Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peranan Mata Kuliah Ilmu Alamiah Dasar Terhadap Literasi Digital Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Budidaya Binjai yang diajarkan dengan Model Blended Learning Sanimah; Sri Wahyuni
JURNAL BIOSHELL Vol 11 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v11i2.1655

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui peranan matakuliah ilmu alamiah dasar terhadap literasi digital mahasiswa prodi pendidikan bahasa inggris STKIP Budidaya Binjai yang diajarkan dengan model blended learning. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan bahasa inggris semester ke dua tahun ajaran genap 2021/2022 di STKIP Budidaya Binjai yang berjumlah 30 mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen menggunakan desain pre-experimental design dengan rancangan one-shot case study. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran model blended learning, tes hasil belajar matakuliah ilmu alamiah dasar pada pokok materi IPTEK, dan angket literasi digital. Data diolah secara deskriptif kemudian dilakukan uji hipotesis menggunakan uji regresi dan uji t untuk melihat pengaruh signifikan antara hasil belajar pada mata kuliah ilmu alamiah dasar dengan model blended learning terhadap literasi digital mahasiswa. Diperoleh hasil antara lain pembelajaran terlaksana baik dilihat dari persentase keterlaksanaan di atas 80%, hasil belajar rata – rata matakuliah ilmua alamiah dasar pada pokok materi IPTEK sebesar 77,83 dengan kategori B (baik), profil literasi digital mahasiswa sebesra 45,97% yang berada pada kategori sedang, dan terdapat pengaruh signifikan antara hasil belajar mata kuliah ilmu alamiah dasar yang diajar dengan model blended learning terhadap literasi digital mahasiswa prodi bahasa inggris STKIP Budidaya Binjai dengan hasil signifikasi 0,00< 0,05 artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Kata kunci: ilmu alamiah dasar, blended learning, literasi digital
THE INTEGRATION OF PARAM AS TRADITIONAL MEDICINE OF KARO ETHNIC IN SCIENCE LEARNING AT JUNIOR HIGH SCHOOL BY USING ETHNOSCIENCE APPROACH Puspita, Wina Dyah; Suriani, Cicik; Nasution, Aswarina; Sanimah
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL PELITA PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the indigenous knowledge of the traditional oil formulation of the Karo ethnic using an ethnoscience approach. The ethnoscience approach is a learning method that reconstructs indigenous science into scientific knowledge. This research is a descriptive qualitative study. Data was collected through a literature review, observations, and interviews with the Karo ethnic residing in Medan. The results show that the Paeam formulation involves various types of spices, leaves, and roots. There are 4 plant species used as ingredients in the preparation of param, they belong to 8 different plant families.The family with the most species is Zingiberaceae, with 6 species. Based on the results obtained, the study further explores indigenous science using an ethnoscience approach. The reconstruction of indigenous knowledge into scientific knowledge in the processing of Paraml can be observed in the following stages: 1) The collection of spices and, 2) The Process of Making Param. The integration of param processing into Junior High School science learning can be seen in the topics of classification of living things (grade VII), element, compound, and mixture (grade VIII), and temperature, heat, and expansion (grade VII). It can be concluded that the processing of param is integrated with science learning at the junior high school.
