Gozali, Wigutomo
Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

SELF-CARE BEHAVIOUR PADA PASIEN DIABETES MELLITUS: CROSSECTIONAL STUDY: Self-Care Behavior in Diabetes Mellitus Patients: Cross Sectional Study Gozali, Wigutomo; Putra, Made Mahaguna
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 1 (2024): JIKep | Februari 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i1.1946

Abstract

Pendahuluan: Masalah utama manajemen Diabetes adalah sikap pasien terhadap penyakit mereka, karena meraka memiliki konsep dan keyakinan yang berbeda.  Bukti yang ada menunjukkan bahwa perilaku perawatan diri di antara pasien Diabetes rendah. Peningkatan perilaku manajemen diri pada penderita Diabetes merupakan strategi penting yang disertakan pada terapi medis untuk mencapai kontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Tujuan: mengidentifikasi dan menganalisis factor yang berhubungan dengan perilaku perawatan diri pada pada pasien DM tipe 2 di Kabupaten Buleleng. Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi adalah subjek yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Populasi dalam penelitan ini adalah semua klien DM tipe 2 sebanyak 310. Vaiabel dalam penelitian ini adalah factor personal dan perilaku perawatan diri pasien (self-care behavior) DM. Analisis yang digunakan adalah regresi linier dengan menggunakan SPSS. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kepercayaan dalam kategori buruk. Hampir setengahnya memiliki self-care behavior yang baik. Kesimpulan: Secara signifikan IMT, pendapatan, persepsi dan kepercayaan memengaruhi self-care behavior pasien DM
Evaluasi Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi dan Pola Pembinaan Olahraga KONI Bali Darmayasa, I Putu; Suratmin; Wigutomo, Gozali
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v11i3.64394

Abstract

Pola pembinaan olahraga sangat penting dilakukan evaluasi supaya pembina dan pelatih dapat mengembangkan bakat dan potensi atlet serta memperoleh prestasi yang optimal baik daerah, nasional, dan internasional. Evaluasi perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil dan menentukan atlet terbaik, sehingga dapat bersaing dan berkompetisi tinggi sesuai dengan agenda event olahraga dan target pencapaian prestasi yang ditetapkan oleh KONI Bali. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi penyelenggaraan Porprov dan pola pembinaan olahraga KONI Bali. Penelitian ini menggunakan metode survey. Sampel penelitian adalah pengurus KONI Kabupaten/Kota dan KONI provinsi. Data diperoleh dengan wawancara, kuesioner, arsip, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi data. Hasil penelitian  menunjukkan rekomendasi penyelenggaraan Porprov Bali dengan masa pandemic covid 19 menurun, Porprov tahun 2022 dilaksanakan dengan mengintegrasikan penyelenggaraan secara multi/single event, sedangkan pelaksanaan Porprov berjalan secara efektif dan efesien, namun penurunan peserta, pembengkakan anggaran, pembinaan olahraga tidak optimal dan merata di provinsi Bali dan pola pembinaan olahraga yang diterapkan KONI kabupaten/kota dan KONI provinsi Bali mengefektikan sistem pembinaan dengan prioritas pada olahraga perorangan/individu, namun menjalankan pembinaan olahraga beregu dan tim  dilakukan pembinaan secara optimal.
Sports Training and Physical Fitness of Table Tennis Players at Bali Province Sports Week Suratmin; I Putu Darmayasa; Wigutomo Gozali; Ni Putu Vivin Indrawati; Hanik Liskustyowati; Daniel Womsiwor
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v8i3.86711

