Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : HARMONI

KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA MELALUI FILM: PENGENALAN TENTANG NILAI-NILAI KELUARGA AMERIKA MELALUI FILM LITTLE MISS SUNSHINE PADA IBU-IBU PKK SERUNI BANYUANYAR SURAKARTA Sukarni Suryaningsih
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.5.2.6-11

Abstract

 ABSTRAKNilai-nilai budaya suatu masyarakat disebar luaskan dan dilestarikan melalui satuan terkecilnya yakni keluarga. Keberlangsungan nilai-nilai budaya tersebut bergantung pada peran aktif anggota keluarga dalam beradaptasi dengan perkembangan masyarakat di sekelilingnya termasuk terhadap perspektif nilai-nilai budaya masyarakat dari budaya lain. Kajian dalam artikel ini merupakan hasil dari komunikasi lintas budaya melalui film Little Miss Sunshine, yang mengambil tema tentang nilai-nilai keluarga. Melalui metode ceramah kepada ibu-ibu Seruni PKK RT 04/12 Banyuanyar Surakarta, para peserta mendapatkan wawasan mengenai tradisi makan malam bersama sebagai sarana komunikasi keluarga, keterbukaan dalam berkomunikasi dan kemandirian anak. Kata kunci:  komunikasi lintas budaya, nilai-nilai keluarga, film, Amerika Serikat ABSTRACTThe cultural values of a society are disseminated and preserved through its smallest unit, the family. The sustainability of these cultural values depends on the active role of family members in adapting to the development of the surrounding community, including the perspective of the cultural values of people from other cultures. The study in this article is the result of cross-cultural communication using the film Little Miss Sunshine, which takes the theme of family values. Through the lecture method to Seruni PKK RT 04/12 Banyuanyar Surakarta, the participants gained insight on the tradition of having family  dinner as a means of family communication, openness in communication and children's independence. Keywords: cross cultural communication, family values, film, United States of America
CARA BIJAK PEMANFAATAN TEKNOLOGI DI ERA DIGITAL Sri Rahayu Wilujeng; Sukarni Suryaningsih
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.50-56

Abstract

Hidup manusia tidak bisa dipisahkan dengan teknologi. Di era digital ini teknologi komunikasi mencapai kemajuan besar dengan ditemukan telepon seluler. Ponsel menjadi alat canggih dengan berbagai fungsi digunakan oleh seluruh masyarakat. Alat ini menjadi kebutuhan primer. Ponsel sebagai perangkatmempunyai efek negatif dan positif. Hal ini tergantung pada pengunaanya. Dampak negatif dari ponsel bisa diminimalisasi jika pengguna dibekali literasi yang memadai. Dengan bekal ini maka pengguna akan dapat menggunakan ponsel dengan bijak. Pengetahuan ini sangat dibutuhkan terutama bagi ibu-ibu dimana pada  masa pandemi ini mendapingi anak dalam menggunakan ponsel secara baik dan benar. Artikel ini adalah materi pengabdian masyarakat yang sudah diolah kembali menjadi tulisan yang lebih komprehensif agar juga bermanfaat bagi pembaca artikel.  Metode yang dalam kegiatan ini adalah ceramah, tanya jawab dan praktek. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pengetahuan yang memadai dalam menggunakan ponsel di era digital. Ponsel selayaknya dipahami sebagai alat bukan sahabat, dan digunakan secara proporsionalKata Kunci: Teknologi, penggunaan, bijaksana, telepon selulerHuman life cannot be separated from technology. In this digital era, communication technology has made great progress with the invention of the cellular phone. Mobile phones have become a sophisticated tool with various functions that are used by all people. This tool is a primary need. Mobile as a device has negative and positive effects. This depends on the use. The negative impact of mobile phones can be minimized if users are equipped with adequate literacy. With this provision, the user will be able to use the cellphone wisely. This knowledge is very much needed, especially for mothers who during this pandemic are accompanying children in using cellphones properly and correctly. This article is community service material that has been reprocessed into a more comprehensive article so that it is also useful for article readers. The methods in this activity are lectures, questions and answers and practice. The results obtained from this activity are adequate knowledge in using mobile phones in the digital era. Mobile phones should be understood as a tool not a friend, and used proportionately.Keywords: Technology, use, wise, telephone celular      
SOSIALISASI LITERASI MEDIA PADA IBU-IBU POKDAWIS GMA BANYUANYAR UNTUK PENDAMPINGAN ANAK BELAJAR Sukarni Suryaningsih; Sri Rahayu Wilujeng
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.1.44-49

