Ika Zenita Ratnaningsih
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Jl Prof. Soedarto, SH, Tembalang, Semarang, 50275

Published : 61 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN INTENSI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PETERNAKAN FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Ramadhan, Rachmat; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.844 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15147

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan intensi berwirausaha pada Mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.Subjek penelitian adalah 141 mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan datamenggunakan Skala Intensi Berwirausaha (28 aitem, α = .877) dan Skala Psychological Capital (19 aitem, α = .874). Hasil uji hipotesis tersebut menunjukkan angka koefisien korelasi sebesar r = .565 dengan nilai p = .000(p<.001). Tingkat signifikansi sebesar p = .00 menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif sigmifikan antara psychological capaital dengan intensi berwirausaha pada mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Peternakandan Pertanian Universitas Diponegoro. Psychological Capital memberikan sumbangan efektif terhadap Intensi Berwirausaha pada mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Pternakan dan Pertanian Universitas Diponegorosebesar 31.9% dan sisanya 68.1 % dipengaruhi oleh faktor- faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN HARDINESS DENGAN WORK-FAMILY CONFLICT PADA PEGAWAI WANITA UNIT PELAKSANA TUGAS PENUNJANG DI BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA (BPK RI) AINI, AFINA QURRATA; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 4, Tahun 2019 (Oktober 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.039 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.26527

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat hubungan empiris antara kepribadian hardiness dengan work-family conflict pada pegawai wanita unit pelaksana tugas penunjang di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Kantor Pusat Jakarta. Work-family conflict adalah sebuah kondisi ketidakseimbangan yang dialami individu dimana saat menjalankan peran dan tanggung jawab di dalam keluarga terganggu oleh peran yang dimiliki di dalam pekerjaan karena adanya konflik waktu, tenaga dan perilaku.Hardiness adalah karakterisik kepribadian yang ditandai dengan adanya kemampuan dalam memiliki kontrol diri yang baik, berkomitmen dan aktif pada hal yang ditekuni, serta melihat situasi atau tantangan sebagai hal positif untuk mengembangkan dirinya.Populasi pada penelitian ini adalah pegawai wanita yang telah berkeluarga dengan minimal masa kerja satu tahun di BPK RI Kantor Pusat Jakarta berjumlah 193 dengan sampel penelitian berjumlah 80 orang. Teknik pengambilan sampel  menggunakanconvenience sampling. Alat ukur yang digunakan Skala Work-family conflict (α= 0,906) dan Skala Hardiness (α= 0,856). Analisis data menggunakan uji korelasi Spreaman’s Rank. Hasil uji hipotesis menunjukan rxy = -0,444 ,p=0,000 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukan hubungan negatif antara variabel hardiness dengan work-family conflict.Semakin tinggi skor hardiness maka semakin rendah work-family conflict, sebaliknya semakin rendah skor hardiness maka semakin tinggi work-family conflict yang dialami subjek.Kata kunci: Work-family conflict, kepribadian hardiness, pegawai wanita
LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX) DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RSUD CIDERES MAJALENGKA Latief, Pratiwi Marini; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.737 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Leader Member Exchange (LMX) dengan kesejahteraan psikologis pada perawat rawat inap di RSUD Cideres Majalengka dan seberapa besar sumbangan efektif Leader Member Exchange (LMX) terhadap kesejahteraan psikologis. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 107 perawat rawat inap yang bekerja di RSUD Cideres Majalengka dengan masa kerja minimal satu tahun. Pemilihan subjek dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan Skala Leader Member Exchange (LMX) (32 aitem, α = 0,925) dan Skala Kesejahteraan Psikologis (36 aitem, α = 0,940). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan menunjukkan nilai koefisien korelasi rxy = 0,550; p = 0,000 (p < 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu ada hubungan positif antara Leader Member Exchange (LMX) dengan kesejahteraan psikologis yang berarti bahwa semakin positif Leader Member Exchange (LMX) maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis. Leader Member Exchange (LMX) memberikan sumbangan efektif terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 30,2%, sedangkan 69,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX) DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP DI RSJD Dr. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG Wulandari, Saktiari Marieta; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016 (Oktober 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.62 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.15452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Leader Member Exchange (LMX) dengan Work Engagement pada perawat instalasi rawat inap di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Sampel berjumlah 105 perawat yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Work Engagement (28 aitem valid, α= 0, 918) dan Skala Leader Member Exchange (LMX) (26 aitem valid, α=0,932). Analisis korelasi Spearman’s menunjukkan nilai rxy = 0,648 dan p=0,000 (p<0,001). Hasil ini menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara Leader Member Exchange (LMX) dengan work engagement. Semakin positif Leader Member Exchange (LMX) maka semakin tinggi pula Work Engagement. Leader Member Exchange (LMX) memberikan sumbangan efektif sebesar 42% terhadap work engagement, sedangkan sisanya sebesar 58% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI BERAKREDITASI A DI KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG Wulandari, Eka; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.097 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15173

