Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Eksplorasi potensi cagar budaya di kota Tasikmalaya sebagai pengayaan bahan ajar sejarah lokal Fachrurozi, Miftahul Habib; Armiyati, Laely; Ramadhan, Ilham Rohman; Firdaus, Dede Wahyu
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 4 No 2 (2024): IJHESS OCTOBER 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v4i2.1296

Abstract

Cultural heritage potential plays an important role in presenting meaningful history learning, unfortunately this has not been done in the Tasikmalaya city. This research aims to: 1) describe the use of cultural heritage in local history teaching materials; 2) describe a brief history of the city of Tasikmalaya, and; 3) Analyze the use of cultural heritage in the city of Tasikmalaya as enrichment of local history teaching materials. This research is qualitative research with a descriptive method where data is obtained through documentation and observation. The research results show that cultural heritage has an important role as a source of learning local history. There are 63 cultural heritage potential sites in the city of Tasikmalaya. There are a number of cultural heritage sites that can be used to enrich local historical material, including: 1) Lingga Yoni Indihiang as material to enrich local historical material during the Hindu-Buddhist era; 2) Sheikh Abdul Ghorib's grave in Kawalu during the Islamic era; 3) The Tasikmalaya Regent's official residence complex and cultural heritage in the center of Tasikmalaya city during the colonial period, and 4) the PETA Monument and the Cooperative Monument during the independence revolution. The use of the cultural heritage potentials in Tasikmalaya City in history learning can be done through two things, namely the application of the field trip method and the design of cultural heritage-based history teaching materials. This is expected to provide meaningful local history learning for students.
Development Instructional Media Based on Virtual Reality Assisted by The MilleaLab Application on Tourism Resources Material Ningsih, Mega Prani; Novitasari, Nastiti; Ramadhan, Ilham Rohman; Nurdianti, Raden Roro Suci; Shaari, Mohammad Zohir Bin Ahmad; Hannah, Beth; Durgaryan, Alesa
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 5 No. 2 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v5i2.374

Abstract

VR technology is changing the world of education by providing immersive and interactive learning experiences. This study develops LaViGeo, a VR-based learning media designed using the MilleaLab application to enhance learning in tourism resource materials. This study follows the ADDIE development model, consisting of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. This study involved 21 students in the Geography of Transportation and Tourism course, selected randomly. Data were collected using a validation questionnaire for material and media experts, as well as a student response survey. The results is LaViGeo was very feasible and effective to use from expert assessments and through trials with students. The integration of multimedia elements, learning videos, 360-degree images and interactive features can be accepted by students for concept materials related to tourism geography. There are challenges in the form of direct integration of 360-degree YouTube videos and limited trials so that further research is needed regarding wider implementation and optimization.
Narasi Ekologis Tasikmalaya: Pendekatan Historical-Ecology dalam Pembelajaran Sejarah Kontekstual di SMA Ramadhan, Ilham Rohman; Triyanto, Samuel Agus; Agustian, Dita
Jurnal Metaedukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 5, No 2 (2023): Metaedukasi
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/metaedukasi.v5i2.15320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi narasi ekologis Kota Tasikmalaya sebagai sumber pembelajaran sejarah kontekstual di tingkat SMA dengan pendekatan historical-ecology. Pendekatan ini menekankan keterkaitan antara dinamika sosial, lingkungan, dan waktu sebagai bagian dari konstruksi historis yang relevan dengan konteks lokal. Kajian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis dokumen kurikulum, serta narasi sejarah lingkungan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa Narasi ekologis Tasikmalaya mencerminkan hubungan jangka panjang antara manusia dan lingkungan yang membentuk identitas lokal, mulai dari masa kolonial hingga era modern. Pengelolaan hutan, letusan Gunung Galunggung 1982, hingga urbanisasi pascareformasi menunjukkan dinamika adaptasi sosial-ekologis masyarakat. Potensi ini relevan untuk pembelajaran sejarah SMA karena mengaitkan isu lingkungan dengan konteks lokal dan capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Melalui pendekatan historical-ecology, guru dapat mengintegrasikan kolaborasi komunitas, sumber primer digital, serta teknologi seperti Google Earth dan AR untuk pembelajaran berbasis proyek. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pemahaman sejarah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran ekologis dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.
Pengembangan Media Pembelajaran berbasis Sosial Media Terintegrasi melalui Lesson Study Triyanto, Samuel Agus; Ramadhan, Ilham Rohman
Jurnal Metaedukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 2 (2022): Metaedukasi
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i2.15287