Abstract

Analysis of the level of success in regional sports development is proven by the number of medals obtained, sometimes without scientific study of the reasons and how to get medals at Porprov, including those held in Bali. Seeing regions that only prioritize medals causes sports coaching to stagnate, be hampered, and reduce players' motivation in regional sports coaching. The aim of the research is to analyze sports coaching and the level of physical fitness of table tennis players in Bali Porprov in 2022. This research uses descriptive methods with a combination of quantitative data and qualitative through surveys. The research sample was 23 table tennis players who took part in Porprov Bali. Data was obtained through observation, coach/player interviews, questionnaires, archives and documentation. The data analysis used is data triangulation. To ensure completeness of data or information, validity and high reliability, qualitative research uses data triangulation techniques. The research results that can be concluded are recommendations for focusing on developing the sport of table tennis in the province of Bali as a superior regional sport targeted at achieving national achievements, and the physical fitness of table tennis players in the 2022 Bali Province Province with the categories very good: 9%, good: 4%, fair: 22%, less: 48%, and very less 17%. The implications of this research are: This research can provide guidance to coaches in designing effective training methods to improve physical performance, endurance, speed and agility in table tennis players.
Identification Of Psychosocial Problems In Tourism Awareness Groups (Pokdarwis) In Panji Tourism Village Widiarta, Made Bayu Oka; Shofi Khaqul Ilmy; Wigutomo Gozali; Ida Ayu Made Sari Santi Tisnasari; Galih Gayatri
HealthCare Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v7i1.5414

Abstract

Background: A person's mental health will affect the economy, happiness and others. So mental health is important for every element without exception, tourism awareness groups (pokdarwis). The current era or post-pandemic requires pokdarwis to again promote tourism to support their economy and family. However, not a few pokdarwis feel worried or experience psychosocial problems, afraid that the pandemic will recur. This psychosocial condition will affect the interest, enthusiasm and motivation of pokdarwis members to innovate to rise and create attractive tourist villages that have good economic income potential after the pandemic. Objective: The researcher's goal is to identify psychosocial problems of pokdarwis in Panji Village as a tourist village destination. Method: This research was conducted descriptively quantitatively with a cross-sectional approach. The research population was the tourism awareness group (pokdarwis) of Panji Village, with samples taken in clusters in Banjar that has pokdarwis. The minimum number of samples taken was 70 respondents. The instrument used was the SQR-20 questionnaire to assess psychosocial factors (energy, cognitive, physiological, depression and anxiety) in Panji Village. Data collection used structured interviews after the study was declared ethically feasible. The data collected will be analyzed univariately. Results: The results of the study showed that most members of the tourism awareness group (Pokdarwis) in Panji Village currently have low income, namely 38 people (54.3%) and most showed symptoms of psychosocial mental health problems, namely emotional mental disorders (energy, cognitive, depression, physiological, anxiety) as many as 42 people (60%). Conclusions: Post-pandemic psychosocial problems show that most respondents show symptoms of psychosocial mental health problems, namely emotional mental disorders (energy, cognitive, depression, physiological, anxiety) as many as 42 people (60%).
PENERAPAN KALKULATOR DETEKSI (KOKI) SEBAGAI APLIKASI BERBASIS WEB UNTUK DETEKSI DINI STUNTING BAGI KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKASADA I Pratiwi, Putu Irma; Gozali, Wigutomo; Giri, Ketut Espana; Astuti, Anjar Tri; Sekarini, Nyoman Ayu Desy
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i2.52060

Abstract

Stunting pada masa balita dapat meningkatkan terjadinya morbilitas, anak-anak mengalami kesulitan dalam hal belajar, stunting pada masa balita memungkinkan untuk memiliki status pendek dimasa dewasa. Masyarakat seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan deteksi terhadap stunting, karena perawakan yang pendek dianggap sangat umum sehingga merukan hal normal bagi masyarakat. Pengukuran pertumbuhan yang efektif dapat membantu meningkatkan kualitas hidup balita. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu tempat pelayanan kesehatan yang bersumberdaya masyarakat yang melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan anak. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam melakukan deteksi dini terhadap stunting melalui aplikasi berbasis web. Metode pengabdian adalah dengan pelatihan dan pendampingan terhadap 15 orang kader posyandu. Hasil dari pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan kader posyandu setelah diberikan pelatihan serta seluruh kader posyandu mau dan mampu menerapkan penggunaan aplikasi berbasis web untuk mendeteksi dini stunting pada saat pelaksanaan posyandu.
Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Buleleng III Gozali, Wigutomo
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 2 No. 3 (2018): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.589 KB) | DOI: 10.23887/ijnse.v2i3.17448

