Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Pelaksanaan Bimbingan Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah oleh Perawat kepada Mahasiswa Profesi PSIK FK UGM di RS. DR. Sardjito Yogyakarta Ekawaty, Fadliyana; Aulawi, Khudazi; Nuryandari, Nuryandari
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1, No 1 (2006)
Publisher : School of Nursing Faculty of Medicine Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7705.216 KB)

Abstract

Please refer to the file
OPTIMALISASI PENINGKATAN KESEHATAN BALITA MELALUI PROGRAM KELOMPOK PENDUKUNG ASI DI KELURAHAN JELMU DAN KAMPUNG TENGAH KOTA JAMBI Nurhusna Nurhusna; Fadliyana Ekawaty; Luri Mekeama
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 2 No. 1 (2019): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v2i1.5904

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) adalah nutrisi terbaik bagi bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan sampai bayi memasuki usia 2 tahun. Tantangan yang paling sering dihadapi oleh ibu menyusui adalah bahwa ibu merasa produksi ASInya tidak mencukupi sehingga menghambat aktivitas menyusui. Salah satu masalah kesehatan yang dihadapi di kelurahan Jelmu dan kampung Tengah adalah adanya kelompok pendukung asi yang kurang memberikan motivasi untuk sesama anggota kelompok untuk mendukung keberhasilan menyusui dan kurangnya pendekatan melalui rekan (Peer Support) pada kelompok pendukungn ASI eksklusif sebagai salah satu upaya pemberdayaan berbasis masyarakat yang dapat membantu meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusive di kelurahan Jelmu dan Kampung Tengah.
SKRINING OBESITAS DAN EDUKASI DAMPAK OBESITAS PADA ANAK DI SDN 49/IV KOTA JAMBI Fadliyana Ekawaty; Luri Makeama; Yuliana; Andika Sulistiawan
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 3 No. 2 (2020): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v3i2.11174