Abstract

Pandemi Covid-19 mendorong dominasi WhatsApp sebagai media pembelajaran daring di SDN 1 Picungremuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Namun, penggunaan WhatsApp oleh tenaga pengajar untuk penyampaian dan pengumpulan tugas dinilai kurang efektif dalam memaksimalkan interaksi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran terpadu berbasis media sosial (poster, video, dan podcast) melalui pendekatan lesson study untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring. Pengembangan media mengadopsi model Research and Development (RD) ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis kebutuhan, desain konseptual, pengembangan produk, implementasi terbatas, dan evaluasi. Kelayakan media dinilai berdasarkan tiga aspek: (1) validitas melalui penilaian ahli materi dan media, (2) praktikalitas melalui umpan balik praktisi (guru), dan (3) efektivitas melalui respons siswa sebagai subjek uji coba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media terpadu yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dengan skor validasi ahli di atas 85% (kategori "sangat layak"), tingkat kepraktisan 82% (kategori "praktis"), dan efektivitas 80% berdasarkan persentase ketuntasan belajar siswa. Integrasi multimedia berbasis sosial media melalui lesson study terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif. Temuan ini merekomendasikan perlunya diversifikasi platform digital dalam pembelajaran daring untuk mengatasi keterbatasan penggunaan aplikasi tunggal seperti WhatsApp.
Penerapan Model Flipped Classroom Dengan Ragam Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dan Tipe Think Pair Share Ningsih, Mega Prani; Ramadhan, Ilham Rohman; Novitasari, Nastiti; RS, Esta Rendra
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 10, No 1 (2023): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v10i1.23711

Abstract

The aim of this research is to examine the application of the flipped classroom model in various cooperative learning models, namely the Jigsaw model and the Think Pair Share (TPS) type. This research is descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques are carried out through observation and documentation techniques. Data analysis in this research is through the Miles Huberman Interaction model by testing the validity of the data through data triangulation techniques. The results of this research include: 1) the flipped classroom model can be applied in cooperative learning models, namely the Jigsaw model and Think Pair Share (TPS) type synchronously and asynchronously; 2) The stages in the Jigsaw model include: a) students are given the opportunity to watch videos, b) implementation of learning in class, c) lecturers facilitate discussion activities, and d) lecturers give quizzes/tests to check students' understanding of the material they have studied; 3) The stages in the Think Pair Share (TPS) type model include: a) Think stage, where the lecturer shares learning guides and resources in the form of videos/texts, students learn individually and independently; b) Pair where students choose group partners and discuss the material they have studied independently; and c) Share, namely: each group representative shares the results of their group discussion in class and the lecturer facilitates discussion activities and encourages students to be active in class discussions.
Kerajaan Demak Sebagai Pusat Maritim di Pulau Jawa Maulidan, Aldy Cahya; Ramadhan, Ilham Rohman; Jayusman, Iyus
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bjpsis.v7i1.12345

Abstract

Kerajaan Demak dapat tumbuh menjadi salah satu kerajaan maritim terbesar karena beberapa faktor salah satu faktornya adalah runtuhnya Majapahit yang secara otomatis melemahkan pengaruhnya di wilayah Utara Jawa. Sehingga Demak menjadi kerajaan Islam terkuat di pulau Jawa. Metode yang diterapkan pada penelitian tersebut merupakan metode historis dengan pendekatan kualitatif, yaitu satu cara menguji dan menganalisis berdasarkan pertimbangan sumber-sumber yang tersedia baik berupa tulisan maupun bukti-bukti lapangan. Pada penelitian ini terdiri dari lima tahapan yaitu pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan penulisan sejarah. Hasil dan pembahasan penelitian ini adalah Demak banyak mengekspor beras dan kayu ke berbagai negara, terutama Malaka, Pasai, dan Maluku. Kemudian Demak memiliki posisi strategis yang menghubungkan dua pasar besar saat itu, yaitu Malaka di Barat dan Maluku di Timur. Posisi ini membuat Demak memiliki peran besar dalam kegiatan ekspor dan impor serta menjadi lokasi penting untuk transit kapal-kapal dagang dari barat ke timur dan sebaliknya. Selama lebih dari seratus tahun, Demak hampir menguasai perdagangan nusantara. Hubungan kapal-kapal yang dibangun tidak hanya ke arah Timur dengan Malaka dan Pasai, tetapi juga ke arah Timur, terutama Maluku. Saat itu, Jepara merupakan kadipaten di bawah Demak. Dari Demak dan Jepara, ekspor ke Maluku didominasi oleh kayu jati. Tentu saja impor dari Maluku adalah rempah-rempah. Posisi strategis Demak menjadikan Demak menjadi kerajaan Islam dengan kekuatan maritim terkuat.