Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penyuluhan Budidaya Hortikultura sebagai Implementasi Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat di Lahan Kritis Desa Wonopringgo Handriatni, Ari; Ariadi, Heri; Sajuri, Sajuri; Sudarmaji, Arief; Saparso, Saparso; Priswanto, Priswanto; Samego, Bony; Taufiq, Ibnu Jafar; Anggita, Riris; Tamam, Ibnu; Septiana, Diana K
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jp2m.v2i1.198

Abstract

Horticultural vegetables are one of the commodities that are widely cultivated in the tropics. The information is tried to be applied in the implementation of the Collaborative Social Building Community (KOSABANGSA) 2023 program. The purpose of this kosabangsa program is to determine the level of understanding of farmers on the cultivation system of horticultural vegetables. The method of service in the 2023 Kosabangsa program activities was carried out observatively and kuesioenr sharing conducting direct counseling in Wonopringgo Village, Pekalongan. The results of identifying the impact of this service showed that there was a very significant increase in farmers' understanding (50% increase by farmers) regarding horticultural vegetable cultivation. In addition, there was also an increase in knowledge by farmers about the types of horticultural vegetable commodities. From the original only 22 farmers who understood about horticultural vegetable commodities, after the extension there were 27 farmers who understood. The most noticeable impact is the increase in farmers' understanding of the horticultural vegetable cultivation system on critical agricultural land. This is evidenced from the beginning (before counseling) only 5 farmers who understand, but after counseling increased drastically to 26 farmers. Farmers also feel that this extension activity provides great benefits for them, so this program is very worthy of being developed further. The conclusion from the results of this service is that the majority of farmers in Wonopringgo village really understand the concept of horticultural vegetable cultivation which can be implemented on marginal land with various types of suitable vegetable commodities.  
PEMANFAATAN AMELIORAN DAN WICK IRRIGATION SYSTEM PADA BUDIDAYA CAYSIM GUNA REVITALISASI LAHAN PERTANIAN TERKENA BANJIR ROB DI PEKALONGAN Sajuri, Sajuri; Afiatan, Arbina Satria
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 2 (2021): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i2.1411

Abstract

Pekalongan utara merupakan daerah rawan terkena rob air lahan salin dan sulit untuk budidaya pertanian, diperlukan upaya menciptakan kondisi lahan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman, salah satunya dengan ameliorasi. Faktor irigasi juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas produk pertanian. Salah satu sistem irigasi adalah sistem sumbu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh amelioran terhadap kesuburan tanah di tanah salin untuk budidaya caisim, mengetahui keefektivan wick irigation system pada budidaya caisim di tanah salin, mengetahui pengaruh interaksi antara pemberian amelioran dan  keefektivan  wick irigation system pada budidaya caisim di tanah salin. Penelitian dilakukan di lahan terdampak rob pesisir Pekalongan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor yang dicoba adalah amelioran dan wick system. Perlakuan Amelioran (A) terdiri dari A0 = tanpa amelioran; A1 = pupuk kandang sapi; A2 = gypsum; A3 = interaksi gypsum dengan pupuk kandang, perlakuan wick system (W) terdiri dari W0 = tanpa wick system; W1 = wick system sumbu flanel; W2 = wick system sumbu kompor. Terdiri dari 12 taraf  dengan 3 kali ulangan pada masing-masing taraf. Hasil menunjukkan bahwa macam amelioran menunjukan hasil berbeda sangat nyata pada variabel tinggi tanaman, luas daun, bobot tanaman segar konsumsi, dan panjang akar, macam sumbu menunjukkan hasil berbeda sangat nyata pada variabel panjang akar.
APLIKASI IRIGASI SISTEM KAPILER DAN BERBAGAI MEDIA TANAM PADA TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L) Sajuri, Sajuri; Afiatan, Arbina Satria; Kurniawan, Susilo Dwi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1971