PENINGKATAN LITERASI SAINS MELALUI PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERBASIS MASALAH UNTUK GURU SMP SE KABUPATEN LANGKAT Martina Restuati; Syawal Gultom; Aida Fitriani Sitompul; Nanda Pratiwi; Sanimah, Sanimah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh tim dosen pengabdian masyarakat FMIPA Universitas Negeri Medan ini peningkatan kompetensi guru SMP dalam menerapkan pembelajaran IPA terpadu berbasis masalah. Pembelajaran IPA terpadu berbasis masalah dapat meningkatkan literasi sains siswa. Tujuan pengabdian mengacu pada permasalahan dan analisa situasi pada mitra. Adapun masalah yang dihadapi mitra adalah 1) Proses belajar mengajar masih sangat berfokus pada guru (teacher centered) sebagai sumber utama informasi atau pengetahuan. 2) Media pembelajaran IPA yang kurang optimal dalam meningkatkan literasi sains siswa dan berpikir kritis. 3) Kurangnya kompetensi guru SMP dalam menerapkan pembelajaran IPA terpadu berbasis masalah Pembelajaran IPA yang diterapkan di SMP/MTs saat ini dikemas secara terpadu. Dengan demikian, dalam pembelajaran IPA Terpadu siswa dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung dalam menemukan sendiri konsep yang dipelajari. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam pengembangan pembelajaran, sekaligus meningkatkan keterlibatan dan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran
PENINGKATAN KETERAMPILAN UMKM MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN E-COMMERCE Dina Handayani; Ummu Haniyyah; Nanda Pratiwi; Sanimah, Sanimah; Muhammad Yusuf Nasution
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pisang Molen merupakan salah satu cemilan khas Indonesia yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Pisang Molen Buk Ana adalah salah satu UMKM di daerah Langkat yang memproduksi pisang molen. Penjualan pisang molen yang dilakukan oleh mitra selama ini masih bersifat langsung dimana pembeli langsung datang ke lokasi penjualan. Berdasarkan situasi mitra tersebut, maka tujuan PkM ini adalah memberikan pembinaan terhadap Peningkatan Keterampilan Umkm Melalui Pelatihan Digital Marketing Dan E-Commerce berupa Instagram, Whatsapp Business, dan Gojek-GoFood. Pelaksanaan kegiatan PkM terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah; (1) Mitra mempunyai pengetahuan dan pemahaman terhadap penjualan pisang molen melalui digital marketing, dibuktikan dengan mampunya mitra membuat akun Instagram, Whatsapp Business dan Gojek-GoFood dan mengoperasionalkannya dengan baik dan menarik. (2) Pendapatan hasil penjualan meningkat, dibuktikan dengan bertambahnya jumlah produksi pisang molen dan pembeli dari berbagai Platform yang sudah dibuat yaitu melalui Instagram, Whatsapp Business, dan Gojek-GoFood.
PENGELOLAAN PRODUK OLAHAN SAMPAH MENGGUNAKAN MESIN PENCACAH LIMBAH PLASTIK PADA KADER PKK MEKAR 15 MEDAN Ani Sutiani; Jamalum Purba; Dewi Wulandari; Rahmatsyah, Rahmatsyah; Sanimah, Sanimah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh tim dosen pengabdian masyarakat FMIPA Universitas Negeri Medan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader PKK Mekar 15 Medan dalam pengelolaan limbah plastik rumah tangga melalui penerapan teknologi tepat guna mesin pencacah plastik. Adapun masalah yang dihadapi mitra adalah semakin tingginya volume limbah plastik di lingkungan tempat tinggal dan minimnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah plastik . Kegiatan pengabdian Masyarakat dilakukan melalui pelatihan teknis, demonstrasi penggunaan mesin, dan pendampingan langsung. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang limbah plastik, prosedur penggunaan mesin pencacah plastik dan cara pengelolaan limbah plastik secara mandiri. Hasil penilaian peserta terhadap keterlaksanaan kegiatan pengabdian Masyarakat menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dalam aspek penyampaian materi, keterampilan pendampingan penggunaan mesin pencacah dan keterterapan materi terhadap kebutuhan Masyarakat. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kader PKK Mekar 15 Medan untuk mengembangkan pengelolaan limbah plastic secara mandiri.
STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT BERBASIS PENGETAHUAN LOKAL MASYARAKAT DI KARO, MEDAN, DAN SIMALUNGUN Handayani, Dina; Sanimah, Sanimah; Haniyyah, Ummu; Sitompul, Aida Fitriani; Gultom, Rahmad H.; Pratiwi, Nanda
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 5 (2025): Nusantara Hasana Journal, October 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i5.1722

