Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Gratitude terhadap Resiliensi pada Dewasa Awal di Kota Makassar Armafansa, Analda Putri; Musawwir, Musawwir; Hayati, Sri
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i2.1825

Abstract

Resiliensi yaitu mampu bangkit dari tekanan yang dialami, mampu melewati tantangan-tantangan dalam kehidupan serta mampu bangkit kembali setelah mengalami kesulitan besar dalam kehidupan, sehingga mampu bertahan dan menyelesaikan masalah dengan baik. Pada saat ini banyak individu yang jarang mengungkapkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari hal ini dapat berdampak negatif dan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gratitude terhadap resiliensi pada dewasa awal di Kota Makassar. Sampel pada penelitian ini berjumlah 403 responden yang merupakan seseorang yang telah berusia 18-25 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala resiliensi yang di buat oleh Wahyuliani Safitri (2020) dengan nilai reliabilitas sebesar 0.867 dan skala gratitude yang di buat oleh Reza Malik Akbar (2018) dengan nilai reliabilitas sebesar 0.746. Hipotesis diuji dengan menggunakan teknik analisi regresi sederhana dengan bantuan program analisis data SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gratitude berpengaruh terhadap resiliensi pada dewasa awal di Kota Makassar dengan kontribusi sebesar 38% (p=0.000; p<0,05) dengan arah pengaruh positif, semakin tinggi gratitude, maka resiliensi juga semakin meningkat.
Gambaran Kebermaknaan Hidup pada Narapidana Hukuman Mati di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kota Makassar Novitasari, Natassya Dinda; Gismin, Sitti Syawaliyah; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i2.1901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebermaknaan hidup pada narapidana hukuman mati di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi IPA. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, triangulasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis memakai aplikasi Boris, aplikasi tersebut bertujuan untuk menganalisis aspek yang muncul dari setiap sesi wawancara yang telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan pada satu orang subjek narapidana hukuman mati. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa narapidana hukuman mati memiliki kebermaknaan hidup yang baik, hal tersebut dibuktikan dengan responden telah melewati dinamika kebermaknaan hidup dan memenuhi keseluruhan aspek dalam kebermaknaan hidup yakni kebebasan berkehendak, keinginan hidup bermakna, dan makna hidup. Responden memiliki makna akan kehidupan yang dijalaninya dan memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya yakni dengan mengubah diri menjadi lebih baik lagi seperti mendekatkan diri kepada Tuhan, berkelakuan baik, berguna bagi banyak orang, dan membahagiakan orang tuanya.
Gambaran Littering Behavior pada Masyarakat Kota Makassar Amir, M. Akbar; Musawwir, Musawwir; Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2022
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v2i2.1967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat littering behavior pada masyarakat Kota Makassar. Variabel dalam penelitian ini adalah littering behavior. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1012 warga yang berdomisili di Kota Makassar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala littering behavior yang sebelumnya telah digunakan oleh Anna Mardiana pada tahun 2020 dengan nilai reliabilitas sebesar 0,780 dari total item valid sebanyak 34 item. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh kesimpulan bahwa gambaran littering behavior pada Masyarakat Kota Makassar berada pada tingkat kategorisasi sedang dengan persentase sebesar 85.86%.
Gambaran Mindfulness Umat Hindu Saat Perayaan Hari Raya Nyepi Di Kecamatan Angkona Desa Solo Lestari, Ayu; Taibe, Patmawaty; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami, menganalisis, dan menafsirkan mengenai gambaran dan makna ritual Nyepi yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Kecamatan Angkona Desa Solo secara turun-temurun setiap setahun sekali. Secara problematik pertanyaan penelitian ini mempunyai implikasi bersifat fungsional dan bersifat kualitatif. Untuk mengumpulkan data di lapangan, penelitian ini menggunakan metode observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian upacara yang dilaksanakan pada Hari Raya Nyepi oleh umat Hindu di Kecamatan Angkona Desa Solo merupakan upacara inisiasi yang di selenggarakan menjelang pergantian tahun Caka. Dalam konteks ini, pelaksanaan Nyepi sebagai rangkaian Hari Raya Nyepi bermakna untuk mengendalikan diri melalui pelaksanaan ritual catur brata penyepian. Puncaknya pada pelaksanaan Nyepi ini, umat Hindu melakukan shamadi dan memuja Ida Sang Hyang Widi Wasu untuk memohon ilham-ilham dan petunjuk-petunjuk-Nya dalam upaya mengarungi lembaran hidup baru di tahun Caka yang baru. Sementara itu, Hari Ngembak Geni yang di rayakan sehari setelah hari Nyepi mengandung makna sangat mendalam, yaitu untuk mewujudkan suasana kebersamaan dan kemanusiaan yang menjadi simbol kehidupan selaras, seimbang, dan harmonis yang didambakan.
Pengaruh Tipe Kepribadian HEXACO Terhadap Grit Mahasiswa di Kota Makassar Lulu, Ananda; Zubair, Arie Gunawan Hazairin; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan tipe kepribadian HEXACO dalam memprediksi Grit mahasiswa di kota Makassar. Responden pada penelitian ini sejumlah 700 responden yang berstatus mahasiswa S1 di kota Makassar. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis linear berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa tipe kepribadian HEXACO secara signifikan dapat menjadi prediktor terhadap Grit dan berkontribusi secara positif masing-masing tipe kepribadian yaitu 1) Honesty-Humility sebesar 9.3% (p=0,020; p<0,05), 2) Extraversion sebesar 12%(p=0,000; p<0,05), 3) Agreeableness sebesar 0.7% (p=0,001; p<0,05) dan 4) Conscientiousness sebesar 7% (p=0,000; p<0,05). Sedangkan tipe kepribadian Emotionality dan openness to Experience secara signifikan tidak dapat menjadi prediktor terhadap Grit.
Tipe Kepribadian HEXACO Sebagai Prediktor Terhadap Adaptabilitas Karir Mahasiswa Di Kota Makassar Rahayu, Devya; Musawwir, Musawwir; Zubair, Arie Gunawan Hazairin
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3411

