Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Problematika Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah Dalam Praktik Pernikahan Pada Masyarakat Muslim Di Kelurahan Blimbing Novitasari, Novitasari; Santosa, Imam; Lestari, Soetji
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v8i1.3592

Abstract

Currently registration can be done online through the Marriage Management Information System (SIMKAH) application. This study aims to identify problems of the application of marriage management information systems in marriage practices in the muslim community in Blimbing Village. This study uses a descriptive qualitative research method. Data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentatiton. Data analysis tchniques through data collection, data condensation, data presentation, and conclusions. The results of the study indicate that the condition of the Blimbing Village community is that there are categories of understanding a little, understanding, and very understanding of the SIMKAH application. The application of the SIMKAH application in marriage practices is used by the Muslim community, namely prospective brides and grooms, married brides and grooms, families of prospective brides and grooms, and the head of the KUA Paciran District. The problems with the SIMKAH application are that some muslims do not understand the SIMKAH application, the problem of data unsynchronization, widows under 19 years old are asked for a dispen permit from the religious court and there is no delete menu when the marriage certificate has been printed or after the examination is complete which is canceled. The role of the government in dealing with these problems is to provide socialization, guidance, assistance, and periodic evaluation. The conclusion is that the problematic application of SIMKAH in marriage practices in the muslim community in Blimbing Village needs to be resolved with assistance from the government so that marriage practices can run well and smoothly.
Addressing Sexual Violence: The Reality and Strategies of Female Ojek (Motorbike Ride Service) Drivers in Banyumas Regency Noer Anissa Rakhmawati; Soetji Lestari; Tyas Retno Wulan
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/yinyang.v19i2.11169

Abstract

The emergence of the phenomenon of female online motorcycle taxi drivers in the Banyumas district shows that women’s emancipation has taken place. Transportation has become a daily need for Banyumas residents, this is used by some women to earn a living. However, in the field, there are quite a few who experience sexual violence, including touching drivers’ body parts, sexual chats, invitations to perform sexual acts, and attaching male vital parts to female online motorcycle taxi drivers. There are several strategies used by female online motorcycle taxi drivers, namely communicating well, reprimanding consumers with kind words, and threatening to report them to the online motorcycle taxi driver.
Kampanye Media Berperspektif Gender dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Instagram Satgas PPKS Riska Widiyanti; Tri Wuryaningsih; Soetji Lestari
Jurnal Sosiologi Andalas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsa.9.2.194-211.2023

Abstract

The research aims to reveal the form of a media campaign from a gender perspective. The campaign was carried out by the Task Force for Preventing and Handling Sexual Violence at Jakarta State University and Jenderal Soedirman University. The research employs Antonio Gramsci's Hegemony Theory as a tool of analysis. Furthera more, qualitative approach was used to understand the form of media campaigns by gender perspective carried out by the Task Force for Preventing and Handling Sexual Violence at Jakarta State University and Jenderal Soedirman University. The type of research was netnography. The data was collected by documentation. The results of the study showed there were two categories of media campaigns by gender perspective during the 2022 - 2023 period done by those two Instagram accounts. It was education about gender equality and how to prevent and handle sexual violence for campus residents. It was found that the form of media campaign carried out still did not meet the requirements. The content should involve the prevention efforts in CHAPTER IV Article 34 point (d) Permendikbudristek Number 30 of 2021. It was mentioned that the PPKS Task Force is also tasked with providing education related to disability equality sexual and reproductive health education. A gender perspective should be involved in every campaign of the PPKS Task Force. It is essential to encourage discourse hegemony in the form of media campaigns able to strengthen the efforts to prevent sexual violence in university
Analisis Kuantitatif Kekerasan dan Perlawanan Karakter dalam Serial Doraemon Menggunakan Metode Analisis Isi Ristiana, Risma; Andika, Rengki; Lukita Marlangen, Prima; Rifqi Fadhlur Rohman, Syafiq; Suttan Ibrahim, Daffa; Dearizky Urban, Sayang; Ushula Racma Anzita, Alya; Lestari, Soetji
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JISHI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.229

