Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI JARAK LAPIS GEOGRID TERATAS DAN PENAMBAHAN PANJANG PONDASI TERHADAP PENINGKATAN DAYA DUKUNG TANAH PASIR PADA PONDASI PERSEGI PANJANG DENGAN PEMBEBANAN EKSENTRIS Sjaputra, Rakha; Munawir, As’ad; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi merupakan struktur bangunan yang berfungsi menyalurkan beban yang diterima dari bangunan yang berada diatasnya ke tanah. Selain menahan beban aksial, pondasi juga harus mampu menahan beban eksentris. Dengan banyaknya pembangunan saat ini, sering kali kondisi lapangan memaksa untuk membangun sebuah bangunan diatas tanah yang daya dukung nya rendah seperti tanah pasir. Untuk itu digunakan lapis geogrid sebagai perkuatan untuk meningkatkan daya dukung tanah pasir. Pengujian ini dilakukan pada tanah pasir dengan RC 80%. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah jarak lapis geogrid teratas (u) dan panjang pondasi (L). Pengujian yang dilakukan di laboratorium menggunakan 3 lapis geogrid dengan jarak antar lapis geogrid yaitu 2 cm.Variasi jarak lapis geogrid teratas yang digunakan sebesar 2 cm, 3 cm, dan 4 cm sertavariasi panjang pondasi sebesar 12 cm, 14cm, dan 16 cm dengan lebar masing-masing 10 cm. Uji pembebanan dilakukan dengan eksentrisitas sebesar 1 cm, dan luas ukuran geogrid yaitu 50x60 cm2. Hasil daya dukung dari pondasi persegi panjang dengan perkuatan akan dibandingkan dengan daya dukung pondasi tanpa perkuatan. Dari hasil penelitian ini berdasarkan analisis Bearing Capacity Ratio (BCR), model pondasi yang menghasilkan daya dukung tanah maksimum yaitu pondasi dengan u = 2cm dan L = 12 cm.   Kata kunci: daya dukung, tanah pasir, bearing capacity ratio, pondasi persegi panjang, beban eksentris, geogrid, variasi jarak lapis geogrid, variasi panjang pondasi.
USULAN PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) BERDASARKAN HASIL METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN PENDEKATAN SAFETY CULTURE Rachmansyah, Arief; Yuniar, Yuniar; Liansari, Gita Permata
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.049 KB)

Abstract

PT. X adalah perusahaan bidang konstruksi bangunan. PT. X telah menggunakan aturan SMK3 yang ditentukan oleh pemerintah. Tetapi pada kenyataannya masih ditemukan kurangnya rasa kepedulian dan pengawasan  dari perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Metode yang digunakan adalah metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil dari metode FMEA menghasilkan nilai RPN. RPN terbesar digolongkan sebagai potensi bahaya kritis. Nilai RPN yang tergolong potensi bahaya kritis adalah nilai RPN 320, 288 dan 252. Setelah dilakukan perhitungan dengan metode FMEA dilakukan analisis Safety Culture. Analisis Safety Culture dilakukan untuk mengetahui kondisi atau budaya sistem keselamatan di Perusahaan. Safety Culture digunakan sebagai faktor untuk menentukan rekomendasi perbaikan kepada perusahaan.   Kata Kunci : SMK3, Metode FMEA, Safety Culture ABSTRACT PT. X is a building construction company. PT. X has used SMK3 rules set by the government. But in fact still found to lack a sense of awareness and control of the company. This study was done to reduce the risk of accidents. The method used is the method of Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). The results of the FMEA method produces RPN value. Largest RPN classified as potential critical hazards. RPN values ​​were classified as potential hazards is a critical value of the RPN 320, 288 and 252. After calculating the FMEA analysis methods Safety Culture. Safety Culture Analysis was conducted to determine the condition of a system or culture of safety in the Company. Safety Culture is used as a factor to determine recommendations for improvement to the company. Keywords: SMK3, FMEA Method, Safety Culture
