Mochammad Roviq
Department Of Agronomy, Faculty Of Agriculture, Universitas Brawijaya

Published : 79 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pupuk Daun dan GA3 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bunga Potong Krisan (Chrysanthemum morifolium) Reginasari, Immanuelita Sarah; Roviq, Mochammad; Wardiyati, Tatik
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 5 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga potong memiliki nilai estetika yang tinggi dan memberikan keindahan untuk dekorasi atau hiasan ruang. Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium) memiliki warna yang menarik dan bentuk bunga yang indah sehingga tanaman krisan menjadi salah satu tanaman hias yang cukup digemari di Indonesia. Tanaman krisan dapat diproduksi menjadi bunga potong maupun bunga pot. Nilai penting untuk pemasaran bunga krisan potong ialah panjang tangkai (Kazaz et al., 2010). Pemberian pupuk pada tanaman dapat diberikan melalui daun. Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) juga dapat meningkatkan hasil tanaman krisan dan umur panen. Pemberian ZPT terhadap tanaman krisan, mampu memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan krisan yang tidak diberikan perlakuan apapun. Penelitian dilaksanakan di Desa Beru, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur di dalam greenhouse. Penelitian dilaksanakan bulan Januari hingga April 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor. Faktor pertama pupuk daun rosasol N pada fase vegetatif dan rosasol P pada fase generatif, faktor kedua asam giberelin (GA3). Perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 250 ppm GA3 dan 3 g/L pupuk daun memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan yang lain.
Respon Tanaman Bit Merah (Beta vulgaris L.) Terhadap Pemberian Unsur Hara Nitrogen dan Pupuk Kandang Ayam di Dataran Rendah Yolanda, Yolanda; Roviq, Mochammad; Sitompul, Syukur Makmur
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 7 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bit merah (Beta vulgaris L.) adalah tanaman umbi-umbian yang termasuk dalam famili Chenopodiaceae yang kaya akan gizi. Bit merah memiliki pigmen betalain yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu betasianin dan betasantin, yang diketahui memiliki efek anti radikal bebas dan aktivitas antioksidan yang tinggi. Bit merah yang dibudidayakan pada ketinggian tempat lebih rendah dapat mengalami cekaman suhu yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman. Upaya dalam mengatasi pengaruh negatif dari cekaman suhu dapat dilakukan dengan pemberian pupuk nitrogen dan pupuk kandang. Penelitian ini ditujukan untuk mempelajari tingkat adaptasi tanaman bit merah dalam pertumbuhan, hasil umbi dan pigmen tanaman pada dataran rendah dengan pemberian pupuk nitrogen dan pupuk kandang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2019 di lahan Agro Techno Park Universitas Brawijaya Jatikerto. Penelitian dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok secara faktorial. Faktor pertama adalah pupuk kandang ayam dengan dua taraf, yaitu 0 dan 20 ton ha-1. Faktor kedua adalah pupuk nitrogen dengan empat taraf, yaitu 0, 100, 200 dan 300 kg N ha-1. Ulangan dilakukan sebanyak empat kali dan diuji lanjut menggunakan BNT 5%. Parameter pertumbuhan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot basah tanaman dan bobot kering tanaman. Parameter hasil umbi meliput bobot basah umbi dan bobot kering umbi. Parameter pigmen tanaman meliputi kandungan klorofil daun dan betalain. Adaptasi tanaman bit merah di dataran rendah hanya dapat ditingkatkan dalam pertumbuhan pada jumlah daun, luas daun dan bobot kering tanaman dengan pemberian pupuk nitrogen dan pupuk kandang ayam.
Respon Tanaman Bit Merah (Beta vulgaris L.) terhadap Pemberian Pupuk Nitrogen dan Fosfor pada Elevasi Suboptimal di Kota Batu Khesia, Stepani Astrid; Roviq, Mochammad; Sitompul, Syukur Makmur
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 8 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman bit merah (Beta vulgaris L.) merupakan tanaman tahunan dan termasuk tanaman sub-tropis yang dimanfaatkan dalam bidang perindustrian dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemupukan nitrogen dan fosfor terhadap cekaman suhu pada tanaman bit merah serta kandungan betasianin yang dihasilkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – September 2019 di Kampung Tani, Kelurahan Temas, Kota Batu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor dengan empat (4) ulangan. Faktor I merupakan konsentrasi nitrogen dengan empat (4) tingkat penyediaan unsur hara nitrogen: 0 kg N ha-1 (N0), 100 kg N ha-1 (N1), 200 kg N ha-1 (N2) dan 300 kg N ha-1 dan faktor II merupakan konsentrasi unsur hara fosfor dengan 2 taraf perlakuan : 0 kg P2O5 ha-1 (P0) dan 150 kg P2O5 ha-1 (P1). Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk nitrogen dan pupuk fosfor pada tanaman bit merah dapat meningkatkan adaptasi tanaman dalam pertumbuhan dan hasil pada elevasi suboptimal di Kota Batu. Pupuk nitrogen dan fosfor berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar total, berat kering total dan hasil umbi. Namun, pupuk nitrogen dan pupuk fosfor tidak meningkatkan adaptasi tanaman bit merah dalam pigmen daun dan umbi.
