Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENERAPAN PEMBERDAYAAN PETANI DENGAN TEKNOLOGI AGRITECH PADA KELOMPOK TANI UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN WILAYAH RAWAN BENCANA Hasibuan, Annalisa Sonaria; Andi Supriadi Chan; Rezha Destiadi
J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service Vol. 5 No. 2 (2025): J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/8x79fw27

Abstract

Inadequate technology during the planting phase, particularly in identifying pests or diseases, swiftly emerges as the primary impediment to enhancing crop yields over extensive areas. The insufficient comprehension and knowledge of the Lingga village community regarding the significance of agritech technologies contribute to the low wellbeing of farmers and agricultural labourers. This issue affects the harvest production index, diminishes potential regional economic contributions, and undermines food security initiatives, particularly in disaster-prone regions. This activity's knowledge and technology transfer concept is delineated into three phases. The initial phase involves the preparation of activities, followed by the implementation of coaching activities and the evaluation of those activities. Agritech utilising drones for terrestrial sampling and photogrammetry. This method detects pest proliferation on agricultural land by mapping afflicted areas through condition maps generated from drone imagery and imaging. This device is engineered for optimal coverage to access agricultural areas impacted by pest proliferation and to capture photographs of the farmland. The employed technology includes a camera component that autonomously captures images based on input from the drone, subsequently generating photographs with GPS logs to provide coordinates for processing.
Literasi Teknologi Pemasaran Digital Petani Kopi Dalam Peningkatan Penjualan Di Desa Kacaribu Kab. Karo, Sumatera Utara Hasibuan, Annalisa Sonaria; Destiadi, Rezha; Chan, Andi Supriadi; Surbakti, Enda Yunita
Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Cendikia Nusantara
Publisher : Lembaga Riset Cendekia, Yayasan Berkah Putera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70104/pcn.v3i1.126

Abstract

Coffee is one of the most profitable communities in Indonesia. In addition to being a foreign exchange earner, coffee farming also absorbs a lot of labor and is the main source of income for farmers, especially in coffee centers. North Sumatra Province is one of the centers of Arabica coffee with an area of ​​79,388.64 hectares and a total production of 71,588 tons, and Robusta coffee with an area of ​​17,778 hectares and a production of 9,283 tons. Karo Regency, with an area of ​​9,210 hectares and a coffee production of 7,411 tons, has great potential in coffee production, especially Karo coffee which is in demand in the international market. However, farmers in Kacaribu Village face obstacles in low digital literacy which hinders global marketing. Lack of knowledge about brand identity and digitalization of promotions makes coffee sales less competitive. Digitalization of marketing through digital technology can increase efficiency and market access. This Community Service (PKM) can increase the digital literacy of coffee farmers through training and mentoring, so that it is expected to have a positive impact on coffee farmers in Kacaribu Village, increase income and expand the reach of the Karo coffee market.
Exploring Resilience: A Virtual Tour of Disaster-Affected Communities through Digital Photo Stories Hasibuan, Annalisa Sonaria; Destiadi, Rezha; Chan, Andi Supriadi; Fajrin, Alfannisa Annurallah
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 8 No. 1 (2024): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNE 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v8i1.52581

Abstract

This study analyzes and explores disaster village tourism and life situation communication, clarifies the form and virtual scenarios, determines building blocks, and suggests sufficient functional requirements to develop virtual tourism scenarios. The questionnaire survey method is direct and effective for identifying questions; the case analysis method surveys the situation of the disaster village tourist attraction; and the theoretical analysis method discusses theories related to Digital Photo Book. The results indicate that tourists are interested in using Digital Photo Book as an information guide. Digital Photo Book's contribution to tourist information is more significant than conventional information, with 77% of tourists believing that the information provided greatly influenced their interest in the future. 70% of respondents stated that the impact of the information provided reached a satisfactory level. Digital Photo Book is more easily accepted and appreciated by tourists and is more suitable to be applied globally in the aspect of tourism, especially in areas with limited access.
IMPLEMENTASI TAMAN IQRA DIGITAL BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA JOHOR ISLAMIC GREEN SCHOOL Annalisa Sonaria Hasibuan; Andi Supriadi Chan; Rezha Destiadi; Gabriel Ardi Hutagalung
J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service Vol. 4 No. 1 (2024): J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jcoscis.v4i1.17029

