Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Asuhan Keperawatan pada Ibu Hamil Trimester 1 yang Mengalami Mual dan Muntah dengan Penerapan Terapi Akupressur pada Titik Perikardium 6 di Wilayah Kerja Puskesmas Melur Pekanbaru Oktaviana, Nurmanisa Selis; Deswinda; Puswati, Desti; Anggraini, Desi
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v1i3.26

Abstract

Mual dan muntah pada ibu hamil merupakan hal yang fisiologis, tetapi jika tidak segera diatasi ibu akan mengalami hiperemesis gravidarum (mual dan muntah yang berlebihan). Mual dan muntah akan mengakibatkan tubuh akan menjadi lemah, dehidrasi, muka pucat, serta darah akan menjadi kental karena adanya pelambatan peredaran darah sehingga oksigen dan makanan jaringan akan berkurang. Jika oksigen dan makan untuk jaringan berkurang maka akan membahayakan kondisi ibu dan juga janin yang ada di dalam kandungan. Terapi Akupresur pada titik pericardium 6 mampu merangsang hormon kortisol dalam meningkatkan metabolisme tubuh sehingga rasa mual dan muntah yang dialami ibu dapat berkuang. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menerapkan Asuhan Keperawatan Ibu Hamil Trimester 1 Yang Mengalami Mual Dan Muntah Dengan Penerapan Terapi Akupresur Pada Titik Perikardium 6 Di Wilayah Kerja Puskesmas Melur Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah Terapi Akupresure pada titik perikardium 6. Sampel penelitian ini adalah pasien yang mengalami mual muntah trimester 1 dengan 1 pasien. Penelitian dilakukan pada tanggal 25-27 November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah nausea pada ibu hamil trimester 1 teratasi dengan menerapkan terapi akupresur titik pericardium 6 serta didapatkan hasil dari skor 8 (sedang) menjadi 5 (ringan) menggunakan kuesioner PUQE -24
Pemanfaatan Tanaman Lokal Moringa Oleifera dalam Bentuk Bolu Kukus sebagai Upaya Pencegahan Stunting Devita, Yeni; Puswati, Desti; Nita, Yureya; Alfianur, Alfianur; Saputra, Rahmat
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13358

Abstract

ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah Kesehatan utama di dunia maupun di Indonesia. Salah satu upaya untuk mencegah stunting adalah meningkatakan gizi mayarakat. Peningkatan gizi dapat dilakukan dengan mengkonsumsi daun kelor. Daun kelor memiliki banyak kandungan gizi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan dapat mengolah daun kelor menjadi sebuh inovasi makanan seperti membuat bolu kukus dari daun kelor yang disebut dengan bolu kukus unkel ceting, yaitu bolu kukus pencegah stunting. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Industri Tenayan Raya Kota Pekanbaru Riau. Metode kegiatan masyarakat ini terdiri dari penyuluhan, demonstrasi, pendampingan, dan penanaman bibit kelor. Tampak masyarakat sangat antusias mengikuti setiap kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kata Kunci: Tanaman Lokal, Moringa Oleifera, Bolu Kukus, Stunting  ABSTRACT Stunting is still a major health problem in the world and in Indonesia. One of the efforts to prevent stunting is to improve the nutrition of the community. Improving nutrition can be done by consuming Moringa leaves. Moringa leaves have a lot of nutritional content. The purpose of this community service activity is to increase public knowledge about stunting and be able to process Moringa leaves into a food innovation such as making steamed sponge from Moringa leaves called steamed sponge unkel ceting, which is a steamed sponge that prevents stunting. This activity was carried out in the Tenayan Raya Industrial Village, Pekanbaru Riau City. This method of community activity consists of counseling, demonstration, mentoring, and planting Moringa seedlings. It seems that the community is very enthusiastic about participating in every community service activity Keywords: Local Plants, Moringa Oleifera, Steamed Sponge, Stunting
Asuhan Keperawatan Anak dengan Masalah Gangguan Integritas Kulit Membran Mukosa Oral Melalui Penerapan Berkumur Menggunakan Larutan Madu Pada Anak Kemoterapi Suryani; Dini Maulinda; Desti Puswati; Afrida Sriyani Harahap
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.157

