Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PELATIHAN KADER KESEHATAN JIWA DESA UNDAAN LOR DENGAN CARA DETEKSI DINI DENGAN METODE KLASIFIKASI Anny Rosiana M; Rizka Himawan; Sukesih -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Health not only be physically but also in terms of the mental. Integrated service post (Posyandu) is an effort to empower the community to optimize promotive, preventive, curative and rehabilitative services for the growth and development of mental health. Early detection with classification technique obtained more accurate data because the classification of a healthy family, relatives and family disruption risk. This classification is done by cadres after getting the training cadre of mental health. Destination: the lack of data makes it easier cadre early detection and health professionals to conduct further observation and treatment. Mental health workers is also increasing its ability in terms of promotion, prevention and treatment of mental patients was at home and in making referrals in cooperation with the local village, along with officers from the health center Undaan Lor. Methods: Descriptive by describing the course of the process of community service. With the recruitment of cadres, cadres training of mental health, early detection.Results: mental health worker rekriutmen as many as 25 people at the formation of the organizational structure of mental health cadres in syahkan by Undaan Lor village government, after it held a training cadre of mental health in cooperation with the Government of Undaan Lor village, health center Ngemplak and IBM Team on date 16 to 18 June 2015. After following Cadre Training Mental Health, ladies and cadres are increased knowledge and the data generated in the population health RW 3 and RW4 with classification methods such as healthy families, family risk, the family with the disorder.Keywords: Kader, early detection, classification method.
PENINGKATAN PATIENT SAFETY DENGAN KOMUNIKASI SBAR Sukesih -; Yuni Permatasari Istanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.022 KB)

Abstract

Hospital patient safety is a system where hospitals make patient care safer. The system includes: risk assessment, identification and treatment related to patient risk. One of the six programs targeting patient safety is effective communication. Effective communication is the key for nurses to achieve patient safety based on the standards of patient safety in hospitals. One method of effective communication is communication SBAR. SBAR communication (Introduction, Situation, Background, Assessment, Recommendation) is communication using a logical tool to organize information so it can be transferred to others accurately and efficiently. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the SBAR communication on patient safety. Used literature search using keywords comunication SBAR, pastient safety, is the independent variable and the dependent variable comunication SBAR is patient safety. Searches performed on the website Proquest, PMC, PubMed, or other websites which use the Google Scholar. From the search results in getting as much as ten journals related to the theme. From the tenth to the journal is a journal of clinical research. Results of the literature review found that of the ten journals mention SBAR communication can improve patient safety.Keywords: Comunication SBAR, Patient safety.
KARAKTERISTIK KEPALA KELUARGA DENGAN PERILAKU UPAYA PENCEGAHAN CORONAVIRUS DESEASE (COVID-19) Sukesih Sukesih; Indanah Indanah; Rini Kartika
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1290

Abstract

Latar belakang : Coronavirus 2 (SARS CoV-2) adalah penyakit menular yang pertama kali ditemukan di Wuhan Cina pada tanggal 31 Desember 2019 dan lebih dari 22 juta penduduk di dunia sudah terinfeksi Virus Corona (Covid-19) dan sudah hampir menyebar di semua Negara di dunia. Upaya penghentian laju penyebaran virus corona tidak akan maksimal tanpa perilaku pencegahan Covid-19 oleh masyarakat. Perilaku menurut Lawrence Green dalam Notoatmodjo (2011) dipengaruhi oleh 3 (tiga) faktor yaitu faktor predisposisi, faktor pemungkin dan faktor penguat. Faktor predisposisi ditentukan oleh beberapa hal yaitu; pendidikan, media massa, sosial budaya dan ekonomi, lingkungan, pengalaman, dan usia.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik kepala keluarga dengan perilaku upaya pencegahan coronavirus desease (covid 19)Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu pengumpulan data baik data untuk variabel independen (variabel bebas) maupun variabel dependen (variabel terikat) dilakukan secara bersama-sama. Jumlah sampel sebanyak 72 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Intrumen penelitian ini adalah kusioner dan analisa data menggunakan uji statistik chi square.Hasil Penelitian : Hasil analisa menunjukkan, nilai signifikansi variabel usia sebesar 0,099 (>0,05) artinya hipotesis ditolak sedangkan nilai signifikansi variabel pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan sebesar (0.004, 0.017, dan 0.024) kurang dari (0,05) artinya hipotesis diterima.Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara usia dengan perilaku upaya pencegahan di desa Ploso namun terdapat hubungan antara pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan dengan perilaku upaya pencegahan coronavirus desease (covid 19) pada masyarakat Desa Ploso Kecamatan Jati Kabupaten Kudus Kata Kunci : Karakteristik Kepala Keluarga, Pencegahan, Covid-19 
PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DI INDONESIA sukesih sukesih; Usman Usman; Setia Budi; Dian Nur Adkhana Sari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.835

