Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Bentuk Penyajian Musik Pengiring Kesenian Kuda Lumping di Paguyuban Turonggo 1 Budi Kabupaten Banyuasin Putra, Rio Eka; Sepdwiko, Deria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3016

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk penyajian musik dalam kesenian tradisional Kuda Lumping yang dipentaskan oleh Paguyuban Turonggo 1 Budi di Kabupaten Banyuasin. Kuda Lumping merupakan salah satu seni pertunjukan rakyat yang menggabungkan unsur tari, musik, dan spiritualitas, serta kental dengan nilai-nilai budaya lokal. Fokus kajian diarahkan pada unsur musikal yang meliputi notasi musik dengan beberapa jenis alat musik tradisional yang digunakan, bentuk penyajian berupa pola tabuhan yang dibangun untuk mengiringi gerakan tari serta mendukung proses trans atau kerasukan. Alat musik seperti Slumpet, saron, bonang, kendang, tamborin dan gong berperan penting dalam menciptakan suasana magis dan emosional yang khas dalam pertunjukan ini. Musik dalam Kuda Lumping tidak hanya sebagai elemen pengiring, tetapi juga menjadi media yang menghubungkan antara penari, penonton, dan kekuatan spiritual yang diyakini hadir selama pertunjukan. Penyajian musik disusun secara turun-temurun, namun tetap mengalami penyesuaian dengan perkembangan zaman dan selera masyarakat, tanpa menghilangkan esensi tradisionalnya. Paguyuban Turonggo 1 Budi memiliki peranan penting dalam menjaga kelestarian budaya lokal melalui praktik seni Kuda Lumping ini. Kesenian tersebut menjadi simbol identitas budaya masyarakat Banyuasin dan media pewarisan nilai-nilai leluhur yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
Pembelajaran Notasi Musik pada Lagu “Bagimu Negeri” dalam Mata Pelajaran Seni Musik Kelas X SMK YP Gajah Mada Palembang: Penelitian Al Barrokah; Deria Sepdwiko; Rio Eka Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1453

Abstract

This study aims to describe the learning process of staff notation in the song Bagimu Negeri in the music arts subject of SMK YP Gajah Mada Palembang. Learning staff notation is the main focus in music arts material. This is because understanding and the ability to read STAFF notation will make it easier for students to learn various musical instruments. In order to realize staff notation learning so that reading rhythm and melody and playing it on the instrument becomes better, the right method was chosen by the 10th grade music arts subject teacher, namely implementing an interactive learning method and in accordance with the curriculum that has been set with the needs of students, namely using the drill method or in other words the method of repeated practice from the material that has been arranged. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the learning of staff notation which is arranged systematically and integrated between materials, and applied through the practice method (drill), based on field data shows very satisfying results. This achievement is certainly inseparable from the important role of teachers in mastering and understanding the teaching materials, which are the main keys to the success of the learning process. Furthermore, the conclusions of this study will be presented in the next chapter.
Proses Pembelajaran Marching Band Soul Squad pada Lagu Maju Tak Gentar di Kegiatan Ekstrakulikuler SMP Negeri 3 Palembang: Penelitian Syahira Lutfiah Azzahrah; Deria Sepdwiko; Rio Eka Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1401

Abstract

This study aims to describe the learning process of Marching Band Soul Squad on the song Maju Tak Gentar in extracurricular activities at SMP Negeri 3 Palembang. The background of this study is the importance of extracurricular activities as a medium for developing students' interests, talents, and character building, especially through musical arts and marching activities such as marching bands. The song Maju Tak Gentar was chosen because it contains patriotic values ​​that are in line with the spirit of nationalism and the goals of character education. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The study was conducted for two weeks involving trainers, marching band participants, and extracurricular instructors. The results of the study showed that the learning process ran systematically through the planning, implementation, and evaluation stages. The trainer used lecture, demonstration, and drill methods to deliver basic wind instrument, percussion, and visual formation techniques. Evaluations were carried out periodically to assess the progress of techniques, discipline, team cohesion, and student character values.
Bentuk Penyajian Lagu Daerah Duson Kelahiran pada Tim Seni Kota Prabumulih Hammam, Fakhry; Putra, Rio Eka; Sepdwiko, Deria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 1 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.041 KB) | DOI: 10.31004/irje.v3i1.138

