Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum: Literature Review Dhimas Lanang Wicaksono; Faizah Betty Rahayuningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32401

Abstract

Salah satu cara kelancaran produksi ASI dapat dilakukan melalui rangsangan pijat oksitosin agar dapat memperlancar ASI dan meningkatkan kenyamanan ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu postpartum. Desain penelitian ini adalah studi literatur dengan teknik membandingkan (compare). Hasil penelitian ini adalah dari hasil literature review terhadap 10 jurnal yang berhubungan dengan topik penelitian yaitu pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada postpartum, dengan hasil yang sama menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap produksi ASI pada ibu postpartum. Kesimpulan penelitian ini adalah pijat oksitosin merupakan salah satu cara yang sangat efektif dalam membantu ibu postpartum untuk memproduksi dan mengeluarkan ASI.
Faktor Risiko Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil di RSUD Moewardi Surakarta Dari Tahun 2021 – 2024 Anisa Wijayanti; Faizah Betty Rahayuningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41247

Abstract

Diabetes gestasional (GDM) merupakan kondisi intoleransi karbohidrat yang terjadi selama kehamilan. Kejadian diabetes gestasional di Indonesia lebih rendah dibandingkan di Amerika Serikat (1,9%-3,6%), tetapi jumlah absolut kasusnya tetap signifikan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kasus-kontrol untuk mengidentifikasi faktor risiko GDM pada ibu hamil. Penelitian dilakukan di RSUD Moewardi Surakarta, mulai bulan September 2024 sampai dengan bulan Oktober 2024. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah data rekam medis pasien ibu hamil di RSUD Moewardi. Analisis data digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui faktor risiko yang paling mempengaruhi kejadian GDM. Faktor risiko yang diidentifikasi dalam penelitian ini mencakup usia, riwayat keluarga diabetes, dan kondisi kesehatan lainnya. Wanita hamil berusia di atas 25 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami diabetes gestasional. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pemahaman tentang interaksi antara berbagai faktor risiko dan diabetes gestasional, serta perpanjangan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian diabetes gestasional. Studi kasus ini mengidentifikasi kejadian dan faktor risiko yang memengaruhi insidensi dan faktor risiko diabetes. Analisis ini penting karena kadar hemoglobin dapat menjadi salah satu indikator risiko yang relevan dalam penelitian yang berkaitan dengan GDM, terutama jika dikaitkan dengan anemia atau kondisi lain yang memengaruhi metabolisme tubuh.
Terapi Massage sebagai Manajemen dalam Mengurangi Nyeri Post-Partum : Literatur Review Aura Rahmatika Galuh Putrianti; Faizah Betty Rahayuningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41679

Abstract

Pendahuluan : Nyeri pasca persalinan menjadi perhatian umum bagi ibu baru, yang dipengaruhi oleh persalinan vagina dan caesar. Manajemen nyeri yang tidak memadai dapat mengganggu ikatan ibu-bayi baru lahir, meningkatkan risiko komplikasi pasca persalinan, dan berpotensi menyebabkan nyeri kronis. Strategi manajemen nyeri farmakologis dan non-farmakologis tersedia untuk manajemen nyeri pasca persalinan yang efektif. Terapi pijat khususnya telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengurangi nyeri pasca persalinan dan meningkatkan kualitas hidup ibu. Tujuan : untuk mengetahui dan menganalisis metode terapi pijat dalam mengurangi nyeri pada pasien pasca Persalinan. Metode : Studi Literature menggunakan database search engine yaitu Sciencedirect, Pubmed, dan Scopus, dengan publikasi artikel berkisar tahun 2019-2024. Strategi pencarian literatur melibatkan kata kunci yang berhubungan dengan topik dan judul penelitian menggunakan Operator Boolean standar “AND” dan “OR”. kata kunci termasuk: “Massage” OR “foot Massage” OR “reflexiology” AND “Pain” AND “Post Partum” AND “Randomised Control” OR “Clinical Trial””. Hasil : didapatkan 7 Artikel yang menunjukan terdapat pengaruh terapi pijat dalam menurunkan nyeri pada pasien pasca persalinan. Kesimpulan : Terapi Pijat yang dilakukan dalam rentang waktu tertentu dapat dengan efektif menurunkan tingkat nyeri pada pasien pasca persalinan
Literatur Review: Strategi Manajemen Keperawatan yang Efektif Untuk Mengatasi Hipertensi Post Partum Dengan Pendekatan Holistik dan Kolaborasi Lilik Subagiyo Utomo; Faizah Betty Rahayuningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42732

