Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

THE EFFECT OF THE SAVI LEARNING MODEL ON THE COGNITIVE LEARNING OUTCOME OF STUDENTS Kusrini, Indar; Rintayati, Peduk; Salimi, Moh
JURNAL EDUSCIENCE Vol 12, No 4 (2025): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia, Thailand, and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v12i4.7140

Abstract

Purpose – The cognitive learning outcomes of pupils are essential for assessing student progress and the quality of the implemented learning procedure. Nevertheless, the cognitive learning outcomes of students have not met expectations. This study aimed to assess the cognitive learning outcomes level of fourth-grade elementary pupils and the effect of the SAVI model on enhancing these cognitive learning outcomes.Methodology – The study method was quantitative, utilizing a quasi-experimental posttest-only control group design. The study's sample comprised 56 fourth-grade elementary school students. The selected data gathering method was a test. The assessment is structured as multiple-choice questions. This study utilized parametric statistical analysis to test hypotheses through the t-test. This study's research approach commences with planning, which includes identifying research subjects, conducting a literature review, acquiring research permits, and creating research instruments. In the implementation phase, the researcher delineates the experimental and control groups. Furthermore, after conducting several experiments, the researcher administered a post-test to the experimental and control groups. Following data collection, the researcher analyzed the defined problem and the established research objectives.Findings – This investigation indicated that most cognitive learning outcomes of pupils instructed through the SAVI learning model fell within the good category, and there was a significant disparity in cognitive learning outcomes between pupils instructed using the SAVI model and those receiving conventional instruction.Contribution – This study's results enhance students' cognitive learning outcomes.
PENGARUH PRBOLEM BASED LEARNING BERBASIS 4C TERHADAP KETERAMPILAN MENGOMUNIKASIKAN DITINJAU DARI MINAT BELAJAR PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Hardono, Fajar Puji; Yamtinah, Sri; Rintayati, Peduk
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.8520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran inovatif Problem Based Learning (PBL) berbasis 4C terhadap keterampilan mengomunikasikan ditinjau dari minat belajar peserta didik sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu dan metode analisisnya menggunakan varians dua jalur (ANOVA dua jalan). Subjek pada penelitian ini merupakan peserta didik kelas V di Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2024/ 2025. Penentuan sekolah yang dijadikan penelitian menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang menjadi alat untuk memperoleh data terdiri dari lembar kerja tes keterampilan mengomunikasikan dan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model PBL berbasis 4C terhadap keterampilan mengomunikasikan peserta didik kelas V di Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2024/ 2025. Selain itu, minat belajar juga berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan mengomunikasikan pada peserta didik. Lebih dalam lagi, ternyata ada interaksi antara model pembelajaran PBL berbasis 4C dan minat belajar terhadap keterampilan mengomunikasikan.
Children Learning in Science Model and Critical Thinking Skills of Grade IV Students: Model Pembelajaran Sains dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Arieshandy, Risca Ayu; Rintayati, Peduk; Triyanto, Triyanto
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.1642

Abstract

General background: Critical thinking is a fundamental competency in 21st-century education and is emphasized in Indonesia’s Kurikulum Merdeka. However, learning in science and social studies (IPAS) at the elementary level often remains teacher-centered, limiting students’ higher-order thinking. Specific background: The Children Learning in Science (CLIS) model, grounded in constructivist principles, offers an alternative by engaging students’ prior knowledge, encouraging exploration, and fostering collaborative learning. Knowledge gap: Previous studies have highlighted CLIS’s benefits for creativity and learning outcomes, but few have examined its effectiveness in developing critical thinking skills while considering the moderating role of learning motivation. Aims: This study investigates the effectiveness of CLIS compared to Direct Instruction (DI) in enhancing critical thinking among Grade IV students in Kedawung District, with attention to variations in learning motivation. Results: Using a quasi-experimental pretest–posttest control group design with ANOVA analysis, findings show CLIS significantly outperforms DI, with higher post-test means and consistent effects across high, medium, and low motivation groups, and a significant interaction between learning model and motivation. Novelty: The study integrates motivation as a moderating factor in evaluating CLIS effectiveness, offering a more comprehensive perspective. Implications: The results support CLIS as a strategic model to strengthen critical thinking in elementary science education and provide practical insights for teachers and policymakers in implementing student-centered learning. Highlights: CLIS significantly improves critical thinking compared to Direct Instruction. Learning motivation interacts with CLIS but shows consistent positive outcomes. Findings provide practical insights for teachers and policymakers. Keywords: CLIS, Critical Thinking, Learning Motivation, Elementary Education, Science Learning
KEEFEKTIFAN MEDIA PEMELAJARAN AUGMENTED REALITY TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Yuliono, Tri; Sarwanto, Sarwanto; Rintayati, Peduk
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2018): JPD-Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.23 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media pembelajaran Augmented Reality terhadap penguasaan konsep sistem pencernaan peserta didik sekolah dasar kelas V di kabupaten Sragen. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian adalah semua peserta didik sekolah dasar kelas V di kabupaten Sragen dengan jumlah 13.173 peserta didik dan sampelnya 135 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Perlakuan menggunakan media pembelajaran Augmented Reality selama 4 minggu. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Instrumen tes terdiri atas 25 soal pilihan ganda materi sistem pencernaan pada manusia. Data yang dikumpulkan berupa skor penguasaan konsep sistem pencernaan pada manusia kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Dalam penggunaan media pembelajaran Augmented Reality dapat dengan mudah memvisualisasikan apa yang terjadi dan mudah memahami konsep-konsep kompleks sehinga dapat memperlancar dan meningkatkan proses belajar serta hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keefektifan media agumented reality terhadap penguasaan konsep sistem pencernaan manusia pada peserta didik kelas V sekolah dasar di kabupaten Sragen.
Persepsi Dampak Penambangan Minyak Tradisional Terhadap Kondisi Lingkungan Hidup di Daerah Cepu Rintayati, Peduk
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2017: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.159 KB)

