Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Evaluasi dan Efektivitas Pembelajaran SD/MI Dwi Melliani Br Pa; Zhafirah Azhar; Ainuz Zahra Nasution; Zunidar Zunidar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian proses belajar mengajar dan efektivitasnya di SD/MI serta keterkaitan di antara keduanya dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penilaian proses belajar mengajar adalah suatu langkah yang dilakukan untuk mengukur sejauh mana siswa berhasil mencapai tujuan yang telah ditentukan. Sementara itu, efektivitas pembelajaran menunjukkan seberapa baik proses belajar mengajar dapat mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan mengumpulkan beragam referensi seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen yang relevan. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa penilaian proses belajar mengajar memiliki peran krusial dalam menilai hasil belajar peserta didik, mengenali kesulitan yang dihadapi, memberikan umpan balik kepada pengajar, serta menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait pembelajaran. Penilaian yang dilakukan dengan tepat dan berkesinambungan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran sehingga tujuan pendidikan di SD/MI dapat dicapai dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, penilaian proses belajar mengajar dan efektivitas pembelajaran saling terkait dan tidak dapat dipisahkan dalam rangkaian pendidikan.
Pengembangan dan Produksi Video Pembelajaran Interaktif Berbasis Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa SD/MI Ratmini Pasaribu; Jihan Na’imah Ritonga; Mutia Ulfa; Zunidar Zunidar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital. Kurikulum Merdeka yang diterapkan di Indonesia menuntut guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta mampu mengembangkan kompetensi abad ke-21. Salah satu media yang dapat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka adalah video pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan video pembelajaran interaktif berbasis Kurikulum Merdeka yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa SD/MI. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket validasi ahli materi dan ahli media, angket respons siswa, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran interaktif yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi berdasarkan penilaian ahli, praktis digunakan oleh guru dan peserta didik, serta efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penggunaan video pembelajaran interaktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, membantu pemahaman konsep, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian pengembangan media video pembelajaran pada jenjang sekolah dasar yang menunjukkan efektivitas media video dalam meningkatkan kualitas pembelajaran
Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Nayla Putri Azwirda; Raihana Syakila; Eliza Nasroh Lubis; Zunidar Zunidar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan media pembelajaran yang interaktif berbasis multimedia agar dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar dan membantu siswa dalam memahami materi dengan cara yang lebih mudah dan menarik. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan memanfaatkan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran multimedia yang menggabungkan teks, gambar, audio, video, dan animasi dalam satu aplikasi. Validasi produk dilakukan oleh para ahli materi dan media untuk menilai kelayakan media yang telah dikembangkan. Hasil dari validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran multimedia ini terklasifikasi dalam kategori sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, hasil dari percobaan pada siswa menunjukkan adanya peningkatan dalam minat belajar, motivasi, serta pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Dengan demikian, media pembelajaran multimedia yang telah dikembangkan bisa menjadi pilihan inovatif untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan.
Pengembangan Kurikulum di MI/SD: Komponen, Ruang Lingkup, dan Struktur Kurikulum Nadilla Syafitri; Kayla marhmah sitompul; Siti Nur Cholizah Saragih; M Hafif Fadhillah Damanik; Zunidar Zunidar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pendidikan yang berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan kurikulum di MI/SD, komponen-komponen kurikulum, ruang lingkup pengembangan kurikulum, serta struktur kurikulum berdasarkan KTSP dan Kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari buku, jurnal, dan berbagai dokumen yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum merupakan proses sistematis yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan penyempurnaan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman. Komponen kurikulum terdiri atas tujuan, isi, proses pembelajaran, dan evaluasi yang saling berkaitan dalam mencapai tujuan pendidikan. Ruang lingkup pengembangan kurikulum mencakup seluruh aspek pendidikan mulai dari perencanaan hingga evaluasi pembelajaran. Selain itu, terdapat perbedaan mendasar antara KTSP dan Kurikulum 2013, terutama pada orientasi pembelajaran yang bergeser dari penguasaan materi menuju pengembangan kompetensi peserta didik secara menyeluruh. Dengan demikian, pengembangan kurikulum yang tepat dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan dan menghasilkan peserta didik yang berkarakter, kompeten, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Terhadap Kemampuan Kolaborasi Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPA Afni Maharani; Nirwana Anas; Zunidar Zunidar
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v2i2.1023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Contextual Taeching and Learning terhadap kemampuan kolaborasi peserta didik di kelas V SD IT AL Hijrah 2 Deli Serdang Laut Dendang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif, kemudian menggunakan desain Quasi Eksperiment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan kolaborasi peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning lebih berpengaruh secara signifikan dibanding dengan kemampuan kolaborasi peserta didik dengan model konvensional. Penelitian dilakukan selama dua kali pertemuan masing-masing kelas kontrol dan eksperimen. Kemudian untuk pengujian hipotesis pada kelas eksperimen dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai taraf signifikan (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,001. Yang mana artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat simpulan bahwasanya model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dapat berpengaruh meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik.
Etika dan Hak Cipta Dalam Multimedia Pada Jenjang Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah Zunidar Zunidar; Arinda Auliya Nasution; Rizka Balqis Lubis; Raudhatul Jannah
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v4i1.2055

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengakibatkan perubahan yang besar dalam kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pemanfaatan berbagai media seperti gambar, video, suara, animasi, dan beragam platform digital semakin sering diterapkan oleh pendidik dan siswa. Meskipun demikian, penggunaan multimedia juga mengangkat isu-isu seputar etika digital dan hak cipta. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya penerapan etika dan pemahaman hak cipta dalam penggunaan media pada tingkat SD/MI. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur (library research) yang menganalisis sejumlah sumber-sumber ilmiah, jurnal, dan peraturan yang diterbitkan setelah tahun 2020. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman tentang etika digital dan hak cipta dapat berakibat pada pelanggaran seperti plagiarisme, penggunaan konten tanpa izin, serta penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, penting bagi pendidikan mengenai etika digital dan literasi hak cipta untuk diintegrasikan dalam proses belajar mengajar mulai dari usia dini. Penerapan kebijakan di sekolah, bimbingan oleh guru, dan partisipasi orang tua menjadi elemen kunci dalam menciptakan budaya penggunaan multimedia yang bertanggung jawab.