Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MEDIA E-BOOKKET TERADAP PENGETAHUAN ORANG TUA DALAM MENGHADAPI PERSIAPAN PETUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA ANAK USIA 0-23 BULAN DI DESA CINDAGA Retnowati Retnowati; Atika Dhiah Anggraeni
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.552

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan masalah utama yang terjadi pada  anak, dan  orang tua harus tau serta paham terkait pertumbuhan dan perkembangan guna untuk mencegah gangguan tumbuh kembang pada anak, banyak anak di Indonesia yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Peneliti ini memfokuskan pada  pengetahuan orang tua mengenai pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia 0-23 Bulan. Mengetahui Pengaruh Media E-Booklet Terhadap Pengetahuan Orang Tua Dalam Persiapan Perumbuhan dan Perkembangan Pada Anak Usia 0-23 bulan. Menggunakan metode Kuantitatif, Desain yang digunakan dalam penelitian adalah quasi eksperimental dengan rancangan pre test post test with control group design. Penelitian ini telah dilakukan melalui pengukuran dua kelompok yaitu kelompok intervensi diberikan penyuluhan menggunakan E-Booklet dan kelompok kontrol menggunakan media leaflet. Jumlah responnden 46, Analisis uji menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Uji Mann Whitney. Responden mayoritas berusia 26-34 tahun, pendidikan terakhir  responden mayoritas SMP. Pengetahuan kelompok intervensi sebelum diberikan perlakuan media e-booklet 60,9% (cukup), setelah diberikannya perlakuan menjadi 87,0% (baik) dan pada kelompok kontrol sebelum diberikan perlakuan leaflet 60,9% (cukup) dan setelah diberikan perlakuan leaflet menjadi 73,9% (baik). Nilai p-value uji wilcoxon signed rank test dan uji mann whitney (0,000) yang berarti terdapat pengaruh media e-booklet terhadap pengetahuan. Media E-Booklet lebih berpengaruh dalam upaya meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia 0-23 bulan (0,000). Untuk penelitian selanjutnya terkait pertumbuhan dan perkembangan pada anak berkebutuhan khusus.
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH SAAT PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS KARIES GIGI Dwi Liliani Enggar Puspitasari; Atika Dhiah Anggraeni
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.568

Abstract

Kesehatan mulut dan gigi merupakan bagian yang terpenting dalam kesehatan anak usia prasekolah. Pemeriksaan gigi dan mulut seringkali membuat anak cemas. Kecemasan dapat diatasi dengan non farmakologi yaitu bermain, dengan bermain anak dapat mengelola rasa cemas. Permainan puzzle merupakan salah satu cara untuk menangani kecemasan pada anak saat pemeriksaan gigi dan mulut. Mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat pemeriksaan gigi dan mulut dengan status karies gigi. Menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperiment non equivalent control group dengan pendekatan one group pretest-postest,dengan jumlah responden 40 anak pada bulan Mei 2022. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi FIS (Facial Image Scale) dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Menunjukkan mayoritas responden perempuan dengan umur 5-6 tahun tingkat kecemasan sebelum diberikan perlakuan sangat cemas dan setelah diberikan perlakuan terdapat penurunan menjadi sangat tidak cemas. Permainan puzzle berpengaruh terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat pemeriksaan gigi dan mulut dengan status karies gigi dengan hasil p-value 0,000<0,05. Terdapat pengaruh permainan puzzle terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat pemeriksaan gigi dan mulut dengan status karies gigi. Media untuk penanganan kecemasan pada anak usia prasekolah bagi tenaga kesehatan.
HUBUNGAN KETERSEDIAAN KEANEKARAGAMAN PANGAN DAN LINGKUNGAN RUMAH SEHAT TERHADAP STATUS GIZI PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA CINDEGA KEC.KEBASEN KAB.BANYUMAS Bella Rizqi Pujiyanti; Atika Dhiah Anggraeni
Journal of Health Research Science Vol. 2 No. 02 (2022): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jhrs.v2i02.567

Abstract

Status gizi balita yaitu hal penting yang harus diketahui oleh setiap orang tua. Perlunya perhatian lebih terhadap tumbuh kembang anak di usia balita didasarkan fakta bahwa kurang gizi pada masa emas ini bersifat irreversible (tidak dapat pulih), asupan gizi yang seimbang akan membuat anak tumbuh sehat dan cerdas sedangkan kekurangan gizi dapat mempengaruhi perkembangan otak anak, melambatnya pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh lebih renta oleh penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ketersediaan keanekaragaman pangan dan lingkungan rumah sehat terhadap status gizi pada balita usia 24-59 bulan didesa cindaga kecamatan kebasen kabupaten banyumas. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel penelitian 78 responden dengan cluster random sampling Balita dengan status gizi baik sebanyak 44,9%, balita dengan gizi kurang sebanyak 23,1%, balita dengan status gizi stunting (pendek) sebanyak 32,1%. Nilai p-value sebesar 0,029. Dari hasil perhitungan tersebut dapat dilihat bahwa nilai p-value < 0,05, yang artinya secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara ketersediaan keanekargaman pangan terhadap status gizi pada balita. Sedangkan lingkungan rumah sehat terhadap status gizi pada balita terdapat hubungan dengan nilai p-value sebesar 0,024. Dari hasil perhitungan tersebut dapat dilihat bahwa nilai p-value < 0,05.
PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Arif Hendra Kusuma; Atika Dhiah Anggraeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 18, No 2 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v18i2.887