Abstract

Bullying merupakan salah satu fenomena kekerasan yang melibatkan ketidakseimbangan antara pelaku kekerasan dan korban. Serial kartun Doraemon, meskipun dikenal sebagai tayangan hiburan untuk anak-anak, namun mengandung elemen kekerasan yang kerap ditampilkan melalui dinamika antara karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan dan perlawanan pada karakter dalam serial Doraemon dengan menyoroti dampaknya terhadap perilaku anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi. Analisis isi kuantitatif, memungkinkan pengukuran objektif dan sistematis terhadap 42 episode yang dipilih secara acak dari total 117 episode. Penelitian ini mengidentifikasi tiga bentuk kekerasan verbal, fisik, dan psikologis, dengan kekerasan verbal mendominasi, diikuti kekerasan fisik dan psikologis. Dampak yang dihasilkan mencakup tekanan psikologis, cedera fisik dan kehilangan barang. Selain itu, ditemukan tiga bentuk perlawanan oleh karakter, yaitu perlawanan aktif dan  perlawanan pasif. Bentuk perlawanan aktif, seperti melawan langsung atau meminta bantuan, menjadi respons dominan terhadap kekerasan yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun serial ini dikemas dengan humor ringan, elemen kekerasan yang ditampilkan dapat memengaruhi cara pandang anak terhadap konflik dan perilaku sosial. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana berbagai elemen cerita memengaruhi perkembangan psikologis anak secara lebih mendalam.
Hubungan Antara Persepsi Mahasiswa FISIP UNSOED tentang Konten Body Positivity dengan Respon Mahasiswa terhadap Konten Body Positivity di Media Sosial Iqwanti, Revivah; Lestari, Soetji; Rostikawati, Rin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan persepsi mahasiswa FISIP UNSOED tentang konten body positivity dengan respon mereka terhadap konten body positivity di media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian berupa survei. Data diperoleh dari kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan korelasi Tau Kendall b. Jumlah populasi sebanyak 446 mahasiswa yang berasal dari angkatan 2021 jurusan Administrasi Publik, Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, dan Sosiologi. Sampel berjumlah 82 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi tau kendall pada variabel persepsi mahasiswa sebesar 0,42 dengan nilai signifikansi 0,00. Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi mahasiswa tentang konten body positivity dengan respon mahasiswa tentang konten body positivity di media sosial. Persepsi positif mahasiswa tentang konten body positivity berkontribusi pada pembentukan respon kognitif, afektif, dan behavioral mereka. Mahasiswa yang terpapar konten body positivity cenderung lebih selektif dalam mengonsumsi konten, dengan memilih konten yang berasal dari sumber kredibel seperti dokter, psikolog, ahli gizi, aktivis gender, dan influencer yang kompeten. Persepsi positif tentang konten body positivity juga membantu mahasiswa memfilter konten negatif dan membangun lingkungan media sosial yang inklusif.
Program Pemberdayaan IPAKARUMI Terhadap Keluarga dan Mantan Pekerja Migran di Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas Fikri, Aprian Fikri; Muslihudin, Muslihudin Muslihudin; Lestari, Soetji
Jurnal Interaksi Sosiologi Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Interaksi Volume 1 Nomor 2 2022 (Back Issue April 2022)
Publisher : Laborataorium Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/jis.v1i2.8259

Abstract

ABSTRAK Kecamatan Gumelar menempati posisi pertama dalam pengiriman pekerja migran Indonesia di Kabupaten Banyumas. Hal ini menjadikan kecamatan sebagai lumbung pekerja migran. Kecamatan Gumelar sebagai kantong pekerja migran banyak mengalami permasalahan mulai dari pemberangkatan, pra penempatan, di negara tujuan, sampai purna menjadi pekerja migran Indonesia. Dari beberapa permasalahan di atas, menyebabkan adanya paguyuban ikatan perempuan keluarga dan mantan pekerja migran Indonesia (IPAKARUMI) yang bertujuan untuk melakukan pemberdayaan kepada keluarga dan mantan pekerja migran. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat peran yang dilakukan oleh IPAKARUMI terhadap pemberdayaan keluarga dan mantan pekerja migran di Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peran yang dilakukan IPAKARUMI yaitu dalam bentuk menumbuhkembangkan keterampilan usaha keripik cantir, pembekalan keterampilan pembuatan tas rajut, bimbingan belajar gratis bagi anak pekerja migran, dan pemanfaatan limbah plastik sebagai kerajinan tangan. Hal ini sejalan dengan definisi peran sebagai posisi sosial, perilaku yang terkait dengan posisi sosial, atau perilaku yang khas. Kata Kunci: Peran Paguyuban IPAKARUMI, Pemberdayaan keluarga dan mantan PMI, Bentuk pemberdayaan. ABSTRACT Gumelar District occupies the first position in sending Indonesian migrant workers to Banyumas Regency. This makes the sub-district a granary for migrant workers. Gumelar sub-district as an enclave for migrant workers has experienced many problems starting from departure, pre-placement, in the destination country, until after becoming Indonesian migrant workers. From some of the problems above, this has led to the existence of the association of women's families and former Indonesian migrant workers (IPAKARUMI) which aims to empower families and former migrant workers. Therefore, this study was conducted with the aim of looking at the role played by IPAKARUMI in empowering families and former migrant workers in Gumelar District, Banyumas Regency. The results of this study indicate that IPAKARUMI's role is in the form of developing cantir chips business skills, providing skills in making knitting bags, free tutoring for children of migrant workers, and the use of plastic waste as handicrafts. This is in line with the definition of role as a social position, behavior related to social position, or distinctive behavior. Keywords : The role of the IPAKARUMI Association, Empowerment of families and former PMI, Forms of empowerment.
Keadaan Sosial Ekonomi Pekerja Migran Perempuan Single Parent setelah Cerai Gugat di Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap Fadillah, Jauhariyatun; Wulan, tyas Retno; Lestari, Soetji
Jurnal Interaksi Sosiologi Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Interaksi Volume 1 Nomor 2 2022 (Back Issue April 2022)
Publisher : Laborataorium Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/jis.v1i2.8290