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tipe kepribadian HEXACO sebagai prediktor terhadap adaptabilitas karir mahasiswa di kota Makassar. Pebelitian ini melibatkan 693 mahasiswa di kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala adaptabilitas karir berdasarkan dari teori Savickas dan Porfeli (2012) dan skala tipe kepribadian HEXACO yang didasarkan dari tipologi menurut Ashton & Lee (2007). Analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil analisis memperoleh beberapa kesimpulan, yaitu: 1) Tipe kepribadian Honesty-Humility, Emotionality, Extraversion, Agreeableaness, Consciousness dapat menjadi prediktor terhadap concern dengan nilai signifikansi p<0,05, berbeda dengan tipe kepribadian Opennes to Experience yang tidak dapat menjadi prediktor dengan niai signifikansi p>0,05. 2) Tipe kepribadian Honesty-humility, extraversion, agreeableaness, consciousness, opennes to experience dapat menjadi prediktor terhadap control dengan nilai signifikansi sebesar p<0,05, berbeda dengan tipe kepribadian emotionality yang tidak dapat menjadi prediktor dengan nilai signifikansi p>0,05. 3) Tipe kepribadian Honesty-humility, emotionality, extraversion, agreeableasness dan consciousness dapat menjadi prediktor terhadap curiosity dengan nilai signifikansi sebesar p<0,05, berbeda dengan tipe kepribadian opennes to experience yang tidak dapat menjadi prediktor terhadap curiosity dengan signifikansi p>0,05. 4) Tipe kepribadian honesty-humility, emotionality, extraversion, agreeableaness, dan consciousness dapat menjadi prediktor terhadap confidence dengan nilai signifikansi sebesar p<0,05, berbeda dengan tipe kepribadian opennes to experience yang tidak dapat menjadi prediktor terhadap confidence dengan nilai signifikansi p>0,05.
Pengaruh Pola Asuh Otoriter Terhadap Kemandirian Pada Remaja Di Kota Makassar Putri, Wardah Dwi Wahyuni; Purwasetiawatik, Titin Florentina; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3424