Abstract

The purpose of this study was to determine the form of presentation of the Duson Birth RegionalSong at the Prabumulih City Art Team. This type of research uses descriptive qualitative researchmethods, namely by presenting data and using a sentence in the form of text. The object of thisresearch is the songwriter teacher Duson Kelahira, while the informant is a member of the Prabumulih City Art Studio. Qualitative research method is a research process that begins withthe rules of thinking and formulating basic assumptions that will be included in the research. The results of the study found that the community in Prabumuih City lacked interest in the existingTraditions and Culture so that the birth of the Duson Song was created to give a message tooutsiders that Prabumulih City is rich in Natural Resources (SDA) such as Oil, Gas, Rubber, Palm, Pineapple, and Cultural Traditions that are still very beautiful in the Prabumulih City community.
Pemanfaatan DAW (Digital Audio Workstation) Dalam Pembuatan Notasi Cuk Mak Ilang Melalui Program Musik Studio One Ke Sibelius Putra, Rio Eka; Sepdwiko, Deria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 1 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i1.439

Abstract

Penelitian ini menawarkan langkah-langkah praktis dalam pembuatan notasi lagu daerah Cuk Mak Ilang menggunakan program Musik Studio One Ke Avid Sibelius. Bertujuan membantu mahasiswa seni pertunjukan, khususnya di Universitas PGRI Palembang, dalam memahami teori musik dan meningkatkan keterampilan notasi musik mereka. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengevaluasi keberhasilan dan tantangan penggunaan Avid Sibelius. Hasilnya menunjukkan bahwa program ini mendukung pemahaman teori musik dan keterampilan notasi mahasiswa, meskipun ada kesulitan dalam mengintegrasikan elemen musik kompleks. Implikasi penelitian mencakup peningkatan kualitas pembelajaran musik dengan teknologi DAW, serta kontribusi pada pemahaman integrasi teknologi dalam pendidikan seni pertunjukan. Dengan abstrak ini, disajikan gambaran jelas tentang tujuan, metode, hasil, dan implikasi penelitian, menarik minat pembaca potensial serta mencerminkan isi dan signifikansinya.
Analisis Karakteristik Tonalitas Nada Pada Instrumen Kelentangan Banyuasin Putra, Rio Eka; Sepdwiko, Deria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan karakteristik Tonalitas nada pada instrumen kelentangan kayu Banyuasin. Instrumen tradisional ini memiliki peranan penting dalam budaya musik daerah dan sering digunakan dalam berbagai upacara dan pertunjukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi langsung dan analisis tonal yang mendalam terhadap berbagai jenis kelentangan yang ada di Banyuasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelentangan Banyuasin memiliki variasi nada yang unik, dipengaruhi oleh bahan dan teknik pembuatan yang digunakan. Selain itu, karakteristik Tonalitas nada seperti resonansi dan harmoni menjadi faktor kunci yang membedakan kelentangan Banyuasin dari instrumen tradisional lainnya. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian dan pengembangan musik tradisional Indonesia, serta memperkaya khazanah seni budaya lokal.
Bentuk Penyajian pada Tari Emban Mangian di Sangar Seni Tosanda Kota Prabumulih Zhorifallah, Naufal; Putra, Rio Eka; Firmansyah, Dedy
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3003

