Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN BERBAGAI MACAM FAKTOR RISIKO KANKER KOLOREKTAL DENGAN MASA SURVIVAL PASIEN KANKER KOLOREKTAL DI RSUD NGANJUK Listya Santoso, Ardanna; Hernanda, Pratika Yuhyi; Sugeng, Maria Widijanti; Sanjaya, Ayling
Calvaria Medical Journal Vol 3 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/s3vcq410

Abstract

Background: Colorectal cancer is one of the types of cancer with a high mortality rate worldwide, including in Indonesia. Objective: To analyze the relationship between various risk factors (history of smoking, obesity, alcohol consumption, family history of cancer, and comorbid diseases) and the survival of colorectal cancer patients at Nganjuk General Hospital. Methods: This study used an observational analytic design with a cross-sectional approach. Data were taken from the medical records of 42 colorectal cancer patients treated at Nganjuk General Hospital. Results: The findings showed that none of the patients had a history of smoking, obesity, alcohol consumption, or family history of cancer. However, there is a significant relationship between comorbid diseases and the survival of colorectal cancer patients (p-value = 0.048). Conclusion: The importance of managing comorbid diseases to improve the survival of colorectal cancer patients.
SKRINING KANKER PARU DI POSYANDU LANSIA NIRMALA WAGE SIDOARJO Hernanda, Pratika Yuhyi; Arimbi, Muzaijadah Retno; Sugeng, Maria Widijanti; Agusaputra, Harman; Ama, Fuad; Widayati, Lilis
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 4 (2026): Edisi 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Skrining kanker paru adalah pemeriksaan untuk mendeteksi dini kanker paru-paru. Dalam hal ini dilakukan pemeriksaan foto Rontgen dada bagi masyarakat yang beresiko tinggi dan atau bergejala. Skrining ini penting dilakukan karena kanker paru-paru seringkali tidak menimbulkan gejala hingga stadium lanjut. Skrining kanker paru-paru direkomendasikan untuk orang-orang yang berisiko tinggi, seperti: perokok atau mantan perokok, memiliki riwayat keluarga dengan kanker paru dan usia lebih dari 40 tahun. Metode: Pengabdian masyarakat dengan edukasi kanker paru dan Pemeriksaan foto thoraks. Hasil: Setelah dilakukan edukasi tentang kanker Paru di Balai RW 12 Posyandu Lansia Nirmala Wage, 15 pasien yang sesuai kriteria dilakukan pemeriksaan Foto Thoraks dimana masyarakat ini beresiko tinggi atau yang memiliki gejala kanker paru minimal batuk yang tidak kunjung sembuh dan atau penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya. Sebanyak 3 dari 15 pasien (20%) memiliki gangguan paru pada hasil foto thoraksnya, sehingga pasien bisa dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Pengetahuan masyarakat akan kanker paru juga meningkat setelah dilakukannya Edukasi di Seminar kanker paru yang kami selenggarakan sehingga harapannya kejadian kanker paru dapat ditekan di masyarakat. Kesimpulan: Deteksi dini kanker paru dapat dilakukan dengan skrining melalui anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan foto thoraks. Edukasi kanker paru dapat meningkatkan kesadaran dini akan kesehatan paru di masyarakat.