Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

LOW BACK PAIN EXERCISE DAN SENAM PADA IBU IBU LANSIA DI DESA KAGOKAN Sabrina Cantika Putri Sandrana; Eka Nur Rohmah; Nissa Mahadi Mahdivikia; Anggrita Pratiwi; Selvyana Putri; Alfina Winda Kirana; Sri Qadijah; Wafiy Lailin Prehamukti; Aliva Nimas Mahati; Eka Ayu Puspitasari; Salma Azzah Vicananda; Jenic Maulia Rachma; Gita Wanda Ayu Puspita Sari; Denny Saptono Fahrurodzi; Taufik Eko Susilo
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.6061

Abstract

Desa Kagokan mayoritas penduduknya berusia lanjut. Seiring dengan bertambahnya usia lansia seringkali menghadapi masalah kesehatan nyeri punggung bawah (low back pain). Sebagai solusi, program "Low Back Pain Exercise dan Senam pada Ibu-Ibu Lansia" dirancang untuk mengedukasi dan melatih lansia tentang pentingnya latihan fisik untuk mengurangi nyeri punggung bawah. Metode yang diberikan dalam kegiatan penyuluhan ini adalah dengan menyampaikan materi terkait low back pain yang terdiri dari pengertian, penyebab, gejala, pencegahan serta manfaat dari home exercise. Kegiatan low back pain exercise dan senam bersama ibu-ibu lansia yang dilaksanakan pada Minggu, 30 Juli 2024 di Lapangan Padangan Desa Kagokan berjalan dengan baik dan lancar. Indikator keberhasilan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah kegiatan dihadiri oleh minimal 15 ibu-ibu lansia. Kegiatan ini akhirnya berjalan sukses dengan partisipasi 26 yang mana hal ini melebihi jumlah target indikator keberhasilan. Kegiatan ini tidak hanya berhasil dalam mencapai tujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan pengetahuan ibu-ibu lansia, tetapi juga memberikan alat praktis untuk mengelola dan mengurangi nyeri punggung sehari-hari.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Personal Hygiene Pada Pedagang Makanan di Pasar Kecamatan Kartasura Futikhah Rizqiyani; Denny Saptono Fahrurodzi
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i4.24746

Abstract

ABSTRACT Personal hygiene plays a crucial role for food vendors as an effort to maintain the sterility and quality of the food served. Cognitive levels and attitudes influence the behavior of vendors during the food processing stage. The objective of this study was to identify the relationship between knowledge, attitude, and personal hygiene behavior among food vendors at the Kartasura District Market. This observational quantitative study employed a cross-sectional approach with a total sampling technique involving 58 respondents. The research subjects were food vendors in the Kartasura District Market. Data collection was conducted through the distribution of instruments in the form of questionnaires which had been tested for validity and reliability to measure knowledge and attitudes as well as observation sheets to assess personal hygiene behavior. Statistical analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between knowledge and personal hygiene behavior (p = 0.002), whereas no significant relationship was found between attitude and personal hygiene behavior (p = 0.153). This study reveals that knowledge is significantly associated with the personal hygiene behavior of food vendors, while attitude is not significantly associated. Keywords: Knowledge, Attitude, Personal Hygiene, Food Vendors.  ABSTRAK Personal hygiene memiliki peranan penting bagi pedagang makanan sebagai upaya pemeliharaan kesterilan dan kualitas olahan pangan yang disajikan. Tingkat kognisi dan sikap memengaruhi perilaku pedagang selama proses pengolahan makanan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku personal hygiene pada pedagang makanan di Pasar Kecamatan Kartasura. Penelitian kuantitatif observasional ini, menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik total sampling sebanyak 58 responden. Klasifikasi penelitian ini adalah pedagang makanan di Pasar Kecamatan Kartasura. Pemerolehan data dalam penelitan ini dilakukan melalui distribusi instrumen berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur pengetahuan serta sikap, dan juga lembar observasi untuk menilai perilaku personal hygiene. Pengolahan data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku personal hygiene (p = 0,002) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilakupersonal hygiene (p = 0,153). Penelitian ini mengungkapkan bahwa pengetahuan berhubungan secara signifikan dengan perilaku personal hygiene pedagang makanan, sedangkan sikap tidak berhubungan secara signifikan. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Personal Hygiene, Pedagang Makanan.
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Banjir ’Aini, Yunita Nur; Fahrurodzi, Denny Saptono
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 03 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v15i03.4457