Abstract

ABSTRAK Kejadian obesitas pada anak dapat disebabkan oleh banyak faktor diantaranya faktor genetic, factor hormonal dan gaya hidup seperti pola makan, jenis makanan, kuantitas mengkonsumsi makanan dan juga aktifitas fisik. Hampir 70% kejadian obesitas disebabkan oleh pengaruh gaya hidup dan lingkungan. Perilaku masyarakat yang semakin konsumtif berdampak pada transisi pola makan tinggi kalori, tinggi lemak dan tinggi garam yang menimbulkan mutu gizi yang tidak seimbang. Seperti junkfood, hamburger, sosis, mie instant, gorengan dan minuman bersoda. Dari hasil skrining didapatkan sebanyak 60% anak dengan kategori obesitas, 26% dengan kategori normal, 9% dengan kategori underweight dan 5% dengan kategori Overweight Kegiatan pengabdian ini juga memberikan edukasi terkait dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan dari obesitas berupa dampak kesehatan dan dampak sosial. Selain itu tim pengabdian masyarakat juga memberikan tips untuk mencegah obesitas seperti pembatasan gadget, perbanyak sayur dan buah dan perbanyak aktivitas di luar ruangan. Kata Kunci : Skrining, Obesitas, Edukasi
THE DEVELOPMENT OF INFORMATION SYSTEMS IN DOCUMENTATION MANAGEMENT OF EMERGENCYCARE NURSING Dini Rudini; Fadliyana Ekawaty
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Emergency nursing requires prompt, precise, thorough and critical thinking nursing actions. Emergency nurses are often under high pressure, so they sometimes miss documentation of nursing care because it is still manually. Whereas documentation is important as an instrument of communication between professions that contains the status of patient development, patient needs, and activities that have been planned. the documentation process is considered a hassle for nurses because it takes time. Based on this, the researcher wants to develop a software to make it easier for emergency nurses to document nursing care in the emergency unit. The method used at this research is a product-oriented development model. The stages are: 1). Initiation System (initiation of the system), 2). Analysis System, 3). Design System and 4). Production that then tested through the prototype Black Box Testing. The research result shows that this software very useful because it shortens the time for preparing reports. Even this study uses students as research objects, nurses who work in the hospital also can use this software. Keywords: Nursing; technology; information; documentation; Emergency. Abstrak Asuhan keperawatan gawat darurat merupakan tindakan keperawatan yang cepat, tepat, dan memerlukan ketelitian dan pemikiran kritis. Perawat gawat darurat seringkali berada pada kondisi dibawah tekanan yang tinggi, sehingga terkadang melewatkan dokumentasi asuhan keperawatannya karena masih dilakukan secara manual. Padahal dokumentasi penting sebagai instrument komunikasi antar profesi yang berisi status perkembangan pasien, kebutuhan pasien, dan kegiatan yang telah direncanakan dan dilakukan.proses dokumentasi ini dianggap merepotkan bagi perawat karena memerlukan waktu yang lama. Berdasarkan hal tersebut peneliti merasa perlu untuk mengembangkan suatu perangkat lunak sebagai upaya untuk memudahkan perawat IGD dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan di ruang IGD. Metode yang digunakan berorientasi pada produk. Penelitian ini melibatkan beberapa ahli materi, ahli media dan pengguna. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Kata Kunci : keperawatan, IGD, Dokumentasi, aplikasi
POSYANDU TANGGAP BENCANA DI KELURAHAN JELMU KECAMATAN PELAYANGAN KOTA JAMBI Nurhusna Nurhusna; Fadliyana Ekawaty; Yosi Oktarina
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Flood disasters, especially in Pelayangan District, Jelmu Village, almost occur every year. This is partly due to geographical factors where the village is located on the river bank. The disaster caused both material and non-material losses. Health problems also often arise after flooding. The majority of flood management in these areas still relies on the local government. Whereas ideally the community should take an active role in overcoming the flood problem that occurs every year. The solution offered to solve the problem in the partner area was to form a disaster management cadre from the youth organization or the Disaster Preparedness Youth Organization. Cadres and the community will be trained in disaster preparedness programs such as water rescue, BHD and P3K training, PHBS and Environmental Health education, and post-disaster disease prevention and disaster mitigation education. With these programs, it is hoped that there will be an increase in the knowledge and abilities of cadres and the community, especially in dealing with flood problems. In addition, cadres and the community can be actively involved in disaster preparedness. So that a number of negative impacts caused by disasters can be minimized. Keywords: Flood, Disaster Preparedness, Disaster Response, integrated-health-service-unit ABSTRAK Bencana banjir khususnya di Kecamatan Pelayangan Kelurahan Jelmu hampir terjadi setiap tahun. Hal ini salah satunya disebabkan oleh faktor geografis di mana lokasi kelurahan tersebut berada di tepi sungai. Bencana tersebut menimbulkan kerugian baik materil maupun non-materiil. Permasalahan kesehatan juga sering muncul pasca terjadinya banjir. Penanganan banjir di daerah tersebut mayoritas masih bertumpu pada pemerintah setempat. Padahal idealnya masyarakat harus turut berperan aktif dalam menanggulangi masalah banjir yang terjadi setiap tahun. Adapun solusi yang ditawakan untuk mengatasi masalah di daerah mitra tersebut adalah dengan membentuk kader penanggulangan bencana yang berasal dari karang taruna atau Karang Taruna Siaga Bencana. Kader dan masyarakat akan dilatih dengan program-program kesiapsiagaan bencana seperti water rescue, pelatihan BHD dan P3K, penyuluhan PHBS dan Kesehatan Lingkungan, dan penyuluhan pencegahan penyakit pasca bencana serta mitigasi bencana. Dengan adanya program-program tersebut diharapkan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan dari kader dan masyarakat khususnya dalam menangani permasalahan banjir. Selain itu kader dan masyarakat dapat terlibat aktif dalam kesiapsiagaan bencana. Sehingga sejumlah dampak negatif yang ditimbulkan oleh bencana dapat diminimalisir. Kata Kunci: Banjir, Siaga Bencana, Posyandu Tanggap Bencana
HUBUNGAN FREKUENSI MENGKONSUMSI JUNKFOOD DAN DURASI TIDUR DENGAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AUR DURI KOTA JAMBI TAHUN 2017 Fadliyana Ekawaty; Firnaliza Rizona
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.442 KB)