Abstract

Anak yang menjalani kemoterapi sering mengalami masalah mukositis. Munculnya masalah gangguan integritas kulit mukositis akan berdampak anak menjadi sulit menelan dan nyeri sehingga dapat mengambat proses pengobatan kanker. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan berkumur dengan larutan madu untuk mengatasi masalah keperawatan gangguan integritas kulit dalam asuhan keperawatan. Pelaksanaan studi kasus ini dilakukan dibulan Januari 2025, di Ruangan Anggrek RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan subjektif data partisipan. Kriteria inkluasi subjektif anak yang berusia 6-18 tahun yang mendapatkan kemoterapi dan tidak mendapatkan obat mukositis. Anak mampu berkumur dengan larutan madu. Alat yang digunakan dalam studi kasus ini adalah instrumen Oral Assessment Guide (OAG) dan larutan madu multiflora sebanyak 50 ml yang di berikan 1 kali sehari. Pemberian kumur madu dilakukan selama 3 hari yang dimulai sejak 1 hari sebelum kemoterapi hingga 1 hari setelah kemoterapi selesai. Hasil Pada kasus 1 sebelum dilakukan penerapan berkumur dengan larutan madu didapatkan nilai OAG 12, setelah dilakukan penerapan nilai OAG menjadi 8. Pada kasus 2 sebelum dilakukan penerapan berkumur dengan larutan madu didapatkan nilai OAG 14, setelah dilakukan penerapan nilai OAG menjadi 9. Kondisi pasien yang mendapatkan obat kemoterapi beresiko timbulnya mukositis dengan obat Etoposio dan obat Daunocin kemoterapi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terapi berkumur menggunakan larutan madu memberikan pengaruh yang signifikan dalam mengurangi ketidaknyamanan pada membran mukosa oral anak yang menjalani kemoterapi.
The Effectiveness of Implementing Daily Journaling on The Anxiety of Mother Children With Hemophilia Puswati, Desti; Rahmadini, Irena; Nita, Yureya; Devita, Yeni; Alfianur, Alfianur
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i1.4533

Abstract

The anxiety of mothers who have children with hemophilia can be overcome in various ways, including daily journal writing therapy. The research aims to determine the effectiveness of implementing a daily journal in reducing the anxiety of mothers who have children with hemophilia at HMHI Riau: quantitative research type, quasi-experimental design, one group pre-test post-test—carried out the research from January to June 2023. Samples were taken using a total population technique of 25 respondents. The research instrument used the HARS (Hamilton et al.), which consists of 14 items. This research has passed ethical test no. 067/STIKES PN/KEPK/V/2023. Before the intervention, respondents filled out personal and anxiety data questionnaires. Then, respondents were given a notebook to write down what they felt every day, and their anxiety level was measured again. The research results showed that the average level of maternal anxiety decreased by (7.56%) before the intervention (27.00) and after the intervention (19.44), p-value 0.000 < 0.05. So, H0 was rejected, which means that the daily journal is effective in reducing the anxiety level of mothers who have hemophilic children at HMHI Riau. The research results showed that the majority of respondents had the same anxiety both before and after the intervention, namely feeling afraid about their thoughts about their children; they are worried that their child will experience injury or bleeding during their daily activities. It recommended that future researchers create a digital program to overcome anxiety in mothers with hemophilia.
Analysis of Factors Related to The Mental Status of Elderly Devita, Yeni; Nita, Yureya; Dwiguna, Stephanie; Puswati, Desti; Saputra, Rahmat; Alfianur, Alfianur
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i1.4550

