Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PANGAN

Bakar Nabati Terhadap Kondisi Bahan Baku Industri Gula di Propinsi Lampung Ismono, Hanung; Arifin, Bustanul; Fitriani, Fitriani
JURNAL PANGAN Vol 20, No 2 (2011): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.516 KB) | DOI: 10.33964/jp.v20i2.35

Abstract

Krisis energi pada tahun 2007 menyebabkan setiap negara memberikan perhatian penting dalam pengembangan bioenergi, termasuk Indonesia. Sayangnya sebagian besar sumber bioenergi berasal dari bahan pangan, termasuk bioetanol dari tebu. Makalah ini bertujuan menganalisis pengaruh promosi pengembangan bioetanol terhadap pendapatan petani tebu, dengan fokus pada tanggapan/respon petani tebu terhadap pengembangan bioetanol pada pola kemitraan petani tebu dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Perkebunan Nusantara VII Bunga Mayang di Kabupaten Lampung Utara dan dengan perusahaan swasta besar PT. Gunung Madu Plantations di Kabupaten Lampung Tengah. Statistik deskriptif digunakan dalam menjelaskan respon petani tebu terhadap pengembangan bioetanol. Selanjutnya pengaruh pengembangan bioetanol terhadap pendapatan petani tebu dianalisis dengan menggunakan persamaan regresi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa respon petani tebu terhadap issue pengembangan bioetanol dari tebu berbeda antarpola kemitraan. Respon pengembangan bioetanol berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani tebu yang berasal dari bagian gula petani secara signifikan. Tanda negatif koefisien variabel respon pengembangan bioetanol menunjukkan indikasi adanya pengalihan sumber bahan baku tebu petani untuk industri gula menjadi bahan baku industri bioetanol.Energy crisis in 2007 makes countries in the world, including Indonesia, give extra attention to the development of bio-energy. Unfortunately many of the bio-energy resourcescome from food, including bio-ethanol from sugarcane. This paper tries to analyze the effect of bio-ethanol development on the income of sugarcane farmers, focusing on the responses of the farmers on bio-ethanol development to the partnership between the sugarcane farmers and a State-Owned Enterprise (SOE) of PT. Perkebunan Nusantara VII Bunga Mayang in North Lampung and a big private enterprise of PT. Gunung Madu Plantations in Central Lampung. The descriptive statistics is applied to describe the response of farmers toward bio-ethanol development. Moreover the effect of bio-ethanol development on the income of sugarcane farmers is analyzed using a regression equation. The results show that response of farmers on bio-ethanol development creates different perspectives between the two partnerships. Bio-ethanol development significantly affects the income of sugarcane farmers from the sugar. Meanwhile the negative coefficient sign indicates that bio-ethanol development causes the reallocation of sugarcane products from sugar industry to bio-ethanol industry. 
Analisis Skala Ekonomi Produksi Tebu di Propinsi Lampung Fitriani, Fitriani; Arifin, Bustanul; Ismono, Hanung
JURNAL PANGAN Vol 19, No 4 (2010): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.598 KB) | DOI: 10.33964/jp.v19i4.156

Abstract

Artikel ini menganalisis skala ekonomi produksi tebu di Propinsi Lampung, dengan fokus pada observasi mendalam tentang pola kemitraan petani tebu dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Bunga Mayang di Kabupaten Lampung Utara dan dengan perusahaan swasta besar PT. Gunung Madu Plantations (GMP) di Kabupaten Lampung Tengah. Studi ini menggunakan analisis usahatani untuk melihat tingkat profitabilitas produksi tebu serta memanfaatkan sifat-sifat khas fungsi produksi Constant Elasticitiy of Substitution (CES) untuk melihat tingkat substitusi dari faktor-faktor produksi yang berpengaruh di daerah studi. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani tebu di Propinsi Lampung masih menguntungkan, walau pun telah berada pada fase penerimaan hasil yang semakin berkurang. Kemitraan petani dengan PTPN VII Bunga Mayang lebih padat tenaga kerja dibanding kemitraan dengan PT GMP, walaupun dalam jangka panjang tidak berbeda secara signifikan. Kebijakan yang mampu meningkatkan skala ekonomi produksi tebu akan meningkatkan pendapatan petani dan berkontribusi pada pengembangan wilayah di Lampung.The objective of this study is to analyze the economic scale of sugarcane production in the Province of Lampung. Field surveys are conducted in August-September 2009, covering the production centers in the districts of North Lampung and Central Lampung. More in-depth observations are focused to examine the partnership program between sugarcane farmers and the State-Owned Enterprise (SOE) of PTPN VII Bunga Mayang in North Lampung and private estate of PT Gunung Madu Plantation (PT GMP) in Central Lampung. Standard farm economic analysis is employed to examine the profitability of sugarcane farming in the study sites. The constant elasticity of substitution (CES) production function is adapted to analyze the economic scale of the sugarcane farming in the province. The results show that the sugarcane farming in the study sites is economically profitable, although in the stage of decreasing return to scale; and, although in the long run the difference is not statistically significant, the farmers’ partnership with PTPN VII is more labor intensive than that with private enterprise PT GMP. Any policies to increase the economic scale of sugarcane production would contribute to the welfare of sugarcane farmers and regional development in the province. 
Bakar Nabati Terhadap Kondisi Bahan Baku Industri Gula di Propinsi Lampung Hanung Ismono; Bustanul Arifin; Fitriani Fitriani
JURNAL PANGAN Vol. 20 No. 2 (2011): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v20i2.35

