisata, yang melibatkan lebih dari 90% luas permukaan tubuh, disertai dengan berbagai derajat skuama dan rasa gatal. Kasus: Pasien, wanita dating dengan keluhan munculnya bercak kemerahan di kulit dan kulit yang bersisik hamper di seluruh tubuh yang dirasakan gatal sejak 2 minggu yang lalu. Pasien ada riwayat konsumsi parasetamol dan makannenas 2 minggu yang lalu. Status dermatologis didapatkan makulaeritema yang berkonfluensi, ukuran nummular sampai dengan plakat, multipel dan skuama yang terdistribusi secara generalisata, ekskoriasi dan krusta. Diskusi: DEG dapat disebabkan oleh berbagai faktor antara lain dermatitis kontak, dermatitis atopi, psoriasis, dermatitis seboroik. Dermatitis kontak iritan dapat disebabkan oleh beberapa zat kimia dari tanaman seperti nenas. Parasetamol merupakan salah satu obat yang paling sering mencetuskan DEG. Kesimpulan: Dermatitis eksfoliatif generalisata dapat disebabkan oleh dermatitis kontak dan obat-obatan. Diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk penegakan diagnosis.