Claim Missing Document
Check
Articles

Serbuk Kayu sebagai Alternatif Bahan Utama dalam Pembuatan Material Plafond Komposit Efandaru, James; Setyawan, Valerio Sultan Agni; Putra, Heristama Anugerah
Mintakat: Jurnal Arsitektur Vol. 24 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Architecture Department University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jam.v24i2.9812

Abstract

Pembangunan konstruksi di Indonesia berkembang begitu cepat, sehingga diperlukan bahan material yang ramah lingkungan. Pemanfaatan bahan material yang berasal dari limbah dapat berfungsi untuk menjaga keberlangsungan lingkungan. Plafon merupakan penutup langit-langit pada suatu bangunan yang banyak digunakan dalam bangunan tempat tinggal maupun bangunan komersial. Salah satu penyebab terjadinya permasalahan lingkungan yakni limbah industri yang berlebihan sehingga dapat mencemari lingkungan. Untuk dapat mengurangi dan memberikan dampak positif pada lingkungan perlu kajian bagaimana penggunaan limbah material bangunan yang sudah tidak layak digunakan tapi dapat menjadi layak kembali untuk digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode experimental, yang dilakukan dengan melakukan percobaan untuk mendapatkan hasil yang sesuai. Temuan pada penelitian memberikan jawaban adanya suatu potensi yang besar terhadap penggunaan material daur ulang. Bahan utama material serbuk kayu digunakan untuk material bangunan. Material yang dihasilkan adalah plafon yang terbentuk dengan bahan dasar utama serbuk kayu yang dicampur dan menghasilkan daya kuat lentur yang baik sehingga dapat digunakan sebagai plafon pada rumah tinggal maupun bangunan komersial.------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Construction development in Indonesia is growing so fast, that environmentally friendly materials are needed. Utilization of materials originating from waste can function to maintain environmental sustainability. The ceiling is a ceiling covering in a building that is widely used in residential buildings and commercial buildings. One of the causes of environmental problems is excessive industrial waste that can pollute the environment. To be able to reduce and have a positive impact on the environment, it is necessary to study how to use building material waste that is no longer suitable for use but can be used again. The method used in this study uses the experimental method, which is carried out by conducting experiments to get the appropriate results. The findings in this study provide an answer to the existence of a great potential for the use of recycled materials. The main ingredient of sawdust is used for building materials. The resulting material is a ceiling that is formed with the main ingredient of sawdust mixed and produces good bending strength so that it can be used as a ceiling in residential and commercial buildings.
Lengkong in Wong Kalang Residential as a Mitigation Space Setio, Stefanus Prabani; Putra, Heristama Anugerah
Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature Vol 22, No 2: December 2022, Nationally Accredited
Publisher : Soegijapranata Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/celt.v22i2.4745

Abstract

Lengkong is a space between the two traditional houses of the Limasap wong Kalang house. The space is formed based on the distribution of land and the construction of the Limasap house. A legacy of the Kalang ancestors to provide distance between houses for a specific purpose. At this time there has been a shift in the function of the Lengkong space. This shift in function is related to the activities of the residents, both positive and negative. This space becomes a debate when it is used as a space with negative activity. However, Wong Kalang wants the space to remain. The existence of the space has been thought out, planned and conditioned as a useful space. The benefits of this space are also being debated because it reduces the area of Wong Kalang's yard. Through an ethnographic research method approach, researchers describe the benefits of the Lengkong space which is the legacy of the Kalang ancestors. The results of the study found that the benefits of the Lengkong space at this time are still being maintained. These benefits: 1) Social Space; 2) Tradition Room; 3) Mitigation Room. Activities carried out positively provide benefits. Meanwhile, negative activities need to be eliminated through socialization and a humanist approach. At this time, a new benefit of Lengkong space appears as a mitigation space which will be useful if bad things happen to residents and neighbors
Karakteristik Desan Perancangan Ruang Resomasi Sebagai Pengganti Proses Pemakaman Konvensional Putra, Heristama Anugerah; Hastorahmanto, Prabani Setio; Mariono, Silvester Dimas Senoaji
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 6, No 1 (2025): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2025.v6i1.5828