Abstract

Krisis energi pada tahun 2007 menyebabkan setiap negara memberikan perhatian penting dalam pengembangan bioenergi, termasuk Indonesia. Sayangnya sebagian besar sumber bioenergi berasal dari bahan pangan, termasuk bioetanol dari tebu. Makalah ini bertujuan menganalisis pengaruh promosi pengembangan bioetanol terhadap pendapatan petani tebu, dengan fokus pada tanggapan/respon petani tebu terhadap pengembangan bioetanol pada pola kemitraan petani tebu dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Perkebunan Nusantara VII Bunga Mayang di Kabupaten Lampung Utara dan dengan perusahaan swasta besar PT. Gunung Madu Plantations di Kabupaten Lampung Tengah. Statistik deskriptif digunakan dalam menjelaskan respon petani tebu terhadap pengembangan bioetanol. Selanjutnya pengaruh pengembangan bioetanol terhadap pendapatan petani tebu dianalisis dengan menggunakan persamaan regresi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa respon petani tebu terhadap issue pengembangan bioetanol dari tebu berbeda antarpola kemitraan. Respon pengembangan bioetanol berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani tebu yang berasal dari bagian gula petani secara signifikan. Tanda negatif koefisien variabel respon pengembangan bioetanol menunjukkan indikasi adanya pengalihan sumber bahan baku tebu petani untuk industri gula menjadi bahan baku industri bioetanol.Energy crisis in 2007 makes countries in the world, including Indonesia, give extra attention to the development of bio-energy. Unfortunately many of the bio-energy resourcescome from food, including bio-ethanol from sugarcane. This paper tries to analyze the effect of bio-ethanol development on the income of sugarcane farmers, focusing on the responses of the farmers on bio-ethanol development to the partnership between the sugarcane farmers and a State-Owned Enterprise (SOE) of PT. Perkebunan Nusantara VII Bunga Mayang in North Lampung and a big private enterprise of PT. Gunung Madu Plantations in Central Lampung. The descriptive statistics is applied to describe the response of farmers toward bio-ethanol development. Moreover the effect of bio-ethanol development on the income of sugarcane farmers is analyzed using a regression equation. The results show that response of farmers on bio-ethanol development creates different perspectives between the two partnerships. Bio-ethanol development significantly affects the income of sugarcane farmers from the sugar. Meanwhile the negative coefficient sign indicates that bio-ethanol development causes the reallocation of sugarcane products from sugar industry to bio-ethanol industry. 
Analisis Skala Ekonomi Produksi Tebu di Propinsi Lampung Fitriani Fitriani; Bustanul Arifin; Hanung Ismono
JURNAL PANGAN Vol. 19 No. 4 (2010): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v19i4.156

