Claim Missing Document
Check
Articles

Kontribusi Etnosentrisme dan Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian Baju Batik sebagai Identitas Diri Bambang Somantri
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 4 No. 2 (2021): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v4i2.87

Abstract

Penelitian dirancang untuk menganalisis mengenai pengaruh kontribusi sikap etnosentrisme dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian konsumen atau pelanggan. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen atau pelanggan di Kota Sukabumi, Propinsi Jawa Barat. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden, dihitung berdasarkan rumus Lameshow (Paul S Levy & Stanley Lemeshow 2009). Metode penelitian kuantitatif ini melakukan penarikan sampel responden secara purposive sampling, sedangkan pengumpulan data menggunakan metode survey dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Metode analisis data yang dilakukan menggunakan analisis statistik dalam bentuk uji regresi linear berganda menggunakan aplikasi statistik SPSS versi 22. Penelitian ini menghasil beberapa hal yang menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan variabel etnosentrisme dan gaya hidup memiliki kontribusi pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel keputusan pembelian.
Saluran Pemasaran Karet di Desa Tebing Batu, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat S Sandi; Bambang Somantri
WINTER JOURNAL: IMWI STUDENT RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.56 KB) | DOI: 10.52851/wt.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai saluran pemasaran karet yang terdapat di Desa Tebing Batu, yang mana Desa Tebing Batu masyarakatnya bermayoritas sebagai petani, salah satunya yaitu petani karet. Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk menganalisis saluran pemasaran karet, 2) untuk menganalisis farmer’s share, 3) untuk melihat tingkat efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran karet yang terdapat di Desa Tebing Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei dengan sampel 72 orang petani karet dari populasi 257 orang petani karet. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung kepada petani dan pedagang sampel dengan menggunakan daftar pertanyaan atau kuesioner. Sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur-literatur yang terkait dengan penelitian. Hasil dari penelitian yaitu 1) terdapat dua saluran pemasaran yang digunakan yaitu saluran pemasaran I (petani menjual langsung kepada konsumen/pabrik) dan saluran pemasaran II (petani menjual karet kepada pedagang pengumpul lalu ke konsumen/pabrik), 2) Adapun farmer’s share adalah sama untuk kedua saluran pemasaran, 3) hasil penelitian diketahui bahwa kedua saluran pemasaran yang ada sudah efisien, dilihat dari tingkat efisiensi pemasaran dibawah 33%, yaitu saluran pemasaran I dengan tingkat efisiensi pemasaran 10,63% dan saluran pemasaran II dengan tingkat efisiensi pemasaran 9,18%.
Penerapan Job Autonomy pada Masa Pandemi (Studi pada Perusahaan Penyedia Infrastruktur Telekomunikasi di Jakarta) Bunyana Bunyana; Bambang Somantri
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol 5, No 5 (2022): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v5i5.23781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan job autonomy pada salah satu Perusahaan Penyedia Infrastruktur Telekomunikasi yang ada di Jakarta. Pendekatan yang digunakan kualitatif-deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Observasi juga dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dari penelitian yang dilakukan. Analisis data dilakukan berdasarkan aspek-aspek yang ada dalam otonomi kerja, yaitu terkait penjadwalan kerja, keputusan kerja, dan metode kerja. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan job autonomy perusahaan belum sepenuhnya berhasil. Kendala yang dihadapi diantaranya, untuk penjadwalan kerja dalam prosesnya ternyata berpengaruh terhadap pendapatan karyawan dan kurang dapat terima dari sisi psikologis; dalam pengambilan keputusan masih terdapat keputusan kerja yang belum bisa ditentukan sendiri, termasuk komunikasi yang terhambat untuk kepentingan pengambilan keputusan; dan metode kerja yang dilakukan masih  tergantung dari kondisi jaringan di lokasi karyawan tersebut berada dan juga kestabilan sistem server kerja perusahaan.
Pengaruh Store Atmosphere, Location, dan Social Media Terhadap Keputusan Pembelian Bambang Somantri; Nadia Pritiawati Syawal; Zeffanya Raphael Wijaya
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 5 No. 2 (2022): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v5i2.128

