Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Materi Usaha dan Pesawat Sederhana Manuho, Fricilia J. M.; Dungus, Ferdy
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 2 No. 2: Desember 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v2i2.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division< em> STAD Penelitian ini dilaksanakan di SMP Berea Tondano tahun ajaran 2020 2021 Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi guru Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi usaha dan pesawat sederhana Hal ini terlihat dari meningkatnya proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II dan aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan Aktivitas guru pada siklus I 71 42 menjadi 85 71 pada siklus II sedangkan aktivitas siswa siklus I 76 66 menjadi 83 33 pada siklus II Hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu rata rata tes akhir pada siklus I sebesar 62 5 mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87 5 Sehingga disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Berea Tondano < p>
Implementasi Model Pembelajaran PIMCA Pada Pembelajaran Sistem Pernapasan Manusia dan Kaitannya Dengan Covid 19 Menggasa, Gloria S.; Dungus, Ferdy
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 3 No. 1: Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v3i1.1096

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan memilih model pembelajaran yang memungkinkan para siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran Model pembelajaran yang dapat melibatkan peran aktif peserta didik yaitu model pembelajaran PIMCA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PIMCA terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia dan kaitannya dengan Covid 19 Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experiment< em> Desain penelitian menggunakan pretest posttest nonequivalent control group design< em> Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 9 Dumoga Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran PIMCA dan kelas VIIIA berjumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol Metode pengumpulan data menggunakan hasil posttest< em> Teknik analisis data menggunakan analisis uji t Berdasarkan hasil pengujian data menggunakan uji t diperoleh thitung< sub> = 3 147 sedangkan ttabel< sub> = 1 685 dengan demikian thitung< sub> gt; ttabel< sub> Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh model pembelajaran PIMCA terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia < p>
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division Pada Materi Objek IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 1 Remboken Senggaweeng, Yunita; Dungus, Ferdy
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 3 No. 2: Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v3i2.2669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division< em> terhadap hasil belajar siswa Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Remboken pada kelas VII tahun ajaran 2020 2021 Penelitian ini menerapkan metode penelitian eksperimen Sampel yang digunakan yaitu kelas VII A terdiri dari 24 siswa sebagai kelas eksperimen dan VII B terdiri dari 24 siswa sebagai kelas kontrol Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan instrumen berupa soal essay< em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata rata hasil belajar kelas eksperimen 78 41 sedangkan nilai rata rata kelas kontrol 74 91 Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji t pada taraf signifikan 0 05 dan diperoleh hasil thitung < sub> 2 08 gt; ttabel< sub> 1 68 sehingga H0< sub> ditolak dan H1< sub> diterima Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student teams achievement division< em> terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Remboken pada materi objek IPA < p>
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization TAI Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Katiandagho, Erika Christine; Sasinggala, Metilistina; Dungus, Ferdy
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 1: Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i1.4348