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir dan mengharuskan kita untuk selalu menjaga dan mematuhi protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 mengakibatkan tingginya angka kematian dan membuat lahan pemakaman horizontal juga mulai menipis. Penelitian tersebut terkait dengan proses pemusnahan jenazah terbarukan yang dikenal dengan istilah resomasi. Prosesnya sendiri dilakukan dengan cara memasukkan jenazah ke dalam ruangan/tungku yang kemudian direndam dan kemudian diberi bahan kimia tertentu yang dicampur dengan air. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Leistungsform, yaitu mencari proporsi suatu bentuk dan karakteristik spasial yang sesuai dari beberapa elemen parameter. Sedangkan proses perancangan digunakan model Asimow dengan pola menganalisis, mensintesis, mengevaluasi dan mengkomunikasikan hasil pembentukan karakter ruang dan material. Memperoleh ciri-ciri ruang dalam proses renovasi dan penataan pola interior ruang disertai bentuk dan dimensi yang terukur. Restorasi mampu meminimalisir polusi udara yang dapat menimbulkan efek gas rumah kaca akibat pembakaran jenazah. Pemahaman terhadap material tertentu dan tertentu yang menjadi poin utama dalam sistem proses resomasi.
Pemahaman Proses Produksi Budidaya Ikan Nila dan Ikan Lele Untuk Peningkatan Jiwa Enterpreunership Warga Andrian, David; Putra, Heristama Anugerah; Efandaru, James; Canariesa, Armadeo Ruben
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2025): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v7i2.25197

Abstract

Peningkatan usaha dalam berbagai sektor untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari terus dipikirkan dan mulai dikerjakan oleh banyak orang. Sehingga warga tidak hanya megharapkan pada salah satu sumber penghasilan sebagai pokok utama untuk memenuhi kebutuhan hidup. Menjadi seorang wiraswasta atau enterpreuner harus didorong oleh semangat yang besar disamping dapat meningkatkan hidup secara pribadi dapat juga memberikan peluang membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Dengan masalah tersebut tim pengabdian kepada masyarakat bersama dengan warga dan Ketua RT melakukan kegiatan penyuluhan dan pendampingan terkait meningkatkan jiwa enterpreunership di lingkungan Perumahan Babatan Pilang RT. 002 dengan melandaskan kegiatan budidaya ikan lele dan ikan nila. Dalam kegiatan ini warga akan diajarkan proses dari awal untuk mengelola sistem produksi dari hasil budidaya ikan lele dan nila sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan layak dikonsumsi. Bentuk usaha pengembangan melalui budidaya ikan lele dan nila juga akan diwujudkan dalam wadah berupa kolam ikan yang portable dengan terbuat dari drum plastik yang berlapis kain terpal dengan pengolahan filter air yang lengkap dan baik. Warga akan diberikan pendampingan mulai dalam bentuk bibi ikan hingga proses panen atau produksi. Hasil dari panen kedua ikan ini kemudian dapat dikonsumsi bersama oleh warga sekitar dan selain itu dapat juga dibuatkan pengembangan usaha seperti pembuatan keripik ikan nila dan ikan lele. Pengembangan usaha ini disistem juga mulai dari proses pembuatannya (penggorengan) hingga dikemas dalam kemasan yang baik dan higienis. Sehingga dari hasil ini warga dapat mengembangkan jiwa enterpreunership untuk menjadi seorang enterpreuner yang mampu memberikan kepuasan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
STRATEGI REDUKSI SUHU RUANG MELALUI PEMANFAATAN BOTOL PLASTIK BEKAS SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI MATERIAL ATAP KACA Hawa, Hawa; Berlian, Putri Zalianty; Putra, Heristama Anugerah
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i2.02

