Claim Missing Document
Check
Articles

Efek Aktivitas Fisik dan Latihan pada Penderita Penyakit Huntington: Systematic Review Farahdina Bachtiar; Condrowati Condrowati
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.546 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v4i2.5895

Abstract

ABSTRACT: EFFECTS OF PHYSICAL ACTIVITY AND EXERCISE IN PEOPLE WITH HUNTINGTON’S DISEASE: A SYSTEMATIC REVIEW Introduction: Huntington's disease (HD) is a progressive neurodegenerative disease, characterized by the appearance of clinical symptoms such as motor, cognitive, and psychiatric disorders. Several previous studies have shown that increasing physical activity and delivering exercise to people with HD has a positive impact, particularly in everyday tasks.Purpose: This study aims to investigate and discuss the published literature related to the evidence of physical activity and exercise benefits for people with HD.Methods: Electronic databases, including Ovid Medline, Embase, Embase Classic, PsycINFO, PEDro database for physiotherapy trials, and Google Scholar, were used to carry out comprehensive literature searches in October 2021. Results: There were twelve studies that met inclusion criteria from the total of twenty-two identified articles. Each study discussed a different type of physical activity, including balance and transition training, gait training, Activities of Daily Living (ADL), cognitive function training, gym, and games-based exercise. The duration of the intervention ranged from six weeks to two years.Conclusion: Most studies in this review report improvements of the individuals with HD in the early to the middle stage after doing physical activity and exercise in terms of gait ability, balance, fitness, and motor function, as well as daily living activity. Large clinical trials with improved reporting are required in future research. Keywords: physical activity, exercise, Huntington disease’s, HD, physiotherapy INTISARI: EFEK AKTIVITAS FISIK DAN LATIHAN PADA PENDERITA PENYAKIT HUNTINGTON: SYSTEMATIC REVIEW Pendahuluan: Penyakit Huntington (HD) merupakan penyakit neurodegeneratif yang bersifat progresif, ditandai dengan munculnya gejala klinis seperti gangguan motorik, kognitif, dan kejiwaan. Beberapa hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa aktivitas fisik serta pemberian latihan pada penderita HD memiliki efek yang positif, terutama dalam melakukan aktivitas kehidupannya sehari-hari. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari bukti serta mengidentifikasi pengaruh aktivitas fisik dan latihan bagi penderita HD.Metode Penelitian: Penelusuran literatur secara komprehensif dilakukan pada bulan Oktober 2021. Adapun basis data elektronik yang digunakan meliputi Ovid Medline, Embase, Embase Classic, PsycINFO, PEDro database for physiotherapy trials, dan Google Scholar.Hasil: Terdapat dua belas penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dari total dua puluh dua artikel yang teridentifikasi. Setiap penelitian membahas jenis aktivitas fisik yang berbeda, termasuk latihan keseimbangan dan transisi, latihan berjalan, Aktivitas Kehidupan Sehari-hari (AKS), latihan fungsi kognitif, gym, dan latihan berbasis permainan. Durasi intervensi berkisar dari enam minggu hingga dua tahun.Kesimpulan: Secara keseluruhan, sebagian besar penelitian dalam review ini melaporkan peningkatan individu dengan HD pada tahap awal hingga menengah setelah melakukan aktivitas fisik dan latihan. Peningkatan terjadi dalam hal kemampuan berjalan, keseimbangan, kebugaran, dan fungsi motorik, serta aktivitas hidup sehari-hari. Uji klinis dalam skala yang lebih besar dengan pelaporan yang lebih baik masih dibutuhkan di masa depan. Kata kunci: aktivitas fisik, latihan, penyakit Huntington, HD, fisioterapi  
KETUPAT (KETAHUI POSTUR TUBUH YANG BAIK DAN TEPAT) DI MASA PANDEMI COVID-19 Suci Wahyu Ismiyasa; Meiza Anniza; Rena Mailani; Condrowati Condrowati; Farahdina Bachtiar; Agustiyawan Agustiyawan; Eko Prabowo; Purnamadyawati Purnamadyawati; Andy Sirada; Fidyatul Nazhira; Heri Wibisono
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i2.9730