Abstract

AbstrakMahasiswa kesehatan sebagai garda terdepan dalam fasilitas pelayanan kesehatan kedepannya, turut berpartisipasi dalam mengikuti trend issue masalah kesehatan yang sedang terjadi salah satunya adalah pencegahan Covid-19, pengetahuan dan sikap mahasiswa kesehatan tentang pencegahan Covid-19 di Indonesia yang baik dapat pencegah penularan Covid-19 di Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan dan sikap Mahasiswa kesehatan tentang pencegahan Covid-19 Di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2020 dengan populasi mahasiswa kesehatan di Indonesia sebayak 444 orang. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Cara pengolahan dan analisis data menggunakan spss versi 18. Hasil penelitian pada kuesioner pengetahuan paling tinggi di kategori baik sebanyak 228 (51,35%) sedangkan sikap paling tinggi berada di kategori  sikap baik sebanyak 206 (46,39%). Simpulan penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap mahasiswa kesehatan tentang pencegahan Covid-19 di Indonesia tergolong baik hal ini dapat pencegah penularan Covid-19 di Indonesia. Kata Kunci: pengetahun, sikap, mahasiswa kesehatan, Covid-19 AbstractHealth students belong to forefront of health care facilities, participate in following the current health issues including the prevention of Covid-19 in the way that knowledge and attitude of health students about the prevention of Covid-19 in Indonesia may prevent the transmission of Covid-19 in Indonesia. The purpose of this study is to determine the knowledge and attitudes of health students about the prevention of Covid-19 in Indonesia. This research used analytic survey method. Sampling used total sampling technique. This research was conducted in June 2020 with a population of health students in Indonesia including 444 people. The research instrument used a questionnaire. The method of data processing and analysis used SPSS version 18. The results of the research on the highest knowledge questionnaire in good category was 228 (51.35%) while the highest attitude in good attitude category was 206 (46.39%). The conclusion of this research is that knowledge and attitude of health students about the prevention of Covid-19 in Indonesia is classified as good and it can prevent Covid-19 transmission in Indonesia.Keywords: knowledge, attitude, health student, Covid-19
PENGARUH TERAPI BERPIKIR POSITIF TERHADAP KEPATUHAN CUCI TANGAN DALAM PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN COVID - 19 PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN PURWOSARI KUDUS Anny Rosiana Masithoh; Sukesih Sukesih; Afiyanti Riyana Dewi
Indonesia Jurnal Perawat Vol 7, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v7i1.1467

Abstract

AbstrakCovid-19 telah menginfeksi seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kota Kudus, menurut data website resmi satgas Covid-19 pada tanggal 24 September 2020 telah mencpai 1.469 kasus positif, dan pada wilayah Kelurahan Purwosari menurut data pada tanggal 2 Oktober 2020 telah terdapat kasus positif sebanyak 15 kasus, dalam upaya pencegahanya diperlukan ketaatan dalam pelaksanakan protokol kesehatan terutama dalam hal mencuci tangan. Teori konspirasi dalam kasus Covid-19 terus berkembang sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi abai terhadap protokol kesehatan, untuk itulah diperlukan intervensi untuk mengurangi penyebaran Covid-19.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi berpikir positif terhadap kepatuhan cuci tangan dalam pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 pada ibu rumah tangga di Kelurahan Purwosari Kudus. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan menggunakan bentuk rancangan Control Group Pre Test Post Test. Peneliti menggunakan purposive sampling dengan mengambil jumlah populasi sebanyak 3143 ibu rumah tangga dan jumlah sampel sebanyak 66 orang. Analisa bivariat menggunakan uji wilcoxon dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner dan buku terapi berpikir positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh terapi berpikir positif terhadap kepatuhan cuci tangan dalam pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 pada ibu rumah tangga di Kelurahan Purwosari Kudus 2021 dengan P Value sebesar 0,027 dengan α 5%. Ada pengaruh terapi berpikir positif terhadap kepatuhan cuci tangan dalam pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 pada ibu rumah tangga di Kelurahan Purwosari Kudus 2021
Gambaran Komunikasi SBAR terhadap Sikap dan Perilaku Perawat S Sukesih; Ummi Kulsum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.574 KB)

