Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pendampingan Mutu dan Promosi Penjualan Usaha Batu Bata di Lingkungan Leppe Majene Sulawesi Barat Dasar, Amry; Patah, Dahlia; Cokrowibowo, Sugiarto
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 01 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i01.3126

Abstract

Lingkungan Leppe di Kabupaten Majene memiliki lebih dari sepuluh bisnis rumah tangga yang memproduksi batu bata. Bisnis ini dimulai pada tahun 2002 dan merupakan usaha turun menurun yang dikelola bersama masyarakat dan menjadi mata pencaharian warga. Masalah utama yang dihadapi oleh industri rumah tangga batu bata saat ini adalah harus mampu mengimbangi perkembangan konstruksi yang berkembang sangat pesat. Tantangan untuk industri batu bata, khususnya di Lingkungan Leppe Kabupaten Majene adalah persaingan dalam penjualan produk batu bata berkualitas tinggi yang memenuhi standar Indonesia. Hal ini mendorong tim dosen untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu tujuan dari program pengabdian ini adalah melakukan pendampingan dalam pembuatan batu bata berdasarkan SNI. Selain pendampingan berupa edukasi juga diambil sampel batu bata secara acak dan dilakukan pengujian di Laboratoium Teknik Sipil Unsulbar untuk mengetahui mutu batu bata yang dihasilkan oleh industri rumah tangga. Dari hasil pengujian laboratorium dilakukan pemasaran produk dengan cara membuat flyer yang berisikan informasi kualitas batu bata yang sesuai SNI. Hasil kegiatan ini diharapkan meningkatkan daya saing dan kualitas produk yang akan memungkinkan pemasaran lebih luas dan dikenal masyarakat.
The Effects of Palm Oil Fuel Ash on Mechanical and Durability Properties of Sustainable Foamed Concrete Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Noor, Nurazuwa Md.
Journal of the Civil Engineering Forum Vol. 11 No. 1 (January 2025)
Publisher : Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcef.13749

Abstract

In recent years, mortar bricks or autoclaved aerated concrete (AAC), also known as foamed concrete, have been widely used as masonry wall materials. Foamed concrete, like bricks, can be produced by adding a foaming agent to achieve the desired weight and density, while meeting requirements for strength and durability. However, the search for sustainable construction materials has become imperative , including the use of waste materials to partially replace cement. The incorporation of SCM in the production of cement-based materials, such as foamed concrete, has a significant impact on reducing CO 2 emissions and promoting a sustainable environment. POFA, a secondary product derived from the palm oil industry that is typically left on the ground , poses environmental problems. Due to its good performance and pozzolanic reactions, POFA-based construction materials have great potential as alternatives to ordinary Portland cement. Unlike previous studies, this research evaluates the strength and durability of foamed concrete with variations in foam agent dosages, including finer particles of POFA (100μm) as a partial cement replacement. The study produced a total of 6 batches of foamed concrete, measuring compressive strength, porosity, water absorption, and electrical resistivity. Additionally, the research examined the correlation between compressive strength and porosity, as well as compressive strength and electrical resistivity. This study concludes that an ideal content of 10% POFA with a foaming agent-to-water ratio (fa/w) of 1/60 can achieve the best strength of foamed concrete. Furthermore, a partial cement replacement with 20% POFA could potentially increase the compressive strength to levels similar to those of normal foamed concrete (without POFA).
Pengaruh Air Laut pada Kualitas Paving Block untuk Aplikasi Non-Struktural Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Apriansyah, Apriansyah
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i3.5993