Abstract

Hipertensi termasuk penyakit yang berbahaya, namun tidak banyak orang yang mengetahuinya. Padahal Hipertensi tergolong penyakit silent killer. Penatalaksanaan tekanan darah sangat dibutuhkan untuk tetap mempertahankan kualitas hidup penderita hipertensi. Diperlukan adanya sebuah terapi pelengkap atau komplementer selain terapi obat yang dikonsumsi penderita hipertensi. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan yaitu brain gym. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brain gym terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode penelitian menggunakan quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest one group dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Adipala I. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik dependent sample t-test. Hasil uji statistik menggunakan dependent sample t test diperoleh selisih penurunan tekanan sistolik sebesar 11,25 dan penurunan tekanan diastolik 6,75. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan penurunan tekanan sistolik antara sebelum dan setelah diberikan brain gym (p=0,007) dan terdapat perbedaan yang signifikan penurunan tekanan diastolik antara sebelum dan setelah diberikan brain gym (p= 0,001) (α<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh brain gym terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU ORANG TUA TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DI ERA NEW NORMAL PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI DESA KARANGGINTUNG Neni Tri Zulyana Ulfah; Atika Dhiah Anggraeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 18, No 2 (2022): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v18i2.879

Abstract

ABSTRAK Covid-19 adalah penyakit menular. Artinya, secara langsung atau tidak langsung dari satu orang ke orang lain. Penyakit akibat infeksi Covid-19 ini dapat menyerang semua orang. Salah satu yang mempunyai resiko tertinggi adalah anak-anak, untuk mencegah penularan tersebut maka diperlukan peran orang tua terhadap pencegahan Covid-19. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku orang tua terhadap pencegahan Covid-19 terhadap anak usia pra sekolah di Era New Normal. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Orang Tua terhadap Pencegahan Covid-19 di Era New Normal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain deskripsi analitis. Sampel penelitian ini adalah orang tua yang berjumlah 91 orang dengan metode total sampling.. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dengan uji Chi-Square. Hasil akhir analisis menunjukkan adanya hubungan pendidikan, pengetahuan, sikap dan kepercayaan dengan perilaku orangtua dalam pencegahan Covid-19 di Era New Normal. Keywords : anak, pencegahan Covid-19, perilaku orang tua,
The Effect of E-Booklet: CETING on Maternal Knowledge and Attitude Regarding Stunting at Integrated Health Posts for Toddlers in Gunung Wetan Village, Banyumas Regency Hakim Ardhi Nugroho; Atika Dhiah Anggraeni
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 5 (2024): Proceedings of the 4th International Nursing and Health Sciences Universitas Muhammad
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v5i.989

Abstract

Background: The problem of short children (stunting) is one of the nutritional problems that is the focus of the Indonesian Government. Stunting is a condition of malnutrition that is related to nutritional deficiencies. Various efforts have been made to prevent stunting, one of which is health education using e-booklets. This research focuses on mothers' knowledge and attitudes regarding stunting prevention, because if health education is not provided, the stunting rate in Indonesia could increase. Method: This research is a quasi-experimental research with a pre-post-test without control group design. The research was conducted on 53 mothers who have toddlers aged under 2 years. The sampling technique used purposive sampling, the dependent variable was knowledge and attitude for the independent variable, the influence of ebooklets. Researchers used percentage and paired t-test analysis. Results: : The majority of respondents were aged 21-26 years, all of whom were female. At the education level, most of the respondents had elementary and junior high school education. The majority of the work of IRT respondents is 28 respondents. The average value of knowledge and attitudes after the intervention was good 29 has increased. while the average mother's attitude after the intervention was Good 25 increased. The p-value of the Paired T-test for knowledge is 0.001 and for attitude is 0.000. Conclusion: Ceting e-booklet media (preventing stunting) has an effect on efforts to increase mothers' knowledge and attitudes about stunting (0.000).
The Influence of Animated Video Education on Children's Knowledge about Type-1 Diabetes Mellitus in Primary School Negeri 1 Mujur Kroya Plantica Putri Ady; Atika Dhiah Anggraeni; Fanny Adistie
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 5 (2024): Proceedings of the 4th International Nursing and Health Sciences Universitas Muhammad
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v5i.991