Abstract

Latar belakang: Sikap dan perilaku perawat dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien harus menerapkan keselamatan pasien, perawat harus melibatkan kognitif, afektif, dan tindakan yang mengutamakan keselamatan pasien. salah satu solusi untuk meningkatkan keselamatan pasien adalah dengan komunikasi yang efektif. Salah satu metode komunikasi yang efektif ketika serah terima adalah komunikasi SBAR. Komunikasi SBAR (Situasi, Backgroud, Penilaian, Rekomendasi) adalah alat informasi yang menyediakan metode komunikasi terstruktur dan formal antara staf. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi SBAR terhadap gambaran sikap dan perilaku Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, instrumen komunikasi SBAR menggunakan observasi, sikap dan perilaku perawat menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian semua perawat yang bertugas di ruang rawat inap kelas 3 Rumah Sakit RAA Soewondo di Pati adalah 48 perawat, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling jumlah 48 perawat dibagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 24 perawat, kontrol kelompok 24 perawat . Hasil: Gambaran sikap perawat setelah diberi pelatihan komunikasi SBAR pada kelompok intervensi, sebagian besar responden memiliki sikap yang sangat setuju dari 12 orang (50,0%), sedangkan pada kelompok kontrol mayoritas responden memiliki sikap tidak setuju 10 orang (41,7). Perilaku perawat setelah diberi pelatihan komunikasi SBAR pada kelompok intervensi, sebagian besar responden memiliki perilaku yang sangat setuju sebanyak 12 orang (50,0%), sedangkan pada kelompok kontrol mayoritas responden memiliki sikap tidak setuju 10. orang (41.7) . Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menemukan bahwa gambaran komunikasi SBAR terhadap sikap dan perilaku perawat berada pada sangat setuju.
Pemberian Kacang-Kacangan terhadap Perubahan Asam Urat pada Mahasiswi di Asrama Mahasiswa Universitas Muhammadiyah S Sukesih; Noor Hidayah; Falikhatul Ibrizah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.632 KB)

Abstract

Nuts are a food source of protein with high nutritional value (20-25 g/ 100 g), vitamin B (thiamin, riboflavin, niacin, folic acid), minerals(Ca, Fe, P, K, Zn, Mg, etc.), and fiber but contain moderate and highpurines, causing uric acid levels in the blood to rise. The purpose ofthis study: to determine the effect of the provision of nuts on goutchanges in students in the Kudus University student dormitory.Research methods: the type of research used is a quasi experiment withthe pretest posttest control group design data analysis using t test, theinstrument of giving nuts using SOP. The population in the study was196 female students sample 32 students with purposive samplingtechnique consisting of 16 female students of the intervention groupand 16 female students of the control group. The results of the studywith paired t test in the intervention group showed that the averagelevel of uric acid prior to treatment was 3.08 mg / dl. after treatment3.83 mg / dl. The mean difference between the before and aftermeasurements is 0.77. The statistical test results obtained 0,000, it canbe concluded that there is a significant difference between uric acidlevels before and after treatment in the intervention group, while theindependent t-test results obtained the average levels of uric acid inthe intervention group who received the treatment of nuts are 3.83 mg/ dl, while for the control group is 3.26 mg / dl. Statistical test resultsobtained p value = 0.016 means that there are significant differencesin the average levels of uric acid in the intervention and control groupsafter treatment.
TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PADA MASYARAKAT S Sukesih; Lilik Maiza; Andy Sopyan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.487 KB)