Abstract

Artikel ini menganalisis skala ekonomi produksi tebu di Propinsi Lampung, dengan fokus pada observasi mendalam tentang pola kemitraan petani tebu dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Bunga Mayang di Kabupaten Lampung Utara dan dengan perusahaan swasta besar PT. Gunung Madu Plantations (GMP) di Kabupaten Lampung Tengah. Studi ini menggunakan analisis usahatani untuk melihat tingkat profitabilitas produksi tebu serta memanfaatkan sifat-sifat khas fungsi produksi Constant Elasticitiy of Substitution (CES) untuk melihat tingkat substitusi dari faktor-faktor produksi yang berpengaruh di daerah studi. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani tebu di Propinsi Lampung masih menguntungkan, walau pun telah berada pada fase penerimaan hasil yang semakin berkurang. Kemitraan petani dengan PTPN VII Bunga Mayang lebih padat tenaga kerja dibanding kemitraan dengan PT GMP, walaupun dalam jangka panjang tidak berbeda secara signifikan. Kebijakan yang mampu meningkatkan skala ekonomi produksi tebu akan meningkatkan pendapatan petani dan berkontribusi pada pengembangan wilayah di Lampung.The objective of this study is to analyze the economic scale of sugarcane production in the Province of Lampung. Field surveys are conducted in August-September 2009, covering the production centers in the districts of North Lampung and Central Lampung. More in-depth observations are focused to examine the partnership program between sugarcane farmers and the State-Owned Enterprise (SOE) of PTPN VII Bunga Mayang in North Lampung and private estate of PT Gunung Madu Plantation (PT GMP) in Central Lampung. Standard farm economic analysis is employed to examine the profitability of sugarcane farming in the study sites. The constant elasticity of substitution (CES) production function is adapted to analyze the economic scale of the sugarcane farming in the province. The results show that the sugarcane farming in the study sites is economically profitable, although in the stage of decreasing return to scale; and, although in the long run the difference is not statistically significant, the farmers’ partnership with PTPN VII is more labor intensive than that with private enterprise PT GMP. Any policies to increase the economic scale of sugarcane production would contribute to the welfare of sugarcane farmers and regional development in the province. 
Co-Authors . Dermiyati . Dermiyati Abdul Mutolib Achdiansyah Soelaiman Adia Nugraha Adia Nugraha Afsani Saputri Ahmad Tusi Alghoziyah Alghoziyah Alifia Marsa Aisy Alvita Raissa Marza Amalia Karina Andarwangi, Tunjung Andini Fitria Hadi Anggelia Permata Sari Ani Suryani Anisa Maya Sari Annisa Nevy Prihartini Ayuandari, Elva Azhari Maliki Begem Viantimala Belladina Sannia Budiyuwono, Slamet Bunga Woro Ayu Bustanul Arifin Bustanul Arifin Bustanul Arifin Bustanul Arifin Dani Pramaditya Trisnata Dea Adelia Dermiati - Dermiyati, . Deti Destiani Devi Ariantika Devi Chandra Diah Tera Dwi Muthi Dian Fatma Sari Dian Mukri Dita Pratiwi Dita Pratiwi Dwi Apriliansyah Astanu Dwi Haryono Dwi Rizky Agustina Eka Kasymir Eka Kasymir Eka Kasymir Elva Ayuandari Ermayuli Ermayuli Erni Rohasti Evi Yuniarti Fauzi Nur Dewangga Fembriarti Erry Prasmatiwi Fitri Yuni Lestari Fitri Yuni Lestari Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Gama Ayu Siswandari Hamildan, Zerylke Jovanian Helvi Yanfika Hurip Santoso I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Indah Nurmayasari Jamalam Lumbanraja Jamalam Lumbanraja Jamalam Lumbanraja Jessica Anggraesi Julaily Eka Saputra Kada, Ryohei Katsuya Tanaka Kholis Meizari Ktut Murniati Kuswanta Futas Hidayat Kuswanta Futas Hidayat Lestari, Dyah Aring Hepiana Lestari, Fitri Yuni Luh Putu Ratna Sundari Luvita Willya Hendri M Imacullata Santa De Vega Indiako Mahdi Mahdi Maria Ulfah Marza, Alvita Raissa Maya Riantini, Maya Meri Handayani Michael Reed Muhammad Ibnu Muhammad Irfan Affandi Mutiara Indira Putri Nadya Putri Nasution, Annio Indah Lestari Nidya Triana Putri Ni’malia Estika Ratna Novalia Novalia Novi Kurniawati Novi Rosanti oktafri - Pilatus Utama Mandala Putra Putri, Nidya Triana Rabiatul Adawiyah Rabiatul Adawiyah Rabiatul Adawiyah Rahma Lalita Ratna, Ni’malia Estika Reed, Michael Reki Septian Patra Restiana Restiana Ria Kurniasih Rina Astuti Rizky Ramdhani Puspanegara Rohayani Rohayani Rohmatul Uslah Rosi Triafni Nurhayati Ryohei Kada Sari, Yosa Triolanda Sayu Hadiyati Iswara Septaria Indah Sari Setyo Dwi Utomo Setyo Dwi Utomo Sheila Fathia Aldhariana Sinaga, Shintia Maria Williyani Sirilus Gatya Prasasta Slamet Budiyuwono Sri Hidayati Sri Mulyani Widyanti Sri Setyani Sugeng Triyono Suriaty Situmorang Sutarni Sutarni Sutopo Ghani Nugroho Sutopo Ghani Nugroho Syamsiar, Syamsiar Taisa, Rianida Taisa, Rianida Tanaka, Katsuya Teguh Endaryanto Tunjung Andarwangi Tunjung Andarwangi Tyas Sekartiara Syafani, Tyas Sekartiara Wan Abbas Zakaria Wan Abbas Zakaria Wayan Astika Darmayanti Wida Ayu Winarni Widuri Prameswita Widya Gandi Windi Ariesta Wuryaningsih Dwi Sayekti Yaktiworo Indriani Yasmin, Rania A.S. Yoandra Yoga Pratama Yonariza Yonariza Yosa Triolanda Sari Yuliana Saleh Yunika Hutami Manik Zainal Abidin