Abstract

Guru berkewajiban untuk mengembangkan potensi yang dimiliki siswa meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa Rendahnya hasil belajar IPA siswa disebabkan ada siswa berperan pasif dalam berdiskusi dan kurangnya kerja sama antar anggota kelompok Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization< em> TAI dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa Dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas Subjek penelitian yaitu seluruh siswa di kelas VII A SMP Negeri 6 Tondano sebanyak 16 orang Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini lembar observasi siswa lembar kerja siswa soal pilihan ganda dan rencana pelaksanaan pembelajaran Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes hasil belajar Berdasarkan analisis hasil belajar siswa secara individual pada siklus I persentasi 54 69 dan siklus II 81 88 sedangkan secara klasikal siklus I persentasi 31 25 dan siklus II 81 25 kemudian hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I persentasi 67 85 dan siklus II 89 28 Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hasil belajar IPA siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI mengalami peningkatan di siklus II dari siklus I < p>
Pengembangan Perangkat Model Experiential Learning dan Teknik Penilaian Kinerja pada Perkuliahan Termodinamika Makahinda, Tineke; Dungus, Ferdy; Mokalu, Yohanes Bery
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 2: Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i2.8214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model experiential learning < em>dan teknik penilaian kinerja pada mata kuliah termodinamika Metodologi yang diterapkan pada penelitian ini menggunakan mix method < em>dengan model pengembangan 4D Define Design Development < em>dan Desseminate< em> < em> Hasil dari penelitian ini adalah perangkat yang dihasilkan adalah Valid dan dapat digunakan tanpa revisi Hasil tersebut menjelaskan bahwa perangkat pembelajaran berupa modul LKPD dan materi model experiential learning < em>dan teknik penilaian kinerja yang dikembangkan efektif digunakan pada kegiatan pembelajaran < p>
Analisis Kualitas Pengelolaan Kelas Pembelajaran Sains di SMP Negeri 1 Manganitu Selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe Kagansa, Irawaty Jaklyn; Rungkat, Jovialine A.; Dungus, Ferdy
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 1: Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan kelas pembelajaran sains di SMP Negeri 1 Manganitu Selatan di Kabupaten Kepulauan sangihe Penelitan ini merupakan penelitian evaluatif yang memfokuskan pada kualitas pengelolaan kelas pembelajaran sains di SMP Negeri 1 Manganitu Selatan Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IX A yang berjumlah 17 siswa yang difokuskan pada perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan kelas pembelajaran sains Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan interview< em> wawancara kuesioner angket obsevasi pengamatan dan gabungan ketiganya Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata rata hasil pengelolaan kelas pada kelas pembelajaran sains siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Manganitu Selatan sebesar 50 88 yang berada pada klasifikasi 55 64 dengan klasifikasi sangat baik Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelas yang dilakukan oleh pendidik mata pelajaran sains termasuk kategori baik < p>
Implementasi Pembelajaran Eksplorasi dalam Mengkaji Konteks Konsep Fisika dari Fakta Fenomena di Danau Tondano untuk Pembelajaran Fisika Tumangkeng, Jeane V.; Mandang, Thresje; Dungus, Ferdy
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 5 No. 2: Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v5i2.11260

Abstract

Pembelajaran eksplorasi merupakan pembelajaran yang memberikan peserta didik kesempatan mengkonstruksi atau membangun pengetahuannya sendiri lewat aktivitas eksplorasi Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran eksplorasi dalam mengkaji konteks konsep fisika dari fakta dan fenomena di Danau Tondano dalam proses belajar fisika Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode pre eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design< em> Penelitian dilakukan di Jurusan Fisika Universitas Negeri Manado dan pembelajaran eksploratif dilaksanakan di pesisir danau Tondano Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Semester 1 Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Manado Tahun Akademik 2023 2024 Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji N Gain diperoleh persentase rata rata skor sebesar 80 01 Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa 1 pembelajaran eksploratif tentang konteks konsep di pesisir danau Tondano efektif diterapkan dalam proses belajar fisika 2 proses eksplorasi konteks konsep fisika di pesisir danau Tondano membuat subjek penelitian mampu menghubungkan pengalaman di luar kelas dengan pengetahuan yang diperoleh dari pembelajaran formal di kelas < span>< div>
Diagnosis Ragam Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Keterampilan Elektronika Menggunakan Model Newman Error Analysis Kuron, Meidy Atina; Waworuntu, Freetje; Dungus, Ferdy
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 6 No. 1: Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/p0vx3n34