Abstract

Perilaku upaya pencegahan masyarakat yang masif dan efektif untuk menghentikan atau mengurangi penyebaran Covid-19 yaitu dilakukan dengan cara physical distancing, cuci tangan, memakai masker, penyemprotan disinfektan dan lain sebagainya, upaya pencegahan tersebut tidak akan efektif tanpa ada kesadaran dari seluruh elemen masyarakat, segala upaya harus didukung oleh tingkat pendidikan dan pengetahuan yang cukup tentang cara pencegahan Covid-19. Masyarakat harus benar-benar mendukung dalam upaya menghentikan laju angka kenaikan Covid 19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat pendidikan dan pengetahuan dengan perilaku upaya pencegahan Covid-19 pada masysrakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah orang yang dikategorikan ODP dan sebanyak 87 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling jumlah sample penelitian 72 responden. Penelitian ini dilakukan di Desa Ploso Kecamatan Jati Kabupaten Kudus pada tanggal 09 bulan Oktober sampai tanggal 14 bulan November tahun 2020. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian pada tingkat pendidikan sebagian besar berpendidikan SLTA/sederajat yaitu 30 responden (41,7%), pada pengetahuan sebagian besar pada pengetahuan cukup yaitu 36 responden (50%), pada perilaku upaya pencegahan Covid-19 sebagian besar memiliki upaya pencegahan baik yaitu 55 responden (76,4%). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan perilaku upaya pencegahan Covid-19 p value sebesar 0,004, serta ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku upaya pencegahan Covid-19 p value sebesar 0,000.
BOBATH Method Training On Independent Daily Activities In Stroke Pantients S Sukesih; S Sukarmin; Kafita Kumala Dewi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.397 KB)

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang tidak menular, penyakit stroke adalah pembunuh nomor dua setelah penyakit jantung, stroke memberi dampak yang dapat mempengaruhi aktivitas seseorang, misalnya menjadikan seseorang tidak percaya diri, menurunkan produktivitas, hilangnya semangat untuk melaksanakan hobi dan masih banyak yang lainnya. Dampak yang dapat ditimbulkan pasca stroke adalah kelumpuhan dan kecacatan, gangguan berkomunikasi, gangguan emosi, nyeri, gangguan tidur, depresi, disfagia, dan masih banyak yang lainnya . tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh latihan metode bobath terhadap kemandirian aktivitas sehari hari pasien stroke di Puskesmas Ngemplak Kudus. Jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest group with control design. Besar sampel 31 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi tingkat kemandirian aktivitas sehari-hari pasien stroke berdasarkan Indeks Barthel dan standar operasional prosedur latihan metode bobath. Analisis data uji statistik non parametrik Wilcoxon Test dan Mann-Whitney Test. Hasil penelitian: Sebagian besar tingkat kemandirian aktivitas sehari hari pasien stroke sebelum dilakukan latihan metode bobath pada kelompok intervensi adalah ketergantungan berat sebanyak 9 orang (56,3%) dan setelah dilakukan latihan metode bobath adalah ketergantungan moderat sebanyak 8 orang (50%). Simpulan : Ada pengaruh latihan metode bobath terhadap kemandirian aktivitas sehari hari pasien stroke di Puskesmas Ngemplak Kudus dengan p value 0,001 < α 0,05.
Social Interaction With Students Class V And VI In Elementary School Kebonsawahan 01 Juwana Nanda Fitri Nurchayati; Ika Dwi Putranti; R Rusnoto; S Sukesih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.003 KB)

Abstract

Latar Belakang: Anak dilahirkan belum bersifat sosial. Untuk mencapai kematangan sosial, anak harus belajar tentang cara-cara menyesuaikan diri dengan orang lain. Kemampuan ini diperoleh anak melalui berbagai kesempatan atau pengalaman bergaul dengan orang-orang di lingkungannya, baik orangtua, saudara, teman sebay. Perkembangan sosial pada anak-anak sekolah dasar ditandai dengan adanya perluasan hubungan, disamping dengan keluarga dia mulai membentuk ikatan baru dengan teman sebaya (peer grup). Tujuan: Untuk mengetahui Interaksi Sosial pada siswa di SD Negeri Kebonsawahan 01 Juwana Tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan metode pendekatan waktu cross sectional. Adapun teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah metode total sampling jumlah populasi sebanyak 70 dan sampel sebanyak 70 responden. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rho dan instrument yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil: Interaksi Sosial pada siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri Kebonsawahan 01 Juwana tahun 2021, dari 70 responden, 16 responden (22,9%) mempunyai interaksi sosial baik, 25 responden (35,7%) mempunyai interaksi sosial cukup, sedangkan 29 responden (41,4%) mempunyai interaksi sosial kurang. Kesimpulan: Interaksi Sosial pada siswa kelas 5 dan 6 di SD Negeri Kebonsawahan 01 Juwana tahun 2021, dari 70 responden didapatkan 29 responden (41,4%) mempunyai interaksi sosial kurang.