Abstract

Masa remaja sering disebut sebagai masa transisi, mencari identitas diri baik secara negatif dan positif, hal ini disebut sebagai masa transisi perkembangan. Salah satu komponen penting dari perkembangan remaja yaitu kemandirian, dimana kemandirian remaja ini akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu pola asuh otoriter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh otoriter terhadap kemandirian pada remaja di Kota Makassar. Adapun sampel pada penelitian ini adalah remaja yang tinggal di Kota Makassar, berusia 11-18 tahun sebanyak 400 responden, menggunakan Teknik non-probability sampling. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu skala kemandirian yang disusun oleh Muliya (2020) berdasarkan teori dari Steinberg (2002) dan skala pola asuh otoriter yang disusun oleh Hutabarat (2022) berdasarkan teori dari Baumrind (1991). Analisis data dilakukan menggunakan Teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pola asuh otoriter terhadap kemandirian sebesar 2.1% dengan arah pengaruh negatif, jadi semakin tinggi pola asuh otoriter maka semakin rendah kemandirian.
Gambaran Empati Pada Remaja Dengan Orang Tua Bercerai Michiko, Yama Uci; Purwasetiawatik, Titin Florentina; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran empati pada remaja dengan orang tua bercerai di Kota Makassar. Adapun sampel pada penelitian ini adalah remaja di Kota Makassar, berusia 12-25 tahun sebanyak 401 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa empati remaja di Kota Makssar berada dalam 47 responden (11.7%) dengan empati yang sangat rendah, 60 responden (15%) yang memiliki tingkat empati yang rendah, 151 responden (37.7%) yang memiliki tingkat empati sedang, 136 responden (33.9%) yang memiliki tingkat empati yang tinggi, dan untuk tingkat empati sangat tinggi sebanyak 7 responden (1.7%).
Bias Implisit Berdasarkan Perbedaan Identitas Agama Dan Pengaruhnya Terhadap Kecenderungan Toleransi Agama Pada Mahasiswa Di Kota Makassar Poting, Tasya Leony; Taibe, Patmawaty; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3562

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan implisit bias/prasangka implisit berdasarkan perbedaan identitas agama, dan melihat pengaruh implisit bias determinan faktor pada kecenderungan toleransi agama. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen (one-group posttest-only design). 120 mahasiswa menjadi partisipan penelitian (perempuan=77.5%, laki-laki=22.5%). IAT dengan stimulus gambar menjadi alat pengambilan data bias implisit. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada bias implisit berdasarkan perbedaan identitas agama (p<0.001), sementara uji regresi menunjukkan bias implisit tidak mempengaruhi kecenderungan toleransi agama (p=0.832), keterkaitan bias implisit dan bias eksplisit menjadi temuan yang dibahas lebih lanjut pada penelitian ini.
Perbedaan Implicit Dan Explicit Bias Berdasarkan Perbedaan Identitas Agama Pada Mahasiswa Islam Dan Kristen Di Kota Makassar Adnan, Kahlil; Taibe, Patmawaty; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan implicit dan explicit bias berdasarkan perbedaan identitas Agama pada mahasiswa Islam dan Kristen di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimental dengan desain within subject design. Subjek dalam penelitian ini yaitu 120 mahasiswa, dengan jenis kelamin laki-laki = 25 (20.8%) perempuan = 95 (79.2%), mahasiswa Islam = 60 (50%) dan Kristen = 60 (50%). Pengukuran explicit bias menggunakan skala Religious Discrimination Scale (RDS) dan implicit bias menggunakan IAT. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan implisit bias berdasarkan perbedaan agama (p<.05), dimana partisipan beragama Islam memiliki skor implicit bias yang lebih tinggi dibanding partisipan yang beragama Kristen. Pada data explicit bias menunjukkan adanya perbedaan berdasarkan perbedaan agama (p<.05) partisipan Bergama Kristen secara explicit lebih tinggi dalam menunjukkan kecenderungan prasangka. Perbedaan data skor implicit bias dan explicit bias berdasarkan agama juga menunjukkan perbedaan yang signifikan, namun pada partisipan beragama Kristen tidak ditemukan perbedaan, pembahasan mengenai determinasi identitas agama sebagai faktor dalam prasangka secara explicit dan implisit dibahas lebih jauh pada penelitian ini.