Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Spiritualitas di tempat kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan yang dimediasi oleh Sikap Kerja Positif di Whiz Prime Hotel Khatib Sulaiman Padang Yuliandri, Desi; Surenda, Rian
JURNAL KAJIAN PARIWISATA DAN BISNIS PERHOTELAN Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan
Publisher : Departemen Pariwisata Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkpbp.v6i1.75472

Abstract

This study aims to examine the effect of workplace spirituality on employee productivity mediatedby positive work attitudes at Whiz Prime Hotel Khatib Sulaiman Padang. A quantitative approachwith a survey method and data analysis using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Square (PLS) was employed. Data were collected from the entire population,142 consisting of 60 hotel employees. The research instrument was a Likert-scale questionnaire. Findings revealed that workplace spirituality, positive work attitude, and employee productivity were all categorized as very good, with mean values of 4.30, 4.32, and 4.31 respectively on a 1–5 scale.The results of hypothesis testing indicate that workplace spirituality has a positive and significant effect on positive work attitude, with a path coefficient of 0.639 (t-statistic = 8.805, pvalue = 0.000). Furthermore, positive work attitude significantly influences employee productivity,with a coefficient of 0.735 (t-statistic = 11.812, p-value = 0.000). Additionally, workplace spirituality indirectly affects employee productivity through positive work attitude, with a mediated path coefficient of 0.469 (t-statistic = 5.854, p-value = 0.000). These findings suggest that enhancing workplace spirituality and fostering positive work attitudes can substantially improve employee productivity, offering valuable insights for human resource management in the hospitality industry.
Berdaya Agar Tidak Terjerumus: Advokasi Digital Empowerment Guna Mengantisipasi Maraknya Judi Online di Kalangan Pemuda Ayu Adriyani; AB Sarca Putera; Rian Surenda
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 2 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i2.9796

Abstract

Peningkatan jumlah pengguna internet adalah keniscayaan di tengah kemajuan teknologi. Namun, peningkatan jumlah turut diikuti oleh potensi risiko yang besar, terutama tentang kejahatan digital. Salah satunya adalah judi online. Terkait hal tersebut, tim pengabdi bekerja bersama kelompok pemuda Karang Taruna Kelurahan Ganting Kota Padang Panjang Sumatera Barat untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan berfokus pada pemberdayaan digital untuk mengantisipasi maraknya judi online di kalangan pemuda. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2025 dan diikuti oleh 25 orang anggota Karang Taruna Kelurahan Ganting. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran digital di kalangan pemuda, khususnya terkait isu dan maraknya kasus judi online saat ini. Kegiatan pengabdian ini mengedepankan konsep partisipatif. Dalam konteks ini, partisipasi diwujudkan melalui keterlibatan langsung pemuda Karang Taruna sejak tahap awal, termasuk dalam proses penyusunan fokus materi, pengisian formulir, hingga perancangan bentuk mitigasi. Hasilnya, melalui proses dalam kegiatan pengabdian ini ditemukan adanya peningkatan soft skill dan hard skill pada masing-masing peserta terkait isu judi online yang dibicarakan bersama.
Pengaruh Halal Destination Image dan Tourism Experience terhadap Tourist Loyalty di Kota Padang Respika Aprilia Putri; Rian Surenda
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA (JIKMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v2i4.2300

Abstract

This research is based on the identification of issues related to the halal destination image, tourism experience, and tourist loyalty. It is a type of quantitative research with a causal associative approach using survey methods. The data used are both primary and secondary. In this study, the sample includes 149 respondents selected using purposive sampling technique. Data collection was conducted through questionnaires using a Likert scale that had been tested for validity and reliability. The halal destination image variable achieved an average score of 88.2 with very good criteria. The average sample value is 0.461, the t-statistic value is 3.418, which is greater than 1.96, and the p-value is 0.001, which is less than 0.05. The tourism experience variable achieved an average score of 87.1 with very good criteria, the average sample value is 0.288, the t-statistic value is 2.107, which is greater than 1.96, and the p-value is 0.036, which is less than 0.05. The tourist loyalty variable has an average score of 86.7 with very good criteria, thus H1, H2, and H3 are accepted because they have a positive and significant impact on the halal destination image with tourist loyalty and tourism experience with tourist loyalty.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP BUDAYA INOVASI KARYAWAN HOTEL BERBINTANG DI KOTA PADANG Arif Adrian; Rian Surenda; Yolandafitri Zulvia
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.8245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan sektor industri perhotelan di kota Padang sehubungan dengan pentingnya peranan budaya inovasi di dalam sebuah organisasi, dimana hal ini akan memiliki dampak substansial terhadap kinerja bisnis. Dengan kompetisi yang intens di industri perhotelan dan iklim investasi global yang dinamis. Studi ini menilai kesiapan hotel-hotel di kota Padang dalam menyikapi persoalan pentingnya gaya kepemimpinan dan budaya organisasi yang inovatif. Sebanyak 180 responden yang merupakan karyawan hotel berbintang di kota Padang berpartisipasi dalam penelitian ini, data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner. Analisis regresi linier berganda digunakan, untuk mengungkapkan hubungan gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, dan laissez-faire secara bersama-sama mempengaruhi budaya inovasi. Uji-F mengkonfirmasi pengaruh ini, sementara uji-t menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh parsial yang signifikan (p=0,001<0,05), dan kepemimpinan transaksional memiliki efek parsial (p=0,000<0,05). Sebaliknya, kepemimpinan laissez-faire tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap budaya inovasi (p=0,481>0,05). Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen berkontribusi 31,8% terhadap varians. Temuan ini membawa implikasi praktis untuk pengambilan keputusan, perumusan kebijakan, dan standar dalam manajemen hotel di masa depan, secara khusus dalam membentuk budaya inovatif di dalam organisasi hotel. Hal ini menjadi penting untuk menjadi pertimbangan manajemen hotel untuk menjalankan organisasi hotel dalam situasi persaingan bisnis hotel yang semakin kompleks
The effect of e-service quality on purchase decisions with E-WOM as a moderating variable on 4-star hotels in West Sumatra Surenda, Rian; Adrian, Arif; Abrian, Youmil; Fansurya, Alfi Husni
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 5 No 3 (2022): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v5i3.28723

