Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Kesehatan Mental Remaja di Masa Pandemi Covid-19 Farahdina Bachtiar; Condrowati Condrowati; Purnamadyawati Purnamadyawati; Diah Tika Anggraeni; Khairunnisa Larasati; Alya Sukma Bakti Meilana; Nur Fadilah
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i2.7982

Abstract

ABSTRACT One of the main causes of non-communicable diseases is a lack of physical activity. The Covid-19 pandemic has an indirect impact on the physical activity of an individual, including adolescents. Low physical activity will certainly cause various negative impacts on health, including mental health. The results of previous studies have shown a relationship between physical activity and mental health. Lack of physical activity can cause mental problems such as stress, anxiety, and depression. The purpose of this study is to evaluate adolescents' physical activity levels and mental health. In addition, this study also aims to examine the association between physical activity and the mental health of adolescents during the Covid-19 pandemic. Respondents in this study were adolescents aged 15-21 years as many as 93 people. There is a significant association between physical activity and gender, p = 0.001 (p <0.05). Furthermore, this study showed that there is no association between physical activity and adolescent mental health (p > 0.05). The depression score has a p-value of 0.374, the anxiety category has a p-value of 0.163, and the significance value for the stress category is p = 0.133. However, it is known that the majority of respondents in this study (58.1%) tend to do light physical activity. Stress, anxiety, and depression in various forms—from mild to severe—are experienced by several participants.  Keywords: Physical Activity, Mental Health, Adolescents, Covid-19  ABSTRAK Salah satu penyebab utama terjadinya penyakit tidak menular adalah kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan. Pandemi Covid-19 berdampak secara tidak langsung pada aktivitas fisik seorang individu, termasuk pada remaja. Aktivitas fisik yang rendah tentunya akan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan, termasuk kesehatan mental. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan adanya hubungan aktivitas fisik dengan mental, dimana aktivitas fisik yang kurang dapat menyebabkan terjadinya masalah mental seperti stress, kecemasan, dan stress. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran aktivias fisik dan kesehatan mental pada remaja. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji hubungan antara aktivitas fisik dengan kesehatan mental remaja pada masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibagikan secara langsung ke responden, meliputi pertanyaan yang berisi data personal responden (umur, jenis kelamin, IMT), aktivitas fisik dengan menggunakan IPAQ-SF, serta kesehatan mental dengan menggunakan DASS-21. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Korelasi Pearson. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SPSS 22.0. Responden dalam penelitian ini adalah remaja berusia 15-21 tahun sebanyak 93 orang. Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan jenis kelamin, yaitu p = 0,001 (p < 0,05). Penelitian ini tidak menemukan adanya hubungan aktivitas fisik dengan kesehatan mental remaja (p > 0,05). Nilai signifikansi untuk kategori stress yaitu p = 0,133, kategori kecemasan dengan nilai p = 0,163, dan skor depresi dengan nilai p = 0,374. Meskipun demikian, diketahui bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini (58,1%) cenderung melakukan aktivitas fisik ringan. Beberapa remaja mengalami stress, kecemasan, dan depresi dengan kategori ringan hingga sangat berat. Kata Kunci: Aktivas Fisik, Kesehatan Mental, Remaja, Covid-19
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Siti Khadijah; Farahdina Bachtiar; Eko Prabowo; Purnamadyawati Purnamadyawati
Indonesian Journal of Health Development Vol 5 No 1 (2023): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52021/ijhd.v5i1.114