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis jenis kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan soal keterampilan elektronika, dengan menggunakan Model Newman Error Analysis (NEA). Kesulitan yang dialami mahasiswa dalam menyelesaikan soal menjadi tantangan yang memengaruhi capaian belajar secara keseluruhan. Diperlukan kajian mendalam dalam mengidentifikasi jenis dan faktor penyebab kesalahan yang terjadi. Penelitian ini berfokus pada analisis kesalahan mahasiswa dalam penyelesaian soal cerita ditinjau dari penguasaan pengetahuan awal serta keterampilan dasar fisika dan matematika dasar. Pendekatan kualitatif desain studi kasus melibatkan partisipasi 21 mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Unima pada semester Ganjil TA. 2024-2025. Data dikumpulkan melalui tes tertulis berupa soal cerita serta wawancara mendalam untuk mengeksplorasi pemahaman mahasiswa terhadap kesalahan yang mereka lakukan. Data dianalisis menggunakan NEA kemudian dilanjutkan dengan pendeskripsian jenis kesalahan pada setiap kategori, serta perumusan alternatif solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kesalahan tersebut. Jenis kesalahan menurut NEA meliputi lima tahap yaitu 1) kesalahan membaca, 2) kesalahan memahami, 3) kesalahan transformasi, 4) kesalahan proses dan 5) kesalahan penulisan jawaban akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan awal rendah cenderung melakukan kesalahan pada hampir seluruh tahap penyelesaian soal, mulai dari membaca, memahami, mentransformasi, melakukan proses penyelesaian, hingga tahap akhir. Mahasiswa berkemampuan sedang umumnya melakukan kesalahan pada tahap transformasi dan tahap keterampilan proses, sementara mahasiswa berkemampuan tinggi lebih banyak mengalami kesalahan pada tahap encoding karena kurang teliti. Perlunya penguatan konsep dasar, penerapan strategi pembelajaran bertahap yang sesuai dengan level kemampuan mahasiswa, serta pelatihan untuk meningkatkan ketelitian dalam memeriksa jawaban akhir.
Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Topik Sistem Ekskresi Manusia Watung, Fresli George Omega; Dungus, Ferdy; Harahap, Fransiska
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3395

Abstract

Riset ini dilakukan untuk mengkaji tingkat kemampuan berpikir kreatif peserta didik di SMP Negeri 5 Kawangkoan serta menilai efektivitas penerapan pendekatan pembelajaran yang digunakan. Studi ini menggunakan desain One-Shot Case Study, di mana data diperoleh melalui instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip Guided Inquiry. Instrumen tersebut berbentuk tes uraian yang terdiri dari empat butir pertanyaan yang dirancang untuk mengevaluasi tiga indikator utama kreativitas, yaitu fluency, flexibility, dan originality. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengonversi skor hasil observasi menjadi nilai rerata (RS) pada setiap indikator. Rentang skor 0–3 digunakan untuk mengelompokkan tingkat kreativitas siswa ke dalam kategori kurang kreatif, cukup kreatif, dan sangat kreatif, baik pada level individual maupun klasikal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII yang berjumlah 13 orang, ketika pembelajaran dilaksanakan menggunakan model Guided Inquiry pada materi sistem ekskresi manusia, berada dalam kategori kreatif. Rata-rata skor yang dicapai peserta didik yaitu 1,01 pada indikator fluency, 1,34 pada indikator flexibility, dan 2,34 pada indikator originality. Meskipun pencapaian antarindeks menunjukkan variasi, keberadaan satu indikator saja yang berada dalam kategori kreatif sudah menjadi dasar yang memadai untuk menyatakan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing maka siswa tersebut memiliki kemampuan berpikir kreatif.
EFEKTIVITAS PBL BERBASIS MULTIMEDIA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR SISWA Judeanto Edy; Ferdy Dungus; Tineke Makahinda
Charm Sains: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1 No 3 (2020): OKTOBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Jurusan Fisika Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK), Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.684 KB) | DOI: 10.53682/charmsains.v1i3.45

Abstract

The development of technology is increasingly fast, spurring us to be more technology literate, includingin the field of education. This research was conducted to find out how effective the PBL model, based onmultimedia in improving science process skills and student learning result on uniform circular motion,compared to conventional learning. This study uses an experimental method with a pretest-posttest controlgroup design, and data collection techniques use multiple choice questions. The study population was allclass X IPA and with the Simple Random Sampling technique, obtained research samples. Class X IPA 1 asa control class and Class X IPA 3 as an experimental class. Before do the hypothesis test, a normality testand a homogeneity test are first performed. From the results of descriptive analysis, the average value of thecontrol class is 32 and the experimental class is 33. After being given treatment, an average value of controlclass 62 and the experimental class is 79. As for the science process skills, students experience an increasein each assessment indicator. So the use of PBL models based on multimedia, is effective in enhancingscience process skills and student learning result on uniform circular motion.