Abstract

Industri pakaian sebagai bagian dari industri kreatif menempati posisi kedua setelah kuliner dalam kontribusinya terhadap Pendapatan Domestik Bruto. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keputusan pembelian konsumen pada salah satu toko pakaian di Sukabumi yaitu Kittyshop. Variabel yang diuji yaitu suasana toko, lokasi, dan media sosial, bagaimana ia dapat memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif-asosiatif. Kuesioner dibagikan kepada 100 orang responden. Data dianalisis melalui uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel suasana toko dan media sosial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, sedangkan lokasi tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Suasana toko yang baik dapat menimbulkan efek emosional sehingga meningkatkan minat dan keputusan pembelian konsumen. Media sosial memiliki kelebihan dalam menjangkau konsumen, termasuk apabila lokasi toko tidak terlalu strategis, sehingga toko dapat dikenal dengan dibantu oleh optimalisasi media sosial.
Transformational leadership impact on employee creativity: the mediating effect of creative self-efficacy and moderating effect of proactive personality Anisa Hasna Nur Ajijah; Bambang Somantri; Mia Agustina Puspasari
FORUM EKONOMI Vol 25, No 1 (2023): Januari
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i1.12337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kreativitas karyawan di industri kreatif Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga cenderung mengkaji bagaimana pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kreativitas karyawan yang dimediasi oleh creative self-efficacy, dan peran kepribadian proaktif sebagai moderator dalam hubungan antara creative self-efficacy dengan kreativitas karyawan. Metodologi survei kuantitatif digunakan untuk pengumpulan data, dan 55 kuesioner telah diedarkan kepada karyawan yang bekerja di industri kreatif Sukabumi. Kebanyakan berasal dari industri fotografi, kuliner, fashion, dan musik. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi hirarki SPSS 26. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki dampak positif pada kreativitas karyawan. Selain itu, efikasi diri kreatif memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kreativitas karyawan, serta kepribadian proaktif berperan sebagai moderator dalam hubungan antara efikasi diri kreatif dan kreativitas karyawan. Studi ini menyajikan implikasi teoretis dan manajerial yang dapat digunakan sebagai argumen tentang konsekuensi kepemimpinan transformasional, self-efficacy kreatif, kepribadian proaktif terhadap kreativitas karyawan industri kreatif di Sukabumi. Seorang pemimpin perlu mengadopsi gaya kepemimpinan transformasional karena dapat mengembangkan dan meningkatkan kreativitas karyawan. Pemimpin transformasional juga dapat bertindak sebagai panutan yang kreatif, dengan memberi contoh dan mendorong karyawannya untuk menjadi lebih kreatif. Studi ini menambahkan secara komprehensif literatur tentang hubungan antara kepemimpinan transformasional, self-efficacy kreatif, dan kepribadian proaktif terhadap kreativitas karyawan. Penelitian ini merupakan yang pertama di Sukabumi.
Financial inclusion in MSME: the role of technology adoption and digital economy Ce Gunawan; Bambang Somantri
FORUM EKONOMI Vol 25, No 1 (2023): Januari
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i1.12340

Abstract

This study aims to determine the effect of the digital economy on the financial inclusion of MSME and try to examine the technology adoption variable in mediating the impact of the digital economy on the financial inclusion of MSME. A conceptual framework was developed and hypotheses were tested through a survey conducted on 100 MSMEs in Sukabumi. Data was collected through a structured questionnaire and was subjected to confirmatory factor analysis. Structural equation modeling (second-order) was used to validate the measurement model and to test the mediating effect. The measurement model is a confirmatory factor analysis and measures the reliability of the observed variables in relation to the latent constructs and indices shows the overall model fit. Structural model results indicate a mediation and a reflective impact  of the extended technology acceptance model on digital economy and financial inclusion relationship. The role of the digital economy and technological adaptation has significant implications for financial inclusion. The digital economy is a sign of future economic development and growth which is marked by the rapid development of business transactions. The world's economies have harnessed the potential of technology-based inclusion through a combination of financial products and services. Technology adoption plays a role in reducing the digital economy gap towards financial inclusion in Sukabumi MSMEs. This study proposes the concept of the digital economy as an independent variable and technology adoption as a mediating variable on the financial inclusion of MSME actors. This research is empirical and has a wider application.
Pengaruh Faktor Budaya, Sosial, Pribadi, Dan Psikologis Terhadap Consumer Behavior Dan Dampaknya Pada Purchasing Decision Produk Kosmetik Korea Mahasiswi Kota Sukabumi Somantri, Bambang; Larasati, Ghina Cynthia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.49 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i8.1544

