Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS KEAMANAN PRODUK MAKANAN DI NIKMAT CATERING BERDASARKAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE Setyawati, Nur Falah
IDENTIFIKASI Vol 6 No 2 (2020): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v6i2.130

Abstract

Food safety assurance is a key principle in the catering industry. Food products that are not safe can cause food poisoning. Poisoning data due to food and drinks in Kaltim-Kaltara in 2018 were 8 cases and in 2019, 6 cases. Food safety assurance can be achieved by implementing a food safety management system. SMKP identifies and controls food safety hazards at each stage of food preparation, through a holistic control system consisting of: Pre-requisite programs: Good Manufacturing Practice (GMP), Hazard Analysis and Critical Control Points system (HACCP), maintenance efficient and accurate of documentation and records. GMP is the basic operational and environmental conditions required to produce safe food. In order for the foodservice industry to maintain the quality and safety of its food products, matters relating to the scope of GMP must be done properly and measured. Nikmat Catering is one of the caterers in the city of Balikpapan. It has a mission to maintain a clean work environment and apply safety standards, with continuous controlling, and provide training to employees regarding service, hygienic and safe food processing. The research objective was to analyze the safety of food products in Nikmat Catering based on the implementation of the GMP scope. The research method is qualitative with a descriptive approach. The data is obtained through non-participatory observation and interviews of 5 informants. The results showed that Nikmat Catering implemented the entire scope of GMP. Conclusion: the food products produced by Nikmat Catering have met food safety assurance standards.
ANALISIS PENGELOLAAN PENYIMPANAN BAHAN BAKU MENTAH RESTORAN THE KOREAN EATERY DI BALIKPAPAN Setyawati, Nur Falah; Maslina, Maslina; Apiliani, Irma Wulan
IDENTIFIKASI Vol 7 No 2 (2021): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v7i2.155

Abstract

Good raw and clean raw material storage and good recording from restaurant workers is a standard of the Indonesian health minister's regulation on food hygiene and sanitation services. This research is a combination of qualitative and quantitative research. The number of samples in this study as much as 2 samples. Sampling of this sample data through interviews and observation. Data analysis is used to calculate the percentage of observations. The results of this study show that 80% of the standard food management in Permenkes RI No.1096 / Menkes / per / VI / 2011. And other results from this research is showing 20% ​​where the management of raw material storage in the restaurant is not in accordance with Permenkes. These mismatches because no Activities of first in First out and rooms that are too humid. The results showed that 80% according to Permenkes and 20% are not suitable is the absence of first in first out and humid room temperature Keywords : Hygiene , Sanitasi, Food
ANALISIS PENERAPAN HIGIENE SANITASI PANGAN DI HOTEL ZURICH BALIKPAPAN Setyawati, Nur Falah; Siboro, Impol; Wahyuni, Sri; Lumbanraja, Samuel
IDENTIFIKASI Vol 8 No 2 (2022): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v8i2.249

Abstract

Food is one of the basic human needs that is needed at any time and requires good and correct processing so that it is beneficial to the body. Based on what can disturb, harm and endanger human health and does not conflict with religion, data from the World Health Organization (WHO) in 2019 around 600 million people or 1 in 10 people in the world suffer from illness after consuming contaminated food. As many as 420 thousand people die every year because of food. It was recorded in Indonesia, from 2011 to 2015, food products that did not comply with established standards increased by around 35%, from 2013 to 2015 reports of serious food poisoning increased from 48 to 61 cases in 34 provinces, and incidents of food poisoning in Indonesia in 2016 by 26% of 132 extraordinary events of food poisoning and disease. To improve standard quality, the quality of food storage containers, which consist of storing wet and dry food ingredients in accordance with the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 1096 of 2011 concerning Hygiene Sanitation Catering Services.
PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) OLI BEKAS PADA BENGKEL MOTOR CV. CAHAYA MULTI MOTOR DI MUARA JAWA Manossoh, Mysia Charrisma Trinita; Setyawati, Nur Falah; Pratamasari, Iin
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.619