Abstract

Lahan pertanian sebagai media tanam yang memiliki kualitas baik semakin berkurang untuk keperluan selain pertanian sedangkan kebutuhan akan produk pangan semakin meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk. Media tanam atau media tumbuh merupakan suatu tempat atau wadah yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman, tempat akar atau bakal akar tumbuh. Penggunaan media tanam yang tepat apabila sistem pengairan atau penyediaan air bagi tanaman yang tidak stabil maka akan mengganggu pertumbuhan tanaman. Pemberian air yang terus menerus setiap saat untuk mendukung pertumbuhan tanaman antara lain penyiraman dengan irigasi sistem kapiler. Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan memiliki nilai ekonomis tinggi dan tumbuh di daerah dataran rendah hingga tinggi. Tujuan dari penelitian ini: Mengetahui irigasi sistem kapiler yang terbaik, komposisi media tanam dan interaksi antara keduanya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2022. Metode penelitian menggunakan rancangan Split Plot dengan faktor Main plot (irigasi sistem kapiler) dan sub Plot (komposisi media tanam). Terdiri dari 6 taraf  dengan 3 kali ulangan pada masing-masing taraf sehingga menjadi 18 unit/satuan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, panjang akar, bobot basah akar, saat munculnya bunga, jumlah buah per tanaman, bobot buah per buah dan bobot buah per tanaman. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan irigasi sistem kapiler otomatis dan manual tidak berpengaruh terhadap semua variabel diduga karena saat tanam kondisi curah hujan tinggi. Media tanam berpengaruh terhadap semua variabel selain saat munculnya bunga dan interaksi terjadi hanya pada diameter batang bobot buah per tanaman.    Kata kunci : Kata Kunci : cabai, irigasi sistem kapiler, media tanam
PENINGKATAN KUALITAS TANAMAN BUAH DENGAN PERBANYAKAN VEGETATIF DI KELOMPOK WANITA TANI DESA PRINGSURAT KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN Ubad Badrudin; Arbina Satria Afiatan; Eka Adi Supriyanto; Sajuri; Riski Vitrinova; Imam Arifin
Perwira Journal of Community Development Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v5i1.469

Abstract

Desa Pringsurat merupakan salah satu desa di kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan yang memiliki potensi bidang pertanian diantaranya adalah tanaman hortikultura yang meliputi tanaman buah seperti durian, rambutan dan mangga dan lain-lain yang selama ini ditanam berasal dari bibit yang tidak berkualitas karena berasal dari buah yang dipanen dan menghasilkan biji yang digunakan sebagai bibit / bahan tanam, sehingga kualitas buah yang dihasilkan berpotensi mengalami perubahan sifat yang belum tentu sama dengan sifat induknya oleh sebab itu peningkatan kualitas tanaman buah dengan pelatihan perbanyakan vegetatif sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif. Metode yang dilaksanakan adalah investigasi dan diseminasi tentang manfaat perbanyakan vegetatif tanaman buah serta praktik teknik perbanyakan tanaman buah secara vegetatif. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh peserta, yang ditandai dengan keseriusan mereka dalam menyimak dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai, kemudian Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai perbanyakan vegetatif serta peningkatan ketrampilan Masyarakat mengenai perbanyakan vegetatif . Data ini diperoleh melalui instrumen penilaian berupa formulir pre-test dan post-test yang diisi oleh peserta penyuluhan Kata Kunci : Pembibitan, perbanyakan vegetatif, tanaman buah
Pengaruh Dosis NPK Dan Media Tanam Terhadap Karakter Fisiologi Dan Hasil Tanaman Telang (Clitoria ternatea L.) Di Lahan Apung Utami, Indah Putri; Handriatni, Ari; Sajuri, Sajuri
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 37 No. 2 (2023): PENA SEPTEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v37i2.3733