Abstract

Tujuan dari studi ini untuk mengetahui pengaruh faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, dan faktor psikologis terhadap perilaku konsumen (consumer behavior) dan implikasinya terhadap keputusan pembelian (purchasing decision). Metode penelitian menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 sampel. Sedangkan Teknik pengujian instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Dan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan asosiatif kausal, sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis jalur (path analysis). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) faktor budaya tidak berpengaruh positif secara langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision). (2) faktor sosial tidak berpengaruh positif secara langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision). (3) faktor pribadi tidak berpengaruh positif secara langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision). (4) faktor psikologis tidak berpengaruh fpositif secara langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision). (5) faktor budaya berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision) dengan perilaku konsumen (consumer behavior) sebagai variabel intervening. (6) faktor sosial tidak berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision) dengan perilaku konsumen (consumer behavior) sebagai variabel intervening. (7) faktor pribadi berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision) dengan perilaku konsumen (consumer behavior) sebagai variabel intervening. (8) faktor psikologis tidak berpengaruh positif secara tidak langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision) dengan perilaku konsumen (consumer behavior) sebagai variabel intervening. (9) perilaku konsumen (consumer behavior) berpengaruh positif secara langsung terhadap keputusan pembelian (purchasing decision). Penelitian ini hanya dilakukan di 3 perguruan tinggi di Kota Sukabumi saja dan hanya empat variabel independen saja yang di uji. Diharapkan faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, dan faktor psikologis lebih diperhatikan oleh pelaku usaha kosmetik lokal agar tidak kalah saing dengan produk impor dan dapat meningkatkan keputusan pembelian (purchasing decision) konsumen
PENGARUH PERENCANAAN DAN KOORDINASI TERHADAP EVEKTIVITAS PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (Studi Kasus Di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung) Atik Rochaeni; Bambang Somantri
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 10 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada perencanaan dan koordinasi sebagai determinan dalam mencapai efektivitas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung yang dirasakan masih belum optimal.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, Populasinya adalah pegawai Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung. Ukuran populasi dalam penelitian ini adalah 101 teknik penarikan sampel menggunakan teknik Sample Random Sampling, dengan ukuran sampel sebanyak 81 orang. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi, observasi, wawancara serta penyebaran angket.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable perencanaan dan koordinasi baik secara simultan maupun parsial memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap efektivitas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung.Secara simultan variable perencanaan dan koordinasi memiliki pengaruh sebesar 67,00%, sedangkan secara parsial variabel perencanaan memiliki pengaruh sebesar 56,40% sedangkan variabel koordinasi memiliki pengaruh sebesar 43,70% terhadap efektivitas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung.Rekomendasi yang disampaikan adalah agar penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung efektif, hendaknya dirumuskan berbagai alternatif program dalam menetapkan kegiatan yang akan dilakukan dan koordinasi yang dilakukan bukan hanya pada penyusunan program tetapijuga perlu dilakukan internalisasi program yang telah ditetapkan kepada para pemangku kepentingan.Kata Kunci : Perencanaan, Koordinasi, Efektivitas
Pengaruh Leadership Style dan Organizational Culture Terhadap Job Satisfaction Pada Hotel Berbintang di Kota Sukabumi Mariati Tirta Wiyata; Bambang Somantri
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 4 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i4.461

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja karyawan untuk menurunkan angka turn over di 7 (tujuh) hotel berbintang di Kota Sukabumi. Hal ini dilakukan agar hotel yang merupakan salah satu unsur pendukung pariwisata dalam menghasilkan devisa dan pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional. Menjadi perhatian apabila kepuasan kerja karyawan dapat terpenuhi maka angka turn over karyawan akan rendah dan memiliki kinerja yang meningkat. Metode penelitian eksplanatori ini, menggunakan kuesioner skala 5 (lima) poin untuk mengumpulkan data tentang gaya kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kepuasan kerja karyawan. Total karyawan adalah 830 orang, dengan perhitungan rumus Taro Yamane didapatkan 125 sampel. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja, baik secara parsial maupun secara silmultan. Hal itu menjelaskan bahwa variasi nilai gaya kepemimpinan transformasional dan variasi nilai budaya organisasi mampu menjelaskan variasi nilai kepuasan kerja. Hasil penelitian ini sangat penting bagi pengelolaan hotel untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan sehingga dapat menekan turn over yang pada akhirnya akan mendukung kinerja hotel secara keseluruhan.
Pengaruh Human Capital Dan Entrepreneurial Orientation Terhadap Business Competitiveness Dan Market Orientation Sebagai Variabel Moderator (Studi Kasus Umkm Di Kota Sukabumi) Rosa Rosdiana; Bambang Somantri
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.11409

Abstract

This research is based on the problems found regarding the company's competitiveness variable, namely that there is very tight competition due to the large number of MSMEs circulating in the city of Sukabumi. The aim of this research is to analyze the influence of Human Capital, Entrepreneurial Orientation, and Market Orientation as moderator variables on Business Competitiveness, by using a case study of MSMEs in the city of Sukabumi. This research method uses a survey method by distributing questionnaires and using 100 respondents, while the instrument quality testing technique is validity testing and reliability testing. Classic assumption testing techniques refer to the normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and auto correlation test. Hypothesis testing uses multiple linear regression analysis, determination test, partial t test, simultaneous f test, and Moderated Regression Analysis test. Based on testing the results of this research, the Human Capital variable has a significant effect on Business Competitiveness, the Entrepreneurial Orientation variable has a significant effect on Business, the Human Capital variable has no significant effect on Business Competitiveness which is moderated by the Market Orientation variable, and the Entrepreneurial Orientation variable has a significant effect on Business Competitiveness which is moderated by the Market Orientation variable.