Abstract

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) didefinisikan sebagai sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung zat, energi, komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, atau jumlahnya baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan atau merusak lingkungan hidup, membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana kesesuaian pengleolaan LB3 oli bekas pada bengkel motor CV. Cahaya Multi Motor. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu jenis penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara detail pengelolaan LB3 oli bekas di bengkel motor CV. Cahaya Multi Motor. Hasil yang didapatkan bahwa pengelolaan LB3 dalam tahapan penyimpanan dan pengangkutan pada bengkel motor CV. Cahaya Multi Motor harus diperbaiki dan ditingkatkan.
PENGARUH PELATIHAN BASIC FIRST AID TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MAHASISWA K3 UNIVERSITAS BALIKPAPAN DALAM MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA Susilo, Defri Nanda; Setyawati, Nur Falah; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan Basic First Aid terhadap pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam memberikan pertolongan pertama. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemahaman dan keterampilan pertolongan pertama, khususnya bagi mahasiswa yang berpotensi menghadapi situasi kegawatdaruratan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental bentuk one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa K3 yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar ceklis observasi untuk menilai kemampuan praktik pertolongan pertama. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai pengetahuan setelah pelatihan, yang dibuktikan melalui uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan nilai signifikansi (sig.) < 0,05. Selain itu, kemampuan mahasiswa dalam memberikan pertolongan pertama juga mengalami peningkatan, yang dibuktikan dari skor observasi sesudah pelatihan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan Basic First Aid berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam memberikan pertolongan pertama.
EVALUASI PROGRAM KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA SEBAGAI UPAYA PRNCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI PT. BALIKPAPAN READY MIX Jhodelyn, Khezya Cartila; Rusba, Komeyni; Setyawati, Nur Falah
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.734

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menjamin terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, terutama di sektor industri yang memiliki potensi risiko tinggi seperti PT. Balikpapan Ready Mix. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program K3 yang diterapkan perusahaan sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berfokus pada area Batching Plant dan Workshop. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program K3 telah berjalan cukup baik, ditunjukkan dengan tingkat kesesuaian penerapan safety talk sebesar 87%, inspeksi peralatan sebesar 94,55%, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) sebesar 90%. Namun demikian, masih ditemukan kendala seperti kurangnya kesadaran mandiri pekerja dalam penggunaan APD serta ketidakhadiran sebagian pekerja dalam safety talk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program K3 di PT. Balikpapan Ready Mix memiliki efektivitas yang cukup tinggi dalam menekan angka kecelakaan kerja, meskipun masih diperlukan peningkatan pada aspek kesadaran individu dan pengawasan berkelanjutan. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan perusahaan untuk memperbaiki dan mengembangkan sistem manajemen K3 yang lebih optimal.
KEPATUHAN BERLALU LINTAS PENGEMUDI KENDARAAN BERAT TERHADAP KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN TURUNAN KILO 0 KOTA BALIKPAPAN Wulandari, Wulandari; Maslina, Maslina; Setyawati, Nur Falah
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.747

Abstract

Kepatuhan berlalu lintas merupakan perilaku atau tindakan pengemudi dalam menaati peraturan lalu lintas, yang dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kepatuhan berlalu lintas pengemudi kendaraan berat terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan turunan Kilo 0 Kota Balikpapan serta tingkat kepatuhan dan tingkat kejadian kecelakaan lalu lintas pengemudi kendaraan berat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 104 pengemudi kendaraan berat. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas dan korelasi rank spearman. Hasil penelitian mayoritas pengemudi berada dalam kategori cukup patuh (46,15%), kurang patuh (33,65%), dan (20,19%) yang patuh. Tingkat kejadian kecelakaan cenderung tinggi. Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara kepatuhan pengemudi dengan kejadian kecelakaan yaitu, faktor manusia hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar (r = 0,690) dan signifikansi (p = 0,000), faktor kendaraan nilai korelasi (r = 0,681) dan signifikansi (p = 0,000), faktor lingkungan nilai korelasi (r = 0,671) dan signifikansi (p = 0,000), faktor jalan nilai korelasi sebesar (r = 0,702) dan signifikansi (p = 0,000).
EVALUASI KEBERHASILAN PROGRAM BEHAVIOUR BASED SAFETY TERHADAP PERILAKU AMAN PEKERJA PT DERMAGA PERKASAPRATAMA Budi, Muhamad Naufal Setia; Setyawati, Nur Falah; Nur, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.776

