Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Edukasi Keuangan untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa di Surakarta Theda Renanita; Fadjri Kirana Anggarani; Andrian Liem; Rini Setyowati; Afia Fitriana; Aditya Nanda Priyatama; Arif Tri Setyanto; Nugraha Arif Karyanta
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.89933

Abstract

Literasi keuangan menjadi isu global dan menjadi program nasional di berbagai negara termasuk Indonesia. Literasi keuangan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, data menunjukkan literasi keuangan perlu ditingkatkan. Mahasiswa merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian karena masa perkembangan mahasiswa adalah masa mempersiapkan kemandirian keuangan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan melibatkan pengetahuan dan perilaku keuangan. Untuk meningkatkan literasi keuangan maka diselenggarakan kegiatan edukasi keuangan keuangan dengan perspektif psikologi ekonomi. Kegiatan ini menekankan pada aspek psikologis keuangan. Peserta edukasi keuangan ini sebanyak 32 mahasiswa. Metode yang digunakan adalah ceramah dan aktivitas aktif peserta dengan menggunakan lembar kerja. Efektivitas program juga dianalisis dengan membandingkan rata-rata efikasi keuangan, pengetahuan keuangan subjektif, pengetahuan keuangan objektif, dan perspektif keuangan masa depan pada saat pre-test dan post-test. Selain itu, peneliti juga membandingkan rata-rata keempat variabel dari kelompok peserta program edukasi dengan non peserta program (N=33). Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata keempat variabel setelah mengikuti program. Kelompok yang mengikuti program menunjukkan rata-rata keempat variabel lebih tinggi daripada non peserta. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan mereka, meningkatnya pemahaman mengenai keuangan, dan merasa menjadi lebih percaya diri dalam mengelola keuangan. Mereka juga akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dalam kehidupan keuangan mereka sehari-hari. Kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin dan masif untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan keuangan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai produk dan jasa keuangan dan menggunakannya dengan bijaksana. Kata kunci: edukasi keuangan; literasi keuangan; mahasiswa; perilaku keuangan 
KESEHATAN KEUANGAN RUMAH TANGGA DI ASIA TENGGARA: TELAAH CAKUPAN TERHADAP LITERATUR: Household Financial Wellness in Southeast Asia: A Scoping Review of the Literature Theda Renanita; Rahmat Hidayat
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.2
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2023.16.2.171

Abstract

Kesehatan keuangan rumah tangga berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Penyusunan kebijakan peningkatan kesehatan keuangan harus berbasis empiris, tetapi penelitian kesehatan keuangan di Asia tenggara belum teridentifikasi. Telaah cakupan ini bertujuan untuk memeriksa literatur yang membahas kesehatan keuangan rumah tangga di negara Asia Tenggara. Penelitian ini menggunakan publikasi yang terbit pada tahun 1998 sampai 2021 dari basis data Scopus, Science Direct, Proquest, Emerald, Google Scholar, dan basis data perpustakaan dari tiga universitas terkemuka di Indonesia. Penyusunan protokol mengikuti PRISMA Scoping Reviews Checklist. Terdapat lima tahap penelitian, yaitu identifikasi pertanyaan penelitian, identifikasi studi yang relevan, proses seleksi terhadap studi, pemetaan data, dan penyusunan dan pelaporan hasil. Proses seleksi melibatkan dua orang reviewer independen. Pencarian literatur menghasilkan 4788 judul dan hanya 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil telaah cakupan menjelaskan konstruk kesehatan keuangan yang telah diteliti, pengukuran yang digunakan, dan faktor kesehatan keuangan yang meliputi faktor demografi, internal, dan eksternal. Penelitian ini merekomendasikan untuk mempertimbangkan variabel psikologis dan situasional lain untuk memeriksa anteseden dan konsekuensi kesehatan keuangan rumah tangga. Hasil penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penelitian kesehatan keuangan untuk menyusun strategi peningkatan kesehatan keuangan.