Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Air Laut pada Kualitas Paving Block untuk Aplikasi Non-Struktural Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Apriansyah, Apriansyah
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v8i3.5993

Abstract

Penggunaan air tawar dalam industri konstruksi, termasuk dalam pembuatan paving block, menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan sumber daya air tawar di banyak wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penggunaan air laut sebagai alternatif pengganti air tawar dalam proses pencampuran dan perawatan paving block, terutama untuk aplikasi non-struktural di daerah pesisir. Metode penelitian melibatkan empat jenis campuran paving block: AT-AT (pencampuran dan perawatan dengan air tawar), AT-AL (pencampuran dengan air tawar dan perawatan dengan air laut), AL-AT (pencampuran dengan air laut dan perawatan dengan air tawar), dan AL-AL (pencampuran dan perawatan dengan air laut). Pengujian dilakukan pada umur benda uji 28 dan 91 hari untuk mengevaluasi kuat tekan, daya serap air, porositas, ketahanan terhadap larutan asam, dan nilai resistivitas listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran AT-AT memiliki kualitas terbaik dengan kuat tekan tertinggi, porositas dan daya serap air terendah, serta ketahanan optimal terhadap lingkungan asam dan korosi. Campuran AL-AT juga menunjukkan performa baik dengan electrical resistivity tinggi dan penurunan porositas signifikan, menjadikannya layak untuk aplikasi di wilayah pesisir. Meskipun campuran AL-AL menunjukkan peningkatan porositas dan penurunan ketahanan terhadap asam, hasil resistivitasnya tetap memadai untuk aplikasi non-struktural ringan. Temuan ini mengindikasikan bahwa air laut dapat digunakan sebagai alternatif yang ekonomis dalam pembuatan dan perawatan paving block di daerah dengan keterbatasan air tawar, tanpa mengorbankan kualitas secara signifikan untuk aplikasi non-struktural.
Perfoma Mekanik dan Laju Penyerapan Air Mortar Ramah Lingkungan dengan Penggunaan Ultrafine Palm Oil Fuel Ash (POFA) Dasar, Amry; Patah, Dahlia; Suryani, Herni; Idris, Risma Nofianti; Djamaluddin, Ibrahim; Apriansyah, Apriansyah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 13, No 2 (2025): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v13i2.2501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek penggunaan ultrafine Palm Oil Fuel Ash (UPOFA) dan ground Palm Oil Fuel Ash (GPOFA) sebagai bahan pengganti sebagian semen terhadap kekuatan dan laju penyerapan air (sorptivity) pada mortar ramah lingkungan. Total lima variasi campuran mortar disiapkan, yaitu mortar normal sebagai benda uji control, mortar dengan 10-30%UPOFA, dan mortar dengan 20%GPOFA. Semua variasi campiuran menggunakan faktor air semen (FAS) sebesar 40%. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 28 dan 56 hari dan pengujian laju penyerapan air dilakukan pada umur 28 hari sesuai standar ASTM C1585. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan 10%UPFA menghasilkan perfoma terbaik dengan kuat tekan 32,93 MPA dan nilai laju penyerapan air terendah yang menandakan peningkatan densitas mikrosuktrur akibat reaksi pozzolan aktif. Sebalikanya penggunaan 20% GPOFA menunjukkan perfoma paling rendah dikarenakan ukuran partikel yang relatif kasar dan besar serta aktifitas pozzolan yang rendah. Sedangkan, penggunaan 20-30% UPOFA cenderung menurunkan efektifitas kuat tekan karena ketidakseimbangan antara material pengisi dan air hidrasi. Sehingga ditemukan bahwa penggunaan UPOFA dengan dosis optimum dapat meningkatkan kinerja mekanik dan ketahanan terhadap penetrasi air, sekaligus mendukung pengembangan material bangunan yang ramah lingkungan. Hasil ini membuka peluang lebih luas untuk pengaplikasian POFA dalam konstruksi beton yang berkelanjutan khususnya di wilayah tropis dengan potensi limbah biomassa sawit yang melimpah.
PAVING BLOCK MUTU B UNTUK INFRASTRUKTUR JALAN MENGGUNAKAN MATERIAL SULAWESI BARAT Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Yusman; Sainuddin; Suryani, Herni; Okviyani, Nur
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 5 No 2 (2023): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v5i2.3015