Abstract

Industri pertambangan batubara menyimpan berbagai tantangan serius, terutama terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Terdapat perkiraan yang menyatakan bahwa sekitar 88% kecelakaan disebabkan oleh perilaku tidak aman. Behaviour based safety merupakan salah satu upaya pendekatan untuk meningkatkan budaya keselamatan ditempat kerja. Namun, implementasi BBS tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program behaviour based safety yang telah diterapkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data seperti wawancara dan observasi pada pekerja PT. Dermaga Perkasapratama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program behaviour based safety di PT Dermaga Perkasapratama telah berhasil memberikan pengaruh positif terhadap perilaku aman pekerja. Namun, keberhasilan tersebut bersifat parsial dan belum menyentuh seluruh dimensi organisasi secara mendalam. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai bahan perbaikan dan perkembangan dalam program behaviour based safety yang telah terlaksana.
PENGARUH PERSEPSI DAN FAKTOR PEKERJAAN TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PT. XYZ DI BALIKPAPAN Rusba, Komeyni; Setyawati, Nur Falah; Auliya, Alma
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.779

Abstract

Meningkatnya angka kecelakaan kerja, tindakan tidak aman, serta kejadian hampir celaka di tahun 2024 menjadi perhatian khusus terutama bagi Pemilik usaha. Ketika pekerja memiliki persepsi yang rendah terhadap pentingnya keselamatan, mereka cenderung mengabaikan prosedur atau standar operasional yang telah ditetapkan. Selain itu, Pekerjaan berisiko tinggi, karakteristik tugas yang berat dapat menjadi pengaruh menurunnya perilaku keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Persepsi dan faktor Pekerjaan terhadap perilaku keselamatan pada pekerja PT. XYZ Indonesia. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket kepada Pekerja Lapangan. Metode analisis data menggunakan Uji Analisis Regresi Logistik Biner dengan aplikasi software SPSS versi 31. Hasil analisis menunjukkan bahwa Persepsi tidak berpengaruh terhadap Perilaku Keselamatan (sig= 0.876), namun Faktor Pekerjaan memiliki pengaruh terhadap Perilaku Keselamatan (sig= 0.013). Saran untuk perusahaan yaitu untuk Meningkatkan pengawasan pada area kerja, mengevaluasi program K3 pada perusahaan serta melakukan asesmen psikososial pekerja.
HUBUNGAN ANTARA SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT DR. R. HARDJANTO BALIKPAPAN Setyawati, Nur Falah; Hardiyono, Hardiyono; Satria, Barra Ajie
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.797

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam pelayanan rumah sakit. Shift kerja yang bergantian dapat menyebabkan gangguan pola tidur dan ritme sirkadian, sehingga berisiko menimbulkan kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja pada perawat di Rumah Sakit Dr. R. Hardjanto, serta membandingkan tingkat kelelahan antara perawat IGD dan rawat inap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 77 perawat yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Maslach Burnout Inventory (MBI). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara shift kerja dan kelelahan kerja pada perawat IGD (p = 0.070), namun terdapat hubungan signifikan pada perawat rawat inap (p = 0.025). Selain itu, terdapat perbedaan tingkat kelelahan yang signifikan antara perawat IGD dan rawat inap (p = 0.000). Disarankan bagi rumah sakit untuk mengevaluasi sistem shift kerja dan melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi kelelahan perawat.