Abstract

Mental health problems can have a significant impact on elderly. Some things related to mental disorders, such as depression and dementia in elderly, are caused by several factors, including elderly independence, family support, work, health or diseases suffered by elderly, and environment. This study aimed to determine the aspects related to the mental status of older people. This type of research is quantitative research. The population in this study is all elderly who are in the working area of UPT Puskesmas Bangko Jaya. The sampling technique uses probability sampling with a simple random sampling approach with 96 elderly samples. The analysis used is a bivariate analysis using the Chi-Square statistical test. The results showed that there was a correlation between the independence of elderly and the mental status of elderly (p-value = 0.026 < α = 0.05), There was a correlation between family support and the mental status of elderly (p-value = 0.014 < α = 0.05), There was a correlation between the history of illness and the mental status of elderly (p-value = 0.000 < α = 0.05) and There was a correlation between the elderly environment and the mental status of elderly (p-value = 0.037 < α = 0.05). The nursing profession was expected to provide advocacy and assistance to health workers in primary care, especially nursing, to improve the mental status of elderly.
Edukasi Cegah Stunting pada Warga RT 02 RW 06 Rumbai Timur Kota Pekanbaru Nita, Yureya; Puswati, Desti; Devita, Yeni; Ezalina, Ezalina; Fa'izah, Nurul; Husaila, Husaila
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 7 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v7i3.957

Abstract

Stunting is a problem that is increasingly found in developing countries, including Indonesia. Stunting occurs due to the problem of nutritional intake received during pregnancy, infantry and childhood. Mother's ignorance about health and nutrition before and after pregnancy. The purpose of this community service is that stunting is a disorder of child growth and development caused by lack of nutritional intake, infection, and inadequate stimulation. This community service activity was carried out with a health counseling method by providing education to residents in East Rumbai RT 02, RW 06, Pekanbaru City, Riau. The time for the implementation of the service is in June 2024. Participants in community service activities to prevent stunting in children are residents in RT 02/RW06, East Rumbai District, Pekanbaru City, Riau. The number of participants who took part in this activity was 25 people with an age range of 25 – 45 years. The result of this health counseling is that most of the participants can understand the material well. This is evidenced by the number of people who ask enthusiastically to get knowledge and information related to stunting. The results of the pre-test evaluation were 63%, and after health counseling, the results of the participants' post test became 92%. With the holding of this activity, the residents of East Rumbai should understand more about stunting prevention, and it will be beneficial in the future for residents who will have children, and who already have children. Advice for East Rumbai residents is expected to be able to apply new knowledge by consuming good food and drinks to maintain and avoid stunting after getting education related to stunting prevention.
The Impact Of Workload on Nurse Burnout In The Hospital Desti Puswati; Titin Wahyunani
HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : IKES Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/qvhw2m51

Abstract

Background: Nurses frequently report experiencing professional burnout in the workplace; however, quantitative evidence regarding the contributing factors is currently lacking within the Inpatient Department of Arifin Achmad Regional General Hospital, Riau, Indonesia. Therefore, this study aimed to examine the impact of workload on nurse burnout in this specific setting. Objectives: The primary objective of this study was to examine the relationship between workload and nurse burnout among nurses working in the Dahlia and Edelweis wards of Arifin Achmad Regional General Hospital, Riau, Indonesia. Methods: This study utilized a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The research was conducted in the Dahlia and Edelweis wards of Arifin Achmad Regional General Hospital, Riau Province. The total sample size was 52 nurses, recruited using a total sampling technique. Data collection instruments were adapted from Nursalam (2015). The research period spanned from September 2024 to February 2025.  Results: The study demonstrated a statistically significant relationship between workload and nurse burnout among the nurses at Arifin Achmad Regional General Hospital. This finding is supported by the high prevalence rates observed for both heavy workload (71.2%) and severe burnout (65.4%). Conclusion: This finding aligns with existing literature, affirming that workload is a major determinant of burnout among nursing staff. The results strongly suggest that high workload contributes to the critical level of burnout observed in the Inpatient Department.
Gambaran Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Natasya, Fadni Fadila; Puswati, Desti; Dyna, Fitri; Harahap, Afrida Sriyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6635