Abstract

Obesitas pada anak menjadi perhatian utama, karena berisiko berlanjut sampai dewasa dan berdampak panjang bagi kesehatan. RISKESDAS tahun 2013 Provinsi Jambi juga termasuk kedalam 15 provinsi dengan prevalensi obesitas di atas nasional yaitu sebesar 20%. Salah satu yang dapat menyebabkan obesitas adalah mengkonsumsi junkfood dan durasi tidur. Asupan nutrisi yang tidak seimbang yaitu lebih dari kebutuhan tubuh dapat memicu terjadinya obesitas. Kurang tidur juga akan menyebabkan penurunan leptin dan peningkatan ghrelin, meningkatkan rasa lapar dan berkurangnya kemampuan membakar lemak dalam tubuh sehingga memicu timbulnya obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi mengkonsumsi junkfood dan durasi tidur dengan obesitas pada anak sekolah dasar di wilayah kerja puskesmas Aur Duri Kota Jambi tahun 2017. Desain penelitian ini adalah kasus kontrol. Sampel diambil dengan cara proportional random sampling pada 2 sekolah dasar yaitu SDN 120 dan MI AL Munawaroh. Sampel terdiri dari 35 anak obesitas dan 35 anak tidak obesitas. Variable independen adalah frekuensi mengkonsumsi junkfood dan durasi tidur dengan mennggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square, somers’d, dan uji T tidak berpasangan. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara mengkonsumsi junkfood dengan kejadian obesitas P value 0,048 (<α0,05). Frekuensi mengkonsumsi junkfood paling banyak pada kategori sering (75,7%), dan terdapat perbedaan frekuensi mengkonsumsi junkfood responden obesitas dan tidak obesitas P value=0,000 (<α0,05). Untuk tidur terdapat 46 (65,7%) anak SD memiliki durasi tidur pendek < 10 jam/hari, terdapat hubungan yang signifikan antara durasi tidur dengan obesitas dengan P value < 0,05, rata-rata durasi tidur anak obesitas 1 jam lebih pendek daripada anak yang tidak obesitas. Kesimpulan anak obesitas lebih banyak mengkonsumsi junkfood dengan jenis junkfood yang banyak dikonsumsi adalah gorengan. Anak yang obesitas juga memiliki durasi tidur lebih pendek daripada anak yang tidak obesitas.Kata Kunci : obesitas, junkfood, durasi tidur
Analisis Faktor Determinan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Siau dalam Kabupaten Tanjung Jabung Timur Fadliyana Ekawaty; Sri Mulyani
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i2.1989

Abstract

Stunting is a condition where there is a failure in growth caused by inadequate nutritional intake and is caused by a history of infectious diseases that always repeat in life. The first thousand days. Siau Dalam Village is a stunting locus village in Tanjung Jabung Timur Regency, Jambi Province. Identify the determinants of factors related to stunting in the age range of 12-59 months. The sample technique in this study used a total sampling of 49 stunting children (as a case group). for the control group, it was carried out using purposive sampling totaling 49 children who were not stunted. From multivariate analysis, the determinants of stunting in children aged 12-59 months were maternal education (p= 0.005; OR= 11.956), low birth weight (p= 0.047; OR= 10.135), history of infection (p=0.009; OR= 3,680). Mothers with low education will be at risk of having stunting toddlers compared to mothers with higher education. Mothers with higher education will show good parenting in sorting out good nutrition for their children. Maternal education, birth weight, history of infection are determinants of stunting in Siaudalam Village, It is recommended for Health Workers in this case nurses to provide insight in the form of information and education from many sources through informal education in the form of workshops, webinars so that they can provide mother's understanding of stunting
EFEKTIFITAS TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK : MENDENGARKAN MUSIK TERHADAP PENGALIHAN HALUSINASI LURI MEKEAMA; EKA PUTRI; YOSI OKTARINA; FADLIYANA EKA WATI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7025