Dampak Erupsi Gunung Kelud 2014 terhadap Petani Pemilik Lahan pada Pemilihan Pekerjaan dan Usaha Tani imaniyah, rifatul; Rachmansyah, Arief; Riniwati, Harsuko
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.02.8

Abstract

Gunungapi berumur Kuarter di Pulau Jawa memberikan kemanfaatan tinggi bagi penduduk yang tinggal di sekitarnya, khususnya para petani. Letusan gunungapi bersifat adesitik tersebut menghasilkan material dengan kandungan beragam mineral, sehingga tanah yang terbentuk tergolong subur. Didukung oleh curah hujan tinggi daerah di sekitar gunungapi tersebut merupakan kawasan pertanian dengan produktifitas tinggi. Letusan Gunungapi Kelud pada Februari 2014 menghasilkan material jatuhan piroklastik yang bila terkena air hujan akan menjadi keras. Hal ini berdampak pada kualitas lahan pertanian dan menyebabkan beberapa petani pemilik lahan berubah mata pencaharian. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi petani dalam menentukan mata pencaharian pasca erupsi tahun 2014. Penelitian dilakukan dengan wawancara terpandu dengan mengajukan 14 pertanyaan kepada  petani pemilik lahan di Desa Pandansari, Kabupaten Malang dan Desa Kebonrejo, Kabupaten Kediri. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa hanya 7 dari 14 faktor yang berpengaruh sangat kuat. Faktor-faktor tersebut adalah pengalaman melakukan usaha lain, curahan waktu kerja, lama waktu menganggur, jumlah pendapatan, akses bantuan modl, ketersediaan air untuk irigasi dan pelatihan yang diberikan oleh pemerintah. Kemudian 7 faktor tersebut dianalisis dengan metode regresi logistik yang menyimpulkan bahwa faktor yang paling berpengaruh adalah pengalaman, curahan waktu kerja, pendapatan dan akses bantuan. 
PENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL CETAK TERHADAP WAKTU DAN BIAYA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SEJAHTERA TAPAK (RST) Wahyudi, Imam; Djakfar, Ludfi; Rachmansyah, Arief
Media Teknik Sipil Vol 12, No 2 (2014): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v12i2.2285

Abstract

PENGARUH PENGGUNAAN MATERIAL CETAK TERHADAP WAKTU DAN BIAYA PROYEK PEMBANGUNANRUMAH SEJAHTERA TAPAK (RST) Product Innovation Effect Of Housing Housing Consumer Confidence To Developer (A Case Study Of Housing In Jember )Imam Wahyudi1, Ludfi Djakfar2, Arief Rachmansyah31,2Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya MalangJl. MT. Haryono No 167 Malang, IndonesiaAbstractThe purpose of this study was to determine the effect of the use of printed materials to the time and cost of development projects Tread Welfare House in Malang and determine the ratio of the time and expense . The method used to analyze the cost and time by using earmed value concept . Estimated completion of aspects of the schedule obtained approximate completion time ( TE ) was 70 days with the use of conventional materials , while using printed material is for 64 days . This case shows the project using print materials to accelerate approximately 8 days of the 72 -day plan . The conclusion of this study is the effect of the use of conventional materials based on the use of earned value schedule states that a plan with almost the same execution time by 72 days to 100 houses , while the performance in terms of cost , is effective for less than the cost of implementing the plan , so there are advantages Rp.72,396,667.04 amounted to 100 houses . While using print materials faster implementation 8 days from the time the plan is as much as 64 days to 100 houses , while the performance is analyzed in terms of costs with earned value concept can be assessed effectively with a gain of Rp.125,139,788.80 to 100 housing units .Keywords : Home Prosperous Tread , Conventional Materials , Materials PrintAbstrakAdapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan material cetak terhadap waktu dan biaya proyek pembangunan Rumah Sejahtera Tapak di kota Malang dan mengetahui perbandingan terhadap waktu dan biaya. Metode yang digunakan untuk menganalisis biaya dan waktu yaitu dengan menggunakan earmed value concept. Perkiraan penyelesaian dari aspek jadual didapat perkiraan waktu penyelesaian pekerjaan (TE) adalah 70 hari dengan menggunakan material konvensional, sedangkan menggunakan material cetak adalah sebesar 64 hari. Hal Ini menunjukkan proyek dengan menggunakan material cetak akan mengalami percepatan kurang lebih 8 hari dari waktu rencana 72 hari. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pengaruh penggunaan material konvensional berdasarkan penggunaan earned value schedule menyatakan bahwa waktu rencana dengan waktu pelaksanaan hampir sama yaitu sebesar 72 hari untuk 100 unit rumah, sedangkan kinerja dari segi biaya dinilai efektif karena biaya pelaksanaan lebih kecil dari rencana, sehingga ada keuntungan sebesar Rp.72,396,667.04 untuk 100 unit rumah. Sedangkan dengan menggunakan material cetak pelaksanaan lebih cepat 8 hari dari pada waktu rencana yaitu sebanyak 64 hari untuk 100 unit rumah, sedangkan kinerja dari segi biaya yang dianalisa dengan earned value concept dapat dinilai efektif dengan keuntungan sebesar Rp.125,139,788.80 untuk 100 unit rumah.Kata Kunci : Rumah Sejahtera Tapak, Material Konvensional, Material Cetak
ANALISIS PERBANDINGAN PENURUNAN TANAH TERHADAP FUNGSI WAKTU PADA PERBAIKAN TANAH LUNAK DENGAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) Chandra, Farhan Prima; Zaika, Yulvi; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo merupakan salah satu pembangunan infrastruktur di Indonesia, dimana tanah yang berada di daerah tersebut berupa tanah berbutir halus yang memiliki karakteristik tanah yang tidak stabil karena mempunyai kandungan air tanah berlebih sehingga tanah menjadi lunak, daya dukung tanah yang rendah serta proses penurunan yang lama. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu usaha perbaikan tanah agar struktur tanah menjadi lebih kuat dan kokoh dalam menahan beban konstruksi. Usaha perbaikan tanah pada tanah lunak dapat dilakukan dengan perlakuan pra-pembebanan dan dipadukan dengan Prefabricated Vertical Drain (PVD) sebagai alat untuk mempercepat proses penurunan tanah. Pra-pembebanan pada penelitian ini akan diberikan secara bertahap di laboratorium selama 5 hari yang kemudian divariasikan terhadap variabel jarak antar PVD, kedalaman PVD, dan pola pemasangan PVD. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui kinerja maksimum PVD dalam mempercepat proses penurunan tanah. Selanjutnya, data karakteristik tanah yang telah diperbaiki akan di bandingkan terhadap sampel tanah tanpa PVD (benchmark), terutama dalam segi waktu dan penurunan konsolidasi berdasarkan perhitungan konsolidasi satu dimensi Terzaghi, perhitungan analisis PVD dengan mempertimbangkan efek smear dan perhitungan konsolidasi dengan proyeksi Asaoka. Dari hasil pengolahan data, dapat diketahui bahwa nilai penurunan terbesar setelah 5 hari pembebanan konsolidasi adalah pada variasi kedalaman PVD 40 cm berpola segitiga. Hal tersebut dibuktikan dengan capaian penurunan aktual skala laboratorium sebesar 42,926 mm,  penurunan dengan analisis PVD mempertimbangkan efek smear sebesar 42,926 mm, dan terakhir nilai penurunan dengan analisis Asaoka sebesar 61,448 mm. Disamping itu, besar penurunan akhir benchmark dengan analisis Terzaghi setelah 5 hari pembebanan adalah sebesar 6,824 mm, dimana waktu penurunan yang dibutuhkan untuk mencapai nilai penurunan akhir benchmark pada variasi kedalaman PVD 40 cm berpola segitiga hanya selama 3,945 jam. Kata kunci: Tanah lunak, Prefabricated Vertical Drain (PVD), Terzaghi, smear zone, Asaoka  
ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI TIANG PANCANG DAN PONDASI TIANG BOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM VOKASI DAN INDUSTRI KREATIF UNIVERSITAS BRAWIJAYA KAMPUS DIENG Atikah, Laras; Munawir, As’ad; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Brawijaya melakukan pembangunan Gedung Laboratorium Vokasi dan Industri Kreatif Universitas Brawijaya Kampus Dieng Malang untuk menunjang kegiatan akademik mahasiswanya. Pada penelitian ini direncanakan ulang pondasi tiang pancang sebagai alternatif penggunaan pondasi tiang bor untuk menumpu gedung laboratorium tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan analisis perhitungan daya dukung, penurunan, serta biaya antara pondasi tiang pancang dan pondasi tiang bor. Dengan menggunakan metode analitis berdasarkan data N-SPT diperoleh daya dukung tiang pancang tunggal izin sebesar 1171,843 kN, dengan penggunaan tiang pancang direncanakan sebanyak 120 buah. Sedangkan tiang bor tunggal memiliki daya dukung sebesar 475,40 kN, dengan penggunaan tiang bor direncanakan sebanyak 196 buah. Dengan menggunakan metode analitis diperoleh penurunan tiang pancang tunggal sebesar 15,589 mm. Sedangkan penurunan tiang bor tunggal memiliki penurunan sebesar 39,327 mm. Validasi pondasi tiang pancang tunggal dan kelompok menggunakan program Plaxis 2D V20 memberikan hasil daya dukung maupun penurunan yang tidak berbeda jauh dari hasil dengan menggunakan metode analitis. Pekerjaan pondasi tiang pancang menghabiskan biaya sebesar Rp 7.373.694.512,78, sedangkan pekerjaan pondasi tiang bor mencapai Rp 8.463.126.337,15. Dari hasil perbandingan ini dapat diketahui bahwa pondasi tiang pancang mempunyai daya dukung yang lebih besar serta penurunan yang lebih kecil daripada pondasi tiang bor. Hal ini menunjukkan bahwa pondasi tiang pancang dapat lebih baik menumpu gedung tersebut. Dilihat dari aspek biaya pun penggunaan pondasi tiang pancang lebih ekonomis karena menghemat Rp 1.089.431.824,37, dengan penggunaan tiang yang lebih sedikit,daripada penggunaan pondasi tiang bor. Kata Kunci: Pondasi Tiang Pancang, Daya Dukung, Penurunan, Biaya
PERBAIKAN SIFAT MEKANIK TANAH LUNAK YANG DIPERBAIKI DENGAN PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) POLA SEGIEMPAT DENGAN PERUBAHAN KEDALAMAN PEMASANGAN (STUDI KASUS JALAN TOL PASURUAN – PROBOLINGGO) Haristama, Iffat Shafwan; Rachmansyah, Arief; Zaika, Yulvi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang sering dijumpai pada infrastruktur jalan tol di pulau jawa ialah tanah lunak karena nilai daya dukung tanah dan kuat geser rendah sehingga menyebabkan penurunan pada pondasi jalan tol tersebut. Alternatif perbaikan tanah yang digunakan ialah dengan melakukan prakompresi pada tanah yang dibantu dengan Prefabricated Vertical Drain (PVD). Perbaikan tanah menggunakan beberapa variasi kedalaman pvd dalam pemasangannya, yaitu kedalaman 25cm, 30cm, dan 40cm sedangkan untuk jarak antar PVD sama yaitu sebesar 20cm. Pengujian dilaksanakan selama 5 hari dengan pemberian beban secara bertahap sebanyak 5 (lima) variasi pembebanan serta nilai tegangan yang diratakan setiap 1 variasi beban yang diberikan yaitu sebesar 232,35 kg/m2, 276,31 kg/m2, 376,38 kg/m2. 433,33 kg/m2, dan 511,87 kg/m2. Hasil pengujian menunjukkan ada perbedaan penurunan pada sampel, kenaikan penurunan pengunaan pvd kedalaman 25cm sebesar 31%, untuk pvd kedalaman 30cm sebesar 94% dan untuk pvd kedalaman 40cm sebesar 97% dibanding dengan sampel yang tidak menggunakan pvd. Perbedaan kuat geser juga terlihat, untuk kedalaman pvd 25cm nilai kenaikannya sebesar 65%, untuk kedalaman pvd 30cm sebesar 81% dan untuk kedalaman pvd 40cm sebesar 90%. Berdasarkan hasil yang didapatkan semakin dalam kedalamanan pemasangan PVD maka akan semakin besar penurunan yang akan terjadi diwaktu yang sama dan nilai kuat geser akan meningkat. Semakin besar kedalaman PVD maka nilai tegangan air pori turun sampai nilai nol akan semakin cepat, sehingga kecepatan konsolidasi meningkat.   Kata Kunci : Tanah Lunak, PVD, Persegi, Kedalaman, Kekuatan.