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mengakibatkan berbagai perubahan dalam masyarakat. Diantara dampak positif yang membuka cakrawala pengetahuan yang tanpa batas, dampak negatif derasnya arus informasi menantang semua pihak untuk berperan secara bijak menyikapinya. Ibu-ibu yang adalah teman belajar anak di rumah perlu memahami situasi perubahan sosial terkait maraknya penggunaan internet dan media sosial yang tidak selalu untuk tujuan belajar. Kajian ini merupakan hasil sosialisasi literasi media kepada para ibu-ibu pokdawis GMA Banyuanyar yang gunanya adalah menambah pengetahuan untuk menemani proses belajar anak di rumah. Dengan metode ceramah dan diskusi tanya jawab, para ibu belajar memahami relasi orang tua-anak saat mengakses media.Kata kunci :  internet, media sosial, proses belajar, perubahan sosial The development of information technology has resulted in various changes in society. Among the positive impacts that open up limitless knowledge horizons, the negative impacts of the rapid flow of information challenge all parties to play a wise role in responding to it. Mothers who accompany their children studying at home need to understand the situation of social change related to the widespread use of the internet and social media which is not always for learning purposes. This study is the result of media literacy socialization to women and mothers in  Pokdawis GMA Banyuanyar  in which the purpose is to increase knowledge to accompany the child's learning process at home. Through the lecture and discussion method, the participants of the event learn to understand the parent-child relationship when accessing the media.Keywords : internet, social media, learning process, social change 
SOSIALISASI PENULISAN REVIEW FILM BAGI SISWA-SISWI SMA NEGERI 1 SURAKARTA Sukarni Suryaningsih; Sri Rahayu Wilujeng
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.2.176-181

Abstract

ABSTRAKDalam perkembangannya sebagai industri produk media, film membutuhkan penonton untuk mengevaluasi dan mengembangkan keberadaannya. Kebutuhan akan peran penonton dalam film diwadahi dengan aktivitas-aktivitas apresiatif seperti resensi film, kritik film maupun penelitian film. Apresiasi yang aktif dan gencar dilakukan akan mendukung keberadaan dan kelangsungan dunia film. Kajian adalam artikel ini merupakan hasil dari kegiatan mengenai dunia resensi film yang diikuti oleh komunitas RAW SMA Negeri 1 Surakarta. Dengan metode ceramah sosialisasi dan dilanjutkan dengan latihan memahami resensi film, para peserta belajar memahami seluk beluk meresensi film yang mengikutkan pengetahuan baik pengetahuan tematik film maupun sinematik film. Kata kunci: apresiasi, resensi film, tematik, sinematik ABSTRACTIn its development as a media product industry, film requires audiences to evaluate and develop its presence. The need for the role of the audience in a film is accommodated by appreciative activities such as film reviews, film criticism and film research. Appreciation that is active and intensively carried out will support the existence and continuity of the world of film. The study in this article is the result of an activity regarding the world of film reviews that was attended by the RAW community SMA Negeri 1 Surakarta. With the socialization lecture method and followed by small training in understanding film reviews, the participants learned to understand the aspects of film reviews which included knowledge of both thematic and cinematics elements of film. Keywords: appreciation, film review, thematic, cinematics
LITERASI BENCANA BAGI MASYARAKAT KADISOKA PURWOMARTANI, KALASAN, SLEMAN Sri Rahayu Wilujeng; Sukarni Suryaningsih
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.6.2.218-223

