Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Optimalisasi Kapasitas Fisik pada Siswa Sekolah Selama Pembelajaran Online Siti Nadhir Ollin Norlinta; Rizky Wulandhari
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 4 (2021): August Pages 725-1020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i4.400

Abstract

Upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani wabah COVID-19 salah satunya dengan melakukan social distancing. Adanya kebijkan tersebut, sebagian besar sekolah di Indonesia menerapkan pembelajaran online. Bagi siswa pembelajaran online, tidak adanya interaksi dengan teman, tidak adanya kegiatan ekstrakulikuler dan kegiatan sekolah sehingga mengurangi kapasitas fisik siswa. Banyak siswa sekolah yang mengikuti pembelajaran online mengeluhkan berat badan naik dan mudah lelah. Rata–rata setiap siswa membutuhkan waktu untuk proses pembelajaran sekitar 5 jam sehari. Perubahan gaya hidup masa pembelajaran online mengakibatkan banyak remaja mengalami obesitas tingkat 1. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya aktivitas fisik dan kelebihan kalori sehingga menimbulkan penumpukan lemak dalam tubuh. Memberi penyuluhan edukasi terkait bahaya obesitas serta pelatihan peningkatan kapasitas fisik siswa sekolah. Memberikan booklet berisi contoh latihan peningkatan kapasitas fisik sebagai buku panduan pada saat pelaksanaan pelatihan. Meningkatnya angka obesitas di Desa Pakem sebanyak 40% berdampak pada meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti diabetes, kanker, stroke, jantung, hipertensi dan gagal ginjal kronis. Untuk menghindari hal tersebut telah dilakukan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan dan pelatihan aktivitas fisik. Setelah pelatihan tersebut, remaja Desa Pakem memulai menjaga pola hidup sehat dan rajin melakukan latihan fisik/olahraga. Pemberian latihan fisik dan penyuluhan edukasi bahaya obesitas memberikan manfaat dalam bidang ilmu pengetahuan, olahraga di rumah, serta kesadaran tentang pola hidup sehat.
Edukasi Resiko Jatuh Pada Lansia Sebagai Upaya Untuk Menjaga Fleksibilitas Tubuh Norlinta, Siti Nadhir Ollin; Irfan, M
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i3.1145

Abstract

Risiko jatuh pada lansia meningkat seiring bertambahnya usia karena penurunan kekuatan otot, keseimbangan, dan penglihatan, serta adanya masalah kesehatan seperti osteoporosis dan diabetes. Jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera serius, seperti patah tulang atau cedera kepala, yang berdampak besar pada kualitas hidup mereka. Prevelensi tertinggi cedera karena jatuh pada lansia di usia 50 keatas. Masalah tersebut menjadi serius karena dapat mengakibatkan kemunduran baik dari segi fisik, mental, maupun psikososial. Prevelensi lansia tertinggi di Indonesia berada di Yogyakarta (53,4)%. Gangguan keseimbangan dinamis merupakan Faktor yang dapat meningkatkan resiko jatuh. Resiko jatuh akan menyebabkan suatu masalah besar diantaranya timbulnya penyakit tidak menular, Penurunan Activity Daily dan Koordinasi Pada Lansia. Pengabdian masyarakat yang digunakan, yaitu: Observasi, edukasi, wawancara beserta pengisian kuesioner dan dokumentasi. Pengabdian yang dilakukan lansia mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pada latihan aerobik low impact, sit and reach test dan pengisian skrining TUGT. Pengabdian ini telah berhasil memberikan sumbangsih terhadap upaya pencegahan resiko jatuh dengan menggunakan skrining TUGT serta edukasi yang mengganggu keseimbangan pada lansia.