Abstract

Pendahuluan: Tidur adalah suatu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi. Kebutuhan tidur setiap individu dapat dikelompokan berdasarkan usia, baik dalam bentuk kuantitas maupun kualitas tidur. Kualitas tidur merupakan kondisi dimana seseorang mengistirahatkan tubuhnya dan ketika terbangun dapat lebih bugar, nyaman dan kondisi lebih baik. Jika tidur mengalami gangguan, maka dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan Cross-sectional Study dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Pengambilan data untuk kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan untuk tekanan darah menggunakan Spynomanometer. Hasil: Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Spearman rho didapatkan bahwa nilai p < 0,05, sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada lansia.
SOSIALISASI BABY MASSAGE DAN SKRINING PERTUMBUHAN BAYI DI POSYANDU MAWAR Kiki Rezki Faradillah; Eko Prabowo; Farahdina Bachtiar; Agustiyawan Agustiyawan; Heri Wibisono; Rabia Rabia; Hasna Salwa Ramdani; Aqilla Adriani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 4: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kesehatan yang penting yaitu kesehatan anak. Di Indonesia, permasalahan kesehatan anak ialah salah satu jadi atensi permasalahan kesehatan karena anak merupakan generasi penerus bangsa indonesia. Sejak dini perlu diberikan stimulasi untuk memicu dan meningkatkan sedini mungkin keterampilan sensorik, emosional serta kognitif anak ialah dengan menerapkan pijat bayi atau baby massage. Baby massage mempunyai manfaat yang besar seperti untuk menambahkan kesehatan bayi, menambahkan kepintaran, memelihara kesehatan, memperlancar sirkulasi darah, menambah mutu tidur, menambah berat badan serta membantu memaksimalkan pertumbuhan bayi. Selain baby massage, salah satu hal yang sungguh penting dilakukan yaitu skrining tumbuh kembang yang bertujuan untuk mengetahui kesehatan anak dan dapat mengetahui adanya ketidaknormalan sebagai petunjuk dini adanya permasalahan kesehatan pada anak. Skrining tumbuh kembang bayi yang telah dilakukan terdiri dari pengukuran pertumbuhan (berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas dan lingkar kepala) yang dilakukan kepada 12 bayi lak-laki dan 11 bayi perempuan.
Pengenalan Pencegahan Osteoporosis dan Pemeriksaan Keseimbangan pada Masyarakat Suci Wahyu Ismiyasa; Mona Oktarina; Farahdina Bachtiar; Rena Mailani; Agustiyawan Agustiyawan; Ika Fitri Wulan Dhari; Fidyatul Nazhira; Rabia Rabia; Kiki Rezki Faradillah; Heri Wibisono; Andi Sirada; Eko Prabowo; Jessi Ferani; Zulia Akromatul Azizah
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.101 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v4i2.1775

Abstract

Osteoporosis is a bone disease that commonly occurs in the elderly. Prevention of osteoporosis includes proper nutrition, healthy lifestyle, and exercise to maintain body balance to prevent falls. In this community service program, we aimed to increase participants' knowledge of osteoporosis and prevention through education and balance testing. Our method involved taking vital signs and balance tests with the Fukuda stepping test, followed by a presentation on osteoporosis. Participants were asked to fill out a five-item multiple-choice questionnaire before and after the presentation. The results showed that all participants demonstrated enthusiasm and significant knowledge improvement after the education and balance testing, with the test scores increasing from 93.18% to 100%. This finding indicates that providing education and balance testing can increase participants' knowledge about osteoporosis prevention and help reduce the risk of falls in osteoporosis patients.
Edukasi Pencegahan ISPA pada Anak di Masa Pandemi Covid 19 Nourmayansa Vidya Anggraini; Farahdina Bachtiar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i7.9990

Abstract

ABSTRAK Infeksi saluran pernapasan akut atau yang biasa dikenal dengan istilah ISPA merupakan kejadian yang mengakibatkan tingginya tingkat kematian dan tingkat kesakitan di dunia. ISPA bisa terjadi pada balita, anak usia sekolah hingga lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi terhadap anak usia sekolah dan keluarganya dalam pencegahan ISPA di masa pendemi covid 19. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian pendidikan kesehatan terkait ISPA dan pelatihan dalam penggunaan inhalasi sederhana. Setelah dilakukan kegiatan implementasi dalam mengatasi masalah kesehatan pada agregat balita dan anak usia sekolah didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang baik dalam mengatasi masalah kesehatan. Pengetahuan anak usia sekolah dan keluarga tentang ISPA mengalami peningkatan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Keterampilan anak usia sekolah dan keluarga dalam penggunaan inhalasi sederhana mengalami peningkatan setelah dilakukan demonstrasi dan redemonstrasi teknik inhalasi sederhana. Kata Kunci: Anak Usia Sekolah, Inhalasi Sederhana, ISPA, Pendidikan Kesehatan  ABSTRACT Acute respiratory infection or commonly known as ISPA is an event that results in high mortality and morbidity rates in the world. ISPA can occur in toddlers, school-aged children to the elderly. The purpose of this activity is to provide education to school-age children and their families in the prevention of ISPA during the covid 19 pandemic. The method in this community service activity is the provision of health education related to ARI and training in the use of simple inhalation. After implementing activities in overcoming health problems in the aggregate of toddlers and school-age children, it was found that there was an increase in knowledge, attitudes and good skills in overcoming health problems. Knowledge of school-age children and their families about ISPA has increased after health education has been carried out. The skills of school-age children and their families in the use of simple inhalations have increased after demonstrations and redemonstrations of simple inhalation techniques have been carried out. Keywords: School Age Children, Simple Inhalation, ISPA, Health Education
Pengembangan Website Kesehatan Ibu, Bayi dan Balita Sebagai Upaya Mewujudkan Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan Terciptanya Smart Healthcare Ecosystem and Community Agustiyawan Agustiyawan; Farahdina Bachtiar; Rena Mailani; Rabia Rabia; Raisha Muthia Azahra; Varsha Ravita; Muhammad Daffa Ramadhianto; Ananda Putri Rifanty; Anata Nagari; Faiza Syifa Dzakira; Amanda Dian Verina; Padilah Febiyahna; Elsa Mayranti; Affi Hernanto Setiyono; Putri Razita
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11073