Abstract

Penggunaan air tawar dalam industri konstruksi, termasuk dalam pembuatan paving block, menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan sumber daya air tawar di banyak wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penggunaan air laut sebagai alternatif pengganti air tawar dalam proses pencampuran dan perawatan paving block, terutama untuk aplikasi non-struktural di daerah pesisir. Metode penelitian melibatkan empat jenis campuran paving block: AT-AT (pencampuran dan perawatan dengan air tawar), AT-AL (pencampuran dengan air tawar dan perawatan dengan air laut), AL-AT (pencampuran dengan air laut dan perawatan dengan air tawar), dan AL-AL (pencampuran dan perawatan dengan air laut). Pengujian dilakukan pada umur benda uji 28 dan 91 hari untuk mengevaluasi kuat tekan, daya serap air, porositas, ketahanan terhadap larutan asam, dan nilai resistivitas listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran AT-AT memiliki kualitas terbaik dengan kuat tekan tertinggi, porositas dan daya serap air terendah, serta ketahanan optimal terhadap lingkungan asam dan korosi. Campuran AL-AT juga menunjukkan performa baik dengan electrical resistivity tinggi dan penurunan porositas signifikan, menjadikannya layak untuk aplikasi di wilayah pesisir. Meskipun campuran AL-AL menunjukkan peningkatan porositas dan penurunan ketahanan terhadap asam, hasil resistivitasnya tetap memadai untuk aplikasi non-struktural ringan. Temuan ini mengindikasikan bahwa air laut dapat digunakan sebagai alternatif yang ekonomis dalam pembuatan dan perawatan paving block di daerah dengan keterbatasan air tawar, tanpa mengorbankan kualitas secara signifikan untuk aplikasi non-struktural.
Perfoma Mekanik dan Laju Penyerapan Air Mortar Ramah Lingkungan dengan Penggunaan Ultrafine Palm Oil Fuel Ash (POFA) Dasar, Amry; Patah, Dahlia; Suryani, Herni; Idris, Risma Nofianti; Djamaluddin, Ibrahim; Apriansyah, Apriansyah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 13, No 2 (2025): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v13i2.2501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek penggunaan ultrafine Palm Oil Fuel Ash (UPOFA) dan ground Palm Oil Fuel Ash (GPOFA) sebagai bahan pengganti sebagian semen terhadap kekuatan dan laju penyerapan air (sorptivity) pada mortar ramah lingkungan. Total lima variasi campuran mortar disiapkan, yaitu mortar normal sebagai benda uji control, mortar dengan 10-30%UPOFA, dan mortar dengan 20%GPOFA. Semua variasi campiuran menggunakan faktor air semen (FAS) sebesar 40%. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 28 dan 56 hari dan pengujian laju penyerapan air dilakukan pada umur 28 hari sesuai standar ASTM C1585. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan 10%UPFA menghasilkan perfoma terbaik dengan kuat tekan 32,93 MPA dan nilai laju penyerapan air terendah yang menandakan peningkatan densitas mikrosuktrur akibat reaksi pozzolan aktif. Sebalikanya penggunaan 20% GPOFA menunjukkan perfoma paling rendah dikarenakan ukuran partikel yang relatif kasar dan besar serta aktifitas pozzolan yang rendah. Sedangkan, penggunaan 20-30% UPOFA cenderung menurunkan efektifitas kuat tekan karena ketidakseimbangan antara material pengisi dan air hidrasi. Sehingga ditemukan bahwa penggunaan UPOFA dengan dosis optimum dapat meningkatkan kinerja mekanik dan ketahanan terhadap penetrasi air, sekaligus mendukung pengembangan material bangunan yang ramah lingkungan. Hasil ini membuka peluang lebih luas untuk pengaplikasian POFA dalam konstruksi beton yang berkelanjutan khususnya di wilayah tropis dengan potensi limbah biomassa sawit yang melimpah.
PAVING BLOCK MUTU B UNTUK INFRASTRUKTUR JALAN MENGGUNAKAN MATERIAL SULAWESI BARAT Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Yusman; Sainuddin; Suryani, Herni; Okviyani, Nur
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 5 No 2 (2023): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v5i2.3015

Abstract

Desain jalanan yang efektif adalah yang memiliki biaya pemeliharan yang murah serta memiliki umur layan yang cukup. Salah satu material jalan saat ini yang berkembang pesat adalah paving blok. Paving block pada penelitian ini berbentuk konvensional dengan dimensi 20x10x8 cm tersusun atas komponen yaitu semen, pasir, abu batu dan air. Penelitian ini bertujuan untuk membuat paving block konvensional dengan memanfaatkan material lokal Sulawesi Barat dengan pencampuran semen, pasir, abu batu dan air sehingga dapat mencapai Mutu B bersasarkan SNI-03-0691-1996. Metode penelitian yaitu experimental research untuk membuat paving block setara Mutu B mengacu pada SNI-03-0691-1996 dengan perbandingan enam variasi campuran dari semen, pasir, abu batu dan air. Perbandingan material semen terhadap agregat yaitu 1:4 dan 1:5. Benda uji dibuat dengan total benda uji 30 buah paving dengan masing-masing benda uji 5 paving setiap variasi. Pengujian benda uji dilakukan untuk menentukan kuat tekan paving block. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak empat variasi memenuhi standar paving block mutu B SNI-03-0691-1996 dimana kuat tekan di atas 17 MPa. Variasi optimum yang memenuhi mutu B yaitu campuran 1PC : 3S : 2SA.
NILAI AMBANG KLORIDA UNTUK INISIASI KOROSI PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN ABU TERBANG Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Yusman; Apriansyah; Nurdin, Amalia
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 5 No 2 (2023): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v5i2.3024