Abstract

ABSTRAKSetiap negara memiliki potensi bencana alam yang berbeda-beda, ada yang  berpotensi besar dan ada yang berpotensi kecil. Indonesia, negara yang berpotensi besar terkena bencana alam. Bencana alam seringkali terjadi dan tidak dapat diprediksi. Masyarakat Indonesia perlu dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan atau literasi bencana terutama di daerah rawan bencana. Dengan latar belakang ini maka diadakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema literasi Bencana. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, yang berada di wilayah rawan bencana. Bencana yang sering terjadi di daerah ini adalah efek letusan gunung Merapi, dan gempa bumi  Bentuk kegiatan ini adalah penyuluhan dan bertujuan memberi informasi, pengetahuan tentang bencana. Selanjutnya diharapkan masyarakat mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan kesiapan menghadapi bencana. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, simulasi penyelamatan dokumen penting. Kegiatan ini dilaksanakan di bulan Oktober 2022. Kata kunci: literasi, bencana, masyarakat, Kadisoka ABSTRACTEvery country has different potential for natural disasters, some with big potential and some with small potential. Indonesia, a country with great potential for natural disasters. Natural disasters occur frequently and cannot be predicted. Indonesian people need to be equipped with disaster knowledge and skills or literacy, especially in disaster-prone areas. With this background, community service activities with the theme Disaster literacy were held. This Community Service is carried out in Kadisoka Hamlet, Purwomartani, Kalasan, which is in a disaster-prone area. The disasters that often occur in this area are the effects of the eruption of Mount Merapi and earthquakes. The form of this activity is counseling and aims to provide information and knowledge about disasters. Furthermore, it is hoped that the community will have the knowledge, skills and preparedness to face disasters. The methods used are lectures, questions and answers, simulations of saving important documents. This activity was carried out in October 2022. Keywords: literation, disasters, society, Kadisoka  
PREPARASI DAN MANAGEMEN BENCANA PENYULUHAN DI BANARAN, KABUPATEN BOYOLALI Wilujeng, Sri Rahayu; Suryaningsih, Sukarni
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.1.53-58

Abstract

ABSTRAKBencana adalah suatu peristiwa yang sering terjadi. Bencana pada dasarnya suatu kejadian yang menimbulkan kerugian baik harta, nyawa, maupun luka. Indonesia, negara yang berpotensi besar terkena bencana alam. Bencana dalam skala besar mencakup bencana alam,bencana sosial, kecelakaan yang menimpa masyarakat atau suatu komunitas. Dalam skala kecil dalam lingkup keluarga, bencana berarti suatu kecelakaan atau peristiwa yang membahayakan manusia. Bencana atau kecelakaan sering tidak dapat diprediksi. Pengetahuan yang memadai tentang bencana atau kecelakaan baik menyangkut persiapan atau antisipasi dan penanganan atau managemensangat dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, simulasi. Hasil yang dicapai adalah adanya pengetahuan dan ketrampilan awal menyangkut persiapan dan penangan bencana dan musibah dalam tingkat keluargaKata Kunci: Preparasi , Managemen, Bencana  ABSTRACTDisaster is an event that occurs frequently. A disaster is basically an event that causes loss of property, life or injury. Indonesia, a country with great potential for natural disasters. Disasters on a large scale include natural disasters, social disasters, accidents that befall society or a community. On a small scale within the family sphere, disaster means an accident or event that endangers humanity. Disasters or accidents are often unpredictable. Adequate knowledge about disasters or accidents regarding preparation or anticipation and handling or management is very necessary. The methods used are lectures, questions and answers, simulations. The results achieved are initial knowledge and skills regarding preparation and handling of disasters and disasters at the family levelKey Words: Preparation, Management, Disaster
PENGUATAN LITERASI LINTAS BUDAYA MELALUI PEMBELAJARAN FILM PADA SISWA-SISWA SMA NEGERI 4 SEMARANG Suryaningsih, Sukarni; Wilujeng, Sri Rahayu
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.1.67-71

