Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kemampuan TPACK dengan Artificial Intelligence for Education (AIEd) bagi Guru SMPN 4 Padang Panjang Addinna, Ainul; Kurniawati, Eni; Suciaty, Prisyanti; Rosita, Nur
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v6i1.131087

Abstract

Tahun 2024 menjadi tahun yang berbeda bagi guru di Indonesia yang mana guru diharuskan mengisi e-kinerja di aplikasi PMM dan menetapkan Refleksi Kompetensi. Refleksi Kompetensi ini berfokus pada kesesuaian kompetensi guru dengan kebutuhan peserta didik. Kompetensi guru ini salah satunya adalah TPACK atau Technological Pedagogical Content Knowledge yang dapat berbantukan Artificial Intelligence (AI). TPACK adalah framework pengetahuan guru abad 21 yang berguna menunjang skill pengajaran. Sementara AI adalah sejumlah aplikasi yang dapat mempermudah dan menunjang pengajaran. Dengan alat bantu ini, guru dapat mengoptimalkan kualitas dan kuantitas pembelajaran baik dari segi persiapan materi, pemberian tugas terstruktur secara digital, pelaksanaan pengajaran, dan evaluasi secara online yang hasilnya dapat secara cepat dan in real time. Hal ini membuat kegiatan mengajar dapat dilakukan tanpa kertas (paperless), tanpa papan tulis (boardless), dan dapat dilakukan dari mana saja (anywhere) dan kapan saja (anytime). Oleh sebab itu, workshop ini adalah salah satu cara yang efektif dalam meningkatkan kompetensi professional dan pedagogik guru. Disisi lain, pelatihan ini juga memberikan kebermanfaatan digital literacy skill bagi guru dalam pembelajaran di era digital. Guru akan mampu menyiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran 4.0 yang tidak terbatas ruang dan waktu.
Workshop English for Public Relation and Journalism berbasis Digital bagi Siswa SMKN 2 Padang Panjang Solusia, Carbiriena; Alamsyah, Devy Kurnia; Atmazaki, Atmazaki; Rosita, Nur
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v6i1.131089

Abstract

Sektor Pariwisata semakin menggeliat baik dalam kancah lokal maupun global. Hal ini membuat posisi kehumasan dan jurnalistik menjadi sangat krusial dalam tataran pemasaran pariwisata kepada turis lokal maupun manca negara. Lulusan siswa SMK konsentrasi Produk Siaran Program Televisi (PSPT) sebagai calon aktor akan terlibat didalamnya dan SMKN 2 Padang Panjang sebagai salah satu SMK yang memiliki program kejuruan produksi siaran program televisi menggaungkan broadcasting sebagai penciri utama sekolah. Pembelajaran broadcasting di sekolah ini haruslah diintegrasikan dengan bahasa Inggris, mengingat program revitalisasi SMK adalah pengaplikasian bilingual learning ecosystem dimana bahasa Inggris adalah kemampuan yang harus dimiliki oleh lulusan SMK dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi persaingan global yang semakin kompleks. Hal ini diimplementasikan dalam bentuk pembelajaran berbasis produksi dengan pendekatan teaching factory dan business centre.  Namun demikian, terdapat beberapa permasalahan internal terkait hal ini seperti belum meratanya kemampuan siswa dalam hal kehumasan dan jurnalistik, belum spesifiknya bahan ajar Bahasa Inggris untuk SMK dalam konsentrasi jurusan tersebut, rendahnya keterampilan siswa dalam berbahasa Inggris dalam konteks kegunaan kehumasan dan jurnalistik. Maka dari itu diperlukan langkah kongkrit untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan pemberian workshop kepada siswa. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah memberikan workshop terpadu atau pelatihan penguatan kompetensi kehumasan dan jurnalistik berbasis digital berbahasa Inggris sebagai implementasi bilingual learning ecosystem di SMK.
PENGUATAN BILINGUAL LEARNING ECOSYSTEM DALAM PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BAGI SISWA SMK DI MENTAWAI Rosita, Nur; Solusia, Carbiriena; Sari, Astri Yuza
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.2264

Abstract

Vocational high schools graduates in Mentawai are expected to have career readiness not only as a job seeker, but also as a job creator due to the lack of job opportunities. This demand changes vocational high school curriculum to be as practical as possible in promoting various entrepreneurship programs to stimulate the entrepreneurial spirit added by English language skills. This issue is has become the initial background in conducting this community service activity. The purpose of this community service is to strengthen activities experienced by vocational high schools in SMKN 1 Kepulauan Mentawai in implementing Bilingual Learning Ecosystem on Entrepreneurship Education. Workshops and training activities are given to the students. The participants are 30 students vocational high schools in Mentawai. They were given a training to apply their English skill in Bilingual Learning Ecosystem. The result shows the willingness of the students to embody themselves in this Bilingual setting to sharpen their English skills. Therefore, concrete steps are needed to be done consciously. There should be continue assistances or trainings to strengthen entrepreneurial competencies and English language skills in business context for the students.