Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Tahfidz di Pondok Pesantren Amir, Syafruddin; Fauzi, Muhammad Ridwan; Isomudin, Muhammad
Jurnal At-Tadbir : Media Hukum dan Pendidikan Vol 31 No 2 (2021): Eksistensi Pendidikan, Hukum dan Politik pada Masa Pandemi Covid 19
Publisher : Institut KH Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52030/attadbir.v31i2.108

Abstract

Tahfidz al-Qur’an merupakan suatu proses menjaga dan melestarikan kemurnian kitab suci al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pembelajaran tahfidz al-Qur’an dengan memeberikan solusi dalam mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Syamsul ‘Ulum dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada beberapa ustadz dan santri Pondok Pesantren Syamsul ‘Ulum. Kemudian data yang terkumpul, dianalisis dengan teknik analisis data kualiatatif. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: 1) Pembelajaran Tahfidz al-Qur’an merupakan salah satu program unggulan pondok pesantren Syamsul ‘Ulum yang menggunakan metode talaqqi dalam pelaksanaannya, 2) Problematika pembelajaran tahfidz al-Qur’an di pondok pesantren Syamsul ‘Ulum adalah rasa malas, kurang fokus, banyak kegiatan, faktor waktu, kurang pembimbing dan faktor lingkungan 3) Solusi untuk mengatasi problematika pembelajaran tahfidz adalah melawan malas dengan motivasi, memberi target hafalan yang jelas, mengurangi kegiatan ekstrakurikuler sekolah, dan memisahkan asrama
Semantic and Scientific Interpretation of Al-Zill (Shadow) in the Qur'an: A Semantic-Based Tafsir ‘Ilmi of Surah al-Furqan (25:45–46) in Light of Geometric Optics Mudin, Moh. Isom; Sabilillah, Muhammad; Suharto, Ahmad; Saifuddin, Ahmad Farid
TAFSE: Journal of Qur'anic Studies Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/tafse.v10i2.33624

Abstract

Shadows as observable natural phenomena are described in the Qur’an, particularly in Surah al-Furqān (25:45–46), which portrays their extension, movement, and relation to the sun. This study aims to analyze the concept of al-ẓill (shadow) in these verses through a semantic-based approach to tafsīr ‘ilmī and to examine its conceptual correlation with principles of geometric optics. The research employs a qualitative textual method using a three-layered analytical framework consisting of semantic deconstruction, exegetical mapping, and conceptual correlation. The first stage analyzes key Qur’anic terms—madda, ẓill, dalīlan, and qabḍnāhu—through classical Arabic lexicons and semantic field analysis. The second stage examines interpretations from classical and modern exegetical works to trace the historical understanding of the verses. The third stage explores the conceptual alignment between the Qur’anic description of shadows and established principles of geometric optics concerning shadow formation and solar geometry. The findings indicate that the Qur’an describes shadows as dynamic and orderly phenomena governed by the position of the sun, reflecting a coherent observational pattern compatible with scientific explanations of shadow formation and variation. Rather than presenting scientific predictions, the Qur’anic narrative offers a phenomenological description of natural processes that invites reflection on cosmic order and divine wisdom. This study contributes a methodological model for interdisciplinary research that integrates semantic analysis of Qur’anic language with responsible engagement with scientific knowledge.