Abstract

Tanaman telang merupakan tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan rumah atau tepi hutan dan dikenal sebagai tanaman hias. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK dan media tanam serta interaksinya terhadap karakter fisiologi dan hasil tanaman telang (Clitoria ternatea L.) di lahan apung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Mei 2023 di Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang, dengan ketinggian kurang lebih sekitar 3 mdpl. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis NPK (D) terdiri atas tiga taraf yaitu 200 kg/ha (D1), 400 kg/ha (D2) dan 600 kg/ha (D3), sedangkan faktor kedua adalah media tanam (M) yang terdiri atas empat taraf yaitu media tanam tanah (M0), tanah + pasir + sekam padi (M1), tanah + sekam padi + pupuk kandang (M2) dan media tanam tanah + pasir + pupuk kandang (M3). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F. Apabila berbeda nyata, maka dilanjutkan uji lanjut menggunakan uji BNT 5%. Variabel yang diamati meliputi, laju pertumbuhan tanaman, laju pertumbuhan relatif, jumlah stomata, klorofil, kadar air, warna bunga, bobot bunga segar, bobot bunga kering, jumlah bunga dan saat muncul bunga. Dosis NPK berbeda nyata pada variabel kadar air dan bobot kering bunga, serta berbeda sangat nyata pada variabel jumlah stomata, klorofil, bobot bunga segar dan jumlah bunga. Dosis NPK paling optimal terdapat pada perlakuan dosis 400 kg/ha (D2). Media tanam berbeda sangat nyata pada variabel laju pertumbuhan pertanaman, laju pertumbuhan relatif, bobot bunga segar, bobot bunga kering, jumlah bunga dan saat muncul bunga. Media tanam terbaik yaitu media tanam tanah + sekam padi + pupuk kandang (M2). Interaksi antara dosis NPK dan media tanam berbeda nyata terhadap variabel klorofil dan kadar air. Interaksi terbaik dicapai pada kombinasi dosis NPK sebesar 400kg/ha dan media tanam tanah + pasir + sekam padi (D2M1) dan perlakuan dosis 200 kg/ha dan media tanam berupa tanah (D1M0).
Aplikasi Konsentrasi Pupuk Organik Cair Dan Macam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Ari Handriatni; Salsa Hanungtyas; Sajuri
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 39 No. 1 (2025): PENA MARET 2025
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimum pupuk organic cair amino age dan macam media tanam terhaddap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (lactuca sativa L.). Telah dilaksanakan di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAK). Percobaan faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah Konsentrasi Pupuk Organik Cair yang terdiri dari 4 taraf yaitu : K0 = 0 ppm (Kontrol), K1 = 500 ppm, K2 = 1000 ppm, dan K3 = 1500 ppm. Faktor kedua Macam Media Tanam yang terdiri dari 3 taraf yaitu : M1 = Tanah : Arang Sekam (1:1), M2 = Tanah : Pupuk Kandang (1:1), M3 = Tanah : Cocopeat (1:1). Data dianalisis dengan uji F, jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Variabel yang diamaati adalah Tinggi tanaman, Jumlah daun, Luas daun, Volume akar, Panjang akar terpanjang, Diameter Batang, Berat Brangkasan, Berat Konsumsi Tanaman. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi pupuk organik cair berbeda nyata pada variabel luas daun, diameter batang, dan berat brangkasan. Macam media tanam berbeda sangat nyata pada variabel luas daun, volume akar, diameter batang, berat brangkasan, dan berat konsumsi tanaman. Kata Kunci : Konsentrasi poc amino age, macam media tanam, selada
IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING ASSISTED WITH TRADITIONAL GAME MEDIA IN IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES Fajri, Zaenol; Sajuri, Sajuri; Aini, Qurratul
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 1, No 1 (2023): First International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood is a busy and vital time for maximizing different cognitive skills so children can grow into good people. The capacity and awareness of teachers to take advantage of opportunities in this golden era depends on the success or failure of developing children's intelligence. Applying cooperative learning with traditional game media is a suitable alternative for early childhood education. Teachers must be able to choose and implement learning strategies most appropriate to the early childhood development level. This study aims to determine whether cooperative learning, aided by traditional game media, has improved learning results in Pancasila Bondowoso Kindergarten. This class action study uses observational tools, interviews, and recordings. The findings demonstrated students' enthusiasm and passion for learning and a substantial improvement in student learning outcomes from cycle 1 to cycle 3. The first cycle's learning outcomes were improved by 63% in the second cycle, to 74%, and by another 85% in the third cycle. Therefore, Bondowoso Pancasila Kindergarten's classroom action study on adopting cooperative learning supported by traditional game media in early childhood was deemed successful.
ANALISIS NILAI KONSTANTA DAUN TANAMAN BELIMBING DAN SAWO BERBASIS PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Sadewa, Dzulkarnaen; Al Ramadhani, Farchan Mushaf; Sajuri
Jurnal Pertanian Agros Vol 27 No 3 (2025): EDISI JULI
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v27i3.113