Abstract

ABSTRAKMelakukan peran sebagai sarana edukasi dan hiburan, film bermuatan budaya memiliki nilai lebih karena di dalamnya penonton berkesempatan untuk belajar mengenai persamaan dan perbedaan antar budaya. Eksistensi film sebagai sarana hiburan memungkinkan masyarakat menyerap dengan lebih mudah unsur-unsur budaya yang sebelumnya tidak mereka ketahui dan pahami. Melalui kegiatan pendampingan untuk menambah pemahaman budaya, kegiatan pengabdian masyarakat ini mengajak siswa-siswa SMA untuk memiliki literasi budaya sehingga topik tayangan film yang di dalamnya terdapat unsur-unsur budaya seperti etika, norma, gaya hidup dapat mereka sikapi dengan bijakKata kunci : film, budaya populer, literasi budaya, pemahaman budaya  ABSTRACTPlaying its role as a means of education and entertainment, films with cultural content have added value since the audience has the opportunity to learn about the similarities and differences among cultures. The existence of films as a means of entertainment allows people to more easily absorb cultural elements that they previously did not know and understand. Through mentoring activities to increase cultural understanding, this community service activity invites high school students to have cultural literacy so that they can approach wisely the topics of film shows which contain cultural elements such as ethics, norms, lifestyles.Keywords : film, popular culture, cultural literacy, cultural understanding 
SOSIALISASI BAHASA PROMOSI DI MEDIA SOSIAL PADA KOMUNITAS PEDAGANG SAYUR JAMIATUL NISA KABUPATEN KARANGANYAR Suryaningsih, Sukarni; Wilujeng, Sri Rahayu
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.7.2.90-94

Abstract

Persaingan dunia UMKM semakin beragam dan berkembang seiring dengan makin dinamisnya perkembangan ekonomi dewasa ini. Untuk menghadapi persaingan, setiap produk UMKM perlu mengembangkan strategi promosinya dengan baik agar tujuan yang ingin dicapai dapat diraih.. Para pelaku UMKM khususnya yang berelasi langsung dengan konsumen seperti pedagang sayur, perlu mengembangkan model promosi yang tidak konvensional. Kajian dalam artikel ini merupakan hasil dari kegiatan penyuluhan kepada komunitas pedagang sayur Jamiatul Nisa Kabupaten Karanganyar. Dengan metode ceramah, diskusi dan latihan sederhana, para peserta memahami seluk beluk menyusun promosi usaha yang lebih menarik yang bisa mereka terapkan melalui media sosial.Kata kunci : promosi, komunitas, media sosial, sosialisasi Competition in the world of UMKM is increasingly diverse and growing along with the increasingly dynamic economic development today. To face competition, every UMKM  product needs to develop a good promotion strategy so that the objectives can be achieved. UMKM sellers, especially those who are directly related to consumers such as vegetable traders, need to develop unconventional promotion models. The study in this article is the result of socialization activities for the Jamiatul Nisa vegetable trader community in Karanganyar Regency. Using lectures, discussions and simple exercises, the participants understood the strategies in developing more attractive business promotions that they could apply through social media.Keywords: promotion, community, social media, socialization 
Sosialisasi Customer Loyalty Melalui Whatsapp Group Kepada Umkm Amina Kabupaten Karanganyar Suryaningsih, Sukarni; Wilujeng, Sri Rahayu; Wulandari, Retno
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2025): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.9.1.24-27

Abstract

Dalam perkembangan ekonomi saat ini, dengan situasi dan kondisi sosial yang terus berubah, UMKM menghadapi tantangan persaingan yang semakin beragam dan berubah. Agar dapat menghadapi persaingan, setiap produk UMKM perlu mengembangkan strategi kesetiaan pelanggan atau customer loyalty yang tepat untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bahasa media sosial untuk menumbuhkan loyalitas pelanggan dan lebih mempromosikan produk UMKM. Pelaku UMKM, terutama yang berhubungan langsung dengan konsumen, perlu mengembangkan model relasi dengan pelanggan yang tidak konvensional.
SOSIALISASI EDUWISATA BATIK KEPADA UMKM BATIK DESA MUNCAR KABUPATEN SEMARANG Suryaningsih, Sukarni; Wilujeng, Sri Rahayu; Wulandari, Retno
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2025): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.9.2.49-53

Abstract

Batik is a unique identity for a region which can even represent a country. This unique identity will highlight the local wisdom owned by each region and introducing batik means introducing local wisdom to a wider scale. Each pattern created always reflects special symbols or meanings that the creator wants to convey. Efforts to preserve batik can be done using various methods, one of which is done by Desa Wisata Muncar Susukan Kabupaten Semarang through organizing educational tours about batik. Batik educational tourism programs organized by UMKM in Desa Wisata Muncar which are integrated with educational tourism about the environment and community culture, could be a good option to develop in rural areas. Through batik educational tourism efforts, preserving traditions as well as stimulating the village economy can be achieved.Key words : batik, umkm, Muncar Susukan, eduwisata