Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Liveworksheet Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII1 SMPN 6 Denpasar Tahun Ajaran 2022/2023 Yulianti, Ni Ketut; Rini Purwati, Ni Kadek
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 12 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7823984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII1 dengan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan liveworksheet. Penelitian dilakukan pada Kelas VIII 1 di SMP Negeri 6 Denpasar semester 1 Tahun Pelajaran 2022-2023. Subjek penelitian sebanyak 41 siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua tindakan siklus yaitu siklus I dan siklus II. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes tulis, lembar wawancara, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berbantuan liveworksheet dapat meningkatkan hasil belajar dengan pencapaian ketutasan belajar dari kondisi awal pra siklus diperoleh 36,59% menjadi 63,41% pada siklus I dan pada siklus II telah mencapai 90,24%.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STATISTIKA Ni Kadek Rini Purwati; Ni Kadek Gita Sitiari Putri
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v13i2.3737

Abstract

Hasil belajar matematika siswa yang terlihat masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran kolaboratif. Tujuan dari pembelajaran kolaboratif ini yaitu agar siswa dapat membangun pengetahuan dari tutor teman sebaya, mendapatkan pengetahuan dari interaksi dialog, membagi informasi dengan teman maupun guru sehingga siswa dapat meningkatkan kemampuan secara mental. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus dengan diawali oleh pras-siklus. Pada setiap siklus yang dilakukan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Mengwi dengan kelas terpilih yaitu kelas XI I, dimana jumlah siswanya sebanyak 35 orang sebagai subjek. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu berupa lembar observasi wawancara dan hasil tes belajar. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu peningkatan yang terjadi pada siklus II sebesar 86% jika dibandingkan dengan siklus I sebesar 48%, hal ini dikarenakan sudah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal yang ditetapkan maka penelitian ini berhenti pada siklus II. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran kolaboratif yang dilakukan di kelas XI I SMA Negeri 2 Mengwi dapat meningkatkan kemampuan hasil belajar siswa pada materi statistika.
Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Articulate Storyline Untuk Siswa SMP I Made Juniartha; Ni Kadek Rini Purwati; I Wayan Widana
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i1.4045

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep dasar peserta didik dalam materi Ukuran Pemusatan Data. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Akibatnya, peserta didik cenderung merasa bosan dan proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul matematika, dengan fokus mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan e-modul yang dikembangkan. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan, dengan model ADDIE yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Instrumen pengumpulan data yang digunakan beupa lembar angket. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas VIII SMP PGRI 3 Denpasar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian diperoleh hasil kevalidan 93,3% untuk aspek materi dan 94,4% untuk aspek media dengan masing-masing aspek dikategorikan sangat layak. Sementara itu, uji coba e-modul melalui uji coba terbatas, uji coba lapangan I, dan uji coba lapangan II mendapatkan persentase kepraktisan dari angket respon peserta didik masing-masing sebesar 72,8%, 70,91%, dan 71,1%, yang semuanya termasuk dalam kategori praktis. Angket respon pendidik menunjukkan persentase sebesar 91,67%, dengan kategori sangat praktis.
Media Pembelajaran Digital Interaktif : Upaya Penguatan Konsep Matematika Peserta Didik Anjelina Surat Lelan; Ni Kadek Rini Purwati; I Gusti Agung Gede Wiadnyana
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i4.937

Abstract

Low conceptual understanding in mathematics remains a significant challenge in the learning process and highlights the need for more effective and innovative pedagogical strategies. This issue is often caused by conventional teaching practices and the limited use of learning media in schools, leading students to develop negative attitudes toward mathematics and resulting in weak conceptual understanding. This study aims to develop a mathematics learning medium in the form of the Debar application, designed with Construct 3 for SMA/SMK. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model. Data were collected from expert validators, mathematics teachers, and tenth-grade students at SMK PGRI 1 Denpasar through questionnaires and tests. The validation results showed that the Debar application was categorized as “very valid”. The practicality test indicated that the application was “practical”. Furthermore, the effectiveness test revealed that the students’ learning mastery percentage reached 86.7%. Based on these findings, it can be concluded that the Debar application meets the criteria of being valid, practical, and effective, thus making it feasible to be used as a mathematics learning medium that facilitates the reinforcement of students’ conceptual understanding. The validation test results showed that the Debar application was categorized as “very valid.” The practicality test also indicated that the application was “practical.” Meanwhile, the effectiveness test results revealed that the percentage of students’ learning mastery reached 86.7%. Thus, it can be concluded that the Debar application meets the criteria of being valid, practical, and effective, as well as providing psychological support in the mathematics learning process, thereby serving as a learning medium that facilitates the strengthening of students’ conceptual understanding. Moreover, engaging in learning media can foster students’ positive attitudes toward mathematics.
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI PEMASANGAN PLANG INFORMASI DAN PENGENALAN TEBE MODERN Maria Frangela Suriti Sangu; Pande Made Dwi Pranita; Alfonsus Saingo; Ni Luh Gishcea Puspita Dewi; Anak Agung Adimas Jaya Pramana; Kevin Michael Marvel Styawan; Mardinon Ervinto Tanggela; Reinardis Halom; Ni Kadek Rini Purwati; Ni Luh Putu Cahayani
PUAN INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal PUAN Indonesia Vol. 8 No. 1 Juli 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v8i1.525