Pengaruh Prosentase Luasan Deep Cement Mixing (DCM) Terhadap Daya Dukung Tanah Lunak Suwandoko, Adiwena Bachtiar; Zaika, Yulvi; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan merupakan bagian terpenting dari konstruksi. Dalam konstruksi, bangunan yang baik dibangun di atas tanah yang memiliki daya dukung stabil agar bangunan diatasnya tidak mengalami keruntuhan. Untuk menghindari kegagalan konstruksi diatasnya, maka dilakukan perbaikan tanah untuk meningkatkan nilai daya dukung tanah tersebut. Pada penelitian ini, metode yang akan digunakan yaitu Deep Cement Mixing (DCM) menggunakan campuran semen sebagai bahan aditif, penelitian dilakukan pada skala laboratorium dengan box berukuran 50x50 cm, tanah dalam keadaan slurry dengan prosentase kadar air sekitar 95%, dan benda uji perbaikan memiliki diameter 6 inch, tinggi 30 cm. Terdapat 4 kali percobaan dimana dengan prosentase perbaikan 7,29%, 15,6%, 21,9%, dan 29,2%. Kemudian dilakukan uji pembebanan secara vertikal dengan bantuan pompa hidrolik. Dari percobaan tersebut bahwa perubahan penurunan yang terjadi setiap kenaikan prosentase perbaikan mengalami peningkatan kekuatan tanah dimana saat perbaikan dengan prosentase 7,29% saat tegangan 0,18 Kg/cm2 mengalami penurunan sebesar 40,47mm, sedangkan dengan prosentase perbaikan 29,2% saat tegangan 0,18 Kg/cm2 mengalami penurunan sebesar 16,93 mm, dan daya dukung tanah setiap prosentase perbaikan mengalami peningkatan BCI dimana nilai BCI saat prosentase perbaikan 7,29% adalah 0, sedangkan nilai BCI pada prosentase perbaikan 29,2% adalah 154%. Dapat disimpulkan bahwa perbaikan yang dilakukan cukup efektif untuk meningkatkan daya dukung tanah. Kata kunci: Deep Cement Mixing, Daya Dukung tanah, BCI.
PERANCANGAN PERBAIKAN TANAH PADA PEMBANGUNAN MARKAS PASMAR-1 MENGGUNAKAN METODE SOIL PRELOADING KOMBINASI PREFABRICATED VERTICAL DRAIN Pramadana, Farhan; Zaika, Yulvi; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan analisis penyelidikan tanah (soil investigation), kondisi tanah di proyek konstruksiPembangunan Lanjutan Gedung & Sarpras Pasmar-1 Jakarta merupakan tanah lunak dimana tanahsering menimbukan masalah di dalam konstruksi bangunan sipil. Untuk menanggulangi masalahtersebut, maka diperlukan perancangan perbaikan tanah dasar dengan metode Soil Preloadingkombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD). Hasil perencanaan perbaikan tanah di proyekkonstruksi Pembangunan Lanjutan Gedung & Sarpras Pasmar-1 Jakarta dengan menggunakan metodeSoil Preloading dengan kombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD) yang di pancang dengankedalaman 14 meter, didapatkan penurunan tanah sebesar 0,7453m. Waktu konsolidasi mencapaiderajat konsolidasi 90% untuk pola segitiga jarak 1 meter didapatkan lama waktu 1,2 tahun. Dalamanalisis stabilitas lereng timbunan sebelum dihitung perubahan daya dukung tanah didapatkan angkakeamanan sebesar 0,8 dan setelah dilakukan perhitungan mengenai perubahan daya dukung tanahdidapatkan angka keamanan sebesar 2,7. Dengan memperhitungan perubahan daya dukung tanahmaka timbunan Soil Preloading sudah memenuhi batas syarat angka keamanan..Kata kunci : Soil Preloading, Prefabricated Vertical Drain, konsolidasi, stabilitas timbunan, angkakeamanan..
