Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Perbedaan Potensial of Hydrogen Saliva Ibu Hamil Trimester I dan II di Puskesmas Kota Banjarbaru Saputri, Agus; Amperawati, Metty; Nurwati, Bunga; Astu Rahman, Waljuni
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkgs.v1i1.84

Abstract

Saliva sebagai perlindungan dalam rongga mulut, hal tersebut sangat mempengaruhi perubahan derajat keasaman, dan kebasaan, ibu hamil cenderung ingin mengonsumsi makanan manis untuk mengurangi rasa mual nya, hal ini menyebabkan suasana mulut ibu hamil menjadi asam, kebanyakan ibu hamil juga malas menyikat gigi dikarenakan memicu mual, kondisi ini akan menyebabkan penumpukan plak sehingga memperburuk kesehatan gigi dan mulut ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pH saliva ibu hamil trimester I dan II di Puskesmas Sungai Besar Kota Banjarbaru. Jenis penelitian ini menggunakan Survey Analitik dengan tekhnik Cross Sectional. Penelitian diambil secara Accidental Sampling dan didapatkan sampel 45 responden. Untuk mengetahui perbedaan antara variabel terikat dan bebas menggunakan program SPSS dengan uji Mann – whitney uji ini adalah alternatif dari uji Independent Sample t – Test. Hasil penelitian pH saliva pada ibu hamil trimester I, 18 orang sebesar sebesar 6,00 dan ibu hamil trimester II, 27 orang sebesar 6,04 uji statistic menggunakan Mann – Whiteney uji ini adalah alternatif dari uji Independent Sampel t - Test dengan Mann - Whitney di dapatkan hasil p (0,895) > α (0,05). Kesimpulannya tidak ada perbedaan pH saliva pada ibu hamil trimester I dan II di Puskesmas Sungai Besar. Saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat memperhatikan faktor lain yang dapat mengetahui perbedaan pH saliva pada usia kehamilan.
Hubungan Kebiasaan Menggosok Gigi Dengan Karies Gigi Pada Anak Sekolah Kelas 4,5, dan 6 Di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Firdaus Banjarmasin Khairunnisa, Pramuda; Amperawati, Metty; Kisworo Utami, Naning; Bunga Nurwati
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut di Indonesia merupakan penyakit yang banyak diderita. Sebanyak 45,3%penduduk Indonesia mengalami karies gigi.Riskesdas 2018 Provinsi Kalimantan Selatan Umur 5-9 tahun 94,90% menyikat gigi setiap hari dan 2,91% waktu menyikat gigi yang benar. Umur 10-14 tahun 98,01% menyikat gigi setiap hari dan 4,96% menyikat gigi yang benar. Penjaringan siswa SDIT Al-Firdaus di wilayah kerja Puskesmas Sei Jingah didapat hasil bahwa terdapat banyak siswa yang mengalami karies gigi.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan menggosok gigi dengan karies gigi pada anak sekolah kelas 4,5 dan 6 di SDIT Al-Firdaus Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Dianalisis menggunakan uji chi square. Sampel penelitian ini adalah kelas 4,5 dan 6 berjumlah 83 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling.Hasil penelitian didapatkan kebiasaan menggosok gigi sebagian besar baik, sekitar 49 orang anak (59%) dan didapatkan sebagian besar karies gigi dengan kategori sedang sekitar 39 orang anak (47,0%)Kesimpulan penelitian ada hubungan kebiasaan menggosok gigi dengan karies pada anak kelas 4,5 dan 6 di SDIT Al-Firdaus Banjarmasin. Saran penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan keilmuwan tentang kebiasaan menggosok gigi dan karies gigi.
Periodontal Care Needs In Diabetic Patients: A Study Of The Prolanis Group In Banjarbaru City Naning Kisworo Utami; Metty Amperawati; Rasuna Ulfah; Bunga Nurwati; Hammad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9599