Abstract

Abstrak Kecamatan Kesugihan menempati posisi ketiga Kecamatan dengan jumlah pekerja migran tertinggi di Kabupaten Cilacap dengan jumlah pekerja migran laki-laki sebanyak 157 orang dan pekerja migran perempuan berjumlah 397 orang. Hal ini berimplikasi pada tingginya angka perceraian di Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap terutama cerai gugat. Kecamatan Kesugihan menempati posisi pertama Kecamatan dengan jumlah cerai gugat terbanyak pada tahun 2018 di Kabupaten Cilacap dengan jumlah 311 kasus. Dari beberapa hal diatas penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui keadaan sosial ekonomi pekerja migran perempuan single parent setelah cerai gugat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pra dan paska cerai gugat yang dialami oleh pekerja migran perempuan single parent beragam mulai dari bekerja dengan kondisi ekonomi baik,sedang, hingga tidak bekerja dengan kondisi ekonomi yang baik. Kondisi pra dan paska migrasi dan cerai gugat mengungkapkan perubahan keadaan ekonomi yang akhirnya turut menentukan keadaan sosial berupa posisi tawar dan akses pengambilan keputusan dalam pertukaran sosial dengan suami, lebih rendah, lebih tinggi, atau setara. Hal ini sejalan dengan premis Blau yang menyatakan bahwa pada pertukaran sosial kekuasaan lahir dari situasi ketika individu tergantung pada sesuatu yang diberikan oleh individu lain, dan nilai tersebut menjadi lebih tinggi dari nilai pertukaran yang dia tawarkan. Pertukaran sumber daya ini terjadi antara pekerja migran perempuan single parent dengan anggota keluarga dan mantan suami. Sumber daya yang dipertukarkan dalam hal ini adalah sumber daya ekstrinsik (uang) dengan sumber daya alternatif (rasa kasih sayang). Kata Kunci: Keadaan sosial ekonomi, pekerja migran perempuan single parent, cerai gugat Abstract Kesugihan sub-district occupies the third position with the highest number of migrant workers in Cilacap Regency with 157 male migrant workers and 397 female migrant workers. This has implications for the high divorce rate in Kesugihan District, Cilacap Regency, especially divorced cases. Kesugihan District occupies the first position in the District with the highest number of divorces in 2018 in Cilacap Regency with a total of 311 cases. From some of the things above, this research was conducted with the aim of knowing the socio-economic conditions of single parent female migrant workers after a divorce. The results showed that the pre- and post-divorce conditions experienced by single parent female migrant workers varied from working with good, moderate economic conditions, to not working with good economic conditions. Pre- and post-migration conditions and divorce cases reveal changes in economic conditions which ultimately determine social conditions in the form of bargaining position and access to decision-making in social exchanges with their husbands, lower, higher, or equal. This is in line with Blau's premise which states that in social exchange power is born from a situation when an individual depends on something given by another individual, and the value becomes higher than the exchange value he offers. This exchange of resources occurs between female migrant workers. single parent with family members and ex-husband. The resources exchanged in this case are extrinsic resources (money) with alternative resources (affection). Keywords: Socio-economic conditions, single parent female migrant workers, divorce
TRADISI DAN TEKNOLOGI: ADAPTASI RESIPROSITAS SOSIAL DALAM UNDANGAN DIGITAL Rahman, Muhammad Ihsan Aulia; Lestari, Soetji; Suksmadi Sutoyo, Ignatius
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3681-3693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif generasi Z dalam memaknai resiprositas pada tradisi kondangan Kuningan di era digital. Fenomena ini penting dikaji sejak kemunculan undangan digital yang merubah pola-pola konvensional di tradisi kondangan Kuningan. Hal tersebut menjadi dinamika tersendiri dalam menjalankan hubungan resiprositas generasi Z. Teori yang digunakan dalam menganalisis hasil penelitian adalah teori pemberian yang diprakarsai Marcel Mauss. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melaui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan metode snowball sampling. Proses dimulai dengan satu informan kunci yang kemudian merekomendasikan informan lain, sehingga terbentuk jaringan responden secara bertahap. Fokus utama seleksi informan adalah individu dari Generasi Z yang telah terlibat langsung dalam praktik resiprositas pada tradisi kondangan, dengan kriteria telah memiliki pengalaman sebagai pemberi maupun penerima. Dari sepuluh individu yang diwawancarai, hanya empat informan yang memenuhi kriteria selektif, yakni kesesuaian usia, pengalaman empirik, serta pemahaman terhadap konteks tradisi yang diteliti. Teknik analisis data dengan menggunakan skema analisis Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukan bahwa undangan digital semakin masif khususnya di kalangan generasi Z. Timbulnya undangan digital merubah pola resiprositas pada tradisi kondangan Kuningan jadi lebih bersifat investasi dan transaksional.