PERUBAHAN DAYA DUKUNG TANAH LUNAK YANG DISTABILISASI DENGAN DEEP CEMENT MIXING BERPOLA PANEL DENGAN VARIASI JARAK Asyifa, Hira; Zaika, Yulvi; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lunak memiliki daya dukung yang rendah yang berpotensi tidak kuat menahan beban.Diperlukan stabilisasi untuk meningkatkan daya dukung tanah. Penelitian berfokus pada pengaruh variasijarak terhadap peningkatan daya dukung tanah lunak menggunakan metode stabilisasi Deep Cement Mixingberpola panel. Deep Cement Mixing dilaksanakan dengan kadar semen 10%, kolom perbaikan berdiameter15,2 cm, tinggi 30 cm. Kolom ditata sesuai konfigurasi, lalu diisi dengan tanah asli (kadar air 95%) setinggikolom. Masa curing sampel 7 hari. Dilakukan pengujian dengan variasi jarak 15 cm, 20 cm, 25 cm, dan 30cm. Hasil analisa serta pengujian tanah lunak yang distabilisasi Deep Cement Mixing pada dengan variasijarak (D = 15,2 cm, kadar semen = 10%) mampu meningkatkan daya dukung tanah. Daya dukung tertinggidiperoleh pada variasi jarak 15 cm sebesar 0,2321 kg/cm2 dari hasil analisa dan 0,51 kg/cm2 dari hasil UjiPembebanan. Dari seluruh hasil pengujian dan analisa, disimpulkan bahwa peningkatan daya dukungberbanding terbalik dengan jarak antar panel. BCI terbesar diperoleh pada variasi jarak 15 cm sebesar55,3688% untuk hasil analisa 91,18% dari hasil Uji Pembebanan. Dari seluruh hasil pengujian dan analisa,disimpulkan bahwa BCI berbanding terbalik dengan jarak antar panel.Kata kunci: tanah lunak, stabilisasi tanah, deep cement mixing, semen, daya dukung, bearing capacityimprovement
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aditya, Tri Destian Afifuddin, Annas Agung, Annisa Tri Kurnia Agus Suharyanto Agustia, Daffa Fadhiel Aji, Muhammad Satria Bayu Akbarrina, Ailia Rizky Akhmad Afandi Al Islami, Auliya Nusyura Alfi Syahr, Enrico Widy Alfianto, Galih Alwafi Pujiraharjo Amin Setyo Leksono Aminudin Afandhi Andrianto, Haris Anisa Zairina Anjar Pranggawan Azhari Ansor, Zakaria Al Anthon Efani Ardiyansari, Anisa Oktavia Asyifa, Hira Atikah, Laras Bagyo Yanuwiadi Bambang Semedi Bangalino, Arvi Bayuaji, Gerardus David Ady Purnama Chandra, Farhan Prima Darmawan, Wahid Dharmawan, Aditya Leo Dian Novitasari Dirman, Eris Nur Diza, Novia Fara Eko Andi Suryo El Khaldi, Malika Fadh, Ghulam Aghnia Faradita, Putri Agil GITA PERMATA LIANSARI Halim, Lusiani Ferelia Harimurti . Haristama, Iffat Shafwan Harsuko Riniwati Hidayat, Mahesa Hikmawati, Viona Faiqoh Hutama Putra, Made Dwika imaniyah, rifatul Indradi Wijatmiko Iswardhana, Fanny Pramudya Karimah, Maslin Akhlaqul Karl Raffeelino Y.H, Raynard Kartikasari, Retna Ludfi Djakfar M. Hamzah Hasyim Machsusiyah, Firanda Nuriszatul Maharani Pertiwi Koentjoro Marjono Marjono Meisy Putri Rahmawati, Ika Mohammad Bisri Munawir, As'ad Munawir, As’ad Nizar, Faisal Nuddin Harahab Pertiwi, Maharani Pramadana, Farhan Prana, Resa Bagus Dharma Prasetyo, Raenal Adji Pratama, Dicky Rosian Pudyono . PUJI LESTARI Pujo Susilo, Ekki Darmawan Purbiantoro, Arie Putro, Galih Karno Qomariyatus Sholihah Raditya, Achmad Gusti Raehanayati Raehanayati Rahayu Kusumaningrum Rahmadya, Reza Roseno Ratri, Lola Kumala Rifqi, Moch. Fachrur Safitri, Ni Luh Eka Sanjaya, Rofi Trianto Sauri, Sofyan Sjaputra, Rakha Soemarno Soemarno Solimun, Solimun Suhasmoro, Auliyah Rizky Sukir Maryanto Suwandoko, Adiwena Bachtiar Syam's, Nova Dewi Safitri Tonny Sahusilawane Undiprastya, Guruh Wardhana, Febra Ndaru Widagda, Rahamdhana Purwa Wulansari, Yunita Yulvi Zaika Yuniar Yuniar