Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BIOLOGI SMA DI KABUPATEN PESAWARAN MELALUI PELATIHAN BIOTEKNOLOGI Kusuma Handayani; M. Kanedi; Wawan A. Setiawan; Christina N. Ekowati
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 (2022): Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 4 UM Metro tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dari tahun ke tahun selalu diupayakan, baik pendidikan pada tingkat dasar, menengah maupun di tingkat perguruan tinggi. Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dipengaruhi oleh kurikulum, buku pelajaran, media pembelajaran, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi. Guru sebagai salah satu ujung tombak dalam proses pembelajaran masyarakat tidak luput dari masalah yang sebenarnya merupakan masalah semua lapisan masyarakat. Di Lapangan masih banyak terdapat guru Biologi memiliki latar belakang Ilmu Biologi yang kurang memadai terlebih di bidang ilmu Bioteknologi. Dari hasil survei awal dapat diketahui keadaan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) khususnya Bidang studi Biologi di Kabupaten Pesawaran bahwa pengetahuan mengenai praktek bioteknologi sangat minim. Oleh karena diperlukan Pelatihan, agar guru-guru SMA dapat memperkaya materi pengajaran Biologi yang berkaitan dengan bioteknologi. Kegiatan pelatihan ini diharapkan bermanfaat membantu guru Biologi dalam memperkaya materi pembelajaran bidang biologi di SMA dan memberikan masukan bagi lembaga terkait dalam meningkatkan kualitas guru-guru menjadi profesional.Tujuan kegiatan ini adalah untuk menggali potensi guru dalam melakukan pengembangaan proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa kegiatan yaitu ceramah dan praktik langsung, jumlah peserta yang hadir 20. Selama proses kegiatan peserta terlihat antusias, hal ini dapat dilihat dengan capaian peningkatan hasil pretest ke posttest mencapai 42 %
PELATIHAN PEMBUATAN NPWP DAN NIB SECARA ONLINE UNTUK MENDUKUNG LEGALITAS USAHA MASYARAKAT Wawan Abdullah Setiawan; Adimas Maharaja Syahadat; Ahmad Ramdhani; Ayu Refika Putri; Maura Rahmatusyifa Adzani; Nurrike Saharani S; Sonia Anjelica; Yohanes Sandy Wicaksono
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v3n2.1356

Abstract

Pelatihan Pembuatan NPWP dan NIB secara online adalah sebagai bentuk identitas dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan suatu dokumen yang wajib dimiliki oleh setiap Wajib Pajak sebagai masyarakat maupun badan usaha sebagai bukti legalitas usaha dalam tanda pengenal diri Wajib Pajak untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. Kegiatan ini menargetkan masyarakat khusunya para Pelaku Usaha Tani dan dipraktikan secara langsung dalam proses pendaftarannya secara online. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu berbentuk metode kualitatif dengan melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat di Desa Sidomulyo yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam, mengembangkan teori, mendeskripsikan realitas dan kompleksitas sosial. Tahapan ini dimulai dari: 1) Pendaftaran akun, 2) Data diri, 3) Pembuatan NPWP, dan 4) dilanjutkan Pendaftaran NIB, 5) Pengunduhan dokumen digital. Pelatihan dan Pembuatan Legalitas Usaha yang dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2023. Diharapkan dengan Pelatihan Pembuatan NPWP dan NIB secara online para pelaku usaha dapat memiiki secara gratis dan dapat dipahami oleh pelaku usaha sebagai bentuk pertanggungjawaban jika terjadi sesuatu yang merugikan pihak lain dalam kegiatan usaha yang dilakukan.
Pengembangan Teh Dari Daun Kopi Organik Pada Desa Suka Jaya Lampung Barat Kusuma Handayani; Wawan Setiawan; Mohamad Kanedi; Dzul Fitrhia; Rochmah Agustrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1559