Abstract

Pola makan merupakan berbagai infromasi yang memberikan gambaran mengenai macam dan jumlah bahan makanan yang dikonsumsi setiap hari oleh satu orang. Pola makan yang kurang baik menjadi salah satu penyebab terjadinya anemia pada masa kehamilan karena kurangnya konsumsi makanan yang mengandung zat besi. Anemia pada ibu hamil akan mengakibatkan peningkatan risiko pendarahan pada saat persalinan dan berat badan bayi lahir rendah. Pada penelitian ini menganalisa tentang hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel dependen pada penelitian ini adalah pola makan, sedangkan variabel independennya yaitu anemia pada ibu hamil. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan pemeriksaan Hb (haemoglobin) ibu hamil menggunakan meode sahli. Analisa data menggunakan uji statistik korelasi pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagain besar 17 (68%) responden mengalami anemia ringan dan 11 (44%) responden memiliki pola makan yang cukup. Pola makan pada ibu hamil berhubungan bermakna dengan kejadian anemia (p<0,05). Hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia kuat, dengan intrepretasi semakin kurang pola makan ibu hamil maka kejadian anemia semakin tinggi. Ibu hamil diharapkan memiliki pola makan yang baik sesuai jumlah kebutuhan pada masa kehamilan
Intervensi Nyeri Punggung pada Ibu Hamil di Desa Pengelatan Gozali, Wigutomo; Astini, Nyoman Ayu Dwi; Permadi, M Rizal
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 4 No. 3 (2020): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.583 KB) | DOI: 10.23887/ijnse.v4i3.29368

Abstract

The enlargement of the uterus and weight gain in the third trimester of pregnancy then the center of gravity moves forward so that the pregnant woman must adjust her stance. Improper body changes will force additional stretching and fatigue on the body, especially in the back. One of the causes of low back pain is due to hormonal changes that cause changes in the supporting and connecting soft tissues resulting in decreased muscle elasticity and flexibility. The negative impact caused by low back pain is that it can cause a decrease in the quality of life of pregnant women due to disruption of daily physical activities. The research objective was to determine the intensity of pain before and after back pain intervention in two and third trimester pregnant women in Pengelatan Village, Buleleng District, Buleleng Regency. This research is a pre-experimental study with a "One Group Pretest-Postest" design. The sampling method used was total sampling. Data collection by interviews, observation, intervention and pain scale Visual Analog Scale (VAS). Analysis data using the univariate and bevariate analysis using paired t-test. The results of the study were differences in pain intensity before and after respondents in the massage intervention. Pregnant women should routinely do massage therapy to reduce pain.
Body Image Sebagai Faktor Penentu dalam Meningkatkan Status Gizi Remaja Putri Astini, Ni Nyoman Ayu Dwi; Gozali, Wigutomo
International Journal of Natural Science and Engineering Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.827 KB) | DOI: 10.23887/ijnse.v5i1.31382

Abstract

Ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh  seringkali dijumpai pada remaja putri, hal ini membuat remaja putri menerapkan perilaku yang tidak tepat dalam mencapai tubuh ideal dengan melakukan diet yang ketat sehingga berdampak negative pada status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara body image dengan status gizi remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode studi crossectional, dengan jumlah populasi sebanyak 48 orang remaja putri. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuiosioner berupa angket kepada sampel penelitian. Data status gizi diperoleh dari pengukuran TB dan BB, selanjutnya dihitung nilai z-score berdasarkan BMI/U dari WHO. Uji hubungan yang digunakan adalah korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22 subyek (48,8%) merasa tidak puas terhadap bentuk tubuhnya dan 26 subyek (54,2%) merasa puas dengan bentuk tubuhnya, sedangkan status gizi kurang 2,1%, status gizi lebih 58,3% dan normal 39,6%. Hasil analisa statistic Rank Spearman didapatkan nilai rho = 0,338 dengan signifikansi = 0,009. Ini menunjukkan terdapat hubungan positif dan  signifikan antara body image dan status gizi. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara body image dan status gizi pada remaja putri.
Kelelahan pada Awal Postpartum terhadap Motivasi Ibu Nifas dalam Pemberian ASI Gozali, Wigutomo; Pratiwi, Putu Irma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.7297

