Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Laboratory

Pembuatan Jig pengasah Pahat Bubut dengan Memanfaatkan Motor Pompa Air Basuki Rachmat
Indonesian Journal of Laboratory Vol 1 No 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v1i1.40963

Abstract

Alat bantu untuk mengasah alat potong (pahat bubut HSS) diperlukan guna memperlancar berjalannya praktik proses manufaktur ketika pahat sudah aus. Untuk efisiensi dan memanfaatkan peralatan yang dimiliki Laboratorium maka pembuatan dudukan jig pengasah alat potong dibuat menggunakan mesin bubut maximat emco V13, mesin milling emco F3, dan mesin las listrik. batu gerinda yang dihubungkan dengan motor pompa Air (yang telah dimodivikasi) digunakan dalam mengasah alat potong. Pengasahan pahat akan disesuaikan dengan teori yang ada dan hasil alat potong iris yang diasah akan dibandingkan dengan berbagai variasi kecepatan potong (feedrate) kemudian didapatkan data kekasaran permukaan benda dalam proses manufaktur material aluminum cor.Hasil perbandingan uji kekasaran yang didapat ditampilkan dalam grafik print dari mesin uji ataupun input data ke Excel, apabila terjadi penyimpangan yang tipis dengan pahat bubut yang diasah oleh pabrikan (pahat baru) maka bisa dijadikan indikasi keberhasilan pembuatan alat bantu pengasah yang berarti terjadi penghematan waktu dan biaya.
Retrofit Mesin Emco CNC VMC-200 Rachmat, Basuki
Indonesian Journal of Laboratory Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v7i1.77391

Abstract

Mesin Emco CNC VMC-200 yang dimiliki Departemen Teknik Mesin dan Industri sejak tahun 1990 termasuk dalam golongan mesin kelas industri, meskipun dengan skala terbatas, kondisi saat ini Controller yang ada sudah tertinggal untuk mengikuti perkembangan teknologi. Perubahan besar dari sistem elektonik yang terjadi sehingga modul-modul untuk mengontrol gerakan motor listrik menjadi lebih sedehana, cukup diwakili 2 buah controller yang masing-masing berfungsi sebagai CPU dan Interface controller yang berfungsi memberi perintah kepada motor listrik di setiap sumbunya serta servo motor utama. Pemeriksaan kembali juga pada mekaniknya karena usia mesin dan  terjadi keausan, sehingga komponen yang ada sudah tidak berfungsi secara normal. Komponen mekanik sering terjadi kerusakan karena gesekan  pada kopling encoder masing-masing sumbu dan sistem ATC, pada ballscrew karena terjadi gesekan antar komponen sehingga aus atau pecah. Berdasarkan hal-hal tersebut, maka perlu di-retrofit pada controller atau elektronik dan pemerikasaan ulang pada mekanik yang harus diganti dengan yang baru sehingga mesin dapat digunakan lagi dengan hasil yang lebih baik. Setelah kedua bagian diperbaiki mesin ini dapat dioperasikan lebih mudah untuk proses kirim data dan hasil pemesinan sesuai dimensi dan ketelitian yang dikendaki.