Konsentrasi Nutrisi dan Media Tanam pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.) Sistem Hidroponik Substrat Lutfi, Rizqy Jamaludin; Roviq, Mochammad; Islami, Titiek
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 9 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu produk hortikultura dari jenis sayuran yang cukup dikenal serta memiliki banyak manfaat dan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan persediaan cabai merah belum dapat terpenuhi. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya dalam meningkatkan produksi tanaman cabai merah menggunakan metode hidroponik pada lahan pekarangan yang tidak digunakan dengan mempertimbangkan penggunaan media tanam dan konsentrasi nutrisi untuk memperoleh produksi tanaman cabai merah yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi nutrisi dan media tanam pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah yang ditanam dengan sistem hidroponik substrat. Penelitian dilaksanakan dalam rumah plastik di Desa Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada bulan November 2020 - April 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT). Petak utama ialah konsentrasi nutrisi dengan K1 = 1000 ppm; K2 = 1500 ppm; K3 = 2000 ppm. Anak petak ialah media tanam dengan M1 = Arang Sekam; M2 = Pasir; M3 = Arang Sekam + Pasir (1:1). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan pemberian konsentrasi nutrisi 2000 ppm dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai merah yang lebih tinggi. Media tanam Arang Sekam + Pasir (1:1) meningkatkan tinggi tanaman cabai merah sebesar 11,81% dibandingkan media tanam Pasir. Penggunaan konsentrasi 2000 ppm dengan media tanam Pasir mampu menghasilkan jumlah bunga, jumlah buah dan bobot buah yang lebih tinggi.
Potensi Produksi 8 Aksesi Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) pada Lahan Percobaan Jatikerto Rabbani, Muhammad Taufiq; Roviq, Mochammad; Maghfoer, Mochammad Dawam
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 10 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kecipir merupakan tanaman yang dapat tumbuh di daerah tropis, dikenal masyarakat karena buah mudanya sering dimanfaatkan sebagai sayur. Keistimewaan kecipir dibanding sayuran lainnya adalah seluruh bagian tanaman dapat dikonsumsi dan kaya akan protein. Potensi hasil kecipir diperlukan untuk mendukung pengembangan kecipir untuk masa depan.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mempelajari potensi hasil 8 aksesi kecipir yang diambil dari beberapa daerah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2018 hingga bulan Desember 2018. Lokasi Penelitian bertempat di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Baris Tunggal, yakni seluruh aksesi kecipir ditanam bersamaan dalam satu lokasi  tanpa ulangan dan ditanam dalam baris tunggal. Analisis Data menggunakan uji F pada taraf 5% menggunakan tabel analisis ragam (ANOVA) untuk mengetahui ada tidaknya interaksi maupun pengaruh nyata dari perlakuan. Jika terdapat interaksi atau pengaruh nyata maka diuji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf  5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 aksesi kecipir yang ditanam memiliki potensi hasil yang beragam, dimana potensi hasil tertinggi ditunjukkan oleh aksesi Malang (KC1), sedangkan potensi hasil terendah ditunjukkan oleh aksesi Sidoarjo (KC7). Sementara itu, aksesi Malang (KC1) merupakan aksesi terbaik yang dapat dikembangkan pada lahan percobaan Jatikerto.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Anorganik Cair dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Samhong (Brassica juncea L.) Sistem Hidroponik Substrat Mutma'inin, Nikmatul; Roviq, Mochammad; Nihayati, Ellis
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Samhong yaitu sayuran dengan kandungan gizi cukup tinggi. Budidaya hidroponik tidak lepas dari peran larutan nutrisi yang ditambahkan. Pupuk organik cair (POC) yang mengandung asam humat, zat pengatur tumbuh, dan mikroorganisme yang membantu penyerapan unsur hara. Tujuan dari penelitian untuk mendapatkan adanya interaksi konsentrasi pupuk anorganik cair dan POC terhadap tingkat pertumbuhan dan hasil samhong menggunakan sistem hidroponik substrat. Penelitian telah dilakukan bulan Maret - Mei 2024 di Greenhouse Desa Pesanggrahan, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial. Faktor pertama konsentrasi pupuk anorganik cair (A): A1 (10 ml/l), A2 (7,5 ml/l), A3 (5 ml/l). Faktor kedua konsentrasi POC (N): N0 (0 ml/l), N1 (1 ml/l), N2 (2 ml/l). Hasil penelitian yang diperoleh tidak adanya interaksi konsentrasi pupuk anorganik cair dan POC. Perlakuan konsentrasi pupuk anorganik cair 7,5 ml/l memberikan hasil terbaik pada  seluruh parameter kecuali indeks klorofil. Perlakuan konsentrasi POC 2 ml/l memberikan hasil terbaik pada seluruh parameter pengamatan.