Abstract

Desain jalanan yang efektif adalah yang memiliki biaya pemeliharan yang murah serta memiliki umur layan yang cukup. Salah satu material jalan saat ini yang berkembang pesat adalah paving blok. Paving block pada penelitian ini berbentuk konvensional dengan dimensi 20x10x8 cm tersusun atas komponen yaitu semen, pasir, abu batu dan air. Penelitian ini bertujuan untuk membuat paving block konvensional dengan memanfaatkan material lokal Sulawesi Barat dengan pencampuran semen, pasir, abu batu dan air sehingga dapat mencapai Mutu B bersasarkan SNI-03-0691-1996. Metode penelitian yaitu experimental research untuk membuat paving block setara Mutu B mengacu pada SNI-03-0691-1996 dengan perbandingan enam variasi campuran dari semen, pasir, abu batu dan air. Perbandingan material semen terhadap agregat yaitu 1:4 dan 1:5. Benda uji dibuat dengan total benda uji 30 buah paving dengan masing-masing benda uji 5 paving setiap variasi. Pengujian benda uji dilakukan untuk menentukan kuat tekan paving block. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak empat variasi memenuhi standar paving block mutu B SNI-03-0691-1996 dimana kuat tekan di atas 17 MPa. Variasi optimum yang memenuhi mutu B yaitu campuran 1PC : 3S : 2SA.
NILAI AMBANG KLORIDA UNTUK INISIASI KOROSI PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN ABU TERBANG Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Yusman; Apriansyah; Nurdin, Amalia
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 5 No 2 (2023): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v5i2.3024

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, korosi pada beton bertulang menjadi perhatian utama struktur beton karena ketahanan merupakan salah satu faktor penting. Secara khusus, korosi beton bertulang yang disebabkan oleh klorida menjadi masalah serius di banyak negara karena meningkatnya konstruksi di lingkungan laut. Dalam penelitian ini difokuskan pada umur dini terjadinya korosi pada tulangan yang disebabkan oleh adanya klorida pada beton yang mengandung fly ash sebesar 20% dari berat semen. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi ambang batas klorida yang cukup untuk mendorong depassivasi dan korosi aktif batang tulangan dalam mortar. Untuk itu dilakukan penelitian eksperimental dengan jumlah benda uji sebanyak 9 variasi. Rasio klorida terhadap berat semen yang diterapkan adalah 0% -2% akan dievaluasi. Dalam penelitian ini faktor-faktor yang mempengaruhi ambang batas klorida untuk inisiasi korosi pada beton dan pengaruh lainnya diabaikan. Untuk menentukan ambang batas konsentrasi klorida, dilakukan uji potensial korosi dengan metode Half-cell potensial (HCP). Nilai ambang batas konsentrasi klorida yang menyebabkan depassivasi dan munculnya korosi aktif pada baja tulangan adalah 1,5% dari berat semen. Selanjutnya hasil yang diperoleh adalah hubungan antara HCP dan konsentrasi klorida dalam beton. Hal ini menunjukkan bahwa rusaknya lapisan pasif pada permukaan baja terjadi di sekitar kandungan klorida yang saat ini diyakini merupakan ambang batas kandungan klorida untuk inisiasi korosi baja tulangan pada beton yang mengandung abu terbang 20%.
Durabilitas Baja Tulangan pada Beton Menggunakan Material Batu Gamping, Pasir Laut dan Air Laut dalam Campuran Beton Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Nurdin, Amalia
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.992 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.43380

Abstract

Air laut dan pasir laut memiliki potensi untuk digunakan dalam beton. Penggunaan batu kapur dalam beton semakin meningkat karena manfaatnya sebagai agregat memiliki kekuatan yang baik dan kemungkinan reaksi alkali-silika yang rendah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memanfaatkan air laut, pasir laut dan batu kapur dalam beton terutama masalah korosi yang mengikutinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pencampuran air laut, batu gamping dan pasir laut yang digunakan secara bersamaan terhadap korosi baja tulangan beton. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah balok beton dengan diameter tulangan 10 mm dengan mutu beton 25 MPa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah baja tulangan pada semua benda uji yang dicampur dengan air laut, dan benda uji yang hanya menggunakan 100% batu gamping yang dicampur air tawar dengan menggunakan pasir laut diestimasi mengalami korosi dengan metode pengukuran half-cell potensial dan dibuktikan dengan pengukuran aktual korosi. Selanjutnya, penggunaan pasir laut yang dicuci dengan menggunakan batu gamping 50% dan dicampur air laut dapat meningkatkan kekuatan hingga 50% dari beton normal dan resiko korosi sama dengan beton normal.