Abstract

This study aims to describe local plant species used as traditional medicine by communities in North Sumatra. The research method employed in-depth interviews with communities in three locations including Karo, Medan and Simalungun. The research results identified 81 species of local medicinal plants from 39 botanical families, with the Zingiberaceae family dominating (13 species, 16.05%), followed by Asteraceae (7 species, 8.64%), Piperaceae and Fabaceae (5 species each, 6.17%). Ginger (Zingiber officinale) was the most commonly used plant across three different locations. The most utilized plant parts were leaves (48.15%), rhizomes (22.22%), and fruits (13.58%). The primary processing methods were boiling (40.7%) and pounding (22.2%). This study demonstrates that North Sumatran communities possess diverse traditional knowledge in utilizing local medicinal plants that needs to be documented and preserved.
ANALISIS KRITIS PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN IPA TERPADU DAN KAITANNYA DENGAN MUTU PENDIDIKAN M.Pd, Sanimah; wahyuni, Sri
Jurnal Paris Langkis Vol 2 No 1 (2021): Edisi Agustus 2021
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.97 KB) | DOI: 10.37304/paris.v2i1.3345

Abstract

Penelitian ini membahas analisis kritis terhadap kondisi mutu pendidikan di Indonesia yang masih meprihatinkan, dimana kondisi ini memiliki hubungan dengan krisis karakter yang terjadi pada anak didik di Indonesia pada tahun belakangan. Salah satu upaya menanggulangi krisis karakter adalah melalui pendidikan karakter yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis bagaimana pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA terpadu dapat menjadi solusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif agar dapat menghasilkan deskriptif yang sistematis dan objketif mengenai fakta dan unsure yang ada dalam penelitian. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa Sesuai Kurikulum 2013 pembelajaran IPA di SMP tidak lagi berSifat disiplin ilmu melainkan integrative science atau terpadu. Perubahan kurikulum ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui pembelajaran IPA secara terpadu pembelajaran tidak hanya terfokus pada kognitif melainkan juga pada skill dan sikap. Ketiga aspek ini merupakan komponen yang harus dimiliki siswa untuk dapat membentuk karakter baik pada siswa. Dengan terbentuknya karakter baik pada siswa diharapkan akan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Karena pembentukkan karakter yang baik pada anak merupakan tujuan dari pendidikan nasional dan ketercapaian tujuan pendidikan nasional merupakan tolak ukur mutu pendidikan.
MEMBENTUK SIKAP KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN MELALUI GOTONG ROYONG DI DUSUN V DESA PERDAMAIAN Sanimah, Sanimah; Sri Wahyuni; Imelda Wardani Br Rambe; Ummu Haniyyah; Alda Safira Ramadhani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 9: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i9.7380

Abstract

Salah satu penyebab utama yang bisa menyebabkan masalah kebersihan lingkungan adalah kurangnya sikap kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya. Seharusnya masyarakat menyadari dan peduli terhadap lingkungan di sekitarnya karena keadaan lingkungan juga mempengaruhi kehidupan masyarakat itu sendiri. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk membentuk sikap kesadaran masyarakat serta kepedulian masyarakat terhadap keindahan dan kebersihan lingkungan dengan cara bersosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan gotong royong. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil kegiatan ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan rasa kepedulian masyarakat tehadap lingkungan melalui kegiatan gotong royong. Gotong royong dalam kehidupan itu dapat menumbuhkan sikap saling tolong menolong, meringankan pekerjaan serta membina hubungan baik dengan masyarakat. Maka dari itu, dengan diadakannya kegiatan gotong royong ini masyarakat dapat membentuk kebersamaan dan menumbuhkan sikap kepedulian masyarakat terhadap lingkungan
THE VALIDITY OF GENERAL BIOLOGY LEARNING EQUIPMENT BASED ON CASE METHOD AND PROJECT BASED LEARNING Handayani, Dina; Restuati, Martina; Pratiwi, Nanda; Haniyyah, Ummu; Gultom, Rahmad H; Sanimah, Sanimah
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v12i3.61659

Abstract

This research is a type of development research. The development method applied follows the define, design, and development Model. The aim of this study is to produce a valid general biology learning equipment based on case method and project based learning. In this research, the completed general biology learning equipment design was validated by content experts and language experts. Based on the validation results from content experts, the tool achieved a validation percentage of 86.65%, categorized as highly valid. The language experts validated the equipment with a percentage of 81.25%, also categorized as highly valid. Therefore, it can be concluded that the developed general biology learning equipment is suitable for testing by instructors of general biology courses.
DESAIN KEMASAN CASSAVA CHIPS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN INCOME DI KELURAHAN DENDANG KABUPATEN LANGKAT Sari, Dwy Puspita; Nst, Mutiara Agustina; Haniyyah, Ummu; Br Rambe, Imelda Wardani; Sanimah
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i4.5967

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan utama mitra, yaitu Warung Keripik Aisrah di Kelurahan Dendang yang masih menghadapi kendala dalam pengelolaan usaha, khususnya pada aspek manajemen produksi, desain kemasan, identitas usaha, serta pemasaran digital dan non-digital. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam mengelola bisnis secara lebih profesional melalui pengembangan produk kreatif, pembuatan desain dan kemasan keripik yang lebih menarik, serta pelatihan manajemen usaha berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan mencakup pelatihan, pendampingan langsung, praktik pembuatan desain kemasan, simulasi pemasaran, serta implementasi media promosi seperti spanduk usaha untuk memperkuat identitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang prinsip dasar manajemen usaha, branding, dan pemasaran. Mitra mampu memproduksi desain kemasan baru yang lebih kompetitif dan mudah dikenali oleh konsumen, serta memahami strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong diversifikasi produk lokal dan inovasi nilai tambah, sehingga meningkatkan daya saing keripik singkong pada pasar yang lebih luas. Secara keseluruhan, program pengabdian ini berkontribusi pada peningkatan peluang pendapatan mitra dan memperkuat potensi ekonomi kreatif masyarakat setempat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di wilayah lain secara mandiri dan berkelanjutan.