KOMPATIBILITAS TUJUH VARIETAS CALON INTERSTOCK TANAMAN JERUK PADA BATANG BAWAH Japansche Citroen (JC) Dwi Jayanti, Maria Agustina; Sugiyatno, Agus; Roviq, Mochammad; Maghfoer, Mochammad Dawam
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbenihan jeruk di Indonesia masih mengandalkan varietas Japansche Citroen (JC) sebagai batang bawah. Pada teknik okulasi, antara batang bawah dan batang atas  mempunyai hubungan timbal balik.  Terkadang  hubungan timbal balik tersebut tidak terjadi kecocokan (inkompatibilitas). Penggunaan interstock diharapkan mampu memecahkan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompatibilitas tujuh varietas calon interstock dan memilih varietas calon interstock terbaik yang kompatibel pada batang bawah Japansche Citroen (JC). Penelitian  menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 7 perlakuan, dan diulang 4 kali dengan unit penelitian 6 tanaman, sehingga total tanaman adalah 168 tanaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2015 sampai dengan April 2015 di Green House Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Tlekung – Kota Batu, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap varietas memberikan respon pertumbuhan yang berbeda terhadap kecepatan pecah tunas, panjang tunas, diameter tunas, dan jumlah daun. Semua varietas dapat dijadikan calon interstock pada batang bawah Japansche Citroen karena semua varietas kompatibel pada batang bawah ini dan tidak menunjukkan gejala inkompatibilitas. Secara keseluruhan, varietas Citrumello menghasilkan kompatibilitas yang tinggi dilihat dari tingkat keberhasilan tempelan jadi dan tempelan tumbuh berkisar 100%. Selain itu, pada pengamatan kecepatan pecah tunas dan panjang tunas, secara nyata varietas ini berpengaruh lebih baik dibandingkan beberapa varietas yang lainnya.
PENGARUH KONSENTRASI BA TERHADAP PEMBENTUKAN EMBRIO SOMATIK PADA TANAMAN KENTANG (Solanum tuberosum L.) SECARA IN VITRO Viola, Yolanda Retno Nandika; Roviq, Mochammad; Wardiyati, Tatik
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solanum tuberosum L. merupakan salah satu komoditas yang mendapat prioritas pengembangan karena dapat digunakan sebagai sumber karbohidrat dan mempunyai potensi dalam diversifikasi pangan. Kendala utama dalam peningkatan produksi kentang adalah pengadaan benih kentang berkualitas yang belum memadai. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan memanfaatkan bioteknologi yaitu melalui kultur jaringan yang ditempuh melalui embriogenesis somatik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rasio BA yang tepat untuk memacu terbentuknya embrio somatik kentang varietas Atlantik dan Granola Transgenik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Juni 2016 di Laboratorium kultur jaringan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah 2 varietas yakni A: Atlantik dan B: Granola Transgenik, sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi BA yakni K0: 0ppm, K1: 0,5ppm, K2: 1ppm, K3: 1,5ppm, dan K4: 2ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa konsentrasi sitokinin (BA) yang diberikan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan eksplan dan berpengaruh terhadap keberhasilan induksi embrio somatik pada tanaman kentang (Solanum tuberosum L.). Konsentrasi BA yang diberikan berpengaruh terhadap induksi kalus, induksi embrio somatik, serta jumlah akar dan tunas yang berhasil tumbuh.