Abstract

Banjir adalah bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Kesiapsiagaan masyarakat penting untuk mengurangi dampaknya dan dipengaruhi oleh pendidikan serta pengetahuan. Penelitian ini menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan dengan kesiapsiagaan masyarakat di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Metode yang digunakan adalah desain kuantitatif observasional analitik dengan cross-sectional pada 414 responden yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square pada signifikansi α = 0,05. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan (nilai p = 0,883) maupun pengetahuan (nilai p = 0,251) dengan kesiapsiagaan. Temuan ini menegaskan kesiapsiagaan juga dipengaruhi pengalaman sebelumnya dan akses ke sistem peringatan dini, sehingga diperlukan penguatan melalui latihan simulasi bencana dan pemanfaatan sistem peringatan dini berbasis komunitas.
The The Relationship Between The Implementation of Sanitation Hygiene and Attitude and Knowledge Factors of School Snack Vendors In Karanganyar Regency Sheylla Yasmin Agnestya; Denny Saptono Fahrurodzi
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkmsw.v19i1.5640

Abstract

Food is a basic human need that not only serves as a source of nutrition but also has the potential to become a medium for the spread of pathogenic microbes if not managed properly. In Indonesia, street food is a popular choice for the public, but often does not meet food safety standards. Inadequate sanitation hygiene from the production process to serving can trigger serious health problems and even death. This study aims to identify and analyze factors that influence the implementation of sanitation hygiene among street food vendors, with a focus on the attitude and knowledge aspects of the vendors. The method used in this study was a quantitative approach with 146 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using univariate and bivariate tests. The results of the Chi-Square test on the attitude variable showed a p-value of 0.120 and knowledge 0.137. Because this value is greater than 0.05, it can be concluded that there is no significant relationship between the attitude of vendors and the implementation of sanitation hygiene. Although the majority of vendors with poor sanitation hygiene practices have poor attitudes (56.2%), and their knowledge is also classified as poor (66.4%), attitude and knowledge are not the primary determinants of these practices.
Co-Authors Achmad Miftah Farid Adi Setyaningsih, Putri Aditya Sardi Agustina, Cynthia Aldise Zulianing Dewi Alfina Winda Kirana Aliva Nimas Mahati Almayda, Mutiara Bahi Alya Tsurrayya Amelta Sahda, Renaya Ammarin Thakkinstian Anastasya, Dita Nadya Anggrita Pratiwi Arief Budiono Aulya Rahma Azhari Azhari Nugrahani, Nur’Aini Bakung, Mifta Huljana Barliy Brasila Dony Prasetyo Aji Eka Ayu Puspitasari Eka Nur Rohmah Fadilah Rolavi Jannah Febriani, Hanifah Fitriani, Navisa Winayu Futikhah Rizqiyani Gita Wanda Ayu Puspita Sari Izzatul Arifah Jenic Maulia Rachma Khaerani , Fitriana Fatika Kunlawat Thadanipon Lulumanin, Sauha Madrinia Rahmawati, Meisya Maharatna, Anaelia Syakilla Marissa Usie Shania Devi Maryani Setyowati Meisya Madrinia Rahmawati Muhammad RM Fayasy Failaq Mulya, Happy Kusuma Nissa Mahadi Mahdivikia Noor Alis Setiyadi Nugroho, Purwo Setiyo Nurhidayastuti, Ameilia Nur’Aini Azhari Nugrahani Octaviana, Dewi Amanda Prasetyo Aji, Dony Pratama, Adinda Dwi Septyasarie Putri Adi Setyaningsih Rahma Azhari, Aulya Rattanasiri, Sasivimol Renaya Amelta Sahda Rijani, Ahmad Rika Yuanita Pratama Rizky Dwi Achmad, Yanuar Rolavi Jannah, Fadilah Sabrina Cantika Putri Sandrana Salma Azzah Vicananda Sasivimol Rattanasiri Savira Nur Azizah Selvyana Putri Shafira Sukma Anggreani Sheylla Yasmin Agnestya Sohibun Sohibun Sri Qadijah Sukma Anggreani, Shafira Sunarti Sunarti Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Taufik Eko Susilo Thadanipon, Kunlawat Thakkinstian, Ammarin Tsurrayya, Alya Wafiy Lailin Prehamukti Wagiran Wagiran Yanuar Rizky Dwi Achmad Yeni Indriyani Zulianing Dewi, Aldise ’Aini, Yunita Nur