Abstract

Plastik mempunyai arti senyawa sintetis yang berasal dari minyak bumi dengan pembentukan dari jenis hidrokarbon yang dibuat polimerisasi monomer dan menjadi padat dengan suhu tertentu untuk proses pembentukannya. Penggunaan plastik oleh masyarakat dengan perilaku membuang sampah sembarangan dapat mengakibatkan muncul berbagai masalah lingkungan maupun kesehatan. Dalam perilakunya, masyarakat selalu melakukan sampah dengan cara dibakar yang dapat menimbulkan pencemaran udara. Sampah plastik sebaiknya dilakukan pemisahan dalam proses pembuangan sehingga tidak bercampur dengan limbah organik atau anorganik lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan suhu dalam sebuah modul ruang antara material botol plastik bekas dengan material kaca sebagai penutup atap. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan secara lebih limbah botol plastik agar menjadi lebih berguna pada bidang teknologi material bangunan sebagai material pengganti kaca. Metode eksperimen digunakan dengan melakukan pengujian menggunakan aplikasi room temperature untuk mengetahui perbandingan beda suhu dalam ruang modul dari penggunaan kedua jenis material (botol plastik dan kaca) bangunan tersebut. Hasil penelitian yang didapat bahwa penggunaan material plastik bekas dapat mereduksi suhu ruang sebesar 6OC -7OC bila dibandingkan dengan atap kaca.
Rumah Mode Busana dengan Konsep Pentagonal di Surabaya Ziliwu, Kharisma; Putra, Heristama Anugerah
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 1 No. 1 (2022): Architecture, Room, Structure, Management, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v1i1.235

Abstract

Perancangan tempat jahit membantu para penjahit lebih leluasa dalam melakukan pekerjaan terutama dalam mendesain sebuah model busana. Dalam perancangan tempat jahit, desain bangunan harus memberikan cerminan karakter dari fungsi bangunan itu sendiri. Penulisan penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berupa analisa dari beberapa unsur-unsur yang berkaitan dalam perancangan bangunan serta studi literatur yang bertujuan untuk menjelaskan dan mencatat beberapa bagian penting dalam proses perancangan bangunan. Unsur perancangan merupakan hal penting dalam sebuah perencanaan model dan bentuk bangunan. Unsur perancangan tersebut terdiri dari konsep dan metode perancangan, data dan lokasi tapak, zoning, bentuk transformasi dan desain, sistem struktur, interior dan eksterior. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan tahap analisa yang berkaitan dengan unsur perancangan. Analisa tersebut ialah analisa site, view, mainentrance. Tujuan perancangan tempat penjahitan busana (tailor dan modes) umumnya sebagai tempat untuk orang-orang yang mempunyai kreatifitas dalam mendesain dan menjahit busana serta membantu semua pekerjaan yang dilakukan oleh penjahit atau desainer terlihat lebih mudah dan juga sebagai tempat fasilitas umum bagi masyarakat yang menggunakan jasa penjahit dan desainer busana. Tempat jahit merupakan sebagai tempat sekaligus studio bagi desainer dan penjahit, maka dari itu dalam ruang bangunan harus memiliki space yang memungkinkan dalam ruangan tidak tecipta hawa panas dan sempit.
Pelapis Cat Hitam Pada Penggunaan Penutup Atap Seng Sebagai Perbandingan Suhu Dalam Ruang Frumensia, Silfira; Setiadi, Imelda; Putra, Heristama Anugerah
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 3 No. 2 (2024): Architecture, Room, Structure, Material
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v3i2.651