Abstract

This research is based on changes in consumer behavior in deciding to purchase hotel room services in West Sumatra, post-covid-19 consumer behavior has an impact on hoteliers in determining marketing strategies, this study aims to see the relationship between variables, namely E-Service Quality on purchasing decisions and see the effect of the E-wom variable as a moderator on purchasing decisions. This research was conducted in West Sumatra with a sample of 120 hotel guests, using a purposive sampling technique, where the sample was determined by the criteria of having stayed at a hotel and making hotel room reservations online. This study uses the help of PLS techniques to determine the inner and outer variables, where the variables measured are E-Service quality, Purchase Decision, E-WOM as a moderating variable. The results show that E-Service Quality has a significant positive effect on purchasing decisions and E-WOM moderates E-Service quality significantly positive on purchasing decisions.
Pelatihan Cakap Digital Guna Mengantisipasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) Untuk Forum Osis Padang Ayu Adriyani; AB Sarca Putera; Rian Surenda; Muhammad Al Fikrah Firlian
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1369

Abstract

Kuantitas yang tinggi menuntut keterampilan digital yang juga tinggi. Faktanya, konsekuensi tingginya aktivitas masyarakat di internet adalah munculnya beragam persoalan. Sementara itu, dalam menghadapi muculnya potensi-potensi permasalahan dibutuhkan kecakapan digital yang mumpuni. Berdasarkan uraian tersebut, melalui anggota Forum OSIS Padang, tim pengabdi melakukan analisis kebutuhan tentang kejahatan digital yang akrab dengan mereka dan sekiranya membutuhkan kecapakan digital yang tinggi. Hasilnya, fenomena Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) menjadi fokus utama yang memerlukan perhatian dan kecakapan. Tujuan pelaksanaan program pengabdian ini adalah untuk membangun hard skill dan soft skill peserta dalam pemanfaatan teknologi digital, utamanya dalam mengantisipasi kekerasan berbasis gender online. Kegiatan ini diikuti oleh 27 orang siswa yang berasal dari beragam sekolah di Kota Padang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini terbagi atas tiga kegiatan utama, yaitu pre-program, program, dan post-program. Pada kegiatan pre-pogram dan post-program, kegiatan diimplementasikan dalam bentuk pre-test dan post-test untuk melihat sejauh mana perubahan pengetahuan anggota Forum OSIS Padang sebelum dan setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan. Pada program utama, kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada peserta dengan membagi materi berdasarkan konsep pengenalan, upaya preventif, dan mitigasi. Kegiatan yang diselenggarakan pada bulan September 2024 ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital peserta terutama untuk menghadapi KBGO. Sebagai gambaran dari hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan dalam hal pemahaman tentang pentingnya consent (persetujuan) satu sama lain, peningkatan pengetahuan tentang bentuk-bentuk kejahatan siber yang melingkupi kekerasan berbasis gender online, serta peningkatan pengetahuan tentang mekanisme yang bisa diambil dalam merespons komunikasi yang mengarah pada kekerasan seksual.
Objective and Existential Lecturer Authenticity as Drivers of Student Engagement and Learning Performance in Tourism and Hospitality Programmes Hijriantomi Suyuthie; Rian Surenda; Rahmi Fadilah; Siti Fatma
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14360