Abstract

Sekolah Johor Islamic Green School merupakan salah satu pelopor sekolah alam berbasis agama Islam di kota medan yang menjadi pengerak dalam edukasi dan Pendidikan anak. Sekolah Johor Islamic Green School ini sudah memiliki siswa lebih dari 50 orang baik dari kalangan masyarakat umum di kota medan. Saat ini Sekolah Johor Islamic Green School melakukan kegiatan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan antusian dan minat belajar siswa di alam dan tidak berada di kelas pada umumnya. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh sekolah ini seperti media pembelajaran yang bersifat konvensional dan peralatan pembelajaran untuk edukasi yang masih terbatas. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdi ini untuk menyelesaiakan permasalahan yang dihadapi oleh mitra dengan penerapan Iptek yang dibuat untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara implementasi teknologi digital untuk pengenalan Iqra berbasis Augmented Reality dan taman Iqra Digital. Iptek yang akan di implementasikan pada mitra adalah taman Iqra digital pada Kawasan sekolah. Kemudian pelatihan penggunaan dan pemberian informasi, penyediaan media pembelajaran ini sebagai promosi dan kegiatan serta media informasi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat dengan konsep berbasis masyarakat kelompok produktif (Community base Education) yang dilakukan dengan Langkah berupa pencarian permasalahan yang dihadapi oleh Sekolah Johor Islamic Green School dan disepakati Bersama oleh tim. pelatihan untuk Mitra. Kemudian akan diadakan pelatihan melalui forum grup discussion (FGD). Dan kegiatan akhir mengukur hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui respon Mitra dan hasil perbandingan pasca dan pra kegiatan tersebut.
Digitalisasi Manajemen Usaha dan Peningkatan Citra Produk sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM LAGILAH di Kecamatan Medan Johor, Medan, Sumatera Utara Destiadi, Rezha; Wathan, Hubbul; Chan, Andi Supriadi; Hasibuan, Annalisa Sonaria; Sudarsono, Sudarsono
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i2.119

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan bersama mitra UMKM Lagilah di Kecamatan Medan Johor, Sumatera Utara. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas usaha melalui digitalisasi manajemen dan penguatan citra produk. Program ini mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu membangun identitas merek yang profesional. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, dan penerapan langsung sistem digital sederhana untuk pencatatan keuangan dan stok, pembuatan booth promosi portable, serta pelatihan fotografi produk dan desain visual. Selain itu, mitra juga diberikan pemahaman tentang prinsip ekonomi syariah dan kehalalan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam pengelolaan usaha digital, kualitas visual produk, serta kesadaran terhadap nilai halal dan profesionalisme.
Penerapan Infrastruktur Informasi dengan Sign System dalam Pengembangan Desa Wisata Religi Besilam Chan, Andi Supriadi; Destiadi, Rezha; Hasibuan, Annalisa Sonaria; Wathan, Hubbul
Jurnal Tiyasadarma Vol. 3 No. 2 (2026): Januari 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jta.v3i2.809

Abstract

Desa besilam yang ada di kabupaten Tanjungpura merupakan salah satu desa Religi Tertua di Indonesia. Masyarakat Desa Besilam Sebagian besar bermata pencaharian sebagai wirasusaha dan petani selanjutnya disebut sebagai Kelompok Masyarakat yang disebut sebagai masyarakat produktif secara ekonomi dan yang lainnya bekerja sebagai buruh tani. Anggota Kelompok Masyarakat di Desa besilam terdiri dari 3 Kelompok. Pembangunan fasilitas dan infrastruktur fisik di Desa Besilam semakin baik, hal tersebut dibuktikan dengan sudah adanya akses jalan yang bagus , fasilitas parkir yang baik dan terdapat akses jalan tol dari kota medan sudah tersedia. Setiap peringatan Haul Tuan Guru Babussalam Syekh Abdul Wahab Rokan, Desa Besilam dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Hal ini tidak di iringi dengan perbaikan dari sisi Infrastruktur Informasi yang ada di Desa Besilam dan Infrastruktur yang mendukung Ekonomi Kreatif yang dimiliki oleh Desa. Permasalahan Krusial yang dimiliki desa besilam salah satunya adalah terkait infrastruktur pada bidang Informasi seperti petunjuk arah maupun informasi yang ada pada desa besilam. Wisatawan yang berkunjung seringkali merasa kebingungan dalam mencari informasi maupun arah terhadap objek wisata yang ada di Desa Besilam. Dengan adanya solusi berupa infrastruktur informasi diharapkan mampu menjadi pengarah yang jelas kepada pengunjung ketika ada acara besar seperti Haul Tahunan dan kegiatan keagamaan lainnya.