Abstract

Penelitian ini membahas tentang seni sebagai bentuk penciptaan yang melibatkan keindahan dan daya tarik visual. Tari Emban Mangian adalah tari khas kota Prabumulih sebagai persembahan atau disebut penyambutan pengantin, syukuran penyambutan tamu. Tarian ini di tampilkan dalam penyambutan pengantin dan penyambutan tamu yang dimaksud sebagai upacara selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada pengantin dan tamu kehormatan.Dalam konteks tari, gerakan dianggap sebagai bahasa tubuh yang melibatkan anggota tubuh manusia. Setiap gerakan dalam tarian mengalami gaya, yang mengubahnya memiliki daya pikat artistik dan berfungsi sebagai media untuk memberikan efek kepada penonton.Penelitian ini juga mengkaji dua jenis gerakan dalam tarian, yaitu gerakan murni dan gerakan maknawi. Gerakan murni adalah gerakan yang telah dirancang untuk mencapai bentuk artistik tanpa maksud tertentu, sedangkan gerakan maknawi adalah gerakan yang telah mengalami proses penataan dari bentuk wajah menjadi tidak wajar, sehingga tidak memiliki arti yang jelas.Selain itu, busana dalam tari juga menjadi fokus penting dalam penelitian ini. Busana berfungsi sebagai media yang mendukung dan menyatu dengan gerakan tajam, sehingga menciptakan kesatuan yang sempurna antara gerakan dan penampilan.
Pembelajaran Ekstrakurikuler Tari Kreasi Ksatria Wanita di SMA Negeri 3 Palembang Dinawati, Islamu; Putra, Rio Eka; Firmansyah, Dedy
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 3 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v3i3.316

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler tari di SMA Negeri 3 Palembang merupakan bagian dari pengembangan diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran ekstrakurikuler tari kreasi Ksatria Wanita di SMA Negeri 3 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitantif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran ekstrakurikuler tari kreasi Ksatria Wanita di SMA Negeri 3 Palembang mampu meningkatkan minat dan bakat siswa dalam bidang seni secara individu maupun berkelompok. Kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 3 Palembang sesuai dengan tujuan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah yaitu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan, potensi, bakat dan minat serta kepribadian masing-masing siswa.
PEMANFAATAN VIDEO CONFERENCE PADA PEMBELAJARAN SENI TARI KREASI SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Maharani, Amelia; Yelli, Nofroza; Putra, Rio Eka
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1711

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Pemanfaatan video conference pada pembelajaran seni tari kreasi siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang, dengan tujuan untuk mendeskripsikan hasil pembelajaran tari kreasi menggunakan video conference siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Manfaat penelitian ini untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman pembelajar an khususnya tentang seni tari kreasi melalui  pemanfaatan video conference yang diberikan oleh pendidik kepada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah pengumpulan data dilakukan maka dapat hasil penelitian dan pembahasan yang mana dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan video conference dalam Pembelajaran tari kreasi ini sangat membantu proses pembelajaran jarak jauh. Pada penelitian ini, proses pembelajaran tari kreasi berjalan dengan baik, yang dapat dilihat dari uraian pelaksanaan pembelajaran hingga evaluasi, wawancara dengan guru dan siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang, serta dokumentasi terkait hasil evaluasi yang dilakukan guru kepada siswa terkait materi yang telah diberikan menggunakan video conference.
BENTUK PENYAJIAN MUSIK IRINGAN TARI PASAMBAHAN DI SANGGAR CARANO LEMABANG PALEMBANG Nurkhoiriya, Enny; Putra, Rio Eka; Sepdwiko, Deria
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v7i2.2468

Abstract

Penelitian ini berjudul “Bentuk Penyajian Musik Iringan Tari Pasambahan di Sanggar Carano Lemabang Palembang” masalah dalam penelitian ini ialah bagaimanakah bentuk penyajian musik iringan tari Pasambahan di Sanggar Carano Lemabang Palembang. Dari permasalahan tersebut maka tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan bentuk penyajian musik iringan tari pasambahan di Sanggar Carano Lemabang Palembang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Objek penelitiannya adalah musik iringan tari Pasambahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi. Musik iringan tari Pasambahan di Sanggar Carano Lemabang Palembang merupakan musik yang dikresikan kembali menjadi bentuk baru yaitu musik kreasi. Hasil penelitian terkait dengan penyajian musik iringan tari Pasambahan memiliki unsur yaitu alat musik, musik yang disajikan,seniman,kostum busana, tempat dan waktu penyajian. Musik ini dimainkan oleh 6 orang dengan menggunakan alat musik sarunai, gendang, talempong, dan tasa dan modern. Menggunakan kostum beskap kuning dengan aksesoris kepala dan celana panjang hitam. Musik iringan tari ini dibagi menjadi 4 bagian yaitu himbauan, ragam 1 penari, ragam tengah, dan penutup cepat. Tempat dan waktu penyajian tari biasanya di sesuaikan dengan tempat acara diruang tertutup atau ruang terbuka.