Analisis Isi Pemberitaan Dukungan Partai Politik pada BACAPRES 2024 di CNN Indonesia (Januari-Juni 2023) Machruf, Awalludin; Nabih Kurniawan, Burhannurdin; Al Hazmi Hidaya, Hilmi; Maulana, Bagja; Wahyuni, Elsya; Citra Salsabila, Alya; Az Zahra, Fatimah; Lestari, Soetji
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 4 No. 6 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (September - Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v4i6.2721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren pemberitaan dukungan partai politik pada bakal calon Presiden tahun 2024 di media online CNNIndonesia.com dalam kurun waktu bulan Januari hingga Juni 2023. Total 50 berita diambil sebagai sampel dengan pertimbangan kesamaan dalam konten berita. Fokus penelitian mencakup perubahan tren pemberitaan, isu dominan, kecenderungan arah isi pesan, dan distribusi frekuensi kategori berita. Hasil analisis distribusi frekuensi unggahan berita menunjukkan peningkatan signifikan pada bulan Juni, memberikan dasar untuk analisis lebih lanjut terkait faktor-faktor yang mempengaruhi tren ini. Distribusi frekuensi kecenderungan pemberitaan bacapres menunjukkan Ganjar Pranowo mendominasi pemberitaan dengan 42%, diikuti oleh Anies Baswedan (30%) dan Prabowo Subianto (16%). Perubahan tren terjadi empat kali selama periode Januari hingga Juni. Dalam konteks partai politik, distribusi frekuensi kecenderungan pemberitaan menunjukkan dominasi partai pendukung Ganjar (44%), diikuti oleh partai pendukung Anies (34%) dan Prabowo (22%). PDIP dari kelompok partai pendukung Ganjar mendapat perhatian signifikan. Analisis distribusi frekuensi kategori berita menunjukkan dominasi berita mendalam (46%) dan berita interpretatif (36%). Berita positif mendominasi dengan 74%, diikuti oleh berita netral (22%) dan berita negatif (4%). Hal ini mencerminkan kecenderungan positif dalam pemberitaan, dengan fokus pada pencapaian, dukungan politik, dan ideologi. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang pemberitaan dukungan partai politik terhadap bakal calon presiden pada media online CNNIndonesia.com, menyoroti tren positif dalam berita, dominasi Ganjar Pranowo sebagai subjek utama, dan perubahan tren yang signifikan selama periode yang diamati.
Analisis Gender Terhadap Keberadaan PNS Di Kabupaten Banyumas Tahun 2023 Nugraheni, Alfira Hasna; Saphira Ditya, Fesya Nayla; Khanasah, Haniifah Putri; Nursalsabila, Almanda; Callosa, Jinan Nur; Indraini, Zahira Fina; Rezeki, Rojab Agung; Lestari, Soetji
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JISHI - Desember 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.214

Abstract

Analisis gender dalam birokrasi menjadi krusial untuk memastikan keadilan dan kesetaraan bagi seluruh pegawai, terlepas dari jenis kelamin.  Artikel ini menganalisis keberadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Banyumas pada tahun 2023. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis gender terhadap keberadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Banyumas pada tahun 2023. Penelitian menggunakan data sekunder dari laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Banyumas tahun 2023. Temuan menunjukkan bahwa meskipun jumlah PNS perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki, kesenjangan masih terlihat pada jabatan struktural dan tingkat pendidikan. PNS perempuan mendominasi di tingkat pendidikan sarjana, namun laki-laki lebih banyak pada tingkat pascasarjana. Penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan yang mendukung kesetaraan gender untuk mendorong partisipasi perempuan dalam birokrasi, serta perlunya upaya lebih lanjut untuk mencapai kesetaraan dalam jabatan dan pengembangan karier. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk kebijakan yang lebih inklusif di sektor publik.