Abstract

The roof covering must have the function of protecting the building from weather or other disturbing and dangerous objects. Apart from that, the roof also has the function of influencing the temperature and humidity in an area within a space. There are various types of roofs that can be applied to various buildings, one of which is the tin roof. This research was carried out using quantitative methods in the form of experiments or trials using room temperature applications on the ability of roof coverings to withstand solar heat. Measurements are made by comparing the temperature between tin roofs that are coated with black paint and zinc that is not coated with black or a neutral color according to the color of the original material. The aim of this research is to determine the temperature comparison of the interior of zinc whose surface is coated with black paint and zinc that is not coated with black paint. According to calculations through these observational experiments, black paint on the surface of a tin roof that is given black paint is able to reduce heat, even though black itself is a color that absorbs more heat than other colors. So that zinc coated with black paint is able to make the indoor temperature lower compared to zinc roofing material that is not coated with black paint.
PEMBENTUKAN RUANG BERSAMA DAN RUANG TERBUKA HIJAU DI LINGKUNGAN BABATAN PILANG RT. 003 RW. 005 Heristama Anugerah Putra; Josephine Roosandriantini
ABIDUMASY Vol 2 No 1 (2021): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v2i1.1322

Abstract

The area of open land in the City of Surabaya is decreasing from year to year. This is influenced by the number of settlements and housing that have begun to emerge and develop, thus increasing the population level in an area. Humans are by nature social creatures. Can not be separated from other individuals and need each other. Individual someone indirectly lives together with the surrounding environment. This is what triggers that each individual must be social to one another. However, along with the times and technological advances today, many individuals often forget this and think more about their respective interests. Time to gather and meet face to face with neighbors, chat with each other directly or with the surrounding environment is also very minimal. Broadly speaking, the Babatan Pilang community is individual. The background to the problems that have been previously described is the basis for this community service to be able to provide input to the community of Babatan Pilang RT. 003 RW 005. The purpose of this community service is to help the community or housing residents to restore and create a social society. This community service program is carried out by creating and arranging common spaces for socializing.
PENGEMBANGAN PUSAT KEGIATAN WARGA ASEM PAYUNG KEL. GEBANG PUTIH SURABAYA Josephine Roosandriantini; Lucia Ina Trisjanti; Y.A. Widriyakara Setiadi; Anas Hidayat; Stefanus Prabani Setio; Heristama Anugerah Putra
ABIDUMASY Vol 3 No 2 (2022): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v3i2.3338

Abstract

The Gebang Putih area is a fairly densely populated settlement because each residence does not have an open yard. The activities of the youth or local residents are limited to gathering at locations outside the RW 003 environment. The results of observations and interviews with community leaders in RT. 02, it was found that residents of RW 003 needed a place for sports activities, gatherings, and discussions for residents of RW 003. The purpose of this community service was so that residents had a new activity center that was able to accommodate gathering, exercise, and socializing activities. This community service is expected to enable residents to carry out activities in a sustainable manner around their homes, thereby creating a friendly atmosphere and increasing a sense of brotherhood and harmony among residents. Community service activities carried out were utilizing the sewer side as a place for sports activities, and discussions for residents of RW 003. The method used was an observation, and interviews with the chairman of RW 003 and also residents of 003 Asem Umbrella. As a result of this community service, Asem Payung RW 003 village has infrastructure for joint activities between residents, such as ping pong, table tennis, or a gathering area.
Bazar Mini Memberikan Peningkatan Ekonomi Tambahan UMKM Lokal pada Masa Ramadhan bagi Warga Perumahan Babatan Pilang Heristama Anugerah Putra; Ryan Putranda Kristianto; Lucia Ina Trisyanti; Gobryas Sapeibu; Firdausi
The Center for Sustainable Development Studies Journal (Jurnal CSDS) Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No. 1: Jurnal CSDS Vol 4, No 1 (2025) ISSN 2964-1683 (media online)
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/csds.v4i1.772