Abstract

ABSTRAK Universal Health Coverage atau cakupan kesehatan semesta menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif serta rehabilitatif berkualitas dan efektif yang merupakan hak asasi manusia sebagaimana tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs) dengan salah satu indikator ketercapaian dan menjadi sasaran pembangunan kesehatan berupa menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Balita (AKBa), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Neonatal (AKN), per 1000 kelahiran hidup serta peningkatan kesehatan ibu dan anak. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kontribusi mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera dengan smart healthcare ecosystem and community. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dengan metode ABCD (Aset-Based Community-driven Development). Penerapan pelaksanaan kegiatan melalui meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan peran masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta konseling kesehatan dengan digitalisasi. Hasil pengabdian masyarakat ini berupa peningkatan pemahaman, keterampilan dan peran masyarakat Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor terkait kesehatan ibu dan anak dengan digitalisasi dengan pemanfaatan website. Kegiatan pengabdian ini adalah penyampaian materi dan pendampingan masyarakat dalam pemanfaatan website sebagai upaya mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera dengan smart healthcare ecosystem and community di Desa Curug Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor. Kata Kunci: Balita, Ibu, Kesehatan, Website  ABSTRACT Universal Health Coverage ensures that all people have access to the needs of quality and effective promotive, preventive, curative, and rehabilitative health services, which are human rights as stated in the Sustainable Development Goals (SDGs), with one indicator of achievement being the target health development in the form of reducing the Maternal Mortality Rate (MMR), Under-five Mortality Rate (AKBa), Infant Mortality Rate (IMR), and Neonatal Mortality Rate (AKN) per 1000 live births and improving maternal and child health. The purpose of this activity is to contribute to realizing a healthy and prosperous life with a smart healthcare ecosystem and community. Implementation of this community service using the ABCD (Asset-Based Community-driven Development) method Implementation of activities through increasing knowledge, skills, and the role of the community through community empowerment with promotive, preventive, curative, and rehabilitative efforts as well as health counseling with digitalization. The results of this community service are in the form of increasing understanding, skills, and the role of the people of Curug Village, Gunung Sindur District, and Bogor Regency regarding maternal and child health by digitizing it using the website. This service activity is the delivery of material and community assistance in using the website as an effort to create a healthy and prosperous life with a smart healthcare ecosystem and community in Curug Village, Gunung Sindur District, Bogor Regency. Keywords: Toddlers, Mothers, Health, Website
Pendampingan Insan Pasca Stroke di Masa Pandemi Covid-19 Agustiyawan Agustiyawan; Heri Wibisono; Farahdina Bachtiar; Purnamadyawati Purnamadyawati; Ananda Putri Rifanty; Raisha Muthia Azahra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.8949