Abstract

Selama masa Pandemi Covid-19, mahasiswa melaksanakan pembelajaran daring yang berdampak pada perubahan pola aktivitas yaitu frekuensi penggunaan smartphone meningkat, lebih banyak aktivitas duduk dari pada berdiri dan lebih banyak aktivitas digital daripada aktivitas fisik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai postur tubuh yang baik dalam belajar dan bekerja selama masa Pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada tanggal 8 Mei 2021 melalui aplikasi zoom yang dihadiri oleh 48 peserta. Para peserta yang hadir dibekali informasi mengenai bagaimana postur yang baik selama melakukan perkuliahan jarak jauh serta  cara mencegah terjadi keluhan muskuloskeletal akibat postur yang kurang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berjalan dengan lancar dan peserta nampak antusias mengikuti kegiatan dengan aktif bertanya salam kegiatan berlangsung.Keyword: postur, daring, pandemi, covid-19, muskuloskeletal
Evidence-Based Practice Profile of Physiotherapist in Indonesia: A Descriptive Study Condrowati Condrowati; Farahdina Bachtiar; Purnamadyawati Purnamadyawati; Ailsa Nahda Ahnafa Amsah; Jihan Ari Utami
Jurnal Vokasi Indonesia Vol 10, No 1: January - June 2022
Publisher : Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jvi.v10i1.267

Abstract

Evidence-based practice (EBP) is a foundational element of a healthcare practitioner to support the clinical adjustment. Evidence-based physiotherapy is integrated between high-quality clinical research, patients' preferences, and clinical expertise. However, in Indonesia, evidence-based practice profiles in physiotherapy have not been explained by the previous study. The current study aimed to identify the evidence-based practice profiles of physiotherapists in Indonesia. The study was descriptive quantitative. The design study used was a cross-sectional study. The inclusion criteria were physiotherapists work in Indonesia, age no more 65 years old (≤ 65 years old), whereas the exclusion criteria were the physiotherapists who were not acting as a physiotherapist and refused to be a respondent. The evidence-based practice questionnaire was distributed by using Google Form. The questionnaire included 11 questions. Most of the physiotherapists attending the course or training were 110 participants (77.5%), joining as a member of physiotherapy organization with the percentage at 95.8%. Most physiotherapists also have specialization areas in the physiotherapy field in which the highest proportion is in musculoskeletal physiotherapy. The experiences of the physiotherapists who participated in the study showed the various years of work, the variation of the average hours of work, and the various numbers of patients treated each day. In addition, most of the physiotherapists read or reviewed the research articles around 2 to 5 articles each month. The study concluded that the physiotherapists in Indonesia were active to participate in any kind of personal improvement like attending the courses or training, joining as a member of physiotherapy organization. Most physiotherapists also have specialization areas in the physiotherapy field. The thing that needs improvement of the physiotherapist is the awareness to consider the scientific research or literature to support their clinical decision when the physiotherapists care for the patients.Keywords: evidence-based practice, physiotherapy, physiotherapist, profiles
Mencegah dan Mengatasi Nyeri Punggung Bawah (NPB) Selama Belajar dan Bekerja dari Rumah Farahdina Bachtiar; Irianto Irianto; Condrowati Condrowati; Agustiyawan Agustiyawan; Purnamadyawati Purnamadyawati; Suci Wahyu Ismiyasa; Heri Wibisono; Andy Sirada
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5326

Abstract

Selama Pandemi Covid-19, salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling umum dikeluhkan oleh masyarakat adalah nyeri punggung bawah (NPB). Meningkatnya keluhan NPB selama pandemi diduga terjadi akibat peningkatan intensitas dan durasi duduk akibat teleworking atau pembelajaran jarak jauh, kurangnya aktivitas fisik, dan minimnya ketersediaan tempat kerja yang ergonomis di rumah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mencegah dan mengatasi NPB selama belajar dan bekerja dari rumah. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring. Sebelum dan setelah pemberian materi, peserta diminta untuk mengisi pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuannya mengenai materi yang diberikan. Kegiatan PKM berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Pemberian materi dilakukan melalui metode ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta PKM mengenai NPB. Peserta juga menilai bahwa kegiatan PKM ini telah terselenggara dengan baik dan bermanfaat bagi peserta.
EDUKASI MENGENAI DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA REMAJA Farahdina Bachtiar; Nayla Kamilia Fithri; Rizki Amalia; Chahya Kharin Herbawani; Suci Wahyu Ismiyasa; Purnamadyawati Purnamadyawati
ABDIMAS UNWAHAS Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v5i1.3332