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan dasar untuk menjadi individu yang bertanggung jawab, penuh perhatian, serta optimis sehingga mampu mengatasi masalah dalam kehidupan. Keterikatan kerja adalah keadaan pikiran yang positif berkaitan dengan pekerjaan ditandai dengan adanya energi, dedikasi, dan penghayatan. Tujuan penelitian adalah mengamati apakah ada hubungan antara kecerdasan emosi dengan keterikatan kerja pada Guru Sekolah Menengah Atas berkareditasi A di kecamatan Ngaliyan kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah 112 guru, dengan sampel 62 guru yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Keterikatan Kerja (33 aitem valid, α= 0,937) dan Skala Kecerdasan Emosional (43 aitem valid, α=0,944). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai rxy =0,703 dan p=0,000 (p<0,001). Hasil ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan keterikatan kerja. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi pula keterikatan kerja, dan sebaliknya. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 49,4% dalam mempengaruhi keterikatan kerja, sedangkan sisanya sebesar 51,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN PERILAKU INOVATIF KARYAWAN NON PROSES (SUPPORTING) PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TBK PLANT PALIMANAN Octavia, Ayu; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.593 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan perilaku inovatif karyawan non proses (supporting) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Palimanan. Perilaku inovatif merupakan perilaku karyawan untuk memperkenalkan tentang ide-ide yang dianggap baru pertama kali dicetuskan dalam sebuah organisasi mengenai proses, produk, atau prosedur kepada kelompok kerja atau organisasi untuk memperoleh keuntungan. Sampel penelitian ini adalah 87 karyawan tetap di bagian non proses (supporting), terdiri dari empat departemen, yaitu Human Resources – General Affair (HR-GA), Technical Service Department (TSD), Safety, Health, Environment (SHE), dan Supply. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Gaya Kepemimpinan Transformasional (46 aitem; α = 0,974) dan Skala Perilaku Inovatif (30 aitem; α = 0,889). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dan perilaku inovatif karyawan (rxy= 0,226; p = 0,036). Gaya kepemimpinan transformasional memberikan sumbangan efektif sebesar 5% terhadap perilaku inovatif.
HUBUNGAN ANTARA PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DENGAN WORK-LIFE BALANCE PADA KARYAWAN PT. BPR KUSUMA SUMBING DI JAWA TENGAH Puspitasari, Krisdianti Adinda; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 8, Nomor 1, Tahun 2019 (Januari 2019)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.392 KB) | DOI: 10.14710/empati.2019.23578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived organizational support dengan work-life balance pada karyawan PT. BPR Kusuma Sumbing di Jawa Tengah. Perceived Organizational Support merupakan pandangan karyawan bahwa perusahaan memberikan kesejahteraan pada setiap karyawan dengan kontribusi yang telah diberikan karyawan kepada perusahaan. Work-Life Balance merupakan suatu keseimbangan antara peran dalam pekerjaan dengan peran dalam kehidupan pribadi maupun keluarga. Subjek dalam penelitian ini adalah 111 karyawan PT. BPR Kusuma Sumbing. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Perceived Organizational Support (15 aitem, α = 0,854) dan Skala Work-Life Balance (21 aitem, α = 0,870). Hasil analisis data menggunakan uji Spearman’s Rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,520 dan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa adanya hubungan positif yang signifikan antara perceived organizational support dengan work-life balance. Semakin positif perceived organizational support, maka semakin tinggi pula work-life balance dan sebaliknya. Perceived organizational support memberikan sumbangan efektif sebesar 27% pada work-life balance, sedangkan 73% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN AUTENTIK DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA PERAWAT RUMAH SAKIT “X” SEMARANG Andrianto, Frans; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.752 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21693