Abstract

ABSTRAK Peningkatan kebugaran dan menurunnya risiko disabilitas insan pasca stroke merupakan suatu upaya untuk menjaga kualitas kehidupan dan kesehatan insan pasca stroke agar menurunkan risiko terpapar covid-19. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cara memberikan pendampingan kepada insan pasca stroke dengan upaya pemberdayaan kader.  Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kontribusi yang mendasar untuk memelihara kebugaran dan mencegah keparahan disabilitas saat pandemi covid-19 pada  insan pasca stroke dengan pemberdayaan kader. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berbasis pada metode metode ABCD (Aset-Based Community -driven Development). Metode pelaksanaan dengan meningkatkan peran masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta konseling kesehatan termasuk kesehatan mental. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memberikan pemahaman baru kepada masyarakat di Desa Sasak Panjang Kecamatan Tajur Halang pentingnya pemahaman stroke, deteksi dini stroke, pertolongan pertama saat terjadi stroke, upaya pengobatan dan terapi pada insan pasca stroke serta peran keluarga dan masyarakat untuk optimalisasi proses pemulihan insan pasca stroke di masa pandemic covid-19 sebagai upaya memelihara kebugaran dan mencegah keparahan disabilitas. Selama kegiatan pemberdayaan peserta antusias dan memberikan respon positif. Kegiatan pengabdian ini adalah penyampaian materi dan pendampingan insan pasca stroke dan keluarga telah memberikan kontribusi pada meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat untuk mencegah, menolong dan mendukung insan pasca stroke dalam upaya memelihara kebugaran dan mencegah keparahan disabilitas di masa pandemi covid-19. Kata Kunci: Covid-19, Disabilitas, Kebugaran, Pemberdayaan, Stroke  ABSTRACT Improving fitness and reducing the risk of post-stroke human disability is an effort to maintain the quality of life and health of post-stroke humans in order to reduce the risk of exposure to COVID-19. Prevention efforts can be made by providing assistance to post-stroke people and empowering cadres. The purpose of this activity is to make a fundamental contribution to maintaining fitness and preventing the severity of disability during the COVID-19 pandemic in post-stroke people by empowering cadres. This community service implementation method is based on the ABCD (asset-based, community-driven) method of development. The implementation method is to increase the role of the community through community empowerment with promotive, preventive, curative, and rehabilitative efforts, as well as health counseling, including mental health. The results of this community service succeeded in providing a new understanding to the people in Sasak Panjang Village, Tajur Halang District about the importance of understanding stroke, early detection of stroke, first aid when a stroke occurs, efforts to treat people after a stroke, and the role of family and society in optimizing the recovery process for people after a stroke. stroke during the COVID-19 pandemic as an effort to maintain fitness and prevent the severity of disability. During the empowerment activities, the participants were enthusiastic and gave positive responses. This service activity involves the delivery of material and assistance to post-stroke people and their families that have contributed to increasing people's understanding and skills to prevent, help, and support post-stroke people in efforts to maintain fitness and prevent the severity of disability during the COVID-19 pandemic.  Keywords: Covid-19, Disability, Fitness, Empowerment, Stroke
Hubungan Antara Durasi Penggunaan Smartphone Dan Keluhan Nyeri Leher Pada Tim E-Sport Mobile Legend Arthamevia, Sheilla Maurie; Bachtiar, Farahdina; Prabowo, Eko; Purnamadyawati, Purnamadyawati
Jurnal Fisioterapi Terapan Indonesia Vol. 1, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smartphones are a real manifestation of technological progress as well as a device that works very complexly with access to the internet, social media and games. E-sports or cybersports connected to the internet network. Excessive use of smartphones, including for Mobile Legends E-sports players, can cause musculoskeletal disorders. Musculoskeletal disorders associated with smartphone use lead to neck muscle fatigue caused by poor posture. Using a smartphone for a long time can cause muscle tension. Long duration of smartphone use is the biggest factor that can cause complaints of neck pain. Purpose: This study aims to determine the relationship between the duration of smartphone use and neck pain in Mobile Legends players on the E-sport team at UPN Veteran Jakarta. Methods: The research design is a correlational study with a cross-sectional approach. Data collection was conducted using a questionnaire. Pain was measured using the NRS (Numeric Rating Scale). Results: Based on the results of statistical tests using SPSS 25.0, it was found that p = 0,002 or p < 0,05. The Pearson correlation coefficient for NRS was r = 1.0 and the duration of smartphone use was r = 0.341. Conclusion: There is a significant relationship between the duration of smartphone use and neck pain with a weak relationship level.
