Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Gerakan Radikalisme Berkembang Mulai dari Usia Anak Usia Dini dan Model Penanganaanya Wahab, Laode Abdul; Shaleh, Muh; Putra, Aris Try Andreas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i2.1371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menganalisis gerakan radikal HTI berkembang di IAIN kendari, Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis model penanganan Eks HTI. Penelitian ini mengungkap hasil sebagai berikut: Gerakan radikal HTI berkembang di IAIN Kendari karena adanya penyelenggaraan rekrutmen yaitu melalui perekrutmen mahasiswa baru, rekrutmen oleh lembaga kemahasiswaan, melalui bidik misi, peran alumni, dan peran yang dilakukan oleh tenaga pendidikan. Penanganan gerakan radikal Eks HTI di IAIN Kendari setidaknya menggunakan beberapa model penanganan yaitu model analisis konteks (analisis filosofis, yuridis, dan sosiologis), model analisis input (rekrutmen mahasiswa baru, tenaga pendidikan, dan tenaga kependidikan), model analisis implementasi (pembinaan mahasiswa oleh mahad, pembinaan oleh Dosen PKN dan anti radikalisme, dan pembinaan oleh stakeholder), model analisis evaluasi (evaluasi oleh PUSKAJI, Dewan Kehormatan Mahasiswa, Senat Institut, dan Rektor), dan model analisis dampak (pembinaan untuk kebaikan mahasiswa, skorsing mahasiswa, dan drop out mahasiswa).
Analisis Penggunaan, Pemetaan dan Rekomendasi Teknik Penilaian Nilai Agama dan Moral AUD: Studi di TK/RA Kota Kendari Andreas Putra, Aris Try; Anhusadar, Laode
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6890

Abstract

Penilaian dalam pendidikan anak usia dini (AUD) harus diarahkan pada Capaian Pembelajaran (CP) yang salah satunya mencakup nilai agama dan moral. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis, memetakan dan merekomendasikan teknik penilaian apa yang digunakan oleh guru dalam menilai aspek perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini TK, RA di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilaksanakan di 11 kecamatan kecamatan di kota Kendari dengan melibatkan 69 responden guru TK dan RA yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Hasil menunjukkan bahwa pertama, mayoritas guru TK/RA di Kota Kendari telah menerapkan teknik penilaian dalam menilai perkembangan nilai agama dan moral anak usia dini. Kedua, observasi langsung adalah teknik yang paling sering digunakan mengungguli teknik lain, Ketiga dalam aspek rekomendasi, observasi langsung tetap menjadi teknik yang paling disarankan. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun Observasi Langsung menjadi teknik paling diandalkan, sistem penilaian yang ideal seharusnya tidak hanya mengandalkan satu metode, tetapi juga mengintegrasikan pendekatan lain agar hasil penilaian lebih komprehensif, akurat, dan mampu mencerminkan perkembangan nilai agama dan moral anak secara lebih utuh
Implementasi Pemberdayaan Pengawas terhadap Efektivitas Supervisi Pengawas Pendidikan Agama Islam Sufiani, Sufiani; Putra, Aris Try Andreas
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv13i2.1780

Abstract

This paper presents the finding of qualitative study aiming to describe the implementation of supervisor empowerment to the effectiveness of supervision of Islamic education supervisors at Southeast Sulawesi, Indonesia. The data were collected from observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the supervisors of Islamic education have been well empowered through the implementation of trust, authority, encouragement, and responsibilities. They have been well empowered through trust, power, encouragement and implementation of responsibilities. They can perform their main duties, authority, and responsibilities effectively through assisting teacher, assisting and assessing teachers’ administration, as well as assisting and assessing teachers’ academic.
Pemikiran Filosofis Pendidikan Ibnu Sina Dan Implikasinya Pada Pendidikan Islam Kontemporer Aris Try Andreas Putra
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2015.6(2).191-201

Abstract

Abstract The central issue faced by the Muslim world, especially Islamic education today is the inception of secular science. Science is presented in the form of dichotomy. To pave the issue of Islamic education, the required reconstruction of the educational philosophy of Islam. In order to answer this question the author tries to present the ideas of Ibn Sina were rational religious scented. Ibn Sina is a figure of Islamic education which produces a lot of work in various fields of science, especially medicine and education, Ibn Sina emphasizes education was held by non-dichotomous. Educational purposes thinks should be directed towards preparing a person to be able to live in the community together with the conduct of expertise chosen according to their talents and potentials. Therefore, the curriculum is conceived by Ibn Sina conceived and developed based on the stage of growth and development of the Child. Keywords: Thinking Education, Ibnu Sina, and Implications
Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pembelajaran PAI di SMPN 23 Konawe Selatan Aris Try Andreas Putra; Sufiani Sufiani
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2021.12(1).23-32