Manipulation of calcareous soil pH for temulawak (Curcuma xanthorrizha Roxb.) cultivation Roviq, Mochammad; Karyawati, Anna Satyana; Sholihah, Puri Kholifatush; Nihayati, Ellis
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2023.111.4999

Abstract

Temulawak or Javanese turmeric (Curcuma xanthorrizha Roxb.) has great adaptability and is tolerant of low light intensity; therefore, it may be planted on calcareous soil under teak stands. However, temulawak may thrive in soils with a pH of 5.0-6.5 and plenty of organic matter. Calcareous or alkaline soils have problems with high pH and low organic matter. These conditions can be improved with soil amendments. Manure and other soil amendments can remedy soil structure, chemistry, and organisms. Sulfur is generally used to lower soil pH. Sulfur is a structural component of several coenzymes, chloroplasts, and vitamins essential for plant metabolism. This study aimed to elucidate the effect of manure and sulfur fertilizer on temulawak yield and quality grown on calcareous soil beneath teak stands. This study used a completely randomized block design with two factors: manure doses of 10, 15, and 20 t ha-1 and ZA doses of 0, 40, 80, and 120 kg ha-1. According to the findings, the soil pH to increase the rhizome’s fresh weight per clump is between 5.72 and 6.00. In terms of curcuminoid content and antioxidant activity, the soil pH required by temulawak ranges from 5.94 to 6.61.
Co-Authors Agus Sugiyatno Ainiyah, Qurrotul Ainur, Reza Andini, Irmalia Mirza Andini, Irmalia Mirza Anna Satyana Karyawati Barunawati, Nunun Bela, Dika Meinar Laili Bela, Dika Meinar Laili DJUMALI DJUMALI, DJUMALI Djumali, Djumali Dwi Jayanti, Maria Agustina Estri Laras Arumingtyas Farida Yulianti Fitriani, Ristianing Dwi Fitriansah, Tiwi Fitriansah, Tiwi Gandhi Yudhistira Pribadi Ghifari, Ahmad Fillah Ghifari, Ahmad Fillah Inayati, Dian Iriantika, Ervina Riedo Iriantika, Ervina Riedo Khesia, Stepani Astrid Koesriharti Koesriharti Lintang, Cempaka Widyas Lintang, Cempaka Widyas Lutfi, Rizqy Jamaludin Maghfirah Maghfirah Maghfirah, Maghfirah Moch. Dawam Maghfoer Mochamad Dawam Maghfoer, Mochamad Dawam Mochammad Dawam Maghfoer Musthofa, Mochammad Insan Musthofa, Mochammad Insan Mutma'inin, Nikmatul Nihayati, Ellis Nunun Barunawati, Nunun Pradana, Candra Adhi Pradana, Candra Adhi Pribadi, Gandhi Yudhistira Putri, Ponco Nurmi Putri, Ponco Nurmi Putu Hadi Setyarini Qurrotul Ainiyah, Qurrotul Rabbani, Muhammad Taufiq Rachmawati, Destalia Lanny Rachmawati, Destalia Lanny Ramadhani, Resqi Hapsari Ramadhani, Resqi Hapsari Ratri, Yonita Cahya Ratri, Yonita Cahya Reginasari, Immanuelita Sarah Ristianing Dwi Fitriani Ristianing Dwi Fitriani Rosi, Akhmad Rosi, Akhmad Ruwiyatul Maslukah Ryano, Marsaa Putra Sa’diyah, Halimatus Sa’diyah, Halimatus Saputra, Andy Wijaya Saputra, Andy Wijaya Sari, Enggis Purwita Sari, Enggis Purwita Sholihah, Puri Kholifatush Sisca Fajriani Sitawati Sitawati Siti Silahturrohmah Soemarno Soemarno Sugiyatno, Agus Sulistyoningtyas, Mey Eka Sulistyoningtyas, Mey Eka Sutikno, Handy Budiman Syukur Makmur Sitompul, Syukur Makmur Tarihoran, Masnidar Tarihoran, Masnidar Tatik Wardiyati Titiek Islami Tri Nurwati Utami, Desy Fitri Fajar Utami, Desy Fitri Fajar Viola, Yolanda Retno Nandika Weda Saraswati, Desak Made Yamuna Wijaya, Okta Dwi Wijaya, Okta Dwi Yolanda Retno Nandika Viola Yolanda Yolanda, Yolanda Yuniarachma, Alifia Yuniarachma, Alifia Zulfati, Ajrina Puspita Zulfati, Ajrina Puspita