Abstract

Pada era digital seperti saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran teknologi informasi dan komunikasi menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat. Smartphone atau telepon pintar menjadi media komunikasi yang wajib bagi seluruh kalangan, terutama bagi kalangan remaja. Smartphone bahkan telah menjadi bagian dari gaya hidup para generasi muda karena segala aktifitas komunikasi dapat dilakukan dengan sangat mudah melalui satu genggaman. Meskipun memiliki banyak sekali manfaat, penggunaan smartphone yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif, termasuk timbulnya masalah kesehatan yang berkaitan dengan Musculosekelat Disorders (MSDs). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada remaja mengenai dampak penggunaan smartphone dalam waktu yang lama. Adapun metode kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dan edukasi dalam bentuk seminar dan diskusi. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta PKM mengenai materi yang diberikan. Kata kunci: edukasi, penyuluhan, smartphone, muskuloskeletal
PROGRAM DUTA CILIK GEMBIRA (GERAKAN BERSAMA BASMI CORONA) PADA SISWA SEKOLAH DASAR KHALIFAH DEPOK Rizki Amalia; Farahdina Bachtiar; Nayla Kamilia Fithri; Diah Tika Anggraeni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.98 KB)

Abstract

AbstractAs an effort to support government programs in preventing the spreading of the coronavirus, it is necessary to provide education regarding the implementation of Clean and Healthy Lifestyle Behavior (PHBS). Intensive and sustainable PHBS education is crucial to be conducted from an early age. Children are one of the age groups that are vulnerable to contracting diseases, including Covid-19. The proposed solution and adapted to the partner's problems in the form of fostering students at SD Khalifah Depok to become child ambassadors in preventing the spread of Covid-19 in the school environment, family, and place of residence. The method used in this Community Service activity is through providing online education about Covid-19 to prospective Cilik Gembira Ambassadors (Gerakan Bersama Basmi Corona). This program was effective at increasing participants' awareness about Covid-19. This is indicated by active engagement of participants, enhanced knowledge based on pre-test and post-test results, and positive feedback from partners. AbstrakSebagai upaya dalam mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan penyebaran virus corona, edukasi mengenai penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu dilakukan. Penanaman PHBS secara intensif dan berkelanjutan menjadi sangat penting dan krusial dilakukan sejak dini. Anak merupakan salah satu golongan usia yang rentan terjangkit penyakit, termasuk Covid-19. Solusi yang diusulkan dan disesuaikan dengan permasalahan mitra berupa membina siswa-siswi di SD Khalifah Depok untuk menjadi duta cilik dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah, keluarga dan tempat tinggalnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah melalui pemberian edukasi mengenai Covid-19 kepada calon Duta Cilik Gembira (Gerakan Bersama Basmi Corona) yang dilakukan secara daring. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta mengenai Covid-19. Hal ini ditunjukkan dengan partisipasi aktif dari peserta, peningkatan pengetahuan dari hasil pre-test dan post-test, serta umpan balik yang positif dari pihak mitra.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PRAMUGARI MASKAPAI X AIR Syifa Salsabila; Farahdina Bachtiar; Suci Wahyu Ismiyasa; Andy Sirada
Indonesian Journal of Health Development Vol 4 No 2 (2022): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52021/ijhd.v4i2.104

Abstract

Pendahuluan: Nyeri Punggung Bawah (NPB) ataupun yang biasa disebut Low Back Pain adalah gejala yang dirasakan sebagian besar masyarakat dunia dan dapat menyebabkan kecacatan di seluruh dunia. Dalam menjalankan pekerjaan sebagai pramugari, tidak jarang selalu membawa beban yang berat sebelum, selama, dan setelah penerbangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan nyeri punggung bawah pada pramugari Maskapai X Air. Metode: Desain penelitian yang digunakan yakni korelasi melalui pendekatan cross-sectional serta dilakukan dalam satu kali tanpa tindak lanjut atau follow up. Adapun populasi penelitian ini adalah pramugari Maskapai X Air di daerah Jawa – Bali berjumlah 92 orang. Pengambilan data dilakukan melalui pengisian kuesioner secara online (google form) pada pada Mei – April 2022. Hasil: Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan Spearman rho didapatkan bahwa nilai p < 0,05 sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan nyeri punggung bawah pada pramugari Maskapai X Air.
Penilaian Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis Menggunakan WHOQOL-BREF di RS Setia Mitra Jakarta Purnamadyawati Purnamadyawati; Farahdina Bachtiar; Rena Mailani
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 3 (2022): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i3.5148