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan autentik dengan keterikatan kerja. Gaya kepemimpinan autentik merupakan penilaian karyawan terhadap pemimpin yang memiliki pemahaman nilai nilai yang baik dan menggunakannya untuk kebaikan organisasi. Keterikatan kerja adalahsikap positif dalam diri individu yang terkait dengan pekerjaan yang dilakukan dengan segala upaya penuh untuk dapat membantu pekerjaan atau organisasi. Sampel penelitian berjumlah 86 perawat RS “X” Semarang yang diambilmenggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Keterikatan Kerja (24 aitem, α= 0,874) dan Skala Gaya Kepemimpinan Autentik (39 aitem, α= 0,953). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan autentik dengan keterikatan kerja dengan (r= 0,488, p<0,001) yang berarti semakin positif penilaian perawat terhadap gayakepemimpinan autentik atasan maka semakin tinggi keterikatan kerja. Gaya kepemimpinan autentik memberikan sumbangan efektif sebesar 23,8% terhadap keterikatan kerja. Kata kunci: gaya kepemimpinan autentik, keterikatan kerja, perawat
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA PRAMUNIAGA PT. X CABANG TANGERANG Theodora, Therry Hana; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018
Publisher : Jurnal EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.513 KB)

Abstract

Pramuniaga sebagai garda utama dan menjadi citra dari perusahaan yang bergerak dalam pelayanan barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital  denganorganizational citizenship behavior pada pramuniaga PT. X cabang Tangerang. Psychological capitaladalah sikap individu terhadap keadaan perkembangan psikologis yang positif pada dengan karakteristik memiliki keyakinan diri (self efficacy), dapat membentuk atribusi positif (optimism), menentukan arah dalam mencapai tujuan (hope), dan mampu bertahan dalam usaha mencapai tujuan kesuksesan dalam situasi menyulitkan (resilience).Organizational citizenship behavior merupakan perilaku sukarela individu yang terlepas dari tanggung jawab organisasi dan berdampak pada peningkatan kerja dan pencapaian tujuan organisasi. Subjek penelitian ini adalah pramuniaga PT. X cabang Tangerang. Jumlah sampel pada penelitian ini 66 orang pramuniaga yang didapatkan dengan teknik sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan alat ukur Skala Psychological Capital (31 aitem valid, α=0,900) dan Skala Organizational Citizenship Behavior (23 aitem valid, α=0,862). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara psychological capital dengan organizational citizenship behavior pada pramuniaga PT. Xcabang Tangerang (rxy=0,608; p=0,000, p<0,005). Hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima. Sumbangan efektif psychological capital terhadap organizational citizenship behavior sebesar 36,9% dan 63,1% ditentukan oleh faktor yang tidak diukur dalam penelitian ini. Kata kunci: psychological capital;organizational citizenship behavior;pramuniaga; Jurnal Empati; Undip 
HUBUNGAN ANTARA WORK-FAMILY CONFLICT DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWATI BANK “X” DI SEMARANG Naibaho, Lidya Febrianti S.; Ratnaningsih, Ika Zenita
Jurnal EMPATI Jurnal Empati Volume 7, Nomor 2, April 2018
Publisher : Jurnal EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.788 KB)

Abstract

Wanita sebagai karyawan bank atau disebut sebagai karyawati menjalankan dua peran sekaligus yakni sebagai istri dan ataupun ibu, dan sebagai seorang karyawan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work-family conflict dengan komitmen organisasi pada karyawati bank di Semarang dan sumbangan efektif work-family conflict terhadap komitmen organisasi. Komitmen organisasi merupakan sikap karyawan yang menunjukkan bahwa individu menerima tujuan organisasi, mau bekerja keras bagi organisasi, dan tetap ingin bertahan dalam organisasi. Subyek penelitian ini adalah karyawati bank di Semarang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 56 karyawati bank di Semarang yang didapatkan menggunakan teknik convenience sampling. Penelitian ini menggunakan alat ukur Skala Work-Family Conflict (25 aitem, α=0,924) dan Skala Komitmen Organisasi (22 aitem, α=0,832). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara work-family conflict dengan komitmen organisasi pada karyawati bank di Semarang ((rxy= -0,631; p<0,001). Sumbangan efektif work-family conflict terhadap komitmen organisasi sebesar 39,8% dan 60,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Kata kunci:komitmen organisasi;work-family conflict; karyawati