Abstract

Hipertensi post partum merupakan komplikasi serius yang dapat mengancam keselamatan ibu setelah melahirkan, sering kali terkait dengan kondisi seperti preeklampsia atau eklampsia yang terjadi selama kehamilan. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan gejala yang mengganggu, tetapi juga meningkatkan risiko komplikasi berat jika tidak ditangani secara tepat. Manajemen keperawatan yang efektif sangat penting untuk mencegah morbiditas dan mortalitas pada ibu post partum.  Literatur review ini menganalisis strategi manajemen keperawatan hipertensi post partum berdasarkan studi-studi terbaru (2019-2024) sebanyak 9 artikel yang diperoleh dari database terpercaya seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemantauan tekanan darah secara berkala, terutama dalam 24-48 jam pertama setelah persalinan, dapat mendeteksi peningkatan tekanan darah secara dini dan mencegah komplikasi serius. Dukungan psikososial, termasuk konseling dan teknik relaksasi, berperan penting dalam mengurangi stres dan kecemasan pada pasien, sementara kolaborasi interdisipliner antara perawat, dokter, dan ahli gizi dapat meningkatkan koordinasi perawatan dan hasil klinis. Dengan menerapkan strategi yang komprehensif, perawat dapat memberikan perawatan yang optimal dan mendukung pemulihan pasien secara menyeluruh.
Faktor Risiko dengan Endometriosis pada Ibu Postpartum di RSUD Dr Moewardi Suarakarta Putri Aprilliyanti; Faizah Betty Rahayuningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47962

Abstract

The continuous growth of endometrial tissue can cause pain, irritation, and infertility. Perimenstrual symptoms with or without abnormal bleeding, infertility, chronic fatigue. This disease occurs in 6–10% of women in their fertile period, but the exact incidence is unknown because this disease must be diagnosed through laparoscopy, so there can be a delay in diagnosis for years. This study aims to determine the risk factors for endometriosis in postpartum mothers at Dr. Moewardi Surakarta Regional General Hospital and analyze the relationship between risk factors and the incidence of endometriosis at Dr. Moewardi Surakarta Regional General Hospital. The type of research used is a quantitative study with a case-control design, which is an observational analytical study conducted by comparing the case group and the control group based on their exposure status. The sample in this study were postpartum mothers with endometriosis recorded in the medical records at Dr. Moewardi Surakarta Regional General Hospital. Moewardi Surakarta from January 2022 to June 2025 with a total of 200 postpartum mothers, including 100 postpartum mothers with endometriosis and 100 postpartum mothers without endometriosis. From the results of the bivariate analysis, a P value of 0.000 <0.05 was obtained, there was a relationship between age and endometriosis, a P value of 0.004 <0.05 was obtained, there was a relationship between preeclampsia and endometriosis, a P value of 0.000 <0.05 was obtained, there was a relationship between placenta previa and endometriosis, a P value of 0.154 > 0.05 was obtained, there was no relationship between parietas and endometriosis, a P value of 0.000 <0.05 was obtained, there was a relationship between dysmesnor and endometriosis, a P value of 0.001 <0.05 was obtained, there was a relationship between menstrual cycles and endometriosis. It is hoped that this research can be a reference for future researchers using different methods.
Pengaruh Pemberian Edukasi Menjelang Persalinan Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Purbaningtyas Lintang Kumalasari; Faizah Betty Rahayuningsih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53289

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan selama kehamilan, terutama menjelang persalinan, merupakan masalah psikologis umum yang memengaruhi kesejahteraan ibu dan janin. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi selama persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi menjelang persalinan terhadap tingkat kecemasan ibu hamil. Metode: Penelitian quasi-experimental ini menggunakan Nonequivalent Control Group Pretest–Posttest Design, dengan pengukuran kecemasan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) edukasi. Sebanyak 90 ibu hamil trimester ketiga dibagi menjadi dua kelompok: 45 pada kelompok perlakuan (Puskesmas Miri) dan 45 pada kelompok kontrol (Puskesmas Tlogowungu). Instrumen yang digunakan adalah Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test. Hasil: Kelompok perlakuan mengalami penurunan skor kecemasan dari 27,67 menjadi 19,44 (p < 0,05), sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan kecil dari 30,53 menjadi 27,47 (p < 0,05). Hasil posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001). Kesimpulan: Edukasi menjelang persalinan secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mendukung pelayanan antenatal. Kata Kunci: Edukasi Persalinan, Kehamilan, Kecemasan, Trisemester III