Abstract

Di era modern dengan seluruh lapisan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari harus pintar dalam melakukan kegiatan yang adapat menunjang perekonomian. Dari waktu ke waktu persaingan usaha semakin sulit dan kebutuhan hidup semakin meningkatkat sehingga perlu terobosan bagi warga masyarakat untuk bertahan hidup dengan konsep melakukan perputaran uang melalui usaha. Selain itu masyarakat juga dapat meningkatkan jiwa Entrepreuner dalam membuka lapangan usaha baik untuk kepentingan pribadi ataupun masyarakat. Dimana bagi kepentingan pribadi mendapatkan perputaran roda perekonomian melalui kegiatan berjualan sementara bila diteruskan dapat menjadi lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat sekitar. Warga masyarakat yang tinggal di Perumahan Babatan Pilang RT. 003 memiliki inisiatif bersama untuk memulai membangun UMKM di sektor lokal. Kegiatan bazar mini yang dilaksanakan pada waktu puasa Ramadhan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446H dapat menarik perhatian animo masyarakat perumahan ataupun warga yang bukan penduduk setempat. Kegiatan bazar mini diisi dengan menjual berbagai jenis makanan untuk berbuka puasa. Metode yang digunakan yaitu analisa sosial dengan melihat kejadian dan kebutuhan warga selama menghadapi permasalahan ekonomi yang melanda hampir di seluruh Indonesia maupun dunia. Warga dapat memanfaatkan waktu luang dengan misis kegiatan berdagang untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan peningkatan ekonomi bagi warga masyarakat perumahan Babatan Pilang yang membuka usaha tambahan sebagai bentuk perwujudan pertumbuhan UMKM lokal dan dapat diteruskan pada waktu-waktu tertentu sehingga menjadi kegiatan yang rutin.
Co-Authors Alberto David Vincentio Budi Wijaya Albertus Daru Dewantoro Anas Hidayat Anas Hidayat Andrian, David Angga Rezaldy Kristyawan Berlian, Putri Zalianty Bernadeth Chiquita Phoebe Sri Palupi Brina Oktafiana Brina Oktafiana Canariesa, Armadeo Ruben Catherina Novitas Ambarwati Celine Andriani David Andrian Defiana, Ima Dewantoro, Albertus Daru Efandaru, James Emmanuelle Litania Lutters Ferdinard Hendra Setiawan Firdausi Frigorius Noyansa Batuk Frumensia, Silfira Gobryas Sapeibu Harianto, Yohanes Kristianus Hastorahmanto, Prabani Setio Hastorahmanto, Stefanus Prabani Setio Hawa, Hawa James Efandaru Januarius Basilius Agung Soli Jessica Aprilia Poernama Josephine Roosandriantini Kharisma Ziliwu Kosasih, Davin Nathaniel Krisnina Dohan Limantara Krisnina Dohan Limantara Kristianto, Ryan Putranda Lucia Ina Trisjanti Lucia Ina Trisjanti Lucia Ina Trisyanti Marcella Intan Kirana Hermawan Mariono, Silvester Dimas Senoaji Michel Dio Susanto Modiano, Jovanny Yves Muhammad Rinu Natalia Oktavania Dese Nur Widjiyati Oktaviani, Yohana Christela Prabani Setio Hastorahmanto Prabani Setio Hastorahmanto Putri Indah Novitalia Ruth Carryn Setiawan Ryan Putranda Kristanto Ryan Putranda Kristanto Ryan Putranda Kristianto ryan putranda kristianto Ryan Putranda Kristianto Setiadi, Imelda Setiadi, Widriyakara Setiadi, Y.A Widriyakara Setio, Stefanus Prabani Setiohastorahmanto, Prabani Setyawan, Valerio Sultan Agni Sri Nastiti Nugrahani Ekasiwi Stefanus Prabani Setio Stefanus Prabani Setio Hastorahmanto Subhagia, Andreas Andika Putra Theresia Ratna Darmiwati Trisyanti, Lucia Trisyanti, Lucia Ina Valerio Sultan Agni Valerio Sultan Agni Setyawan Widriyakara Setiadi Wijaya, Phoebe Anthonieta Danny Y.A Widriyakara Setiadi Y.A. Widriyakara Setiadi Y.A. Widriyakara Setiadi Yohana Christela Oktaviani Yohanes Kristianus Harianto Yosafat Danang Kukuh Bismo Jati Yosua Anggun Putra Yusnia Hanna Yulistya Ziliwu, Kharisma