Abstract

Halusinasi merupakan gangguan persepsi panca indera dimana pasien mempersepsikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi, kondisi ini mengakibatkan pasien kehilangan kontrol dirinya yang berdampak ancaman pada diri sendiri dan orang lain. Pelaksanaan terapi aktivitas kelompok yaitu menggunakan aktivitas sebagai stimulus dengan cara mendengarkan musik, adalah salah satu penatalaksanaan yang bisa mengalihkan halusinasi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi aktivitas kelompok dengan mendengarkan musik terhadap pengalihan halusinasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre test-post test . Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah sampel 15 pasien. Pasien diberikan perlakukan dengan melakukan TAK mendengarkan musik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan intrumen A, yaitu kuisioner untuk menilai masalah-masalah : daya ingat, keterampilan motorik, keterampilan wicara dan pemecahan masalah dengan 22 butir pertanyaan dan Instrumen B yaitu format sesi TAK dengan 4 butir pertanyaan . Analisis data menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat efektifitas terapi aktivitas kelompok mendengarkan musik terhadap pengalihan halusianasi di RSJD provinsi Jambi. Tahun 2022 dengan (p-value < 0,005). Kata Kunci: Terapi Aktivitas kelompok mendengarkan musik, Halusinasi
EDUKASI PERAWATAN DIABETES MELITUS DI RUMAH PADA PENDERITA DIABETES DI KELURAHAN OLAK KEMANG KOTA JAMBI Nurhusna Nurhusna; Yosi Oktarina; Fadliyana Ekawaty
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di masyarakat. Di Desa Olak Kemang Kota Jambi, jumlah penderita diabetes melitus cukup tinggi, sekitar 560 penderita diabetes pada tahun 2022. Penatalaksanaan diabetes sangat bergantung pada kemampuan penderita untuk melakukan perawatan diri dalam kehidupan sehari-hari, dan pendidikan kesehatan untuk pasien dianggap sebagai komponen. penting untuk mencapai tujuan ini. Ada bukti lebih lanjut bahwa orang akan terpengaruh untuk mematuhi pengobatan penyakitnya terkait dengan pengetahuan yang memadai tentang sifat diabetes, faktor risikonya, dan komplikasi terkait. Kurangnya kesadaran merupakan faktor yang mendasari mempengaruhi sikap dan praktek terhadap pengobatan. Pendidikan kesehatan diabetes akan memberikan peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang mengarahkan individu untuk lebih mengontrol dan mengobati penyakit, dan diterima secara luas sebagai bagian integral dari perawatan diabetes yang komprehensif.
OPTIMALISASI PENCAPAIAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN KURSI MUSIK PADA ANAK USIA DINI Fadliyana Ekawaty; Dini Rudini; Nurhusna Nurhusna; Suryati Suryati
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan Motorik kasar adalah kemampuan anak dalam beraktivitas dengan menggunakan otot-otot besar, contoh gearakan motoric kasar yaitu aktivitas otot kaki, tangan dan seluruh otot tubuh yang mengutamakan kematangan dalam koordinasi. Dalam mengotimalkan pencapaian perkembangan motoric kasar dapat dilakukan juga melalui permainan. Permainan Kursi Musik (musical chair) merupakan salah satu permainan yang dapat membantu tumbuh kembang anak. Dalam permainan ini terdapat aktivitas berjoget yang dilkukan anak sambil mengikuti iringan musik, sehingga motorik kasar anak dapat berkembang, selain motorik kasar perkembangan sosial juga akan berkembang, karena dalam permainan ini anak akan bersosialisasi dengan teman-teman yang lain ketika memeprebutkan kursi yang kosong. Keyword: motorik kasar, permainan musik, usia dini