Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Strategi Pengembangan Bisnis Berkelanjutan bagi UKM dengan Pendekatan SWOT dan Business Model Canvas Nidya Wisudawati; Riko Herdian; Masayu Rosyidah; Tuwandi Juniarto; Khoerun Nisa Safitri
Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI) Vol. 10 No. 2 (2025): JT-IBSI (Jurnal Teknik Ibnu Sina)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jt-ibsi.v10i2.1296

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan dan meningkatnya persaingan pada Datanet Digital Printing di Palembang yang menunjukkan perlunya strategi pengembangan bisnis yang adaptif. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi pengembangan berbasis integrasi analisis SWOT dan Business Model Canvas (BMC). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap 103 responden, serta data sekunder dari literatur pendukung. Hasil analisis menunjukkan posisi perusahaan berada pada kuadran strategi pertumbuhan agresif dengan kebutuhan transformasi digital pada aspek pemasaran dan hubungan pelanggan. Kesimpulannya, integrasi SWOT dan BMC efektif dalam merancang model bisnis baru yang mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UKM di era digital.
Rancang Bangun Kursi Ergonomis Untuk Mengurangi Muscoloskelatal Pada Pengrajin Songket Palembang Rurry Patradhiani; Budi Kurniawan; Masayu Rosyidah
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.2.78370

Abstract

Proses pembuatan kain songket Palembang yang sebagian besar pengerjaannya dilakukan oleh tenaga manusia. Pada aktivitas pengrajin kain songket ini seringkali menimbulkan masalah seperti muscoleskeletal disorder karena posisi kerja yang tidak ergonomis dan ketidaksesuaian pengrajin dengan lingkungan kerjanya. Pada penelitian ini untuk merancang bangun kursi ergonomis untuk pengrajin songket Palembang guna mengurangi musculoskeletal disorder pada pengrajin. Dengan penerapan antropometri dalam merancang alat bantu pengrajin songket ini didapatkan ukuran untuk kursi ergonomis pada sandaran belakang berdasarakan nilai tinggi duduk tegak 76 cm, tinggi sandaran tangan berdasarkan tinggi siku duduk yaitu 25 cm, lebar kursi berdasarkan lebar bahu 40 cm, dan lebar dudukan berdasarkan lebar pantai poliental 50 cm. Setelah penerapan alat bantu ini pada pengrajin maka keluhan yang sebelumnya dirasakan pengrajin mulai berkurang dan produktivitas menjadi meningkat seberas 50%, sehingga menunjukkan bahwa alat bantu ini sukses untuk mengurangi masalah musculoskeletal pada pengrajinkain songket Palembang. 
Strategi Pengembangan Bisnis Berkelanjutan bagi UKM dengan Pendekatan SWOT dan Business Model Canvas Nidya Wisudawati; Riko Herdian; Masayu Rosyidah; Tuwandi Juniarto; Khoerun Nisa Safitri
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 10 No 02 (2025): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan dan meningkatnya persaingan pada Datanet Digital Printing di Palembang yang menunjukkan perlunya strategi pengembangan bisnis yang adaptif. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi factor-faktor internal dan eksternal, merumuskan dan menganalisis factor internal dan eksternal yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan bisnis Datanet Digital Printing, menentukan prioritas strategi berdasarkan potensi, kemampuan, dan kendala yang ada serta Menyusun Business Model Canvas (BMC). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap 103 responden, serta data sekunder dari literatur pendukung. Hasil analisis matriks internal menunjukkan bahwa nilai Internal Factor Analysis (IFAS) sebesar 30 dan nilai External Factor Analysis Summary (EFAS) sebesar 42,5. Hal ini menunjukkan posisi perusahaan berada pada kuadran strategi pertumbuhan agresif dengan kebutuhan transformasi digital pada aspek pemasaran dan hubungan pelanggan. Kesimpulannya, integrasi SWOT dan BMC efektif dalam merancang model bisnis baru yang mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UKM di era digital.
Strategi Pengembangan Bisnis Berkelanjutan bagi UKM dengan Pendekatan SWOT dan Business Model Canvas Nidya Wisudawati; Riko Herdian; Masayu Rosyidah; Tuwandi Juniarto; Khoerun Nisa Safitri Nisa Safitri
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 10 No 02 (2025): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan dan meningkatnya persaingan pada Datanet Digital Printing di Palembang yang menunjukkan perlunya strategi pengembangan bisnis yang adaptif. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi factor-faktor internal dan eksternal, merumuskan dan menganalisis factor internal dan eksternal yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan bisnis Datanet Digital Printing, menentukan prioritas strategi berdasarkan potensi, kemampuan, dan kendala yang ada serta Menyusun Business Model Canvas (BMC). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap 103 responden, serta data sekunder dari literatur pendukung. Hasil analisis matriks internal menunjukkan bahwa nilai Internal Factor Analysis (IFAS) sebesar 30 dan nilai External Factor Analysis Summary (EFAS) sebesar 42,5. Hal ini menunjukkan posisi perusahaan berada pada kuadran strategi pertumbuhan agresif dengan kebutuhan transformasi digital pada aspek pemasaran dan hubungan pelanggan. Kesimpulannya, integrasi SWOT dan BMC efektif dalam merancang model bisnis baru yang mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UKM di era digital.
Designing MSMEs Strategies to Survive in the New Normal Era with a SWOT-TOPSIS Approach Masayu Rosyidah
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 17 No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v17i1.2022.pp64-76

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a significant impact on various sectors such as the healthcare system, tourism, trade, industry and economy sector especially on the economic activities of MSMEs. MSMEs are very vulnerable to being affected by business disruptions, because they are indirectly related to sectors affected by the pandemic such as the tourism sector, transportation to the culinary industry.However, in this COVID-19 pandemic, MSMEs lack of resilience and flexibility due to several things, such as the low level of digitalization, difficulties in accessing technology and a lack of understanding strategies to survive in business.So to overcome this challenge, MSMEs need to make accurate plans and strategies, so that companies can find out their strengths and weaknesses as well as opportunities and threats.SWOT analysis is used to obtain information derived from the analysis of the company's internal and external environmental situations.This analysis is needed to help develop MSMEs in recognizing their strengths and weaknesses as well as taking advantage of every existing opportunity and avoiding or minimizing threats in market competition.This research uses SWOT and TOPSIS analysis methods. SWOT analysis begins by weighting and ranking internal factors and external factors of MSMEs. The TOPSIS method is used to sort priorities from alternatives to the selected strategy.The results show that alternative strategies that can be applied are to create innovative new products, expand sales areas, increase promotions, turn business processes digital by using existing online platforms and expanding sales areas.Â