Abstract

Background: Type 1 diabetes mellitus (IDDM) is a chronic disease in children with an increasing incidence worldwide. The increase in the prevalence of DM sufferers in all ages in Central Java Province reached 152,075 cases. While there are 65 patients under 15 years old who are recorded to suffer from IDDM. Thus, there needs to be a preventive measure so that children understand more about the prevention and treatment of IDDM, one of which is by educating about type-1 diabetes mellitus through techniques that attract children, one of which is using animated videos. Objective: To determine the effect of animated video education on children's knowledge about IDDM at SD Negeri 1 Mujur Kroya. Method: This study uses the Pre-Experiment method with the design of One Group Pretest-Posttest Design. The sampling technique used is total sampling with a total of 40 research samples. Results: Showing the majority of respondents' characteristics are female, there is a history of DM descent. Knowledge before the category intervention was lacked and after the good category intervention was carried out. The results of the bivariate test showed that the value (p value 0.0001< 0.005) had a significant effect with a value of 0.001 on providing animated video education on children's knowledge about IDDM at SD Negeri 1 Mujur which was statistically tested to increase the average knowledge of children about type-1 diabetes mellitus by 9,464 based on the DKQ-24 questionnaire. Conclusion: Animated video education has an effect in increasing students' knowledge about IDDM.
Hubungan Menggunakan Media Sosial dengan Perkembangan Emosional Anak Usia Pra Sekolah di Tamansari Savitri, Defi; Anggraeni, Atika Dhiah
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.1.2024.195-202

Abstract

Anak-anak adalah berkat dari Tuhan dan harus dilindungi sehingga mereka dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan berpengaruh. Perkembangan anak terjadi paling cepat dalam lima tahun pertama kehidupan. Hubungan manusia hilang dalam pertambangan anak. Dalam era kemajuan teknologi yang cepat saat ini, penindasan media publik hanyalah salah satu dari banyak faktor yang dapat memiliki efek mendalam pada perkembangan anak sebagai orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana paparan media massa mempengaruhi kesehatan mental anak-anak. Pengambilan sampel lintas-seksi digunakan untuk mengumpulkan data dari 110 peserta, dan tes chi-square dipakai untuk menganalisis data. Penelitian ini dilakukan di kota Tamansari. Data dikumpulkan dengan bantuan bantal. Menggunakan tes chi-square di SPSS, para penulis menemukan bahwa ada korelasi antara penggunaan media sosial anak-anak prasekolah dan perkembangan emosional mereka, dengan nilai p 0.001 (n = 110) dan nilai p 0.01 < 0.050 (Ha accepted and Ho rejected). Seseorang dapat menyimpulkan bahwa pertumbuhan emosional anak usia prasekolah Tamansari terkait dengan paparan mereka pada media publik.
Pengaruh Aromaterapi Lemon Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Kusuma, Arif Hendra; Anggraeni, Atika Dhiah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1281

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik akibat gangguan fungsi pancreas yang menyebabkan kadar gula darah meningkat. Kondisi ini terjadi karena pankreas mengalami penurunan produksi hormon insulin yang berperan penting dalam mengatur kadar glukosa di dalam darah.  Terapi yang bisa diterapkan untuk menurunkan kadar gula darah satu diantaranya yaitu aromaterapi.Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental yang menggunakan metode one group design (pretest-posttest), dengan jumlah partisipan sebanyak 22 orang.Hasil: Hasil studi diperoleh bahwa ada selisih penurunan kadar glukosa darah sebesar 24 mg/dL. Hasil uji statistik paired sample t-test pada kadar glukosa darah diperoleh p= 0,027 (α<0,05), maka dapat dikonklusikan jika ditemukan selisih yang bermakna penurunan kadar glukosa darah antara sebelum dan setelah diberikan aromaterapi lemon.Kesimpulan: Terdapat selisih yang bermakna penurunan kadar glukosa darah sebelum dan setelah diberikan aromaterapi lemon dengan nilai p= 0,027 (α<0,05). Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lemon dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan pada pasien diabetes mellitus di RSUD Cilacap pada tahun 2024.
Pengaruh BUKARIN (buku edukasi oral hygiene) terhadap pengetahuan oral hygiene dan keterampilan menyikat gigi anak Restiningsih, Lela; Anggraeni, Atika Dhiah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1292

Abstract

Latar Belakang: Usia 6-12 tahun merupakan masa transisi gigi desidui ke gigi permanen, masa ini rentan terjadi permasalahan gigi dan mulut. Upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi dapat dilakukan dengan pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BUKARIN terhadap pengetahuan oral hygiene dan keterampilan menyikat gigi anak.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Teknik total sampling dengan responden 44 anak kelas 3 SDN 1 Teluk. Pengambilan data dengan instrumen kuisioner, lembar observasi dan BUKARIN. Analisis data dengan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil uji Wilcoxon pengetahuan oral hygiene didapatkan nilai p-value 0,000 (p-value < 0,05) dan hasil uji Wilcoxon keterampilan menyikat gigi nilai p-value 0,000 (p-value < 0,05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan oral hygiene dan keterampilan menyikat gigi anak antara sebelum dan sesudah diberikan BUKARIN.Kesimpulan: Terdapat pengaruh BUKARIN  terhadap pengetahuan oral hygiene dan keterampilan menyikat gigi anak.