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, korosi pada beton bertulang menjadi perhatian utama struktur beton karena ketahanan merupakan salah satu faktor penting. Secara khusus, korosi beton bertulang yang disebabkan oleh klorida menjadi masalah serius di banyak negara karena meningkatnya konstruksi di lingkungan laut. Dalam penelitian ini difokuskan pada umur dini terjadinya korosi pada tulangan yang disebabkan oleh adanya klorida pada beton yang mengandung fly ash sebesar 20% dari berat semen. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi ambang batas klorida yang cukup untuk mendorong depassivasi dan korosi aktif batang tulangan dalam mortar. Untuk itu dilakukan penelitian eksperimental dengan jumlah benda uji sebanyak 9 variasi. Rasio klorida terhadap berat semen yang diterapkan adalah 0% -2% akan dievaluasi. Dalam penelitian ini faktor-faktor yang mempengaruhi ambang batas klorida untuk inisiasi korosi pada beton dan pengaruh lainnya diabaikan. Untuk menentukan ambang batas konsentrasi klorida, dilakukan uji potensial korosi dengan metode Half-cell potensial (HCP). Nilai ambang batas konsentrasi klorida yang menyebabkan depassivasi dan munculnya korosi aktif pada baja tulangan adalah 1,5% dari berat semen. Selanjutnya hasil yang diperoleh adalah hubungan antara HCP dan konsentrasi klorida dalam beton. Hal ini menunjukkan bahwa rusaknya lapisan pasif pada permukaan baja terjadi di sekitar kandungan klorida yang saat ini diyakini merupakan ambang batas kandungan klorida untuk inisiasi korosi baja tulangan pada beton yang mengandung abu terbang 20%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PELATIHAN PRODUKSI PAVING BLOCK BERBASIS MATERIAL LOKAL DAN SNI DI LINGKUNGAN LEPPE, KABUPATEN MAJENE Dasar, Amry; Okviyani, Nur; Saudi, Akbar Indrawan; Patah, Dahlia
MINDA BAHARU Vol 9, No 2 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i2.8202

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pelatihan produksi paving block berbasis bahan lokal yang sesuai dengan SNI 03-0691-1996. Kegiatan dilaksanakan di Lingkungan Leppe, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, dengan melibatkan 20 peserta dari kalangan usia produktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama yaitu sosialisasi, pelatihan teknis, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup teori dan praktik pembuatan paving block menggunakan campuran semen, pasir lokal, air laut, dan substitusi sebagian semen dengan abu cangkang sawit (POFA). Selama pelatihan, peserta mempraktikkan langsung proses pencampuran, pencetakan, dan perawatan paving block menggunakan peralatan sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 42% berdasarkan skor pre-test dan post-test. Selain itu, peserta berhasil memproduksi lebih dari 20 unit paving block dengan mutu Grade C hingga B. Program ini berhasil mentransfer hasil riset dosen ke masyarakat dan membuka peluang terbentuknya kelompok usaha berbasis teknologi tepat guna. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan inovasi material lokal dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan untuk pembangunan infrastruktur desa.
PENGEMBANGAN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI INOVASI BATA BETON BERBASIS AIR LAUT DI DAERAH PESISIR DI DESA TINAMBUNG, MAJENE Patah, Dahlia; Ridhayani, Irma; Manaf, Abdi; Dasar, Amry
MINDA BAHARU Vol 9, No 2 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i2.8239

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene melalui pelatihan pembuatan bata beton berbasis air laut dan pasir lokal. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan keterampilan teknis, tidak adanya unit produksi bahan bangunan, serta belum dimanfaatkannya potensi sumber daya lokal seperti air laut dan pasir sungai. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis secara langsung (learning by doing), evaluasi kompetensi peserta melalui pre-test dan post-test, serta praktik produksi bata beton menggunakan cetakan manual. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2025 dan diikuti oleh 20 orang masyarakat usia produktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman teknis peserta, dengan rata-rata peningkatan nilai post-test sebesar 40% dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta berhasil mencetak bata beton dengan mutu awal yang layak untuk digunakan dalam kebutuhan konstruksi ringan. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna berbasis bahan lokal dapat diterapkan di tingkat desa untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan