Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemberdayaan Mitra Unit Usaha SEHATI Farm Untuk Mendukung Ketersediaan Pangan di Era Pandemi Covid-19 dengan Sistem Hidroponik di Pekalongan Supriyanto, Eka Adi; Handriatni, Ari; Afiatan, Arbina; Sajuri, Sajuri; Badrudin, Ubad; Jazilah, Syakiroh
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v2i1.82

Abstract

Kabupaten Pekalongan bagian utara memiliki ketinggian 1 mdpl yang mengakibatkan lahan-lahan di daerah tersebut mudah terkena rob air, hal ini mengakibatkan lahan-lahan di daerah pesisir pantai memiliki lahan yang salin dan sulit untuk diupayakan untuk proses budidaya pertanian. Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah, melainkan menggunakan air sebagai media tanamnya. Keuntungan hidroponik adalah: (a). Tidak memerlukan lahan yang luas (b). Mudah dalam perawatan (c). Memiliki nilai jual yang tinggi. Sedangkan kelemahannya adalah: (a). Memerlukan biaya yang mahal (b). Membutuhkan ketrampilan yang khusus. Disisi yang lain, pandemi virus Covid-19 yang telah menjalar keberbagai daerah telah mengakibatkan penurunan berbagai bidang termasuk ekonomi. Virus Covid-19 ini mengakibatkan terbatasnya aktivitas manusia yang sebagian besar harus dilakukan dari rumah, bahkan beberapa orang harus merasakan adanya pemutusan hubungan kerja akibat perusahaan tempatnya bekerja harus tutup. Kemandirian masyarakat dibidang pertanian akan membantu peran pemerintah dalam supply kebutuhan pangan disuatu daerah hingga negara. Tujuan dari pengabdian ini adalah : (1) Memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya kemandirian ekonomi serta ketersediaan pelengkap pangan di era Pandemi Covid-19, (2) Memberikan ilmu pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat tentang budidaya tanaman secara hidroponik, (3) Mengetahui potensi pasar dan melakukan kerjasama kemitraan pasca panen. Metode pengabdian yaitu diskusi dan pendampingan lapangan. Bentuk pendampingan yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian Unikal dilakukan secara offline dan online, offline dilakukan secara insidental dan online menggunakan fasilitas media sosial untuk berkomunikasi.
Analysis of Constant Values of Leaves of the Durian Cultivars Monthong and Bawor Using Digital Image Processing Arfiyanto, Bayu Dwi; Ramadhani, Farchan Mushaf Al; Sajuri, Sajuri
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 9 No. 3 (2025): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v9i3.462

Abstract

Durian (Durio zibethinus), particularly the cultivars Monthong and Bawor, is a leading horticultural commodity with high economic value. Accurate leaf area estimation is essential for supporting physiological studies and plant growth modeling. However, conventional measurement methods are often characterized by their slow and destructive nature. This study aimed to analyze and identify the constant (k) values of the leaves of durian cultivars Monthong and Bawor using a digital image processing approach. A total of 40 leaf samples from each cultivar were analyzed. Image acquisition was performed using a smartphone camera, while image processing and leaf area measurement were conducted with the ImageJ software. The leaf constant was calculated as the ratio of the digitally measured leaf area to the product of manually measured leaf length and width. The results showed that the mean leaf constant for Monthong durian was 0.702, while for Bawor durian, it was 0.691. These results exhibited narrow value distributions, devoid of any outliers. The correlation between the measured and predicted leaf area yielded very high coefficients of determination (R² of 0.997 for cultivar Monthong and R² of 0.999 for cultivar Bawor). Further statistical evaluation confirmed that the predictive model had very high accuracy, evidenced by its low RMSE values (≤ 1.059), an NRMSE of 0.01, an NSE of at least 0.997, and a Willmott’s index of agreement (d) of at least 0.999. These results indicate that leaf constant values derived from digital image processing can generate precise leaf area estimates and offer a fast, efficient, and non-destructive alternative to conventional measurement methods. In practical terms, this approach enhances precision agriculture by enabling more accurate monitoring of leaf growth dynamics, which is essential for crop management and yield optimization. This finding presents opportunities for further application across other durian cultivars and the broader adoption of similar methods in other plant commodities within the context of precision agriculture and plant growth modeling.
Penyuluhan Budidaya Hortikultura sebagai Implementasi Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat di Lahan Kritis Desa Wonopringgo Handriatni, Ari; Ariadi, Heri; Sajuri, Sajuri; Sudarmaji, Arief; Saparso, Saparso; Priswanto, Priswanto; Samego, Bony; Taufiq, Ibnu Jafar; Anggita, Riris; Tamam, Ibnu; Septiana, Diana K
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jp2m.v2i1.198

Abstract

Horticultural vegetables are one of the commodities that are widely cultivated in the tropics. The information is tried to be applied in the implementation of the Collaborative Social Building Community (KOSABANGSA) 2023 program. The purpose of this kosabangsa program is to determine the level of understanding of farmers on the cultivation system of horticultural vegetables. The method of service in the 2023 Kosabangsa program activities was carried out observatively and kuesioenr sharing conducting direct counseling in Wonopringgo Village, Pekalongan. The results of identifying the impact of this service showed that there was a very significant increase in farmers' understanding (50% increase by farmers) regarding horticultural vegetable cultivation. In addition, there was also an increase in knowledge by farmers about the types of horticultural vegetable commodities. From the original only 22 farmers who understood about horticultural vegetable commodities, after the extension there were 27 farmers who understood. The most noticeable impact is the increase in farmers' understanding of the horticultural vegetable cultivation system on critical agricultural land. This is evidenced from the beginning (before counseling) only 5 farmers who understand, but after counseling increased drastically to 26 farmers. Farmers also feel that this extension activity provides great benefits for them, so this program is very worthy of being developed further. The conclusion from the results of this service is that the majority of farmers in Wonopringgo village really understand the concept of horticultural vegetable cultivation which can be implemented on marginal land with various types of suitable vegetable commodities.  
PEMANFAATAN AMELIORAN DAN WICK IRRIGATION SYSTEM PADA BUDIDAYA CAYSIM GUNA REVITALISASI LAHAN PERTANIAN TERKENA BANJIR ROB DI PEKALONGAN Sajuri, Sajuri; Afiatan, Arbina Satria
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 2 (2021): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i2.1411

Abstract

Pekalongan utara merupakan daerah rawan terkena rob air lahan salin dan sulit untuk budidaya pertanian, diperlukan upaya menciptakan kondisi lahan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman, salah satunya dengan ameliorasi. Faktor irigasi juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas produk pertanian. Salah satu sistem irigasi adalah sistem sumbu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh amelioran terhadap kesuburan tanah di tanah salin untuk budidaya caisim, mengetahui keefektivan wick irigation system pada budidaya caisim di tanah salin, mengetahui pengaruh interaksi antara pemberian amelioran dan  keefektivan  wick irigation system pada budidaya caisim di tanah salin. Penelitian dilakukan di lahan terdampak rob pesisir Pekalongan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor yang dicoba adalah amelioran dan wick system. Perlakuan Amelioran (A) terdiri dari A0 = tanpa amelioran; A1 = pupuk kandang sapi; A2 = gypsum; A3 = interaksi gypsum dengan pupuk kandang, perlakuan wick system (W) terdiri dari W0 = tanpa wick system; W1 = wick system sumbu flanel; W2 = wick system sumbu kompor. Terdiri dari 12 taraf  dengan 3 kali ulangan pada masing-masing taraf. Hasil menunjukkan bahwa macam amelioran menunjukan hasil berbeda sangat nyata pada variabel tinggi tanaman, luas daun, bobot tanaman segar konsumsi, dan panjang akar, macam sumbu menunjukkan hasil berbeda sangat nyata pada variabel panjang akar.
APLIKASI IRIGASI SISTEM KAPILER DAN BERBAGAI MEDIA TANAM PADA TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L) Sajuri, Sajuri; Afiatan, Arbina Satria; Kurniawan, Susilo Dwi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1971

Abstract

Lahan pertanian sebagai media tanam yang memiliki kualitas baik semakin berkurang untuk keperluan selain pertanian sedangkan kebutuhan akan produk pangan semakin meningkat seiring peningkatan jumlah penduduk. Media tanam atau media tumbuh merupakan suatu tempat atau wadah yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman, tempat akar atau bakal akar tumbuh. Penggunaan media tanam yang tepat apabila sistem pengairan atau penyediaan air bagi tanaman yang tidak stabil maka akan mengganggu pertumbuhan tanaman. Pemberian air yang terus menerus setiap saat untuk mendukung pertumbuhan tanaman antara lain penyiraman dengan irigasi sistem kapiler. Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan memiliki nilai ekonomis tinggi dan tumbuh di daerah dataran rendah hingga tinggi. Tujuan dari penelitian ini: Mengetahui irigasi sistem kapiler yang terbaik, komposisi media tanam dan interaksi antara keduanya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2022. Metode penelitian menggunakan rancangan Split Plot dengan faktor Main plot (irigasi sistem kapiler) dan sub Plot (komposisi media tanam). Terdiri dari 6 taraf  dengan 3 kali ulangan pada masing-masing taraf sehingga menjadi 18 unit/satuan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, panjang akar, bobot basah akar, saat munculnya bunga, jumlah buah per tanaman, bobot buah per buah dan bobot buah per tanaman. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan irigasi sistem kapiler otomatis dan manual tidak berpengaruh terhadap semua variabel diduga karena saat tanam kondisi curah hujan tinggi. Media tanam berpengaruh terhadap semua variabel selain saat munculnya bunga dan interaksi terjadi hanya pada diameter batang bobot buah per tanaman.    Kata kunci : Kata Kunci : cabai, irigasi sistem kapiler, media tanam
PENINGKATAN KUALITAS TANAMAN BUAH DENGAN PERBANYAKAN VEGETATIF DI KELOMPOK WANITA TANI DESA PRINGSURAT KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN Ubad Badrudin; Arbina Satria Afiatan; Eka Adi Supriyanto; Sajuri; Riski Vitrinova; Imam Arifin
Perwira Journal of Community Development Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v5i1.469

Abstract

Desa Pringsurat merupakan salah satu desa di kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan yang memiliki potensi bidang pertanian diantaranya adalah tanaman hortikultura yang meliputi tanaman buah seperti durian, rambutan dan mangga dan lain-lain yang selama ini ditanam berasal dari bibit yang tidak berkualitas karena berasal dari buah yang dipanen dan menghasilkan biji yang digunakan sebagai bibit / bahan tanam, sehingga kualitas buah yang dihasilkan berpotensi mengalami perubahan sifat yang belum tentu sama dengan sifat induknya oleh sebab itu peningkatan kualitas tanaman buah dengan pelatihan perbanyakan vegetatif sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif. Metode yang dilaksanakan adalah investigasi dan diseminasi tentang manfaat perbanyakan vegetatif tanaman buah serta praktik teknik perbanyakan tanaman buah secara vegetatif. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh peserta, yang ditandai dengan keseriusan mereka dalam menyimak dan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai, kemudian Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai perbanyakan vegetatif serta peningkatan ketrampilan Masyarakat mengenai perbanyakan vegetatif . Data ini diperoleh melalui instrumen penilaian berupa formulir pre-test dan post-test yang diisi oleh peserta penyuluhan Kata Kunci : Pembibitan, perbanyakan vegetatif, tanaman buah
Pengaruh Dosis NPK Dan Media Tanam Terhadap Karakter Fisiologi Dan Hasil Tanaman Telang (Clitoria ternatea L.) Di Lahan Apung Utami, Indah Putri; Handriatni, Ari; Sajuri, Sajuri
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 37 No. 2 (2023): PENA SEPTEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v37i2.3733

Abstract

Tanaman telang merupakan tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan rumah atau tepi hutan dan dikenal sebagai tanaman hias. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK dan media tanam serta interaksinya terhadap karakter fisiologi dan hasil tanaman telang (Clitoria ternatea L.) di lahan apung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Mei 2023 di Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang, dengan ketinggian kurang lebih sekitar 3 mdpl. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis NPK (D) terdiri atas tiga taraf yaitu 200 kg/ha (D1), 400 kg/ha (D2) dan 600 kg/ha (D3), sedangkan faktor kedua adalah media tanam (M) yang terdiri atas empat taraf yaitu media tanam tanah (M0), tanah + pasir + sekam padi (M1), tanah + sekam padi + pupuk kandang (M2) dan media tanam tanah + pasir + pupuk kandang (M3). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F. Apabila berbeda nyata, maka dilanjutkan uji lanjut menggunakan uji BNT 5%. Variabel yang diamati meliputi, laju pertumbuhan tanaman, laju pertumbuhan relatif, jumlah stomata, klorofil, kadar air, warna bunga, bobot bunga segar, bobot bunga kering, jumlah bunga dan saat muncul bunga. Dosis NPK berbeda nyata pada variabel kadar air dan bobot kering bunga, serta berbeda sangat nyata pada variabel jumlah stomata, klorofil, bobot bunga segar dan jumlah bunga. Dosis NPK paling optimal terdapat pada perlakuan dosis 400 kg/ha (D2). Media tanam berbeda sangat nyata pada variabel laju pertumbuhan pertanaman, laju pertumbuhan relatif, bobot bunga segar, bobot bunga kering, jumlah bunga dan saat muncul bunga. Media tanam terbaik yaitu media tanam tanah + sekam padi + pupuk kandang (M2). Interaksi antara dosis NPK dan media tanam berbeda nyata terhadap variabel klorofil dan kadar air. Interaksi terbaik dicapai pada kombinasi dosis NPK sebesar 400kg/ha dan media tanam tanah + pasir + sekam padi (D2M1) dan perlakuan dosis 200 kg/ha dan media tanam berupa tanah (D1M0).
Aplikasi Konsentrasi Pupuk Organik Cair Dan Macam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Ari Handriatni; Salsa Hanungtyas; Sajuri
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 39 No. 1 (2025): PENA MARET 2025
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi optimum pupuk organic cair amino age dan macam media tanam terhaddap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (lactuca sativa L.). Telah dilaksanakan di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAK). Percobaan faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah Konsentrasi Pupuk Organik Cair yang terdiri dari 4 taraf yaitu : K0 = 0 ppm (Kontrol), K1 = 500 ppm, K2 = 1000 ppm, dan K3 = 1500 ppm. Faktor kedua Macam Media Tanam yang terdiri dari 3 taraf yaitu : M1 = Tanah : Arang Sekam (1:1), M2 = Tanah : Pupuk Kandang (1:1), M3 = Tanah : Cocopeat (1:1). Data dianalisis dengan uji F, jika berbeda nyata dilanjutkan dengan uji BNT 5%. Variabel yang diamaati adalah Tinggi tanaman, Jumlah daun, Luas daun, Volume akar, Panjang akar terpanjang, Diameter Batang, Berat Brangkasan, Berat Konsumsi Tanaman. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi pupuk organik cair berbeda nyata pada variabel luas daun, diameter batang, dan berat brangkasan. Macam media tanam berbeda sangat nyata pada variabel luas daun, volume akar, diameter batang, berat brangkasan, dan berat konsumsi tanaman. Kata Kunci : Konsentrasi poc amino age, macam media tanam, selada
IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING ASSISTED WITH TRADITIONAL GAME MEDIA IN IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES Fajri, Zaenol; Sajuri, Sajuri; Aini, Qurratul
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 1, No 1 (2023): First International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood is a busy and vital time for maximizing different cognitive skills so children can grow into good people. The capacity and awareness of teachers to take advantage of opportunities in this golden era depends on the success or failure of developing children's intelligence. Applying cooperative learning with traditional game media is a suitable alternative for early childhood education. Teachers must be able to choose and implement learning strategies most appropriate to the early childhood development level. This study aims to determine whether cooperative learning, aided by traditional game media, has improved learning results in Pancasila Bondowoso Kindergarten. This class action study uses observational tools, interviews, and recordings. The findings demonstrated students' enthusiasm and passion for learning and a substantial improvement in student learning outcomes from cycle 1 to cycle 3. The first cycle's learning outcomes were improved by 63% in the second cycle, to 74%, and by another 85% in the third cycle. Therefore, Bondowoso Pancasila Kindergarten's classroom action study on adopting cooperative learning supported by traditional game media in early childhood was deemed successful.
Pengembangan Produksi Teh Herbal untuk Peningkatan Ekonomi Desa Tratebang: Developing Herbal Tea Production for Economic Development in Tratebang Village Mahbub, Khafid; Taruna, M. Sigit; Sajuri, Sajuri; Jamiatin, Fani; Shofaro, Mulyanti; Kurniawan, Andre
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8932

Abstract

Pengembangan usaha teh herbal berbahan jahe, kelor, rosella, mint, dan sereh di desa Tratebang, kecamatan Wonokerto bertujuan meningkatkan keterampilan dan pendapatan anggota kelompok PKK. Metode pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan simplisia dan teh herbal, serta pendampingan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK dalam proses produksi teh herbal dengan penerapan metode pengolahan bahan baku yang tepat, pengeringan menggunakan solar dryer, dan pelabelan produk yang menarik. Produk akhir teh herbal memenuhi standar mutu dan memiliki potensi pasar di tingkat lokal. Partisipasi aktif masyarakat sasaran sangat mendukung keberhasilan program. Luaran kegiatan berupa produk teh herbal siap jual, modul pelatihan, dokumentasi, dan SOP produksi. Implikasi program diharapkan membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal serta replikasi program ke desa lain dalam upaya pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.
Co-Authors Abdul Rosid Afiata, Arbina Satria Afiatan, Arbina Afifah, Umul AHADIYAT YUGI R. Ahsarul Mufid Ajeng, Miftahul Alya, Dinda Himatul Amalia, Putri Isti Amin, Rohmatul Andre Kurniawan Anggita, Riris Anisa Lutfiana, Anisa Arbina Satria Afiatan Ardiana Priharwanti Arfiyanto, Bayu Dwi Ari Handriatni Arief Sudarmaji, Arief Arwanda, Muhammad Basa Aria Rizky Yonansha Benny Diah Madusari Beny Diah Madusari Bony Samego Bony Samego Dani Sulistyo Nugroho Darjanto Darjanto Diana Kartika Sari, Diana Kartika Diana Kartika Septiana Dinar Aryani Dwi Edi Wibowo Eka Adi Supriyanto Fakhur Rozi Farchan Mushaf Al Ramadhani Fauziah, Fifin Fauziyah, Fifin Firmansyah, Dwiki Hasna Darin Mawaripta Heri Ariadi Heri Ariadi Ibnu Jafar Taufiq Ibnu Tamam Imam Arifin Indah Putri Utami Ivan Sulistyanto Jamiatin, Fani Jazillah, Syakiroh Kaniasmara, Sri Khafid Mahbub Kharismatul Khasanah Komala Ardiyani Kurniawan, Susilo Dwi Marlinda Irawati Ma’arif, Samsul Metha Anung Anindhita Mufid, Ahsarul muhammad asfindra saksono Muhammad Naoval Haris Muhammad Taqwa Nugraha, Deril Eka Dava Nugroho, Dimas Rizqi Nugroho, Immanuel Nurul Mutmainah Pradana, Candra Dwi Priswanto Priswanto, Priswanto Putri Isti Amalia Qurratul Aini Riris Anggita Riski Vitrinova Rizqina , Sania Romaldo da Costa Ximenes Sadewa, Dzulkarnaen Salsa Hanungtyas Samego, Bony Saparso Saparso Septiana, Diana K Shofaro, Mulyanti Silfiyani, Silfiyani Siwi Sri Widhowati Sri Mumpuni Yuniarsih Syakiroh Jazilah Tamam, Ibnu Taruna, M. Sigit Taufiq, Ibnu Jafar Ubad Badrudin Vitrinova, Riski Widianto, Agus Yan Andi Yansyah