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik melibatkan hilangnya fungsi ginjal secara bertahap, merupakan masalah kesehatan dunia. Angka kematian akibat penyakit gagal ginjal kronik terus meningkat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hemodialisis (HD) merupakan terapi cuci darah di luar tubuh yang umumnya dilakukan bagi seseorang yang mengalami gangguan ginjal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang melakukan HD di RS Setia Mitra (RSSM) Jakarta. Penelitian yang dilakukan menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani HD melalui rawat jalan di RSSM sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner WHOQOL-BREF versi Bahasa Indonesia untuk mengukur keadaan kualitas hidup responden. Data dianalisis dengan uji statistik deskriptif menggunakan software SPSS 22.0. Terdapat 42 pasien gagal ginjal kronik yang menjadi subjek dalam penelitian ini, terdiri dari 64,3% laki-laki dan 35,7% perempuan. Kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang mendapatkan perawatan HD rata-rata berada pada kategori “sedang”. Namun, terdapat beberapa responden dengan kualitas hidup yang buruk hingga sangat buruk pada domain kesehatan fisik, psikologis, sosial dan lingkungan.
Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Gerakan Cegah Hipertensi Krisis “Gerchis” di Kecamatan Limo, Depok Diah Tika Anggraeni; Mareta Dea Rosaline; Lima Florensia; Farahdina Bachtiar; Rizki Amalia; Diya Alvionita; Rafli Rizki Anugrah; Silviana Sholihah; Talitha Estiana Rofi&#039;ah; Lia Fitria Ningsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8175

Abstract

ABSTRAK Hipertensi saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian di Indonesia. Rerata prevalensi hipertensi penduduk di Indonesia sebesar 8,8%. Prevalensi hipertensi di provinsi Jawa Barat ternyata lebih tinggi dari rerata di Indonesia, yaitu sebesar 9,6%. Salah satu komplikasi yang dapat terjadi adalah hipertensi krisis yang dapat meningkatkan angka kematian sebesar 55%. Peningkatan pengetahuan dan sikap masyarakat di RW 6 Kelurahan Grogol, Limo, Depok tentang krisis hipertensi dan pemberdayaan kader melalui Gerakan Cegah Krisis Hipertensi “GERCHIS” serta pembentukan komitmen masyarakat dan kader dalam menjalankan program “GERCHIS” Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi Focus Group Discussion pada kader Kesehatan setempat, deteksi dini risiko hipertensi krisis, penguatan peran dan komitmen kader, rrewarming pentingnya monitoring tekanan darah, sosialisasi “GERCHIS”, praktik senam hipertensi dan manajemen stress. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Gerakan cegah hipertensi krisis secara signifikan (pvalue = 0,000). Selain itu, sikap masyarakat tentang “GERCHIS” juga mengalami peningkatan secara signifikan (pvalue = 0,000). Gerakan pencegahan krisis hipertensi “GERCHIS” sebagai komplikasi berat dari hipertensi di masyarakat menjadi upaya untuk menekan angka mortalitas dan morbiditas pada penderita hipertensi. Komitmen kader Kesehatan dan masyarakat dalam “GERCHIS” ini menjadi komponen yang krusial, sehingga perlu monitoring dan penguatan secara kontinyu. Rekomendasi pengabdian masyarakat berikutnya sebagai optimalisasi gerakan cegah hipertensi krisis adalah pemanfaatan aplikasi melalui mobile phone terkait monitoring tekanan darah serta early warning system dalam pencegahan hipertensi krisis.      Kata Kunci: Cegah, Hipertensi Krisis, Masyarakat    ABSTRACT Hypertension is still a health problem that needs attention in Indonesia. The average prevalence of hypertension in Indonesia is 8.8%. The prevalence of hypertension in West Java province is higher than the average in Indonesia, which is 9.6%. One of the complications that can occur is crisis hypertension which can increase the mortality rate by 55%.To increase knowledge and attitudes of the community in RW 6 Grogol, Limo, Depok about the hypertension crisis and empower cadres through the Hypertension Crisis Prevention Movement "GERCHIS" as well as the formation of community and cadre commitment in carrying out the "GERCHIS" program. These community service activities were carried out through several stages, including Focus Group Discussions with local health cadres, early detection of the risk of hypertension crisis, strengthening the role and commitment of cadres, rewarming the importance of blood pressure monitoring, socialization of “GERCHIS”, the practice of hypertension exercise and stress management. This community service activity showed a significant increase in public knowledge about the movement to prevent the hypertension crisis (p-value = 0.000). In addition, public attitudes about “GERCHIS” also increased significantly (p-value = 0.000). The hypertension crisis prevention as a severe complication of hypertension in the community is an effort to reduce mortality and morbidity rates in hypertensive patients. The commitment of health cadres and the community to "GERCHIS" is a crucial component. It needs continuous monitoring and strengthening. The following recommendation program as an optimization of the movement to prevent crisis hypertension is the use of applications via mobile phones related to blood pressure monitoring and an early warning system preventing crisis hypertension. Keywords: Crisis Hypertension, Prevent, Society
PENERAPAN HIDUP SEHAT DALAM MENCEGAH GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA MASYARAKAT Farahdina Bachtiar; Agustiyawan Agustiyawan; Rena Mailani; Sigit Rachmad; Imam Susetyo; Adelia Nurfayza; Padila Febiyahna
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.089 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3633