Abstract

Leaf area is an important parameter in plant physiology studies because it is directly related to photosynthetic activity and plant productivity. However, conventional methods for measuring leaf area still face limitations in terms of cost, equipment, and efficiency. This study aimed to analyze the leaf constant values of starfruit and sapodilla plants based on digital image processing as a foundation for applying the Montgomery method. A total of 40 leaf samples from each species were analyzed using digital imagery via ImageJ software to obtain the measured leaf area, which was then compared to the predicted leaf area using the Montgomery equation. The resulting leaf constants were 0.520 for starfruit and 0.642 for sapodilla, with a stable and consistent value distribution. Prediction accuracy evaluation using R², RMSE, NRMSE, NSE, and Willmott’s index showed low error rates and very high model efficiency. These findings suggest that the obtained leaf constants are reliable for rapid and non-destructive estimation of leaf area. This method has the potential for broader application in supporting precision agriculture and efficient monitoring of tropical plant growth.
Optimalisasi Lahan Sekolah Untuk Mewujudkan Sekolah Pangan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan Badrudin, Ubad; Pradana, Candra Dwi; Nugraha, Deril Eka Dava; Fauziah, Fifin; Taqwa, Muhammad; Ma’arif, Samsul; Ramadhani, Farchan Mushaf Al Ramadhani; Madusari, Benny Diah; Sajuri, Sajuri; Supriyanto, Eka Adi; Afiatan, Arbina Satria; Arifin, Imam
Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Rahmah : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jaanur ElBarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/wxq6tz44

Abstract

The purpose of this community service activity is to provide information and knowledge about crop cultivation techniques that can produce food and serve as a food source. The activity was carried out from Monday, April 21, 2025, to Tuesday, June 4, 2025, using dissemination and socialization methods about the benefits of food crops and food crop cultivation techniques. The results of the community service showed that all participants were enthusiastic and excited to participate in the entire series of activities, as evidenced by their attentiveness and participation until the end of the event. There was also a significant change in their knowledge of crop cultivation, which was 27% before the dissemination and cultivation practices, but increased to 93% after the dissemination and cultivation practices. These results were obtained from pre-test and post-test assessment forms filled out by the extension participants.  
Edukasi teknik pengendalian hama terpadu menggunakan yellow trap dan bangkai keong mas pada budidaya tanaman pertanian Ari Handriatni; Heri Ariadi; Farchan Mushaf Al Ramadhani; Sajuri Sajuri; Bony Samego; Putri Isti Amalia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25321