Abstract

This study examines how lecturers’ authenticity—operationalised through objective authenticity (a lecturer’s adherence to transparent course standards and consistent professional conduct) and existential authenticity (the warmth, sincerity, and meaningfulness students perceive in the learning experience)—shapes student engagement and perceived learning performance in tourism and hospitality programmes. Drawing on Self-Determination Theory, a quantitative survey was administered to 196 undergraduate students across West Sumatra, Indonesia (August–October 2025), and the proposed model was tested via partial least squares structural equation modelling (PLS-SEM) using a two-stage higher-order construct approach. Results indicate that existential authenticity exerted a stronger positive effect on student engagement (β = 0.34, p < 0.001) than objective authenticity (β = 0.17, p = 0.048). St udent engagement predicted perceived learning performance (β = 0.39, p < 0.001). The model explained 26% of variance in engagement (R² = 0.26) and 15% in perceived learning performance (R² = 0.15). Student engagement fully mediated the relationship between objective authenticity and perceived learning performance, and partially mediated the relationship between existential authenticity and perceived learning performance. Findings underscore the value of meaning-centred, sincere teaching practices for building durable student engagement and enhancing perceived learning outcomes in practice-oriented hospitality programmes.
MOTIVASI WISATAWAN BERKUNJUNG KE GEOPARK SILOKEK KABUPATEN SIJUNJUNG Lingga Arend Sukma; Pasaribu; Rian Surenda
Bogor Hospitality Journal Vol 6 No 2 (2022): Bogor Hospitality Journal
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55882/bhj.v6i2.59

Abstract

This study aims to determine the motivation of tourists visiting the Silokek Geopark area in terms of 4 indicators, namely, novelty seeking, stress busting/fun, achievement, family oriented/education. This research is quantitative descriptive. The population of this study were domestic visitors who traveled to the Silokek Geopark, Sijunjung Regency, with a total sample of 100 respondents who had visited the Silokek Geopark. Collecting research data using a questionnaire with a Likert scale that has been tested for validity and reliability. Furthermore, the data were analyzed through descriptive analysis by looking at the total respondent's achievement (TCR). The results of this study indicate that the motivation of tourists visiting the Silokek Geopark, Sijunjung Regency is in the good category with an average value of 65.89. Based on the statistical results of the tourist motivation variable of 59% in the range of 56.66 < 67.99 with the agree category. Meanwhile for each indicator where novelty seeking 77.04% of respondents said it was quite good, 75.5% of respondents said Stress Busting/Fun was good enough, 75.55% of respondents said it was quite good, 77.7% family oriented/educational respondents said quite well.
PEMBERDAYAAN DIGITAL MARKETING PARIWISATA KAMPUNG ADAT BALAI KALIKI Youmil Abrian; Arif Adrian; Nidia Wulansari; Rian Surenda; Hijriyantomi Suyuthie; Feriantano Sundang Pranata
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54563

Abstract

Kampung Adat Balai Kaliki merupakan salah satu destinasi wisata berbasis budaya di Sumatera Barat yang memiliki potensi atraksi tradisional, kuliner lokal, serta kegiatan budaya tahunan. Namun demikian, promosi pariwisata masih belum optimal karena belum memanfaatkan media digital secara maksimal. Hal ini berdampak pada rendahnya visibilitas destinasi serta kurangnya informasi yang dapat diakses wisatawan secara luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat Kampung Adat Balai Kaliki dalam pemasaran digital pariwisata melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik pembuatan konten digital berbasis kearifan lokal. Metode pelatihan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, praktik konten digital, pendampingan, serta evaluasi hasil. Program ini dilanjutkan dengan gerakan “30 Hari 30 Konten” sebagai bentuk implementasi keterampilan secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam memproduksi konten digital, melakukan pengelolaan media sosial, serta memahami strategi branding digital destinasi wisata. Kegiatan ini terbukti membangun kesadaran digital sekaligus mendorong masyarakat terlibat dalam pengelolaan dan promosi pariwisata berbasis komunitas.
Pengaruh Customer Experience terhadap Repurchase Intention dengan Brand Trust sebagai Mediating Variabel di Monochrome Coffee & Kitchen Kota Padang Nova Kurnia Julisri Markis; Feri Ferdian; khairani Saladin; Rian Surenda
JURNAL KAJIAN PARIWISATA DAN BISNIS PERHOTELAN Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan
Publisher : Departemen Pariwisata Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkpbp.v5i1.57572

Abstract

This research is motivated by the discovery of issues related to the low percentage of repurchase intention among customers of Monochrome Coffee & Kitchen in Kota Padang. Complaints about customer dissatisfaction with the products, services, facilities, and the lack of confidence in the 19 Monochrome brand itself have resulted in a reluctance to repurchase products and services at Monochrome Coffee & Kitchen. The aim of this research is to analyze the impact of customer experience on repurchase intention with brand trust as a mediating variable at Monochrome Coffee & Kitchen in Kota Padang. This research is a quantitative type with a causal associative approach, utilizing purposive sampling method, and involving 265 respondents. The data collection method involves distributing questionnaires to respondents based on a Likert scale that has been tested for validity and reliability. Data analysis is conducted using SPSS and SEM (PLS). From this research, it is found that customer experience is categorized as fairly good with a percentage of 59%, repurchase intention is categorized as fairly good with a percentage of 52%, and brand trust is categorized as good with a percentage of 44%. The research results can be observed from the t-statistic and p-values based on SEM (PLS) data analysis, which concludes that customer experience (X) has a significant influence on repurchase intention (Y), customer experience (X) has a significant influence on brand trust (Z), brand trust (Z) has a significant influence on repurchase intention (Y), and customer experience (X) has a significant influence on repurchase intention (Y) through brand trust (Z) as a mediating variable. This implies that all hypotheses in this research are accepted.