Abstract

Mahasiswa program profesi Ners berada pada fase transisi perkembangan dewasa muda yang sangat rentan terhadap fenomena Quarter Life Crisis. Beban kerja klinis yang tinggi, tuntutan kompetensi akademik yang ketat, jadwal praktik shift yang padat, serta kekhawatiran mengenai prospek karier setelah lulus menjadi faktor pemicu utama munculnya krisis emosional ini. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan kesejahteraan psikologis, motivasi belajar, dan performa profesional calon perawat, bahkan berpotensi memicu burnout dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran Quarter Life Crisis pada mahasiswa profesi Ners di Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa profesi Ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 128 responden yang dipilih dengan teknik probability sampling melalui pendekatan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Quarter Life Crisis yang telah divalidasi dan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengidentifikasi distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami Quarter Life Crisis, yaitu sebanyak 106 mahasiswa (82,8%), sedangkan 22 mahasiswa (17,2%) tidak mengalami krisis. Temuan ini mengindikasikan tingginya kerentanan psikologis mahasiswa profesi Ners selama menjalani pendidikan klinis. Berdasarkan hasil tersebut, pihak institusi diharapkan menyediakan dukungan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan melalui Media Buku Saku terhadap Pengetahuan tentang Pencegahan Cacingan pada Anak di SDN 45 Pekanbaru Maqfirah, Kanastasya; Puswati, Desti; Deswinda, Deswinda; Maulinda, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6812

Abstract

Cacingan masih menjadi masalah kesehatan pada anak sekolah dasar yang berkaitan dengan sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat yang belum optimal. Infeksi cacing dapat menyebabkan anemia, gangguan pertumbuhan, penurunan status gizi, serta menurunnya konsentrasi dan prestasi belajar anak. Upaya pencegahan tidak hanya melalui pengobatan, tetapi juga perlu disertai peningkatan pengetahuan sejak dini melalui pendidikan kesehatan yang efektif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Salah satu media yang dapat digunakan adalah buku saku yang disusun dengan bahasa sederhana, ilustrasi menarik, dan mudah dibawa sehingga memudahkan anak dalam memahami dan mengulang materi pembelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui media buku saku terhadap tingkat pengetahuan tentang pencegahan cacingan pada siswa SDN 45 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan rancangan one group pre-test post-test without control. Sampel berjumlah 58 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi diberikan selama empat hari berturut-turut. Pengukuran pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 14,26 menjadi 17,55 dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan melalui media buku saku berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan cacingan pada siswa sekolah dasar.
Hubungan Gaya Hidup Sehat dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru Aprilia, Karin; Puswati, Desti; Maulinda, Dini; Harahap, Afrida Sriyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6814

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius. Salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya hipertensi adalah gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup sehat dengan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2025 hingga Januari 2026 dengan jumlah responden sebanyak 118 lansia yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data gaya hidup sehat dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan kejadian hipertensi ditentukan melalui pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital (OMRON HEM-7121J). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki gaya hidup sehat yaitu 70 responden (59,7%) dan tidak mengalami hipertensi sebanyak 81 responden (68,6%). Hasil uji chi-square diperoleh nilai p < 0,05 menunjukkan adanya hubungan signifikan antara gaya hidup sehat dengan kejadian hipertensi pada lansia. Lansia dengan gaya hidup tidak sehat lebih banyak mengalami hipertensi dibandingkan dengan lansia yang menerapkan gaya hidup sehat. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup sehat dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya agar mengembangkan penelitian ini dengan menambah jumlah responden dan memperluas lokasi penelitian agar hasil yang diperoleh lebih representatif.