Abstract

This study aims to describe the application of the snowball throwing learning model in improving the learning outcomes of students in Islamic religious education subjects in class VIII 2 at SMP Negeri 23 Konawe Selatan. This type of research is a classroom action research (PTK) with research procedures in two cycles with several stages, namely planning, action, observation and reflection. The data collection techniques used were observation, test learning outcomes and documentation. Observations were made to determine the activities of researchers and students in implementing learning. Learning outcome tests are carried out to determine the completeness of student learning outcomes. Meanwhile, documentation is used to obtain data about the state or number of students who will be studied in class VIII 2 SMP Negeri 23 Konawe Selatan. From the results of the study, students who scored above 70 in the pre-cycle initial test were 5 people with an average of 59.14 and a percentage of 23, 80%. After the implementation of cycle I, 11 students who achieved mastery learning above a value of 70 with an average score of 63.80 and a percentage of 52.38%. Furthermore, after the implementation of cycle II, 17 students who obtained a value of 70 and above with an average of 71.90 and a percentage of 80.95%.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Pengguunaan Media Kartu (Flash Card) Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Al-Alim Maligano Kabupaten Muna aris try andreas putra
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2022.13(2).177-191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media kartu (flash cards) dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MTs Al-Alim Maligano Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan prosedur penelitian dalam dua siklus dan beberapa tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumupalan data yang digunakan  yaitu observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengetahui aktivitas peneliti dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran. Tes hasil belajar dilaksanakan untuk menentukan ketuntasan hasil belajar siswa. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data tentang keadaan dan jumlah siswa yang akan diteliti pada kelas VIII MTs Al-Alim Maligano Kabupaten Muna. Dari hasil penelitian maka siswa yang memperoleh nilai 70 ke atas pada tes awal prasiklus sebanyak 5 orang dengan rata-rata 32,61 dan  persentase 23,80 %. Setelah pelaksanaan siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan hasil  belajar di atas nilai 70 sejumlah 11 orang dengan rata-rata 63,80 dan persentase 52,38 %. Selanjutnya setelah pelaksanaan sikuls II, siswa yang memperoleh nilai 70 keatas berjumlah 17 orang dengan rata-rata 73,80 dan persentase 80,95 %.  Kata Kunci : Hasil Belajar,  Media Kartu (Flash Cards), Al-Qur’an Hadits
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 37 Konawe Selatan Sufiani Sufiani; Aris Try Andreas Putra
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(1).39-52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw  dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan  Islam pada kelas VIII di SMP Negeri 37 Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan prosedur penelitian dalam dua siklus dan beberapa tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumupalan data yang digunakan  yaitu observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran. Tes hasil belajar dilaksanakan untuk menentukan ketuntasan hasil belajar siswa. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data tentang keadaan dan jumlah siswa yang akan diteliti pada kelas VIII SMP Negeri 37 Konawe Selatan yakni 33 siswa.  Dari hasil penelitian menunjukkan, siswa yang memperoleh nilai 70 ke atas pada tes awal prasiklus sebanyak 14 siswa (42,42%) . Setelah pelaksanaan siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan hasil  belajar di atas nilai 70 sejumlah 23 siswa (69,70%). Selanjutnya setelah pelaksanaan siklus II, siswa yang memperoleh nilai di atas 70 berjumlah 29 siswa (87,88%) dan mencapai ketuntasan belajar secara kalsikal yakni di atas 80%.Kata Kunci : Jigsaw, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam.
Inclusion of the 2045 Golden Generation: An Analysis of the Factors Contributing to the Educational Crisis Muchammadun Muchammadun; Muhammad Syarifuddin; Mira Mareta; Aris Try Andreas Putra; Muhammad Zainul Firdaus
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 6 No. 3 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v6i3.612

Abstract

The study is rooted in disparities in educational quality across regions in Indonesia, evidenced in West Nusa Tenggara Barat Province, indicating an urgent and systemic learning crisis. This situation challenges the achievement of educational inclusion and the preparation of a competitive generation for the 2045 Golden Generation. The research aims to analyze the main factors contributing to this crisis and their impact on national education goals. Using a qualitative approach, the study applies literature analysis and in-depth interviews to explore contextual issues influencing education. This method allows for a comprehensive understanding of inequalities across regions. The findings show that unequal access to education, low-quality teaching, inadequate infrastructure, and socioeconomic disparities are the key drivers of the educational crisis. Poor educational quality and limited facilities in certain areas further deepen these inequalities. Therefore, improving teacher competence, strengthening infrastructure, and enhancing inclusive education policies are essential to ensure equitable access and support the realization of the 2045 Golden Generation.