Abstract

Kopi organik dapat dikatakan sebagai tanaman organik jika pertanian kopi tersebut setidaknya menanam kopi mereka selama tiga tahun tanpa menggunakan bahan kimia sama sekali. Standar tiga tahun diperlukan agar kondisi kebun kopi benar-benar teruji bersih dari sentuhan kimiawi. Legalitas sertifikat organik juga mewajibkan durasi penanaman tiga tahun ini. Sehingga Teh Daun Kopi merupakan olahan yang bermanfaat baik dari segi ekonomi maupun segi Kesehatan. Teh daun kopi adalah sebuah teh herbal yang terbuat dari dedaunan tanaman kopi (Coffea robusta atau             Coffea arabica). Setelah dibakar, dedaunan tersebut dapat dikumpulkan, kemudian diseduh atau direndam ke air panas dalam bentuk mirip teh. Tujuan kegiatan ini dilakukan adalah untuk mengenalkan pada masyarakat adanya manfaat dan nilai jual dari daun kopi, sehingga tidak hanya menjadi tumpukan sampah organik saja. Setelah kegiatan ini berlangsung dapat dilihat antusias warga pekon Suka jaya untuk melakukan pengembangan pengolahan produk teh yang berasal dari daun kopi.
Eksplorasi Bakteri Dan Jamur Di Lingkungan Sekitar Sebagai Media Pembelajaran Biologi Di SMA Negeri 3 Menggala Kabupaten Tulang Bawang Wawan Abdullah Setiawan; Bambang Irawan; Siti Sholekha; Andi Setiawan; Ardian
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 : April (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biology education at the high school level frequently faces conceptualization constraints, where students receive microbiology material theoretically without direct connectivity to their surrounding ecosystems. The lack of microscope utilization skills and inadequate laboratory facilities are often the main obstacles for teachers in designing practical work. This community service program aims to improve the competence of 35 teachers at SMA Negeri 3 Menggala, Tulang Bawang Regency, in conducting proper microscopic observations of bacteria and fungi using samples from the surrounding environment. The activity was conducted on January 28, 2026, through a participatory-educative approach comprising theoretical presentations, demonstrations of making fresh preparations, and microscopic observation practices. Evaluation results using pre-tests and post-tests showed a significant increase in participants' cognitive understanding and technical skills, jumping from an initial 45% to 87%. Participants' enthusiasm was remarkably high during the activity. The school principal felt greatly assisted by this program as it provided practical solutions to optimize contextual and discovery-based biology learning without relying on expensive manufactured practicum kits .
Analisis Prevalensi Dan Faktor-Faktor Risiko Melahirkan Anak Stunting Pada Ibu Hamil di Desa Bumi Agung, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan Wawan Abdullah Setiawan; Paul Benyamin Timotiwu; Muhammad Iqbal; Ramadhan Triyandi
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 5 No. 2 (2026): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu (INPRESS)
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting has become a serious public health problem, including in rural areas. This study aims to analyze the risk factors that potentially cause stunting in Bumi Agung Village, Bumi Agung Sub-district, Way Kanan Regency, and propose targeted solutions. This research used a qualitative descriptive method through field observations and in-depth interviews (case study) with a pregnant woman identified as at-risk, as well as an analysis of local posyandu data. The results showed that although the general prevalence of stunting cases in the village from mid-2023 to early 2024 was controlled, there were still pregnant women with Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) below the standard. The main factors causing pregnant women to be at risk of giving birth to stunted children in this case were not a lack of nutritional knowledge or access to health services, but rather a high burden of physical activity (heavy household chores) and mental stress experienced by the mother during pregnancy. Suggested solutions include education involving the family (especially husbands) to support the physical and psychological condition of pregnant women, improvement of supporting infrastructure, and cross-sectoral collaboration in monitoring pregnant women's nutrition.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Di Desa Pisang Indah, Bumi Agung, Way Kanan, Lampung Wawan Abdullah Setiawan; Paul Benyamin Timotiwu; John Hendri; Andi Setiawan
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The majority of people in Pisang Indah Village, Bumi Agung District, Way Kanan Regency, Lampung Province, are farmers. In farming, they use chemical fertilizers. Unfortunately, continuous use of chemical fertilizers can result in decreased soil quality and damage to soil structure. In order to replace chemical fertilizers with more affordable and ecologically friendly alternatives, socialization is being carried out on the manufacturing of Liquid Organic Fertilizer (Pupuk Organik Cair/POC) based on Local Microorganisms (Mikroorganisme Lokal/MOL). POC which comes from the fermentation of natural organic materials has become the main focus in efforts to increase plant productivity in a sustainable manner. This activity uses a descriptive-explanatory qualitative approach so that it presents practical steps to produce environmentally friendly and effective POC based on banana stems and rice washing water as an alternative fertilizer. The focus on the use of local organic materials, such as banana stems and rice washing water, is driving the adoption of sustainable agricultural practices in various agricultural communities. Through outreach activities and practical training, this article highlights farmers' interest and enthusiasm for POC as an alternative fertilizer that has the potential to provide good crop yields without damaging the environment. With the use of POC, it is hoped that in the future it can become the basis for efforts to empower farming communities in sustainable natural resource management to strengthen sustainable food security.
Edukasi Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Di Desa Gebang, Pesawaran, Lampung Kusuma Handayani; Mohamad Kanedi; Wawan Abdullah Setiawan; Indriyani; Yasmin Fadia
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 : Mei (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cooking oil contains fatty acids made from high-quality vegetable oil so it can be used for environmentally friendly food products. However, repeated heating processes can damage the molecular structure of the oil. So that it can cause several negative impacts such as on health if consumed too often and damage to the ecosystem in the surrounding environment if disposed of carelessly. To overcome these negative impacts, cooking oil waste can be processed into products such as laundry soap. This community service activity was carried out to educate the community, especially those in Gebang Village, Pesawaran Regency, about the dangers of repeated heating of cooking oil, as well as to provide alternatives to process it into more useful products. The results of this community service activity showed an increase in understanding for participants, this can be seen from the increase in the post-test scores worked on by participants and from the results of discussions during the activity.