Abstract

South Kalimantan has seen a significant rise in dental and oral health issues, particularly periodontal diseases, which are prevalent among diabetic patients. This research aimed to analyze the periodontal status and the corresponding treatment needs of the Prolanis group, consisting of diabetic mellitus (DM) patients, at Sungai Ulin Health Center and South Banjarbaru Health Center, Banjarbaru City, during the second year of the study. A descriptive-analytical approach was employed to assess the periodontal tissue condition using the Community Periodontal Index of Treatment Needs (CPITN). A total of 65 respondents were examined, and the results indicated that 49.23% of the participants had tartar, while 30.78% displayed healthy periodontal conditions. Counseling on oral hygiene and scaling treatments were provided. The study emphasizes the importance of regular dental check-ups and proper oral hygiene practices, particularly in diabetic patients, to prevent further complications. Recommendations include brushing teeth twice daily and reducing the intake of cariogenic foods.
Pengaruh Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Komik terhadap Pengetahuan Kebersihan Gigi Dan Mulut pada Murid Kelas 3 di SDN 5 Sungai Besar Siti Maulida; Metty Amperawati; Bunga Nurwati; Siti Sabatul Habibah
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Terapis Gigi dan Mulut
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jtgm.v7i1.135

Abstract

Menurut Riset Kesehatan Dasar (2018) mengatakan bahwa persentase penduduk Indonesia yang menderita masalah kesehatan gigi dan mulut sebanyak 59,6% penduduk provinsi Kalimantan Selatan memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media komik terhadap pengetahuan kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas 3 di SDN 5 Sungai Besar. Jenis Penelitian bersifat survei analitik, dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test. Populasi berjumlah 54 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hipotesis penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penyuluhan menggunakan media komik terhadap pengetahuan kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas 3 di SDN 5 Sungai Besar. Hasil penelitian sebelum penyuluhan menggunakan media komik rata-rata nilai pengetahuan sebesar 7,85 dan sesudah penyuluhan sebesar 10,15. Hasil Uji Paired Sample T-Test ρ-value 0,000 < α = 0,05 sehingga ada pengaruh penyuluhan menggunakan media komik terhadap pengetahuan kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas 3 di SDN 5 Sungai Besar.
PENGARUH Pengaruh Mengunyah Buah Kiwi (Actinidia Deliciosa) Terhadap Gingivitis Pada Seluruh Siswa Kelas VII di SMPN 3 Banjarbaru Dwi Ani Rianti; Metty Amperawati; Naning Kisworo Utami; Rasuna Ulfah
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Terapis Gigi dan Mulut
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jtgm.v7i1.184

Abstract

Gingivitis is a gum inflammation commonly caused by bacterial infection. Indonesia is one of the countries ranked second with a gingivitis prevalence rate of 96.58%. Dental and Oral Health Problems in South Kalimantan province are 15.29% in the city of Banjarbaru, the gingivitis rate reaches 6.74% (Riskesdas, 2018). According to Riskesdas data in 2018, there was an increase from 23.5% in 2013 to 59.6% in 2018. The purpose of this study is to determine the effect of chewing kiwifruit (Actinidia Deliciosa) on gingivitis in all grade VII students at State Senior High School 3 Banjarbaru. This type of research is analytics with pseudo-experiments. The design used is One Group Pre-test Post-test. The population is all grade VII students at all grade VII students at State Senior High School 3 Banjarbaru, which is 220 people with a sample of 79 people. Sampling was done using the Purposive sampling technique, with statistical analysis of the Paired Sample T- test. The study results showed that the average gingivitis score before chewing kiwi fruit was 1.5, while after chewing kiwi fruit it decreased to 1.0, with a difference of 0.5. The statistical test showed a p-value of 0.000, which is less than α = 0.05, indicating that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. In conclusion, there is an effect of chewing kiwifruit (Actinidia Deliciosa) on gingivitis in all grade VII students at State Senior High School 3 Banjarbaru. It is recommended to be able to use kiwifruit (Actinidia Deliciosa) as a natural remedy that is capable of healing and preventing gingivitis.