Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Comparative Evaluation of Optuna-Optimized Radial Basis Function and Sigmoid Kernels in Support Vector Machine for Smart Air Quality Classification Galea, Nanda; Rahman, A; Maulidda, Renny; Husni, Nyayu Latifah
Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining Vol 8, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijaidm.v8i3.37563

Abstract

Poor air quality can have a serious impact on human health, so a classification system capable of accurately identifying air conditions is needed. This research proposes an air quality classification method using the Support Vector Machine (SVM) algorithm with two types of non-linear kernels, namely Radial Basis Function (RBF) and Sigmoid. The data used is obtained from various environmental sensors that record parameters such as CO, smoke, HC, TVOC, eCO₂, temperature, and humidity, and then collected in the form of historical datasets. To enhance the accuracy and efficiency of the model, hyperparameter optimization was performed automatically using Optuna. The evaluation results showed that SVM with RBF kernel performed better than Sigmoid kernel, achieving an accuracy value of 96.67% and F1-score of 96.80%. In addition, RBF also showed higher stability in 5-fold cross validation. This research shows that the combination of SVM and Optuna is effective in building an accurate air quality classification system, and has the potential to be further developed as a sensor based in air monitoring system and IoT.
ANALISIS ELASTISITAS TRANSMISI HARGA BAHAN OLAH KARET PADA SALURAN PEMASARAN KOPERASI DAN BUKAN KOPERASI DI KECAMATAN MESTONG KABUPATEN MUARO JAMBI Marhayadhy, Harry; rahman, a; malik, adlaida
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 15 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.677 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v15i2.2760

Abstract

Penelitian ini menganalisis elastisitas transmisi harga bahan olah karet pada saluran pemasaran koperasi dan bukan koperasi di Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Daerah ini merupakan salah satu daerah penghasil bahan olah karet terbesar di Muaro Jambi dan memiliki luas lahan yang besar pula. Keberadaan lembaga pemasaran di Kecamatan Mestong sangat dibutuhkan dalam memasarkan produk bahan olah karet. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui (1) perkembangan harga bokar harga pabrik dan harga bokar pada saluran pemasaran koperasi, kelompok tani dan pedagang desa (toke) di Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi (2) elastisitas transmisi harga bokar pabrik terhadap harga bokar pada petani yang menjual bokar melalui saluran pemasaran koperasi, kelompok tani dan pedagang desa (toke). Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara purposive, koperasi di Kecamatan Mestong dipilih karena terdapat koperasi yang melakukan usaha pemasaran bokar langsung ke pabrik dalam bentuk kemitraan. Kelompok Tani di Kecamatan Mestong dipilih yang merupakan kelompok tani yang khusus mengusahakan pemasaran bokar. Pedagang desa (toke) yang dipilih merupakan pedagang yang langsung membeli dan memasarkan bokar petani. Dengan analisis transmisi harga bahan olah karet pada harga pabrik terhadap harga bahan olah karet pada tiga lembaga pemasaran di Kecamatan Mestong nilai elastisitas pada saluran koperasi adalah 0,989 kelompok tani 0,956 dan pedagang desa (toke) 0,904. Elastisitas transmisi harga di koperasi dapat dikatakan sempurna, peningkatan harga dan penurunan harga di tingkat pabrik dapat di transmisikan secara sempurna ke petani melalui koperasi. Saluran selain koperasi dapat dikatakan kurang sempurna dengan nilai elastisitas transmisi harga kurang dari satu sehingga peningkatan dan penurunan harga di transmisikan tidak sempurna melalui kelompok tani dan pedagang desa (toke).   Kata kunci : elastisitas transmisi harga, bahan olah karet, perkembangan harga