Abstract

Organic waste management remains a critical environmental challenge in rural communities, driven by low public awareness and inadequate waste handling practices. This paper reports on a community service activity conducted through the Community Service Program (KKN) at Banjar Mukti, Desa Singapadu, Bali, involving students from Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. The activity aimed to educate the community about organic waste management through two main interventions: (1) installation of informational signboards (plang sampah) at the final waste disposal site (TPA), displaying the decomposition timeline of various waste types; and (2) introduction of modern organic waste bins (tebe modern) as an alternative to open burning. Observations prior to the activity revealed that the majority of households still disposed of organic waste by burning or dumping indiscriminately, with no separation between organic and inorganic waste. The informational signboards presented data on waste decomposition times, ranging from weeks for organic matter to hundreds of years for plastic and glass, to raise community awareness. Due to program time constraints, post-activity behavioral change could not be formally measured. However, community members showed positive responses during the activity. Continued mentoring and follow-up evaluation are recommended to assess long-term impact.
SOSIALISASI PEMILAHAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK DI BANJAR MUKTI, DESA SINGAPADU Ni Kadek Rini Purwati; Ni Luh Putu Cahayani; Sumetri Susana Uwa; I Wayan Agus Rama; Angelius Viteriski Janggur; I Kadek Aditya Pramana; I Komang Agusnarayana; I Gede Suta Wiweka
PUAN INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal PUAN Indonesia Vol. 8 No. 1 Juli 2026
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v8i1.529

Abstract

Waste problems have become one of the increasing environmental challenges, especially in densely populated residential areas. The lack of public awareness in sorting organic and inorganic waste causes environmental pollution and decreases public health quality. The socialization activity on sorting organic and inorganic waste in Banjar Mukti, Singapadu Village aims to increase public knowledge, understanding, and awareness regarding the importance of waste management starting from households. This activity was conducted in February 2026 and was attended by approximately 10 participants consisting of PKK mothers and heads of households in Banjar Mukti. The methods used in this activity included observation, counseling, discussion, waste sorting demonstrations, and direct practice with the community. The results of the activity showed that the community began to understand the differences between organic and inorganic waste and the importance of maintaining environmental cleanliness. This socialization also had a positive impact on changing community behavior in disposing of and sorting waste according to its type. Through this activity, it is hoped that the people of Banjar Mukti can implement proper and sustainable waste management in order to create a clean, healthy, and comfortable environment.
TRANSFORMASI KOMPETENSI GURU MELALUI PENGENALAN KONSEP KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL PADA PEMBELAJARAN LINTAS DISIPLIN Ida Ayu Putu Febri Imawati; Ni Ketut Erawati; Luh Putu Risma Noviana; Ni Kadek Rini Purwati; I Wayan Dika
Sewagati Vol. 4 No. 2 (2025): SEWAGATI
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59819/sewagati.v4i2.5927

Abstract

A workshop was conducted to enhance digital literacy and foundational knowledge of coding and artificial intelligence (AI) among subject teachers at Denpasar 4 Public High School. The initiative addressed the need to strengthen educators' competence in integrating digital technology and AI into interdisciplinary instruction. The workshop featured interactive, hands-on sessions. Training materials included introductions to plugged-in, unplugged, and internet-based coding, fundamental AI concepts, prompt engineering for content creation, and the use of Teachable Machine for simple AI exploration. Teachers engaged in discussions and applied these concepts within their respective disciplines, including mathematics, language, and social studies. The outcomes indicated a substantial improvement in teachers' understanding of basic coding principles and the potential of AI as a creative instructional tool. The workshop also enhanced teachers' capacity to address educational challenges and advance digital transformation.
Peramalan Angka Partisipasi Sekolah di Provinsi Bali Menggunakan Pendekatan Hierarchical Time Series Palguna Reganata; Ni Kadek Rini Purwati
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i2.6106

Abstract

Angka Partisipasi Sekolah (APS) merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan pendidikan, khususnya pada jenjang menengah atas yang masih menunjukkan kesenjangan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi APS Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Bali serta menyusun peramalan APS hingga tahun 2030 sebagai dasar perumusan kebijakan pendidikan berbasis data. Data yang digunakan berupa data panel kabupaten/kota di Provinsi Bali periode 2010–2023 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis meliputi estimasi model panel data dengan pendekatan Fixed Effects untuk mengidentifikasi faktor determinan APS, serta peramalan menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables (ARIMAX). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap APS SMA, sementara jumlah sekolah dan tingkat kemiskinan tidak signifikan secara statistik. Hasil peramalan menunjukkan bahwa APS SMA di Provinsi Bali diproyeksikan meningkat secara bertahap dari 85,7 persen pada tahun 2024 menjadi 87,3 persen pada tahun 2030, meskipun disparitas antar kabupaten/kota masih terlihat. Evaluasi akurasi model menunjukkan bahwa ARIMAX memiliki kinerja baik di sebagian besar wilayah dengan nilai MAPE di bawah 5 persen, namun akurasinya relatif rendah di wilayah dengan dinamika sosial-ekonomi tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan ekonomi daerah sebagai strategi utama dalam meningkatkan partisipasi pendidikan menengah atas di Bali.