Abstract

Perempuan yang telah melahirkan mengalami berbagai perubahan dalam kesejahteraan fisik dan mental. Gejala fisik yang dialami perempuan pasca melahirkan antara lain rasa tidak nyaman. kelelahan setelah persalinan tidak hanya membahayakan kesehatan ibu tetapi juga membahayakan bayi dan anak-anaknya. Kejadian ini dapat berdampak negatif pada produksi asi, ikatan ibu dan bayi, dan interaksi antara ibu dan bayi, sehingga dapat memperlambat perkembangan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelelahan pada awal postpartum terhadap motivasi ibu nifas dalam pemberian asi di kabupaten buleleng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. sampel pada penelitian ini dihitung menggunakan rumus slovin berjumlah 385 ibu nifas. teknik sampling menggunakan purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. instrumen yang digunakan ada dua, kuesioner pertama adalah postpartum fatigue scale (PFS) multidimensi yang dikembangkan oleh Milligan dkk pada tahun 1997 untuk menilai tingkat kelelahan pascapersalinan pada ibu dan kedua adalah breastfeeding motivational instructional measurement scale (BMIMS) yang dikembangkan oleh Janine Stockdale, kedua instrument tersebut sudah dikatakan valid dan reliabel secara internasional. Analisis data menggunakan sprearman’s rho correlation. lokasi penelitian ini adalah tempat praktik mandiri bidan (TPMB) yang ada di kabupaten bueleleng. Terdapat hubungan antara kelelahan ibu postpartum dengan motivasi pemberian asi eksklusif (p=0,001). Semakin tinggi tingkat kelelahan pascapersalinan yang dialami ibu, semakin rendah motivasi mereka untuk memberikan asi.
Profil psikologis atlet seni bela diri: Kepercayaan diri, agresivitas, motivasi, dan dorongan kompetitif Darmayasa, I Putu; Suratmin, Suratmin; Gozali, Wigutomo; Indrawati, Ni Putu Vivin
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 11 No 3 (2025): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v11i3.27586

Abstract

This study aims to define the psychological profile of martial arts athletes in Bali Province, focusing on self-confidence, adaptive aggression, motivation, and competitive drive as indicators of competition readiness. A quantitative descriptive survey was undertaken with N = 546 athletes participating in regional training programs across 10 martial arts disciplines: Judo, Karate, Kempo, Muay Thai, Pencak Silat, Taekwondo, Tarung Derajat, Boxing, Wushu, and Yongmoodo. Athletes were recruited utilizing selective sampling based on active training status and competitive experience. Data were acquired by standardized psychological surveys and evaluated using descriptive statistics, including frequencies and percentages. The results suggest that self-confidence (86.44%) and motivation (89.93%) were widely evaluated as good to very good. In contrast, adaptive aggression was rather low, with 66.85% of athletes falling in the poor to very poor category. The competitive requirement variable was primarily distributed across the adequate (40.66%) and good (40.11%) levels, with only 11.17% achieving the very good level. Differences were noted between disciplines, with Pencak Silat, Karate, and Tarung Derajat displaying substantially higher psychological profiles. Overall, the data suggest that athletes exhibit high levels of self-confidence and motivation; however, they demonstrate limited growth in adaptive aggression and competitive need. These results reveal an unequal pattern of competitive readiness and provide a baseline for future analytical or longitudinal investigations into the psychological aspects of combat sports.