Abstract

Gangguan muskuloskeletal atau yang dikenal dengan Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat mengganggu produktivitas dan aktivitas sehari-hari bagi individu dan masyarakat. Gangguan muskuloskeletal merupakan sekumpulan gejala atau cedera yang menyebabkan masalah pada sistem gerak (otot, tendon, ligamen, saraf, tulang, dan sebagainya). Kondisi ini sering terjadi pada perempuan (ibu rumah tangga) yang melakukan kegiatan domestik seperti mencuci, memasak, menyapu, dan lain-lain. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat, khususnya perempuan mengenai penerapan hidup sehat sebagai upaya preventif terjadinya gangguan muskuloskeletal. Kegiatan dilakukan di Desa Sasak, Kelurahan Limo, Jawa Barat. Tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan kegiatan, dan tahap akhir. Adapun bentuk kegiatan yag dilaksanakan berupa senam bersama, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian edukasi melalui penyuluhan kesehatan. Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 24 orang. Adapun nilai rata-rata tekanan darah peserta PKM sebesar 127,50/85,27 mmHg. Usia rata-rata yaitu 56 tahun (SD=9,45). Status kesehatan masyarakat sudah cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa peserta PKM yang berada pada kategori pre-hipertensi (31,8%) dan hipertensi (27,3%). Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan mendapatkan respon positif dari masyarakat.
Co-Authors Adelia Nurfayza Adli, Ariq Muafa Adriani, Aqilla Adzani, Ichlasul Affi Hernanto Setiyono Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Ailsa Nahda Ahnafa Amsah Aliah, Aliah Almayda, Reza Alya Sukma Bakti Meilana Amanda Dian Verina Amsah, Ailsa Nahda Ahnafa Ananda Putri Rifanty Ananda Putri Rifanty Anata Nagari Andi Kurniawan Andi Nurul Hukmiyah Asri Lolo Andi Rabiatul Mahbuba Mursyid Andi Sirada Andy Sirada Anggraeni, Diah Tika Anjani, Fadhira Citra Surya Anwiena Nimatul Husna Aqilla Adriani Arthamevia, Sheilla Maurie Azizah, Zulia Akromatul Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati, Condrowati Desmawati Deviantika, Inez Dhari, Ika Fitri Wulan Diah Tika Anggraeni Diya Alvionita Dyah Utari Dzakira, Faiza Syifa Eko Prabowo Eko Prabowo Eko Prabowo Eko Prabowo, Eko Elsa Mayranti Fadhira Citra Surya Anjani Faiza Syifa Dzakira Fandita Tonyka Maharani Faradillah, Kiki Rezki Fawaz, Muhamad Alif Febiyahna, Padilah Fithri, Nayla Kamilia Hasna Salwa Ramdani Herbawani, Chahya Kharin Heri Wibisono Hukmiyah, A. Nurul Husna, Anwiena Nimatul Ika Fitri Wulan Dhari Ika Fitri Wulan Dhari Imam Susetyo Irianto Irianto Jauza, Zafira Jessi Ferani Jihan Ari Utami Khairunnisa Larasati Kiki Rezki Faradillah Kiki Rezki Faradillah Kusumarahmawati, Annisa Leksonowati, Sri Saadiyah Lia Fitria Ningsih Lima Florensia Magdalena, Jun Yanti Mailani, Rena mareta dea rosaline Meila, Alya Sukma Bakti Meiza Anniza Mona Oktarina Mona Oktarina Muhammad Daffa Ramadhianto Mulkan, Fathiya Qorrii'aina Nazhira, Fidyatul Nourmayansa Vidya Anggraini Nugraha, Ivan Septia Nur Fadilah Oktarina, Mona Padila Febiyahna Padilah Febiyahna Purnamadyawati Purnamadyawati Purnamadyawati, Purnamadyawati Putra, Derio Fakhri Putri Razita Rabia Rabia Rabia, Rabia Rafli Rizki Anugrah Raisha Muthia Azahra Raisha Muthia Azahra Rinanti, Andini Putri Rizki Amalia Rizki Amalia Salki Sadmita Sigit Rachmad Silviana Sholihah Siti Khadijah Sri Saadiyah Leksonowati Sri Yani Suci Wahyu Ismiyasa Syifa Salsabila Talitha Estiana Rofi&#039;ah Utami, Dyas Laksmita Utami, Jihan Ari Varsha Ravita Yuridista Putri Pratiwi Zulia Akromatul Azizah