Hubungan Tinggi Dan Lama Pemakaian High Heels Dengan Nyeri Punggung Bawah Pada Pramugari Maskapai X Almayda, Reza; Bachtiar, Farahdina; Prabowo, Eko; Purnamadyawati, Purnamadyawati
Jurnal Fisioterapi Terapan Indonesia Vol. 1, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low back pain is discomfort in the lower back area in the form of a feeling of pain and discomfort. A flight attendant is a profession that uses high heels when working. The use of high heels can cause changes in the fulcrum of the body when walking. Problems occur when wearing high heels for a long time, causing the lumbar muscles to shorten and lower back pain to occur. The purpose of this study was to determine the correlation between the height of the heels and the length of use of high heels with complaints of low back pain in the flight attendants of X Airlines. The parameter used to measure complaints of low back pain is NRS. This research is a correlation study with a cross-sectional approach. Based on the results of statistical tests using SPSS, it was obtained that the p-value = 0.001. Thus, there is a correlation between low back pain complaints with flying hours in 24 hours and the working period. This study did not find a correlation between the height of the heels with complaints of low back pain (p> 0.05).
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGANBENTUK LENGKUNG KAKI PADA ANAK USIA MASA KANAK-KANAK AKHIR Jauza, Zafira; Bachtiar, Farahdina; Ismiyasa, Suci Wahyu; Sirada, Andy
Jurnal Vokasi Indonesia Vol. 10, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indeks Massa Tubuh (IMT) menjadi acuan yang digunakan untuk menentukan kategori komposisi berat badan. Pengukuran IMT juga berkaitan dengan status gizi yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Pada anak-anak yang memiliki berat badan berlebihan, lengkung kaki cenderung datar (flatfoot) karena beban yang ditumpu tubuh lebih besar, sehingga dapat menyebabkan diantaranya nyeri, cedera, gangguan berjalan, dan ketidakseimbangan ketika berdiri lama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan lengkung kaki pada anak usia masa kanak-kanak akhir (10 – 12 tahun). Desain penelitian ini menggunakan cross–sectional yang dilakukan dengan metode observasi dalam satu waktu tanpa adanya follow up atau berkelanjutan. Sampel pada penelitian ini adalah anak berusia 10-12 tahun di SD Muhammadiyah 04 Depok yang berjumlah 52 orang. Pengukuran yang dilakukan adalah IMT dengan mengukur berat badan dan tinggi badan, serta lengkung kaki dengan menjiplak kaki di atas kertas dengan menggunakan cat warna. Data dianalisis dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan uji korelasi Chi-Square, yaitu p=0,025. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan bentuk lengkung kaki pada anak usia 10-12 tahun.
Co-Authors Adelia Nurfayza Adli, Ariq Muafa Adriani, Aqilla Adzani, Ichlasul Affi Hernanto Setiyono Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Agustiyawan Ailsa Nahda Ahnafa Amsah Aliah, Aliah Almayda, Reza Alya Sukma Bakti Meilana Amanda Dian Verina Amsah, Ailsa Nahda Ahnafa Ananda Putri Rifanty Ananda Putri Rifanty Anata Nagari Andi Kurniawan Andi Nurul Hukmiyah Asri Lolo Andi Rabiatul Mahbuba Mursyid Andi Sirada Andy Sirada Anggraeni, Diah Tika Anjani, Fadhira Citra Surya Anwiena Nimatul Husna Aqilla Adriani Arthamevia, Sheilla Maurie Azizah, Zulia Akromatul Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati Condrowati, Condrowati Desmawati Deviantika, Inez Dhari, Ika Fitri Wulan Diah Tika Anggraeni Diya Alvionita Dyah Utari Dzakira, Faiza Syifa Eko Prabowo Eko Prabowo Eko Prabowo Eko Prabowo, Eko Elsa Mayranti Fadhira Citra Surya Anjani Faiza Syifa Dzakira Fandita Tonyka Maharani Faradillah, Kiki Rezki Fawaz, Muhamad Alif Febiyahna, Padilah Fithri, Nayla Kamilia Hasna Salwa Ramdani Herbawani, Chahya Kharin Heri Wibisono Hukmiyah, A. Nurul Husna, Anwiena Nimatul Ika Fitri Wulan Dhari Ika Fitri Wulan Dhari Imam Susetyo Irianto Irianto Jauza, Zafira Jessi Ferani Jihan Ari Utami Khairunnisa Larasati Kiki Rezki Faradillah Kiki Rezki Faradillah Kusumarahmawati, Annisa Leksonowati, Sri Saadiyah Lia Fitria Ningsih Lima Florensia Magdalena, Jun Yanti Mailani, Rena mareta dea rosaline Meila, Alya Sukma Bakti Meiza Anniza Mona Oktarina Mona Oktarina Muhammad Daffa Ramadhianto Mulkan, Fathiya Qorrii'aina Nazhira, Fidyatul Nourmayansa Vidya Anggraini Nugraha, Ivan Septia Nur Fadilah Oktarina, Mona Padila Febiyahna Padilah Febiyahna Purnamadyawati Purnamadyawati Purnamadyawati, Purnamadyawati Putra, Derio Fakhri Putri Razita Rabia Rabia Rabia, Rabia Rafli Rizki Anugrah Raisha Muthia Azahra Raisha Muthia Azahra Rinanti, Andini Putri Rizki Amalia Rizki Amalia Salki Sadmita Sigit Rachmad Silviana Sholihah Siti Khadijah Sri Saadiyah Leksonowati Sri Yani Suci Wahyu Ismiyasa Syifa Salsabila Talitha Estiana Rofi&#039;ah Utami, Dyas Laksmita Utami, Jihan Ari Varsha Ravita Yuridista Putri Pratiwi Zulia Akromatul Azizah