Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Jeumpa

Efektivitas Pemberian ZPT Bawang Merah (Allium Cepa L.) terhadap Subkultur Tanaman Pisang Barangan (Musa Acuminata L.) secara In Vitro Julaiha, Julaiha; Kamal, Samsul; Rahmawati, Lina; Zuraidah, Zuraidah; Eriawati, Eriawati; Sari, Kurnia
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.11461

Abstract

Perbanyakan tanaman umumnya dilakukan secara generatif melalui biji, atau secara vegetatif melalui bagian tanaman. Namun, banyak tanaman yang sulit diperbanyak secara generatif, sehingga populasinya terus berkurang. Subkultur menjadi salah satu cara perbanyakan tanaman dalam kultur jaringan dengan pemindahan planlet yang masih sangat kecil (planlet muda) dari medium lama ke medium baru secara aseptic. Bawang merah (Allium cepa L.) salah satu zat pengatur tumbuh alternatif yang di tambahkan pada media tanam kultur jaringan pisang barangan (Musa acuminata L.) yang dapat memberikan pertumbuhan dan morfogenesis yang lebih baik bagi planlet tanaman. Tujuan penelitian untuk mengkaji pertumbuhan pisang barangan dengan pemberian larutan bawang merah dan konsentrasi yang baik pada pertumbuhan pisang barangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang di peroleh dari hasil penelitian ini menggunakan uji anava. Hasil uji F pada analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian larutan bawang merah pada pisang barangan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah akar umur 28 dan 84 hari setalah tanam (HST). Pemberian larutan bawang merah memberikan pengaruh nyata pada jumlah akar pada konsentrasi BP4 (MS + larutan bawang merah (5 ml/l).
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Canva pada Materi Pembelahan Sel Kelas XI SMA Negeri 1 Kuala Bireuen Syakila, Tjoet Aghnia; Kamal, Samsul; Zuraidah, Zuraidah; Rahmawati, Lina; Taib, Eva Nauli; Dewi, Cut Ratna
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.11554

Abstract

Pembelajaran biologi pada materi pembelahan sel di SMA Negeri 1 Kuala Bireuen masih menghadapi kendala, ditandai dengan rendahnya ketuntasan belajar siswa akibat penggunaan media konvensional yang kurang efektif. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan media yang lebih atraktif dan mampu memvisualisasikan konsep abstrak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran audiovisual berbasis Canva yang layak dan praktis pada materi pembelahan sel. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Data kelayakan produk dikumpulkan melalui angket validasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 72,5% dengan kategori layak , sedangkan hasil validasi oleh ahli media mencapai 91% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, media yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebagai penunjang pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kajian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas media terhadap hasil belajar siswa serta potensi pengembangannya pada materi biologi lainnya
Karakteristik Bakteri Kitinolitik dari Perairan Sungai Krueng Lamnyong, Banda Aceh Safrika, Dessy; Zuraidah, Zuraidah; Hanim, Nafisah; Ahadi, Rizky; Rahmawati, Lina
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.11708

Abstract

Sungai Krueng Lamnyong merupakan kawasan perairan yang berpotensi mengandung bakteri kitinolitik karena menjadi habitat bagi organisme bercangkang seperti udang, kepiting, tiram, dan kerang. Kitin merupakan biopolimer alami yang umum ditemukan di lingkungan perairan dan dapat terdegradasi oleh enzim kitinase yang dihasilkan oleh mikroorganisme, seperti bakteri kitinolitik. Enzim kitinase berperan dalam proses daur ulang kitin, sehingga mencegah terjadinya akumulasi limbah cangkang organisme perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi morfologi bakteri kitinolitik yang diisolasi dari perairan Sungai Krueng Lamnyong, Banda Aceh. Sampel diambil dari tiga lokasi berbeda, yaitu Jembatan Lamnyong, Jembatan Krueng Cut, dan Muara Alue Naga. Dari setiap lokasi diambil tiga sampel, masing-masing dari sisi kiri, kanan, dan tengah sungai. Isolasi menggunakan media agar kitin Congo red berbahan dasar limbah cangkang udang. Pengamatan morfologi bakteri dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan keberagaman morfologi koloni: 3 koloni berbentuk circular dan 6 irregular; warna koloni terdiri atas putih (5), putih susu (2), kuning (1), dan merah muda (1). Tepian koloni bergelombang (5), bergerigi (2), dan rata (2). Hasil pewarnaan Gram menunjukkan 2 isolat Gram positif dan 7 Gram negatif, dengan bentuk sel berupa 3 kokus kecil, 2 kokus, dan 4 basil pendek. Bakteri kitinolitik ini berpotensi dimanfaatkan dalam bioteknologi lingkungan, khususnya bioremediasi limbah kitin.
Pengaruh Media Tanam terhadap Proses Aklimatisasi Planlet Aglaonema anyamanee Ul 'Izzah, Nida; Kamal, Samsul; Rahmawati, Lina; Zuraidah, Zuraidah; Zahara, Nurlia; Sari, Kurnia
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.12193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai jenis media tanam terhadap proses aklimatisasi planlet aglonema (Aglaonema anyamanee). Aklimatisasi merupakan tahap penting dalam mikropropagasi untuk menyesuaikan planlet dengan kondisi lingkungan luar. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan media tanam, yaitu tanah (kontrol), tanah+cocopeat (1:1), tanah+arang sekam (1:1), dan tanah+kompos (1:1), dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi batang, jumlah daun, dan persentase hidup pada umur 41 sampai 69 HST. Hasil analisis menunjukkan bahwa media tanam memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Perlakuan T3 (tanah+kompos) menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada tinggi batang (7.40 cm), lebar daun (5.23 cm), dan panjang daun (5.97 cm). perlakuan T0 dan T1 menunjukkan jumlah daun tertinggi (7.33 helai). Semua perlakuan menunjukkan persentase hidup sebesar 100%, menandakan bahwa seluruh media tanam mendukung kelangsungan hidup planlet. Media tanam berbasis kompos berdasarkan penelitian ini direkomendasikan sebagai pilihan terbaik untuk aklimatisasi Aglaonema anyamanee.