Abstract

AbstrakYellow trap dan bangkai keong mas merupakan alternatif media yang dapat digunakan sebagai pengendali hama di tanaman. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi tentang metode pengendalian hama tanaman menggunakan yellow trap dan bangkai keong mas kepada ibu-ibu kelompok wanita tani di Desa Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan. Metode pengabdian yang digunakan adalah edukasi kelompok yang dibarengi dengan praktik langsung. Penilaian tingkat keberhasilan pengabdian dilakukan dengan menyebar angket survey. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang pengendalian hama oleh responden sebesar 100%. Pengetahuan tentang penggunaan yellow trap dan pemanfaatan bangkai keong mas untuk pengendalian hama tanaman juga meningkat dari 0% menjadi 100%. Dari hasil survey juga ditunjukkan adanya peningkatan komitmen pengetahuan yang didapatkan selama pengabdian dalam praktik langsung sebesar 90% (dari 13% menjadi 93%). Untuk kebermanfaatan program pengabdian, secara mutlak 100% responden menyatakan kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat. Hasil kesimpulan dari pengabdian ini yang dapat disampaikan bahwa proses edukasi terkait pemanfaatan yellow trap dan penggunaan bangkai keong mas untuk media pengendali hama penyakit pada tanaman dinilai sangat berhasil berdasarkan tingginya progres capaian pasca kegiatan pengabdian berlangsung. Kata kunci: agrobisnis; insekta; panen; petani; sawah AbstractYellow traps and golden snail carcasses are alternative media that can be used to control pests in plants. This service activity aims to provide education about methods of controlling plant pests using yellow traps and carcasses of golden snails to the women of the women's farmer group in Wonopringgo Village, Pekalongan Regency. The service method used is group education combined with direct practice. Assessment of the level of service success is carried out by distributing survey questionnaires. The results of the service implementation showed that respondents' knowledge of pest control had increased by 100%. Knowledge about the use of yellow traps and the use of golden snail carcasses to control plant pests also increased from 0% to 100%. The survey results also show an increase in commitment to knowledge gained during service in direct practice by 90% (from 13% to 93%). Regarding the service program's usefulness, 100% of respondents stated that this service activity was beneficial. This service concludes that the educational process related to yellow traps and golden snail carcasses as a medium for controlling pests and diseases in plants is very successful based on the high progress achieved after the service activities. Keywords: agribusiness; insecta; harvest; farmer; ricefield
Co-Authors Abdul Rosid Afiata, Arbina Satria Afiatan, Arbina Afifah, Umul AHADIYAT YUGI R. Ahsarul Mufid Ajeng, Miftahul Alya, Dinda Himatul Amalia, Putri Isti Amin, Rohmatul Andre Kurniawan Anggita, Riris Anisa Lutfiana, Anisa Arbina Satria Afiatan Ardiana Priharwanti Ari Handriatni Arief Sudarmaji, Arief Arwanda, Muhammad Basa Aria Rizky Yonansha Beny Diah Madusari Bony Samego Bony Samego Dani Sulistyo Nugroho Darjanto Darjanto Diah Madusari, Benny Diana Kartika Sari, Diana Kartika Diana Kartika Septiana Dinar Aryani Dwi Edi Wibowo Eka Adi Supriyanto Fakhur Rozi Fani Jamiatin Farchan Mushaf Al Ramadhani Fauziah, Fifin Fauziyah, Fifin Firmansyah, Dwiki Hasna Darin Mawaripta Heri Ariadi Ibnu Jafar Taufiq Ibnu Tamam Imam Arifin Indah Putri Utami Ivan Sulistyanto Jazillah, Syakiroh Khafid Mahbub Kharismatul Khasanah Komala Ardiyani Kurniawan, Susilo Dwi M. Sigit Taruna Marlinda Irawati Ma’arif, Samsul Metha Anung Anindhita Mufid, Ahsarul muhammad asfindra saksono Muhammad Naoval Haris Muhammad Taqwa Mulyanti Shofaro Nugraha, Deril Eka Dava Nugroho, Dimas Rizqi Nugroho, Immanuel Nurul Mutmainah Pradana, Candra Dwi Priswanto Priswanto, Priswanto Putri Isti Amalia Qurratul Aini Riris Anggita Riski Vitrinova Rizqina , Sania Sadewa, Dzulkarnaen Salsa Hanungtyas Samego, Bony Samsul Ma’arif Saparso Saparso Septiana, Diana K Silfiyani, Silfiyani Siwi Sri Widhowati Sri Kaniasmara Sri Mumpuni Yuniarsih Syakiroh Jazilah Tamam, Ibnu Taufiq, Ibnu Jafar Ubad Badrudin Vitrinova, Riski Widianto, Agus Ximenes, Romaldo Da Costa Yan Andi Yansyah