Abstract

Penambangan tradisional, berdampak kualitas air, khususnya adalah air sumurpenduduk. Indikator yang diteliti meliputi kualitas fisik air yaitu bau, rasa dan warnaserta kualitas kimia air yaitu TDS, DO, BOD, COD, dan pH itu juga diukurkonsentrasi kandungan Minyak sebagai indikasi sumber air telah tercemar minyak darikegiatan penambangan tradisional. Penambangan minyak tradisional menimbulkandampak bagi lingkungan hidup. Penampungan minyak mentah hasil dari penambangandan penampungan sebagian residu mengalir menuju sungai yang berada di sekitarpemukiman penduduk, sehingga menyebabkan pencemaran air sumur di sekitarnya. Persepsi terhadap lingkungan ini merupakan pola pikir masyarakat untuk membangkitkan kesadaran menjadi jalan hidup dalam masyarakat hal ini menunjukanbahwa masyarakat memiliki persepsi positif dan persepsi negatif tentang pentingnyaair sumur yang tidak berbau, berasa, dan tidak berwarna keruh serta dapat diketahuidari nilai TDS, DO, BOD, COD, pH, dari peresapan minyak yang melebihi ambangbatas pencemaran. air sumur yang berbau, berasa, dan berwarna keruh serta nilai TDS,DO, BOD, COD, pH, dan Minyak yang melebihi ambang batas pencemaran.Persoalan yang tidak begitu dipahami oleh masyarakat sebagai pelaku penambangminyak dalam pelestarian lingkungan, perubahan yang terjadi di lingkungan tidakbegitu diperhatikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sehingga perludiadakan survey dan dialog dengan masyarakat. Sehingga indikator yang palingdibutuhkan oleh masyarakat dapat teridentifikasi dan kemudian dapat menetapakanpengembangan sistem yang cocok untuk masyarakat.
Enhancing The Ability of Elementary School Teachers in Designing Higher Order Thinking Skills (Hots) Categories of Natural Sciences Through Participatory Training Rintayati, Peduk; Syawaludin, Ahmad; Istiyati, Siti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v5i2.13543

Abstract

Implementasi higher order thinking skills (HOTS) dalam pembelajaran sains di SD sangat diperlukan agar siswa mendapat stimulasi untuk berpikir kritis dan kreatif melalui tugas-tugas eksperimen sains. Tugas-tugas kegiatan belajar mengajar perlu diterapkan dalam proses pembelajaran berorientasi HOTS dengan disesuaikan pada karakteristik perkembangan berpikir siswa SD, kurikulum, dan disesuaikan dengan hakikat IPA sebagai produk, proses, dan sikap ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran IPA berkategori HOTS melalui penerapan pelatihan partisipatif, terdiri atas tahapan analisis kebutuhan peserta pelatihan, pengkajian materi, merancang tugas pembelajaran IPA berkategori HOTS secara kolaboratif. Subjek yang dilibatkan sebanyak 14 guru SD di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Desain penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan merancang pembelajaran sains di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru-guru SD dalam merancang pembelajaran sains berkategori HOTS setelah mengikuti pelatihan memiliki skor lebih tinggi daripada sebelum mengikuti pelatihan partisipatif.